Anda di halaman 1dari 7

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

LAPORAN AKHIR

BAB I

PENDAHULUAN

1.

LATAR BELAKANG
Dasar Hukum
1) Peraturan Presiden No. 28 Tahun 2008 Tentang Kebijakan Industri
Nasional.
2) Perpres 32 Tahun 2011 Tentang MP3EI.
3) Peraturan Mentri Perindustrian No. 50/M-IND/PER/6/2006 Tentang
Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri.
4) Renstra Kementrian Perindustrian Tahun 2010-2014.
5) Renstra Balai Diklat Industri Regional III Jakarta 2010-2014.

Gambaran Umum
Kebijakan Industri Nasional (KIN) yang ditetapkan melalui Peraturan
Presiden No. 28 Tahun 2008 merupakan arah bagi pengembangan industri
nasional. Dalam kebijakan industri nasional digambarkan bangun industri
nasional

2025

Develoment

dimana

sumber

Daya

Manusia

dan

Research and

merupakan landasan/pondasi. Oleh karena itu salah satu

strategi oprasional pembangunan industri nasional adalah mendorong


ketersedian sarana pendidikan dan pelatihan bagi pengembangan SDM
Industri.

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia


(MP3EI)

merupakan

pembangunan

program

Ekonomi

pemerintah

Indonesia

hingga

untuk

memberikan

2005.

Dalam

arah

MP3EI

di

pembangunan Ekonomi di koridor Jawa akan difokuskan pada industri


tekstil, makanan minuman dan alat tranportasi. Melihat besarnya
kebutuhan akan tenaga kerja trampil disektor TPT di pulau Jawa,
khususnya

provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, maka

diperlukan penyediaan SDM yang memiliki kopetensi dan keahlian


dibidang TPT.

| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-1

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

LAPORAN AKHIR

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) pada tahun


2012 di butuhkan 400.000 tenaga kerja baru sehubungan dengan adanya
sejumlah inventasi baru di sektor garmen. Setiap pertumbuhan 1%
industri

TPT,

memproyeksikan

akan

menyerap

pertumbuhan

10.000
TPT

tahun

tenaga
ini

kerja

mencapai

dan
5%

API
yang

disebagian besar dipotong oleh investasi baru diindustri pakaian jadi atau
garment.

Pertumbuhan

industri

TPT

ini perlu

di

dukung

karena

merupakan salah satu andalan ekpor. Ekpor TPT pada kuartal 1 tahun
2012 tumbuh 5% menjadi US $ 3,57 miliar dari US $ 3,4 miliar pada
periode yang sama tahun lalu. Untuk mendukung pertumbuhan industri
TPT dan ekspor produk TPT yang cukup pesat, maka Balai Diklat Industri
Jakarta, yang mempunyai tugas untuk melatih dan meningkatkan
kompetensi SDM industri sebagaimana diamanatkan pada Peraturan
Menteri Perindustrian No. 50 Tahun 2006, akan menyelenggarakan
pelatihan untuk mencetak tenaga terampil disektor industri TPT. Untuk
menghasilkan lulusan pelatihan yang terampil dan handal maka perlu
disusun

kurikulum

pelatihan

yang

isinya

lebih

banyak

praktek

dibandingkan dengan teori. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan tenaga


kerja terampil dibidang industri TPT yang cukup tinggi maka jumlah
peserta pelatihan perlu ditambah, dimana sebelumnya jumlah peserta
pelatihan sebanyak 25 orang akan ditingkatkan menjadi 150 orang untuk
setiap angkatan. Sementara ini gedung untuk Balai Diklat Industri
Jakarta belum memiliki Workshop untuk tempat praktek dan kamar
peningkatan hanya dapat menampung maksimal 60 orang peserta
pelatihan. Untuk itu maka dibutuhkan tambahan ruang gedung seluas
1.000 M2. Jumlah kebutuhan ruangan tersebut diperlukan untuk ruang
Workshop, ruang kamar peserta dan Showroom sebagai pendukung
penyeleggaraan Diklat TPT. Untuk memperlihatkan hasil prakteknya, maka
dirasakan perlu juga untuk membangun ruang Pamer/Showroom. Dengan
adanya fasilitas tersebut, penyelenggaraan diklat berbasis kopetensi dan
spesialisai dapat dilaksanakan seuai dengan harapan.

| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-2

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

2.

LAPORAN AKHIR

MAKSUD DAN TUJUAN


1) Maksudnya adalah tercapainya fasilitas untuk sarana Workshop dan
Asrama serta utilitas penunjangnya.
2) Tujuannya adalah Perencanaan Pembangunan Gedung Pelatihan Tekstil
dan Produk Tekstil Tahap II Balai Diklat Industri Regional III.

3.

LINGKUP KEGIATAN
Lingkup kegiatan dalam pekerjaan ini adalah :
1) Persiapan, survei, analisis lingkungan dan kriteria desain:
a) Koordinasi.
b) Pemantapan kelengkapan administrasi kegiatan.
c) Mobilisasi personil dan peralatan.
d) Peninjauan lokasi.
e) Melakukan analisis- analisis kondisi arsitektural, mekanikal elektrikal,
struktural, dan lingkungan.
f)

Menyusun kriteria- kriteria desain dan perencanaan.

g) Membuat laporan dan desain pendahuluan (preliminary design) yang


akan menjelaskan konsep perencanaan dan tahapan pekerjaannya.
2) Proses Desain dan Cost Estimasi:
Berawal dari survei lokasi, bentuk akurat lahan, daya dukung tanah
perlu

dilakukan

analisa

desain

yang

mengawali

proses

desain

selanjutnya.
Hasil analisis dituangkan dalam DED.
Dari proses DED ini sudah bisa dilakukan cost estimasi, sebuah RAB
yang sudah bisa mewakili gambaran biaya pekerjaan fisiknya.
3) Perancangan

Detail

Arsitektur,

Mekanikal

Elektrikal

dan

Struktur

(Penyusunan DED), Penyusunan RAB dan RKS.


4) Proses Revisi dan Pengumpulan seluruh output perencanaan (DED, RAB,
BoQ dan RKS).
Pekerjaan Arsitektur :
- Blok Plan dan Site Plan;
- Denah, tampak, dan potongan;

| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-3

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

LAPORAN AKHIR

- Rencana dan detail pola lantai, rencana dan detail pola plafon,
rencana dan detail kusen-pintu-jendela, rencana dan detail toilet;
- Detail- detail desain yang diperlukan (arsitektur dan interior melekat);
- Material Scheme Arsitektur;
- Gambar 3 dimensi (3D);
- Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS), Spesifikasi Teknis, Bill Of
Quantity (BoQ), dan Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Pekerjaan Struktur :
Dari gambaran umum dan kriteria desain awal, nampaknya tidak akan
memerlukan pekerjaan struktur yang sifatnya struktural, melainkan
berupa kolom-kolom dan Mess Karyawan BDI. Namun jika diperlukan,
perencanaan struktur harus mengikuti aturan; 1). SNI 03-1726-2002,
Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Rumah dan Gedung,
2). SNI 03-1727-1989, Tata Cara Perencanaan Pembebanan Untuk
Rumah dan Gedung, 3). SNI 03-. 2847-2002, Tata Cara Perhitungan
Struktur

Beton

untuk

Bangunan

Gedung.

Gambar-gambar

kerja

struktur :
-

Denah pondasi
Denah balok dan kolom
Daftar balok dan kolom
Denah dan potongan konstruksi
Material Scheme Struktur

Pekerjaan Mekanikal Elektrikal :


- Skema, denah dan isometri titik lampu, saklar, stop kontak, dan
sumber listrik;
- Skema, denah dan isometri plumbing;
- Skema, denah dan isometri AC;
- Skema, denah dan isometri perangkat toilet;
- Detail- detail desain yang diperlukan;
- Material Scheme Mekanikal Elektrikal;
- RKS,

spesifikasi

teknis,

BoQ

dan

RAB

pekerjaan

mekanikal

elektrikal.
5) Pelaporan yang terdiri dari Laporan Pendahuluan dan Laporan Akhir.

| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-4

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

LAPORAN AKHIR

4. LOKASI PEKERJAAN
Pekerjaan

ini

dilaksanakan

di

Balai

Diklat

Industri

Regional

III

akan

dilaksanakan di Jl. Balai Kimia No. 1 A Pekayon, Pasar Rebo - Jakarta Timur.
5.

KELUARAN
1) Menyediakan

sebuah

Detail

Engineering

Desain

Perencanaan

Pembangunan Gedung Pelatihan Tekstil dan Produk Tekstil Tahap II Balai


Diklat Industri Regional III, meliputi :
a)

Desain Arsitektural
- Penataan organisasi ruang.
- Desain ruang dalam termasuk interior melekat.
- Desain tampilan bangunan.
- Detail-detail bentuk berikut gambar kerjanya.
- Spesifikasi bahan material bangunan.
- Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk membangun
gedung tersebut.

b)

Desain Struktur
-

Analisa data primer tentang kondisi daya dukung tanah dan bentuk
lahan secara akurat.

Desain struktur yang sesuai.

Detail-detail struktur.

Spesifikasi bahan material bangunan.

Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk membangun


gedung tersebut.

c) Desain Mekanikal Elektrikal dan Plumbing yang menunjang kinerja


dan

seluruh

mekanisme

yang

terjadi

di

dalam

Perencanaan

Pembangunan Gedung Pelatihan Tekstil dan Produk Tekstil Tahap II


Balai Diklat Industri Regional III.
2) Menyusun Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Perencanaan Pembangunan
Gedung Pelatihan Tekstil dan Produk Tekstil Tahap II Balai Diklat Industri
Regional III.

| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-5

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

LAPORAN AKHIR

3) Menyediakan daftar spesifikasi-spesifikasi teknis dari seluruh kegiatan


Perencanaan Pembangunan Gedung Pelatihan Tekstil dan Produk Tekstil
Tahap II Balai Diklat Industri Regional III.
4) Yang kesemuanya itu dirangkum menjadi sebuah Dokumen Tender untuk
Pelaksanaan Perencanaan Pembangunan Gedung Pelatihan Tekstil dan
Produk Tekstil Tahap II Balai Diklat Industri Regional III dan dilaporkan
dalam bentuk Laporan Pendahuluan dan Laporan Akhir.
a.

Sasaran
Sasaran dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah ketersediaan sarana
pendidikan dan pelatihan bagi pengembangan SDM Industri sehingga
penyelenggaraan diklat berbasis kopetensi dan spesialisasi dapat
dilaksanakan sesuai dengan harapan.

b. Keluaran
Keluaran dari pekerjaan ini adalah:
1) Laporan

Pendahuluan,

sebanyak

5(lima)

buku.

Laporan

ini

menguraikan tentang latar belakang, maksud tujuan sasaran dan


keluaran, metode pendekatan, rencana isi (out line) laporan
perencanaan, rencana kerja yang telah dicapai. Laporan diserahkan
paling

lambat

14(empat

belas)

hari

setelah

tanggal

ditandatanganinya perencanaan, serta persiapan pekerjaan yang


telah dilakukan dan hasil awal yang kontrak kerja. Laporan
dinyatakan final setelah dilakukan pembahasan dengan Tim Teknis
yang ditunjuk oleh Balai Dilat Industri Regional III Jakarta
2) Laporan Final, sebanyak 10(sepuluh) buku. Laporan Final memuat
hasil persiapan, pelaksanaan dan evaluasi pekerjaan perencanaan
yang seluruh rangkaiannya telah diselesaikan dengan baik. Laporan
Final disampaikan paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah
diterbitkannya kontrak pekerjaan, untuk dilakukan pembahasan
bersama Tim Teknis. Buku Laporan Final yang telah dibahas
dilengkapi dengan CD yang berisikan kumpulan laporan pekerjaan
dan dokumen pendukung.
| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-6

[PERENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PELATIHAN TEKSTIL & PRODUK TEKSTIL TAHAP II ]

LAPORAN AKHIR

3) Dokumen pendukung Laporan Final, meliputi :


a) Gambar Detail Engineering Design untuk pekerjaan Arsitektur,
Struktur, dan Mekanikal Elektrikal, sebanyak 3(tiga) buku.
b) Rencana

Kerja

dan

Syarat-Syarat

Teknis

Pelaksanaan

Pembangunan dan Pengadaan, sebanyak 3(tiga) buku.


c) Spesifikasi Teknis Pelaksanaan Pembangunan dan Pengadaan,
sebanyak 3(tiga) buku.
d) Bill Of Quantity (BOQ) Pembangunan dan Pengadaan, sebanyak
3(tiga) buku.
e) Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pembangunan dan Pengadaan,
sebanyak 3(tiga) buku.
4) CD kumpulan file laporan pekerjaan, sebanyak 2 keping.

| PT. GRIYA MULIA KONSULTAN

I-7