Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN DAHAK ULANG

PEMERINTAH
KABUPATEN
SUMBAWA BARAT

SOP

No. Dokumen

: SOP/UKM/TBC/01

No. Revisi

: 1

Tanggal Terbit

: 12/05/2015

Halaman

: 1/

DINAS
KESEHATAN
PUSKESMAS
TALIWANG

Kepala Puskesmas
Taliwang

Ditetapkan pada
tanggal

Disahkan oleh:

Hj. Wildatun Uyun


NIP. 196712101989032014

Definisi

KEBIJAKAN
REFERENSI
TUJUAN

1. Pemeriksaan dahak ulang adalah pemeriksaan dahak yang dilakukan kepada


pasien TBC yang sudah dalam masa pengobatan OAT (Obat Anti Tuberculosis)
baik itu untuk Kategori 1 maupun kategori 2 (masa intensif ataupun masa
intermitten).
2. TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB
(mycobacterium tuberculosis

SK Tim TB Dots
1. Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis
2. International Standar Tuberkulosis Care (ISTC)
Prosedur tetap ini untuk mengetahui apakah TBC yang diderita aktif atau tidak
A.

LANGKAHLANGKAH
KEGIATAN

B.
C.

Alat dan Bahan


1. Alat
2. Pot sputum
Bahan
Dahak
Prosedur Tetap
1. Katagori I Pengobatan selama 6 bulan
a.
Intensif Pemeriksaan dahak ulang dilakukan pada akhir
bulan ke 2, bila hasil Lab BTA S-P-S negatif maka pengobatan
dilanjutkan ke intermitten, bila hasil Lab BTA S-P-S positif
maka pengobatan dilanjutkan dan di periksa kembali di bulan ke
5, apabila hasil SPS dibulan ke 5 positif kembali, maka penderita
dinyatakan gagal dan dianjurkan untuk pemeriksaan terresisten
b.
Intermitten Pemeriksaan dahak ulang dilakukan pada akhir
bulan ke 5 (1 bulan sebelum AP) bila hasil Lab BTA PS negative
maka pengobatan diteruskan, bila hasil Lab positif maka
penderita dinyatakan gagal dan masuk dalam pengobatan
kategori II. FU terakhir atau akhir pengobatan bila hasil Lab
BTA PS negative maka penderita dinyatakan sembuh, bila hasil
Lab BTA PS positif maka penderita dinyatakan gagal dan masuk
pada pengobatan kategori II
2. Kategori II Pengobatan selama 8 bulan
a. Intensif FU dilakukan akhir bulan ke 3 bila hasil Lab BTA PS
negative maka pengobatan dilanjutkan ke intermitten, bila hasil
Lab BTA PS positif maka pengobatan dilanjutkan sampe pada
bulan berikutnya untuk pemeriksaan SPS, apabila hasil positif
kembali maka dilakukan FU Lab BTA PS, bila hasil negative
pengobatan diteruskan, bila positif maka penderita harus
dilakukan ter resisten
b. Intermitten FU dilakukan pada akhir bulan ke 7 bila hasil Lab
BTA PS negative maka pengobatan dilanjutkan.Bila hasil Lab
BTA PS positif maka penderita disebut TBC kronis. FU pada
akhir pengobatan dilakukan Lab BTA PS bila negative maka
penderita dinyatakan sembuh tapi bila hasil Lab BTA PS positif
maka penderita disebut menderita TBC kronis

D.

UNIT
TERKAIT

Catatan Mutu/Rekaman
1. Form TB 05, TB 01 dan TB 02
2. Form jadwal pemeriksaan dahak
Laboraturium, P2Tb, rawat jalan, rawat inap, UGD