Anda di halaman 1dari 17

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI RUANG 9 ONKOLOGI
RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG
Tanggal 28 Juli 2016

PROGRAM PENYULUHAN RUMAH SAKIT
RSUD Dr.SAIFUL ANWAR MALANG
2016

2.SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI RUANG 9 ONKOLOGI RSUD Dr. Fransiskus Jumiati Roslina Kulla Febi Marselina Fadillah Choirotin (1201040286) (1201040292) (1201040283) (1201040281) PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KENDEDES MALANG . 4. 3. SAIFUL ANWAR MALANG Tanggal 28 Juli 2016 Oleh: 1.

14. Amd. S. Kep NIP:19780626 200801 2 021 . Putu Sintya Arlinda Arsa.1. Amd. Kep NIP: 19780626 200801 2 021 Mengetahui. Kepala Ruangan 9 onkologi RSUD Dr. Saiful Anwar Malang Indah Yuniarti.01.2016LEMBAR PENGESAHAN SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Pembimbing Institusi Pembimbing Lahan Ns.Kep NIK: 2.186 Indah Yuniarti.

Amd. sehingga kami dapat menyelesaikan Satuan Acara Penyuluhan dengan judul “PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)” ini dengan baik sebagai salah satu tugas praktek klinik Profesi Ners dalam Program Penyuluhan Rumah Sakit di RSUD Dr. S. Malang. M. selaku KPP Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. S. Saiful Anwar Malang. Saiful Anwar Malang. Amd. 2 Sri Endah Noviani. M.Biomed. Saiful Anwar Malang. AMK. Kep. Saiful Anwar Malang. selaku pembimbing lahan ruangan 9 onkologi RSUD Dr.H.. 4 Nunuk Wahidah. maka kami mengharapkan kritik dan saran agar lebih baik lagi..Kep . 6 Indah Yuniarti. selaku kepala bidang diklit RSUD Dr.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena berkat. S. Sp.Kep. Saiful Anwar Malang.OG (K) selaku kepala instansi IRJ RSUD Dr. Kep. Dalam penyusunan tugas ini kamibanyak mendapatkan banyak bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung.Kes. Saiful Anwar Malang. selaku direktur RSUD Dr. 7 Ns. M. oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada: 1 Dr. Putu Sintia Arlinda Arsa. selaku kepala ruangan 9 onkologi RSUD Dr. 8 Ns. rahmat dan karunia-Nya. selaku ketua jurusan Profesi Ners Stikees Kendedes Malang. Wiwit Nurwidyaningtyas. Semoga satuan acara penyuluhan ini dapat memberikan manfaat dimasa yang akan datang dan dapat memberikan pengetahuan kepada kita semua.Kep. Restu Kurnia Tjahyani. 28 juli 2016 Penulis SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) . Saiful Anwar Malang. selaku pembimbing institusi 10 Orang tua kami tercinta dan pembimbing lahan serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam penyelesaian tugas ini. selaku Ketua Program Studi S1 Keperawatan Stikes Kendedes Malang 9 Ns. Kami menyadari bahwa saruan acara penyuluhan ini masih jauh dari sempurna. M. I Wayan Agung Indra. 3 Dr.Sc. 5 Indah Yuniarti. Eny Rahmawati.

maka kelompok melakukan asuhan dengan menerapkan strategi promkes pada tatanan rumah tangga. Desa/ Kelurahan. Penerapan phbs di rumah tangga merupakan salah satu upaya strategis untuk menggerakkan dan memberdayakan keluarga atau anggota rumah tangga untuk berperilaku PHBS. B. serta berperan aktif mewujudkan kesehatan masyarakat dan mengembangkan upaya kesehatan sumber daya kesehatan. Tujuan Umum Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan pasien dan keluarga mampu mengerti dan memahami tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Rumah Tangga. Dusun. memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang ada. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang harus dilakukan oleh setiap individu sangat banyak. PHBS dirumah tangga di arahkan untuk memberdayakan setiap keluarga atau anggota rumah tangga agar tahu. Salah satu sasaran PHBS adalah tatanan rumah tangga. . RW. mencegah dan menganggulangi masalah-masalah kesehatan yang dihadapi. Latar Belakang Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktekkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. kampung. kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. dimulai dari bangun tidur sampai dengan tidur kembali. dan mampu menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dengan mengupayakan lingkungan yang sehat. Masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai perilaku pembangunan kesehatan dalam menjaga. Oleh karena itu kegiatan PHBS di rumah tangga pelaksanaannya dimulai dari lingkungan kecil yaitu: RT. mau.PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) A.

Tanya Jawab H. Menjelaskan indikator perilaku hidup bersih dan sehat D. Sasaran Semua pasien. METODA 1. LCD I. Leaflet 2. Menjelaskan manfaat perilaku hidup bersih dan sehat 3. Struktural 1) Peserta hadir di tempat penyuluhan 2) Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di ruang 9 ginekology RSUD Dr. MEDIA 1. Ceramah 2. 3) Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan 1 hari sebelumnya (Satuan Acara Penyuluhan) 4) Tidak ada peserta penyuluhan yang meninggalkan tempat sebelum penyuluhan selesai b. Tujuan Khusus Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit pasien dan keluarga mampu : 1. G. Menjelaskan pengertian perilaku hidup bersih dan sehat 2. Proses 1) Peserta memperhatikan terhadap materi penyuluhan 2) Peserta bertanya tentang materi penyuluhan 3) Peserta antusis mengikuti rangkaian kegiatan sampai selesai 4) Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar . Saiful Anwar Malang.C.00-09. Waktu dan Tempat Adapun waktu dan tempat penyuluhan adalah sebagai berikut: Waktu : Kamis. 28 juli 2016 Pukul : 09.30 Tempat : Ruang 9 ginekology RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Kriteria Evaluasi a. Materi (Terlampir) E. keluarga pasien dan pengunung di ruang 9 ginekology F.

Kegiatan Penyuluhan No Tahapan Waktu Kegiatan penyuluh 1. Pembukaan 5 menit 1 Mengucapkan salam 2 Memperkenalkan diri 3 Menjelaskan maksud dan tujuan penyuluhan 4 Membuat kontrak waktu 5 Menggali pengetahuan audiens tentang PHBS Kegiatan peserta 1 Menjawab salam 2 Mendengarkan dan memperhatikan 3 Mendengarkan dan memperhatikan 4 Meyetujui kontrak waktu 5 Mengutarakan pengetahuan tentang . Apa saja indikator PHBS? 4. Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan peserta dapat menerapkan Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan rumah sakir maupun di rumah tangga d. Pertanyaan secara lisan 1. Hasil 1. Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan peserta diharapkan mengertii dan memahami tentang: 1) Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 2) Manfaat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 3) 10 indikator Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 4) 6 langkah cara mencuci tangan yang baik dan benar 2. Bagaimana langkah-langkah cara mencuci tangan yang baik dan benar? Nilai : 80-100 : Peserta dapat menjawab dengan lengkap dan benar 50-70 : Peserta dapat menyebutkan tetapi tidak lengkap 20-40 : Peserta kurang memahami pertanyaan 0-10 : Peserta tidak dapat menyebutkan semua pertanyaan J. Apa manfaat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 3.c. Apa pengertian Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 2.

Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh audiens 5 menit Memberikan Mendengarkan kesempatan Ka. Penyajian b. Pen memperhatikan gertian PHBS penjelasan penyuluh b. Mendengarkan n apresiasi kepada audiens yang telah mampu mejawab .alergi 6 Mendengarkan 2. Menjawab pertanyaan n pertanyaan kepada yang diberikan audiens tentang apa penyuluh yang sudah dijelaskan 2. Evaluasi 6 Memberikan apresiasi kepada audiens yang telah menjawab pertanyaan 10 menit Menjelaskan tentang: Mendengarkan dan a. Man faat PHBS c. Mendengrakan bertanya tentang 3. Pelaksanaan a. Memberika 1. Diskusi c. Kesimpulan e.Menanyakan materi Memberikan kesempatan yang belum di mengerti audiens untuk 2. Memberika 2. 10 indikator PHBS 5 menit a.Mendengarkan dan materi penyuluhan memperhatikan yang belum di mengerti b. Memberi apresiasi kepada audiens yang bertanya c.ruangan 9 ginekology dan pembimbing institusi untuk memberikan masukan tentang penyuluhan 5 menit 1. 1.

Memberikan absen peserta 4. Membagikan leaflet 1. Mendengarkan 2.3. Menjawab salam MATERI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) A. Menyimpulkan materi penyuluhan kepada audiens tentang apa yang sudah dijelaskan 2. Pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu. mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup . Penutup pertanyaan 5 1. Menutup penyuluhan dengan mengucapkan terima kasih dan salam 3.

3. tembok. tabungan ibu bersalin.   Bagi masyarakat Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat Masyarakat mampu mencegah dan menganggulangi masalah-masalah   kesehatan Masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) seperti posyandu. Luas bangunan rumah Luas lantai bangunan sehat harus cukup untuk penghuni di dalamnya. fasilitas dapur. tidak kurang dan tidak terlalu banyak. ruang berkumpul keluarga. Cahaya Rumah yang sehat memerlukan cahaya yang cukup. untuk menjaga agar ruangan rumah selalu tetap dalam kelembaban yang optimum. B. Bagi rumah tangga  Setiap anggota keluarga dapat tumbuh sehat dan tidak mudah sakit  Anak tumbuh sehat dan cerdas  Anggota keluarga giat bekerja  Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gizi keluarga. arisan jamban.bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. . untuk membebaskan udara ruangan dari bakteri-bakteri. Ciri-Ciri Rumah Sehat 1. ambulans desa dan lain-lain. artinya luas lantai bangunan tersebut harus disesuaikan dengan jumlah penghuninya. Ventilasi Ventilasi rumah mempunyai banyak fungsi yaitu untuk menjaga agar aliran udara dalam rumah tersebut tetap segar. dinding terbuat dari 2. 5. PHBS di rumah tangga dilakukan untuk mencapai Rumah Tangga Sehat. pembuangan sampah. atap rumah terbuat dari genteng atau seng. 4. C. Fasilitas dalam rumah sehat Rumah yang sehat harus mempunyai fasilitas-fasilitas yaitu penyediaan air bersih yang cukup. Manfaat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) 1. pembuangan tinja. Bahan bangunan Bahan bangunan terbuat dari lantai ubin atau semen. pembuangan air limbah. pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga 2.

ibu harus segera dibawa ke dokter/ bidan. Tenaga kesehatan merupakan orang yang sudah ahli dalam membantu persalinan. Apabila terdapat kelainan danpat diketahui dan segera ditolong atau dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit persalinan ynag ditolong oleh tenaga kesehatan menggunakan perlatan yang aman. Defenisi . dan streil sehingga mencegah terjadinya infeksi dan bahaya kesehatan lainnya. tenaga para medis   lainnya) Tetap tenang dan jangan panik Ketika merasa mulas bernapas panjang. dan tenaga para medis lainnya).D. Memberi ASI Eksklusif a. Persalina n di tolong oleh tenaga kesehatan a. Indikator 1. 2. dokter. Tindakan yang dilakukan bila mendapat salah satu dari tanda persalinan  Segera hubungi tenaga kesehatan (bidan. mengambil napas melalui hdung dan mengeluarkan melalui mulut untuk mengurangi rasa sakit d.  Tanda-tanda persalinan Ibu mengalami mulas-mulas yang timbulnya semakin sering dan    semakin kuat Rahim semakin kencang bila diraba terutama pada saat mulas Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir Keluar cairan ketubaban yang berwarna jernih kekuningan dari jalan  lahir Merasa seperti mau buang air besar c. sehingga kesehatan ibu dan bayi lebih terjamin. bersih. b. Tanda bahaya persalinan  Bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak terasa mulas  Keluar darah dari jalan lahir sebelum melahirkan  Tali pusat atau tangan/kaki bayi terlihat pada jalan lahir  Tidak kuat mengejan  Mengalami kejang-kejang  Air ketuban keluar dari jalan lahir sebelum terasa mulas  Air keuban keruh dan berbau  Seteah bayi lahir. dokter. ari-ari tidak keluar  Gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat  Keluar darah banyak setelah bayi lahir  Bila ada tanda bahaya. Defenisi Adalah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan (bidan.

b. sangat baik untuk bayi karena mengandung zat kekebalan terhadap penyakit. Penimbangan bayi dan balita dilakukan setiap bulan mulai umur 1 bulan sampai 5 tahun diposyandu. Air susu ibu pertama berupa cairan bening berwarna kekuningan (kolostrum). Menimbang bayi dan balita a.Bayi usia 0-6 bulan hanya di beri ASI saja tanpa memberikan tambahan makanan atau minuman lainnya. menelan dan pernapasan bayi c. misalnya merebus air dan pencucian peralatan. Defenisi Penimabangan bayi dan balita dimaksudkan untuk memantau pertumbuhannya setiap bulan. Keunggulan ASI  Mengandung zat gizi sesuai kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan    perkembangan fisik serta kecerdasan Mengandung zat kekebalan Melindungi bayi dari alrgi Aman dan terjamin kebersihannya. mempunyai suhu yang tepat dan dapat  diberikan kapan saja dan dimana saja Membantu memperbaiki refleks menghisap. Manfaat memberikan ASI 1) Bagi ibu  Menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dengan bayi  Mengurangi perdarahan setelah persalinan  Mempercepat pemulihan kesehatan ibu  Menunda kehamilan berikutnya  Mengurangi resiko kanker payudara  Lebih praktis karena ASI lebih mudah diberikan pada setiap saat bayi membutuhkan 2) Bagi bayi  Bayi lebih sehat. karena langsung disusukan kepada  bayi dalam keadaan segar Tidak akan pernah basi. lincah dan tidak cengeng  Bayi tidak sering sakit 3) Bagi keluarga  Praktis san tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembelian susu  formula dan perlengkapannya Tidak perlu waktu dan tenaga untuk menyediakan susu formula. ASI adalah makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan gizi cukup dan sesuai dengan kebutuhan bayi. sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. Mengetahui . 3.

Manfaat mencuci tangan  Membunuh kuman penyakit yang ada ditangan . mencuci pakaian. Defenisi Air yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit bila digunakan. Sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman. dll)  Setelah buang air besar  Setelah menceboki bayi atau anak  Sebelum dan sesudah makan dan menyuapi bayi  Sebelum menyusui bayi c. 5. binatang. dan harus bebas dari bahan kimia beracun  Tidak berbau. yang bisa menimbulkan penyakit. harus bebas dari pasir. debu. Pada saat makan. Manfaat penimbangan balita  Untuk mengetahui apakah balita tumbuh sehat  Untuk mengtahui dan mencegah gangguan pertumbuhan balita  Untuk mengetahui balita yang sakit. busa dan  kotoran lainnya Tidak berasa. pahit. mandi. membersihkan lantai. berkumur. berkebun. seperti bau amis. harus bening atau jernih  Tidak keruh. Momen mencuci tangan  Setiap kali tangan kita kotor (setelah memegang uang. catat hasil penimbangan di buku KMS-KIA (kartu menuju sehat.pertumbuhan dan perkembangan janin setelah bayi dan balita ditimbang. balita yang berat badannya BGM (Bawah Garis Mreah) dan dicurigai gizi buruk dapat segera dirujuk ke puskesmas  Untuk mengetahui kelengkapan imunisasi  Untuk mendapatkan penyuluhan gizi 4. asam. kesehatan ibu dan anak) maka akan terlihat berat badannya naik atau tidak naik. memasak. kuman berpindah ketangan. b. b. berat badan 2 bulan berturutturut tidak naik. busuk atau belerang. dan sebagainya. lumpur. sampah. karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan b. tidak berasa asin. Menggunakan air bersih a. Syarat air bersih  Air tidak berwarna. Defenisi Air adalah kebutuhan dasar yang dipergunakan sehari-hari untuk diminum. kuman dengan cepat masuk kedalam tubuh. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun a. mencuci alat-alat dapur.

b. Defenisi Jamban adalah suatu runagan yang mempunyai fasilitas pembuangan kotoran manusi yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa atau tanpa leher angsa (cemplung) yang dilengkapi dengan unit penampungan kotoran dan air untuk membersihkannya. Mencegah penularan penyakit seperti diare. Pemeriksaan jentik berkala adalah tempat-tempat yang ditempati jentik nyamuk (genangan air). sehat dan tidak berbau  Tidak mencemari sumber air yang ada disekitarnya  Tidak mengundang datangnya lalat atau serangga yang dapat menjadi penular penyakit diare. . Syarat jamban sehat  Tidak mencemari sumber air minum (jarak antara sumber air minum dengan lubang penampungan minimal 10 meter)  Tidak berbau  Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga dan tikus  Tidak mencemari tanah disekitarnya  Mudah dibersihkan dan aman digunakan  Dilengkapi dinding dan atap pelingdung  Penerangan dan vetilasi cukup  Lantai kedap air dan luas rungan memadai  Tersedia air. Pentingnya mengunakan jamban  Menjaga lingkungan bersih. Defenisi Rumah bebas jentik adalah rumah tangga yang telah dilakukan pemeriksaan jentik secara berkala tidk terdapat jentik nyamuk. penyakit saluran cerna. penyakit kulit. dan alat pembesih c. ISPA. disentri. Memberantas jentik nyamuk a. dan keracunan 7. kecacingan. kolore. tipus. Manfaat rumah bebas jentik  Populasi nyamuk menjadi terkendali sehingga penularan penyakit  dengan perantara nyamuk dapat dicegah atau dikurangi Kemungkinan terhindar dari berbagai penyakit semakin besar seperti  demam berdarah dengue (DBD). Menggunakan jamban sehat a.  Tangan menjadi bersih dan bebas dari kuman 6. sabun. malaria atau kaki gajah Lingkungan rumah menjadi bersih dan sehat. cacingan. b.

Defenisi Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik. yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh dan mengandung serat yang tinggi b. mental. Melakukan aktivitas fisik setiap hari a. Defenisi Setiap anggota rumah tangga mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayuran atau sebaliknya setiap hari. Manfaat makanan berserat  Mencegah diabetes  Melancarkan buang air besar  Menurunkan berat badan  Membantu proses pembersihan racun  Membuat awet muda  Mencegah kanker  Memperidah kulit. kencing manis. Melakukan aktivitas fisik kurang lebih 30 menit setiap hari. dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari. 9. Manfaat vitamin yang ada dalam sayur dan buah  Vitamin A untuk pemeliharaan kesehatan mata  Vitamin D untuk kesehatan tulang  Vitamin E untuk kesuburan dan awet muda  Vitamin K untuk pembekuan darah  Vitamin C meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi  Vitamin B mencegah penyakit beri-beri  Vitamin B12 meningkatkan nafsu makan c. b. osteoporosis. tekanan darah tinggi. Keuntungan melakukan aktivitas fisik  Terhindar dari penyakit jantung. karena mengandung vitamin dan mineral. Makan sayur dan buah setiap hari sangat penting. stroke. rambut dan kuku  Membantu mengatasi anemia  Membantu perkembangan bateri yang baik dalam usus. kanker.8. Tidak merokok di dalam rumah . Makan buah dan sayur setiap hari a. dll  Berat badan terkendali  Otot lebih lentur dan tulang lebih kuat  Bentuk tubuh menjadi bagus  Lebih percaya diri  Lebih bertenaga dan bugar  Secara keseluruhan keadaan kesehatan menjadi ebih baik 10.

. Rokok ibarat pabrik bahan kimia dimana mengandung banyak zat berbahaya. dan carbon monoksida (CO). Carbon Monoksida menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen. b. Nikotin bisa menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan mengganggu aliran darah. tar. sehingga sel-sel tubuh akan mati. Defenisi Setiap anggota keluarga tidak boleh merokok dalam rumah. Bagi perokok berat mungkin perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi efek ketagihan  karena rokok mengandung zat adiktif Menunda Perokok dapat menunda menghisap rokok pertama 2 jam setiap hari  sebelumnya dan selama 7 hari berturut-turut Mengurangi Jumlah rokok yang dihisap setiap hari dikurangi secara beangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai 0 batang pada hari ke 7 atau yang ditetapkan. seperti nikotin. Tar menyebaban kerusakan sel-sel paru dan kanker. Upaya yang dapat dilakukan untuk berhenti merokok  Seketika Cara ini merupakan upaya yang paling berhasil.a.

Jakarta: Trans Info Media Notoadmodjo. Informasi Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.DAFTAR PUSTAKA Depkes. 2007. S. Jakarta. 2007. 2008. dkk. Jakarta: Rineka Cipta . Jakarta: Kemenkes Depkes. 2008. Depkes RI Ekasari. Jakarta Kemenkes Depkes RI. Buku Saku Pelaksanaan PHBS Bagi Masyarakat Di Wilayah Kecamatan. 2008. Rumah Tangga Sehat Dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Keperawatan Komunitas Upaya Memandirikan Masyarakat Untuk Hidup Sehat.