Anda di halaman 1dari 20

Handbook Histologi Musculosceletal

1

Handbook Histologi Musculosceletal
1

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Segala Puji hanya milik Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis mampu
menyelesaikan buku ini. Buku ini dapat terselesaikan berkat
bantuan dan dorongan berbagai pihak, pada kesempatan kali ini
perkenankan penulis menghaturkan rasa terimakasih kepada yang
terhormat dr. H. Edy Ramdhani yang telah memberi izin, arahan
serta bimbingan kepada penulis dalam penyusunan buku ini.
Semoga dengan adanya buku ini bisa menjadi penunjang
praktikan dalam melaksanakan praktikumnya.

Handbook Histologi Musculosceletal

2

Segala Puji hanya milik Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis mampu
menyelesaikan buku ini. Buku ini dapat terselesaikan berkat
bantuan dan dorongan berbagai pihak, pada kesempatan kali ini
perkenankan penulis menghaturkan rasa terimakasih kepada yang
terhormat dr. H. Edy Ramdhani yang telah memberi izin, arahan
serta bimbingan kepada penulis dalam penyusunan buku ini.
Semoga dengan adanya buku ini bisa menjadi penunjang
praktikan dalam melaksanakan praktikumnya.

Handbook Histologi Musculosceletal
2

...........................................................................................................................3 MATERI PRAKTIKUM HISTOLOGI..............................................................................30 PERTEMUAN 2.............2 DAFTAR ISI....................................................5 PERTEMUAN 1........................................................................4 PERTEMUAN 1............................................................................................................................................................................................DAFTAR ISI DAFTAR ISI Halaman Halaman COVER..............................................................................30 DAFTAR PUSTAKA..4 MATERI PRAKTIKUM HISTOLOGI.............1 KATA PENGANTAR....................2 KATA PENGANTAR......................55 DAFTAR PUSTAKA..................................................1 COVER........................................................................5 PERTEMUAN 2..................................................................................55 Handbook Histologi Musculosceletal 3 Handbook Histologi Musculosceletal 3 ............................................................................3 DAFTAR ISI..............

Tulang dewasa a. Tulang dewasa b. Otot jantung c. Otot lurik c. Cartilago 4 Handbook Histologi Musculosceletal 4 . Otot polos b. Otot jantung Pertemuan 2 : Pertemuan 2 : Jaringan tulang Jaringan tulang a. Otot polos a. Cartilago Handbook Histologi Musculosceletal b.MATERI PRAKTIKUM HISTOLOGI MATERI PRAKTIKUM HISTOLOGI BLOK MUSCULOSCELETAL BLOK MUSCULOSCELETAL Pertemuan 1 : Pertemuan 1 : Jaringan otot Jaringan otot a. Otot lurik b.

PERTEMUAN 1 PERTEMUAN 1 HISTOLOGI JARINGAN OTOT HISTOLOGI JARINGAN OTOT Handbook Histologi Musculosceletal 5 Handbook Histologi Musculosceletal 5 .

 Dg microscopis tdk tampak garis melintang. Dinding sal cerna. Sal nafas. 3.  Terdiri kumpulan sel fusiformis. Saluran keluar kelenjar.  Dg microscopis tdk tampak garis melintang. HISTOLOGIS OTOT POLOS HISTOLOGIS OTOT POLOS Handbook Histologi Musculosceletal 6 Handbook Histologi Musculosceletal 6 tdk berada dalam . kontraksi lambat dan pengendalian kemaun sadar. 4. 2. 2. Pembuluh darah. 4.  Proses kontraksi lambat dan tdk berada dalam  Proses pengendalian kemaun sadar. Saluran keluar kelenjar. HISTOLOGI HISTOLOGI JARINGAN OTOT JARINGAN OTOT OTOT POLOS OTOT POLOS  Terdiri kumpulan sel fusiformis. Dinding sal cerna. Bentuk spt gelondong/kumparan dg bagian yg menebal mengandung inti ditengah. Sal nafas. 1. 3.  Didapatkan pada :  Didapatkan pada : 1. Pembuluh darah.

Pada Uterus yg mengandung sel otot membesar dan memanjang sampai 0. Bentuk spt gelondong/kumparan dg bagian yg menebal 2. Handbook Histologi Musculosceletal  Inti berbentuk eksentrik.  Dalam sarkoplasma terdapat butir-butir gliogen untuk sumber energi. STRUKTUR HALUS SEL OTOT STRUKTUR HALUS SEL OTOT  Dalam sitoplasma terdapat 2 jenis miofilamen yaitu:  Dalam sitoplasma terdapat 2 jenis miofilamen yaitu: 1.5mm. tebal = 6µm. Miofilamen halus. Handbook Histologi Musculosceletal 7 . Ukuran terkecil 15-20µm pada PD. Pada Uterus yg mengandung sel otot membesar dan  P = 0.  Pada kontraksi selubung inti berkerut.5mm. Ukuran terkecil 15-20µm pada PD. 7 Miofilamen halus.  Untuk nutrisi à PD yg bercabang masuk berkas otot.2 mm.  P = 0. dan kromatin halus. oval/memanjang dg 2 nukleoli 1.  Inti berbentuk eksentrik.  Pada kontraksi selubung inti berkerut.  Dalam sarkoplasma terdapat butir-butir gliogen untuk sumber energi.  Pada pewaranaan HE dlm sitoplasma tdk tampak adanya struktu filamen untuk kontraksi. memanjang sampai 0. Miofilamen kasar. tebal = 6µm.  Untuk nutrisi à PD yg bercabang masuk berkas otot. mengandung inti ditengah. oval/memanjang dg 2 nukleoli dan kromatin halus.  Pada pewaranaan HE dlm sitoplasma tdk tampak adanya struktu filamen untuk kontraksi.2 mm.

 Serabut membentuk berkas2 yg digabungkan dg jar. Ujung-ujung selnya menyusup satu sama lain pada waktu Ujung-ujung selnya menyusup satu sama lain pada waktu kontraksi.  Berkas otot digabung menjadi berkas yg lebih besar = perimisium. oesopagus proksimal dan otot wajah. lidah. Miofilamen ini berjalan sejajar sumbu otot polos Miofilamen ini berjalan sejajar sumbu otot polos dan diantara berkas miofilamen terlihat mitokondria. oesopagus proksimal dan otot wajah. miofilamen halus bergeser menyusup antara miofilamen kasar. 8 Handbook Histologi Musculosceletal 8 . miofilamen halus bergeser menyusup antara kontraksi.  Berkas tingkat II digabung lagi menjadi = epimisium. endomesium.  Serabut membentuk berkas2 yg digabungkan dg jar. dan diantara berkas miofilamen terlihat mitokondria. Miofilamen kasar. miofilamen kasar. OTOT SERAT LINTANG OTOT SERAT LINTANG  Terdapat pada otot rangka. lidah.  Terdapat pada otot rangka.diafragma. Handbook Histologi Musculosceletal  Berkas otot digabung menjadi berkas yg lebih besar = perimisium. Pengikat tipis yg melanjutkan diri sbg pembungkus = Pengikat tipis yg melanjutkan diri sbg pembungkus = endomesium. Pada dinamakan ME sarkolema ada kaveola-centrotubule lekukan berfungsi kedalam untuk merambatkan imfuls lebih cepat.diafragma.2. Pada dinamakan ME sarkolema ada kaveola-centrotubule lekukan berfungsi kedalam untuk merambatkan imfuls lebih cepat.

Handbook Histologi Musculosceletal 9 . semua sejajar memenuhi serabut. Hal ini disebabkan miofibril2 dalam biasa.  Potongan membujur terhadap sumbu panjang serabut tampak garis2 melintang yg dipisahkan oleh garis2 pucat  Potongan membujur terhadap sumbu panjang serabut sepanjang serabut. 1 Handbook Histologi Musculosceletal Sel otot serat lintang merupakan sel panjang berinti 9 Plasmalema dg strukturnya sbg unit membrane. semua sejajar memenuhi serabut. Berkas tingkat II digabung lagi menjadi = epimisium. STRUKTUR HALUS OTOT SERAT LINTANG STRUKTUR HALUS OTOT SERAT LINTANG  Sarkolema dg mikroskop terdiri atas : 1  Sarkolema dg mikroskop terdiri atas : Plasmalema dg strukturnya sbg unit membrane. 3 Anyaman halus serabut2 retikuler. berukuran 10-100 µm STRUKTUR MIKROSKOPIK  sehingga disebut serabut otot. STRUKTUR MIKROSKOPIK  Sel otot serat lintang merupakan sel panjang berinti banyak dg ketebalan yg sama. 2 Lapisan pembungkus ekstra seluler yg bhnnya spt lamina basalis. berukuran 10-100 µm sehingga disebut serabut otot.  Dibawah sarkolema sepanjang serabut otot tampak inti berbentuk kumparan. banyak dg ketebalan yg sama. sarkoplasma yg membias kembar silih berganti dg yg biasa.  Dibawah sarkolema sepanjang serabut otot tampak inti berbentuk kumparan. Hal ini disebabkan miofibril2 dalam tampak garis2 melintang yg dipisahkan oleh garis2 pucat sarkoplasma yg membias kembar silih berganti dg yg sepanjang serabut.

HE warna merah. tebal 50 Å dan panjang 2µm. Ada 2 macam lempeng : 1 Lempeng A (anisotop)/lempeng Q (quer scheibe = lempeng melintang).  Pew. HE warna merah.  Pew. 2 Lempeng I (isotrop). Handbook Histologi Musculosceletal 10 lempeng M (mittel scheibe). 2 Miofilamen halus.  Filamen terdiri atas 2 jenis : 1 Miofilamen tebal.  Filamen terdiri atas 2 jenis : 1 Miofilamen tebal.5µm.  Garis2 melintang sebenarnya berbentuk cakram atau lempeng/scheibe.2 3 Lapisan pembungkus ekstra seluler yg bhnnya spt lamina Ditengah-tengah terdapat lempeng sempit jernih disebut lempeng basalis. tebal 100 Å dan panjang 1. H (hensen scheibe) yg terbagi oleh lempeng yg gelap disebut Anyaman halus serabut2 retikuler.5µm. Handbook Histologi Musculosceletal 10 . 2 Lempeng I (isotrop).  Garis2 melintang sebenarnya berbentuk cakram atau lempeng/scheibe. LEMPENG A  Membias kembar sinar polarisasi. tebal 100 Å dan panjang 1. Ada 2 macam lempeng : 1 Lempeng A (anisotop)/lempeng Q (quer scheibe = lempeng melintang). tebal 50 Å dan panjang 2µm. LEMPENG A  Membias kembar sinar polarisasi. 2 Miofilamen halus.

5 µm. molekul tersebut merupakan protein yg dinamakan miosin yg dipisahkan menjadi 2 bagian : miosin yg dipisahkan menjadi 2 bagian : 1 Light meromyosin (LMM) sepanjang 800 Å 1 Light meromyosin (LMM) sepanjang 800 Å 2 Heavy meromyosin (HMM) sepanjang 600 Å 2 Heavy meromyosin (HMM) sepanjang 600 Å Handbook Histologi Musculosceletal 11 Handbook Histologi Musculosceletal 11 . lempeng Z (zwischen scheibe).  Warna terang.  Terbagi oleh lempeng yg tipis dan berwarna gelap disebut  Terbagi oleh lempeng yg tipis dan berwarna gelap disebut lempeng Z (zwischen scheibe).Ditengah-tengah terdapat lempeng sempit jernih disebut lempeng 3 Miofilamen halus tersusun oleh molekul protein berbentuk H (hensen scheibe) yg terbagi oleh lempeng yg gelap disebut benang yg disebut F-actin terdiri atas 2 untaian molekul lempeng M (mittel scheibe). molekul tersebut merupakan protein yg dinamakan µm. scheibe).  Dg perbatasan lempeng A terdapat lempang N (neben  Dg perbatasan lempeng A terdapat lempang N (neben scheibe).5 pendek tersusun membentuk miofilamen sepanjang 1.  Miofilamen tebal merupakan berkas batang yg lebih  Miofilamen tebal merupakan berkas batang yg lebih pendek tersusun membentuk miofilamen sepanjang 1. berbentuk bundar yg disebut G-actin.  Tidak membias kembar sinar polarisasi. LEMPENG I LEMPENG I  Tidak membias kembar sinar polarisasi.  Warna terang.

3. HISTOGENESI JARINGAN OTOT  Histogenesis otot polos berasal dari jaringan mesenkim. 5 4 (tropomiosin). 2 Mioglobin digunakan untuk mengikat oksigen. 2. 4 Dalam alur molekul tersebut terdapat protein panjang (tropomiosin). pada molekul actin terdapat gugus molekul Troponin melekat pada ujung tropomiosin. Pada jarak 400 Å.  Organel lain yg terlibat proses kontraksi adalah sarcoplasmic reticulum yg dapat kita temukan : 1 Glikogen dalam bentuk butir2 untuk cadangan energi. yg mengadakan fusi membentuk sinsitium diikuti pembentukn miofibril sehingga inti terdesak ke tepi dibawah sarkolema. Mioglobin digunakan untuk mengikat oksigen. HISTOGENESI JARINGAN OTOT  Histogenesis otot polos berasal dari jaringan mesenkim. Dalam alur molekul tersebut terdapat protein panjang 5 Pada jarak 400 Å. Glikogen dalam bentuk butir2 untuk cadangan energi.  Organel lain yg terlibat proses kontraksi adalah sarcoplasmic reticulum yg dapat kita temukan : 1.3 Miofilamen halus tersusun oleh molekul protein berbentuk  Histogenesis otot serat lintang diawali pembentukan benang yg disebut F-actin terdiri atas 2 untaian molekul mioblas berinti satu terletak ditengah sel tanpa miofibril berbentuk bundar yg disebut G-actin. pada molekul actin terdapat gugus molekul Troponin melekat pada ujung tropomiosin. Endoplasmic retikulum granuler dan ribosom diabaikan karena otot rangka tdk perlu mensintesis protein. 3 Endoplasmic retikulum granuler dan ribosom diabaikan karena otot rangka tdk perlu mensintesis protein. Handbook Histologi Musculosceletal 12 Handbook Histologi Musculosceletal 12 .

Sejak awal setelah terbentuk sel otot jantung definitif yaitu pada saat pembuluh darah bersama jaringan pengikat menembus endotel jantung. Histogenesis otot serat lintang diawali pembentukan mioblas berinti satu terletak ditengah sel tanpa miofibril yg mengadakan fusi membentuk sinsitium diikuti pembentukn miofibril sehingga inti terdesak ke tepi dibawah sarkolema. Handbook Histologi Musculosceletal 13 . Handbook Histologi Musculosceletal 13  Histogenesis otot jantung sejak embrio perkembangan dari splanchnopleura yg terdapat diluar endotel primordium jantung. Sejak awal setelah terbentuk sel otot jantung definitif yaitu pada saat pembuluh darah bersama jaringan pengikat menembus endotel jantung.  Histogenesis otot jantung sejak embrio perkembangan dari splanchnopleura yg terdapat diluar endotel primordium jantung.

Bila terjadi kerusakan diganti oleh jaringan pengikat yg berasal dari sekitarnya. Sel otot polos baru berasal  Regenerasi otot polos terbatas. disekitar PD.  Regenerasi otot rangka dimulai dari serabut yang ada. Sel otot polos baru berasal dari mitosis sel otot yg masih ada atau sel mesenchim dari mitosis sel otot yg masih ada atau sel mesenchim disekitar PD.  Regenerasi otot jantung sangat sulit. Inti  Regenerasi otot rangka dimulai dari serabut yang ada. Handbook Histologi Musculosceletal 14 . Handbook Histologi Musculosceletal 14  Regenerasi otot jantung sangat sulit. Inti yg terlepas dg sarkoplasma akan berfungsi sbg mioblast yg yg terlepas dg sarkoplasma akan berfungsi sbg mioblast yg akan berkembang menjadi serabut otot baru. Bila terjadi kerusakan diganti oleh jaringan pengikat yg berasal dari sekitarnya. akan berkembang menjadi serabut otot baru.REGENERASI JARINGAN OTOT REGENERASI JARINGAN OTOT  Regenerasi otot polos terbatas.

1 : Otot Polos Handbook Histologi Musculosceletal 15 Handbook Histologi Musculosceletal 15 .1 : Otot Polos Gambar 1.Gambar 1.

...... ............................................................................... .............................. 4 Sebutkan letak otot polos min............................................... ................................. ........................... 2 Struktur B adalah otot polos dalam potongan ? ......................... .............. .......................................................................... ............................................ 5 Perbedaan otot polos dengan yang lainnya adalah tidak terdapatnya ? …….....1 Struktur A adalah otot polos dalam potongan ? ....... ................................... .................... ................................................... .................................................................................................................. ........................................... ..........................................................................1 Handbook Histologi Musculosceletal 16 Handbook Histologi Musculosceletal 16 ......... ..... ...................................................................................... ..................................................................................................... .................................................................................................. ................................. ..............................................5 ! ...... 3 Sifat otot polos adalah ? ................................................................................................................................................... .............................................................................................. .................................................... PERTANYAAN GAMBAR 1................................

.............................................................................................................. 5..... ................... ........................................... ............................................................................................................................................................................2 : Otot Polos 2...................... ...................... Sebutkan letak otot polos min...................................... Perbedaan otot polos dengan yang lainnya adalah tidak terdapatnya ? ……..... ............... ......................... .................................................................................... .... ............................................................................................................................................5 ! ................................................1 1............ PERTANYAAN GAMBAR 1..................... Gambar 1...................................................................................................................................................................................................... .................................................. ......................................................................................................Struktur A adalah otot polos dalam potongan ? . .... Handbook Histologi Musculosceletal 17 Handbook Histologi Musculosceletal 17 ..................... ................... 3...................................................................................................................Struktur B adalah otot polos dalam potongan ? ............. 4......................................Sifat otot polos adalah ? ........................... .............................................

................................................................................................Gambar 1..... 2........................................................... Handbook Histologi Musculosceletal 18 Handbook Histologi Musculosceletal 18 . ................................... Sruktur A adalah ? .............................. 4.............. Otot involunter diatur oleh sistem saraf ? ........................ ..2 : Otot Polos PERTANYAAN GAMBAR 1...............2 1.......................... .... ..................................................... 3................................................................................................... ........................ ......................................... Struktur B adalah ? ................................... Sebutkan ciri histologis dari otot polos ! ...............................

............... ...DAFTAR PUSTAKA PERTANYAAN GAMBAR 1................ Edy Ramdhani......................... Interactive color atlas of histology .......... 1.......Sebutkan ciri histologis dari otot polos ! ............................................ 4... 5.................................................. ............................................ ....................2 1............................... Lecture histologi dr......... 2........................ Atlas histologi difiore........................................... .Otot involunter diatur oleh sistem saraf ? ....................................... 3......... 2........ Atlas histologi dasar junqueira........................ ................................. Handbook Histologi Musculosceletal 19 Handbook Histologi Musculosceletal 19 ..... 4...... ........................Sruktur A adalah ? ........................ Preparat Laboratorium Histologi FK UNMAL.................................Struktur B adalah ? ........ 3..........

Handbook Histologi Musculosceletal 20 Handbook Histologi Musculosceletal 20 . 2. DAFTAR PUSTAKA 1. Edy Ramdhani. Atlas histologi difiore.3. Lecture histologi dr. 5. 4. Atlas histologi dasar junqueira. Interactive color atlas of histology . Preparat Laboratorium Histologi FK UNMAL.