Anda di halaman 1dari 2

A.

Bagian bagian dari cooling system
1. Expansion Tank, merupakan tangki yang berfungsi untuk menjaga
tekanan dari fresh water agar tidak berbahaya
2. Deaerator tank, merupakan tangki yang berfungsi untuk
menghilangkan kandungan oksigen atau gas-gas terlarut lainnya pada
fresh water
3. Evaporator, adalah sebuah alat yang berfungsi mengubah sebagian
atau keseluruhan sebuah pelarut dari sebuah larutan dari bentuk cair
menjadi uap.Evaporator mempunyai dua prinsip dasar, untuk menukar
panas dan untuk memisahkan uap yang terbentuk dari
cairan.Evaporator umumnya terdiri dari tiga bagian, yaitu penukar
panas, bagian evaporasi (tempat di mana cairan mendidih lalu
menguap), dan pemisah untuk memisahkan uap dari cairan lalu
dimasukkan ke dalam kondenser (untuk diembunkan/kondensasi) atau
ke peralatan lainnya. Pada sistem pendinginan, efek pendinginan
diperoleh dari penyerapan panas oleh cairan pendingin yang menguap
dengan cepat (penguapan membutuhkan energi panas)
4. ME cooler, merupakan pendingin tempat terjadinya pertemuan antara
sea water bertemperature rendah dengan fresh water bertemperatur
tinggi
5. ME FW pump, merupakan pompa yang menghantarkan fresh water
yang telah didinginkan ke main engine
6. ME Pre Heater , merupakan alat yang berfungsi untuk memanaskan air
fresh water, hanya digunakan saat main engine dalam kondisi mati
untuk menjaga agar suhu air tidak dingin saat masuk ke main engine
7. DG cooler, merupakan pendingin air laut yang akan digunakan untuk
mendinginkan diesel generator
8. DG standby pump, merupakan pompa yang selalu dalam kondisi
standby untuk mentransfer seawater
9. DG standby heater, merupakan pemanas sea water untuk menjaga
temperature saat diesel generator dalam kondisi mati
10.Sea chest, berfungsi sebagai penghisap air laut yang dapat digunakan
untuk proses pendinginan dan juga proses lainnya
11.DG SW pump, merupakan pompa yang mengalirkan seawater ke diesel
engine untuk didinginkan
12.ME SW pump, merupakan pompa yang digunakan untuk mengalirkan
seawater ke me cooler untuk mendinginkan fresh water

Buka katup sea chest pada sea water diagram untuk memasukkan air laut 4. Nyalakan ME SW pump 1 dan ME SW pump 2 dalam kondisi stand by untuk mengalirkan air laut ke ME cooler 5. Dari DG cooler sea water menuju diesel generator dan mendinginkannya 4. Fresh water dengan suhu tinggi akan keluar dan main engine dan masuk ke expansion tank dan proses pendinginan akan terulang kembali B. Fresh water akan masuk mendinginkan main engine 9. Langkah langkah dalam pengoperasian sistem pendinginan dalam kapal B. Buka ME pre heater bypass valve agar fresh water tidak melewati preheater dan suhu fresh water tetap rendah 8.B.1 Pendinginan main engine 1. Buka katup sea chest 2. Sea water keluar dari DG dan menuju DG standby pump untuk di pompa menuju DG standby heater yang berfungsi untuk menghangatkan sea water sebelum kembali ke DG pada saat DG keadaan stand by 5. Nyalakan MW FW pump 1 dan ME FW pump 2 dalam kondisi stand by untuk mengalirkan fresh water ke main engine 7. Sea water akan kembali lagi ke DG cooler dan proses pendinginan terulang kembali .1 Pendinginan diesel generator 1. Saat expansion tank hampir penuh tutup fresh water tank refilling pump 3. Di ME cooler fresh water akan bertemu dengan sea water dan suhu fresh water akan turun 6. Nyalakan SW DG pump agar sea water bisa mengalir ke DG cooler 3. Buka fresh water gravity tank refilling valve agar fresh water bisa mengisi expansion tank pada fresh water diagram 2.