Anda di halaman 1dari 4

STATUS GIZI DAN KONDISI PANGAN KABUPATEN TIMOR

TENGAH SELATAN, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
TAHUN 2014

Penyusun:
IMANUEL KABBY
NIM. 1407010060

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2016

Ketersediaan pangan dalam hal ini ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga adalah kondisi tersedianya pangan bagi rumah tangga tercermin dari pangan yang cukup.pangan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia. 1 . sehingga peningkatan kondisi pangan sebagai akselerasi pencegahan dan intervensi gizi buruk. Pangan adalah bahan makanan yang berasal dari sumber hayati dan air. Keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh dapat dijelaskan bahwa gizi baik adalah gizi seimbang. baik jumlah maupun mutunya.STATUS GIZI DAN KONDISI PANGAN Kondisi pangan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi balita. termasuk bahan tambahan makan. baik diolah maupun yang tidak diolah. merata dan terjangkau oleh daya beli keluarga. aman. bahan baku pangan dan bahan lainnya. bergizi. beragam.

197 15.Status Gizi Balita Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2014 Kabupaten/Kota 01.8 2.9 5. Sabu Raijua 21. Sumba Barat 02. Malaka 71. Kota Kupang Jumlah Jumlah Bayi yang Ditimbang BGM 11.4 2. Sumba Timur 03. Manggarai 14.635 8.363 13.9 1. Nagekeo 19.4 2.1 1.3 2.680 22.5 2.619 19.197 2.260 11.9 Keterangan: BGM (Berat Badan di Bawah Garis Merah) merupakan salah satu indikator gizi seorang balita Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur 1 .2 2.663 30. Alor 08.7 1. Sumba Barat Daya 18. Ende 12.370 24.405 Proporsi BGM terhadap Jumlah Bayi yang ditimbang (%) 1. Rote Ndao 15.347 434.513 12.206 25.114 189 347 878 39.6 1.8 0.838 25. Sumba Tengah 17.5 2.190 397 424 256 492 688 141 228 218 489 211 97 28.9 3.7 0.7 3.247 20.818 7. Lembata 09.616 753 11. Manggarai Barat 16.970 17.439 30.6 0.4 1. Timor Tengah Utara 06. Flores Timur 10. Belu 07. Ngada 13.3 2.4 3.320 21.637 20.7 1. Manggarai Timur 20. Sikka 11. Kupang 04. Timor Tengah Selatan 05.479 218 546 112 498 473 8.560 750 16.3 2.

terhadap jumlah bayi yang ditimbang pada Kabupaten Timor Tengah Selatan mencapai 5.go. sehingga berdampak terhadap peningkatan kasus kelaparan dan gangguan gizi.bps.id 2 . 2 1 Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. ditemukan bahwa persentase jumlah bayi yang memiliki berat badan dibawah garis merah (BGM) yang merupakan indikator status gizi. 1 Dari informasi yang ditemukan.9% yang merupakan angka tertinggi di Provinsi NTT. dikutip dari BPS NTT (www.Proporsi BGM terhadap Jumlah Bayi yang ditimbang (%) Kota Kupang Malaka Sabu Raijua Manggarai Timur Nagekeo Sumba Barat Daya Sumba Tengah Manggarai Barat Rote Ndao Manggarai Ngada Ende Sikka Flores Timur Lembata Alor Belu Timor Tengah Utara Timor Tengah Selatan Kupang Sumba Timur Sumba Barat 0 1 2 3 4 5 6 7 Pada data yang ditampilkan di atas.go. terdapat fakta bahwa Kabupaten TTS merupakan salah satu daerah dengan kondisi rawan pangan.id) 2 Sumber: Media Pers: nntprov. Kasus kelaparan yang terjadi di TTS dimana warga memakan putak sebagai kasus yang sebenarnya sudah terjadi setiap tahunnya.