Anda di halaman 1dari 32

Buku 1

DOKUMEN KONTRAK
Sub Kontraktor Yang Ditunjuk

PAKET PEKERJAAN
ELEKTRIKAL APARTEMEN
TOWER ADAN TOWER B

PROYEK
CENTRAL PARK
Jl. S. Parman Kav.28, Jakarta Barat

ANTARA
PT.TIARA METROPOLITAN JAYA

DENGAN
PT. KARYA DUTA KONSULINDO
DAFTAR ISI
BUKU 1

BAB I -

SURAT PERJANJIAN

BAB II -

SYARAT-SYARAT KONTRAK:
II.1

SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK

II.2

SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK

II.3

LAMPIRAN-LAMPIRAN

BAB III

-

QUALITY ASSURANCE PLAN

BAB IV

-

FORMULIR-FORMULIR BERITA ACARA

BUKU 2

-

SPESIFIKASI TEKNIS

BUKU 3

-

GAMBAR KONTRAK

BUKU 4

-

BILLS OF QUANTITIES

BAB I
SURAT PERJANJIAN PEMBORONGAN (KONTRAK)
PAKET PEK. ELEKTRIKAL APARTEMEN TOWER A DAN
TOWER B
PROYEK CENTRAL PARK
Jl. S. Parman Kav. 28, Jakarta Barat
Ref. No : 238/SPP(K)/TMJ/CP/APT/VII/10

SURAT PERJANJIAN PEMBORONGAN (KONTRAK)
Antara Pemberi Tugas dengan Sub-Kontraktor Yang
Ditunjuk
PAKET PEKERJAAN ELEKTRIKAL APARTEMEN TOWER A
DAN TOWER B

No. PENERIMA TUGAS (selanjutnya dalam perjanjian ini disebutSUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK) telah menerima. kami yang bertanda tangan di bawah ini : I. 4 th floor.PROYEK CENTRAL PARK Jl.24. Kedua belah pihak berdasarkan : 1. S. Tiara Metropolitan Jaya. Kapten Tendean No. Jakarta Barat. Tiara Metropolitan Jaya : Jl.28. berkedudukan di Jalan S. menyetujui dan menyatakan sanggup untuk melaksankan Paket Pekerjaan ELEKTRIKAL APARTEMEN TOWER A DAN B sesuai dengan syarat dan kondisi dalam perjanjian dan Lampiran B TERLAMPIR. yang selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai PEMBERI TUGAS II. berkedudukan di Radiant Utama Building. Nama Jabatan Alamat : Ariesman Eidjaja : Direktur PT. Jakarta Barat Yang dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut. No. Jl Kapten Tendean No. Senin tanggal Dua Belas Juli tahun Dua Ribu Sepuluh (12-072010). Jakarta Barat Ref. Parman Kav. Tiara Metropolitan Jaya kepada PT.238/SPK/TMJ/CP/APT/VII/10 tanggal 12 Juli 2010. Mampang – Jakarta 12720. KARYA DUTA KONSULINDO. SuratPerintah Kerja (SPK) dari PEMBERI TUGAS PT. 28. KARYA DUTA KONSULINDO Ref. S. dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut : . Parman Kav. 24 Mampang – Jakarta 12720 Dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut. sebagai PENERIMA TUGAS. Dengan ini menyatakan telah setuju dan bersepakat untuk mengikat diri dalam suatu perjanjian Pemborongan untuk pelaksanaan Paket Pekerjaan ELEKTRIKAL APARTEMEN TOWER A DAN B pada Proyek CENTRAL PARK yang berlokasi di Jalan S Parman Kav. Nama Jabatan Alamat Kantoir : Ridwan Baswedan : Direktur PT.238/SPP(K)/TMJ/CP/APT/VII/10 Pada hari ini. KARYA DUTA KONSULINDO : Radiant Utama Building. dengan demikian sah mewakili Direksi bertindak untuk dan atas nama PT. dengan demikian sah mewakili Direksi bertindak untuk dan atas nama PT. 4th floor Jl.28. 2.Berita Acara Negosiasi tanggal 4 Mei 2010 dan tanggal 11 Mei 2010 beserta seluruh dokumentasi yang terkait tender. 28.Parman Kav. Jakarta Barat.

memperbaiki/memelihara dan menyerahkan pekerjaan yang dimaksudkan di atas sesuai dengan dokumen kontrak. saklar dan kotak kontak.4. penyimpanan. Parman Kav. Testing dan commissioning.1 di atas. prasarana penunjang yang bersifat sementara ataupun permanan yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan pekerjaan yang disebutkan dalam Pasal 1. kabel tray. SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK akan melaksanakan semua pekerjaan persiapan. panel distribusi. proteksi dan lain-lain untuk material atau alat yang dipasok oleh PEMBERI TUGAS.PASAL 1 – TUGAS DAN LINGKUP PEKERJAAN 1. seperti yang dijelaskan dalam Dokumen Tender termasuk risalah-risalah Aanwijzing. 1. PEMEBRI TUGAS menugaskan kepada SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK dan SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK menerima untuk melaksanakan. 28. termasuk pengadaan dan pembuatan gudang. menyelesaikan. pengangkutan. Jakrta Barat. peralatan utama dan utility. PASAL 2 – SIFAT DAN NILAI KONTRAK . SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK akan melaksanakan pekerjaan yang disebutkan dalam Pasal 1.2.1 di atas. pengamanan. Prijinan dengan instansi terkait Masa pemeliharaan selama 1 tahun terhitung dari tanggal ditandatanganinya sertifikat / Berita Acara Penyelesaian Keseluruhan Pekerjaan / Serah Terima Pertma Pekerjaan dari Sub kontraktor Yang Ditunjuk kepada Pemberi Tugas dengan kewajiban menyelesaikan kekurangsempurnaan pekerjaan dan memperbaiki seluruh defect (kerusakan. cacat) yang timbul setelah serah terima pertama atau sebelumnya yang baru diketahui (tidak termasuk kerusakan akibat pihak lain). bertangung secara system sehingga berfungsi dengan baik.1. 1.3. ketentuan-ketentuan lain yang telah disepakati dalam negosiasi antara PEMBERI TUGAS dengan SUB-KONTRAKTORYANG DITUNJUK dan Surat Perintah Kerja dari PEMBERI TUGAS kepada SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK serta Surat Perjanjian (Kontrak) ini. termasuk pekerjaan tambahan maupun pekerjaan pengurangan atas perintah dari Direksi Pengawas setelah mendapat persetujuan dari PEMBERI TUGAS serta menurut ketentuanketentuan yang dijelaskan dalam Dokumen Kontrak. Klarifikasi. termasuk gambar kontrak pekerjaan yang meliputi : Seluruh pekerjaan yang termasuk dalam Paket Pekerjaan ELEKTRIKALAPARTEMEN TOWER ADAN B untuk Proyek CENTRAL PARK. yang berlokasi di Jalan S. kabel distribusi. 1. - - Lingkup Pekerjaan Utama: Pengadaan dan pemasangan instalasi Elektrikal Apartemen Tower A dan Tower B. armatur lampu.

. proses pembuatan di pabrik. overhead dan jasa SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK. semua test dan perijinan yang diperlukan. waste. Jangka waktu pelaksanaan adalah sesuai schedule pelaksanaan Proyek sebagai berikut : - Apartemen Tower A Apartemen Tower B : 05 Juli 2010 sampai 31 Desember 2011 05 Juli 2010 sampai dengan 30 Juni 2011 Sudah termasuk waktu yang diperlukan untuk persiapan. yang ditandai dengan penandatanganan BERITA ACARA SERAH TERIMA. faktor hujan dan cuaca tidak baik.782. biaya pemeliharaan dan biaya-biaya serta pajak-pajak lainnya sesuai Dokumen Kontrak..175. hak patent. proses import. mobilisasi dan dembilisasi.468. PASAL 4 – JAMNINAN SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK menjamin hal-hal sebagai berikut : 4.3 Serah Terima Keseluruhan Pekerjaan KONTRAKTOR UTAMA kepada PEMBERI TUGAS adalah : 31 Desember 2011 dan untuk itu SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK harus tetap memelihara dan menjaga kualitas pekerjaan sesuai dengan syarat-syarat dan kondisi yang ditetapkan dalam kontrak dengan Serah Terima Pekerjaan KONTRAKTOR UTAMA kepada PEMBERI TUGAS tersebut. perbaikan pekerjaan yang belum bisa diterima oleh Pemberi Tugas atau mengalami kerusakan dan telah memperhitungkan hari libur resmi/nasional dan efek libur pekerja pada hari raya. pengiriman sampai lokasi Proyek.Sifat Kontrak adalah Lump Sum Fixed Price dengan nilai sebesar Rp.(Lima Belas Milyar Tujuh Ratus Delapan Puluh Dua Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Empat Ratus Enam Puluh Delapan Rupiah). Pasal 3 – JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. pajak Penghasilan (PPh) final 3% dan pajak pertambahan nilai (PPN).1 SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK dengan kesungguhan dan keahliannya menjamin unutk melaksanakan menyelesaikan dan memelihara pekerjaan serta memperbaiki kerusakankerusakan yang ada sesuai ketentuan yang tertuang dalam Dokumen Kontrak. sudah termasuk bahan.2. biaya Testing dan Commissioning. 15. upah. bea masuk. 3.1. Millestone untuk masing-masing Tower - Pekerjaan ML selesai dan sudah tes parsial 3 bulan sebelum BAST 1 Tutup Plafond 2 bulan sebelum BLAST 1 Testing / commisoning 1 bulan sebelum BAST 1 3.

perlengkapan. sesuai ketentuan yang tertuang dalam Dokumen Kontrak. import dan transport material dan peralatan sesuai ketentuan yang tertuang dalam Dokumen Kontrak. Tidak ada tuntutan atas keterlambatan terhadap SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK sampai SUBKONTRAKTOR YANG DITUNJUK menerima : (i) Pertama : SPK dari PEMBERI TUGAS dan/atau (ii) Kedua : Purchase Order yang diterbitkan oleh PEMBERI TUGAS dalam hal Kontrak Pengadaan 4.9 Dlalam kondisi dimana SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK gagal atau lalai menyelesaikan pekerjaan menurut Syarat-syarat Kontrak atau bagian dari kontrak atau bagian kontrak dalam waktu ataupun milestone yang . 4.7 SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK akan kecuali jika terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh hal-hal yang tertera dalam Syaratsyarat Umum Kontrak Pasal 7 (2) : (i) (ii) (iii) Menyediakan informasi-informasi sebagaimana yang dibutuhkan oleh PEMBERI TUGAS dan KONTRAKTOR UTAMA dan Mengadakan.4. bahan.6 SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNUJUK tidak bertanggung jawab terhadap rencana atau rancangan dan persyaratan teknis pekerjaan permanen dan atau pekerjaan sementara yang dibuat oleh pihak lain.5 SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK bertanggung jawab terhadap ketepatan waktu untuk pengadaan. tenaga kerja.4 SUB-KOMNTRAKTOR YANG DITUNJUK bertanggung-jawab sepenuhnyaterhadap ketepatan. peralatan dan lain-lainnya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan. pemeliharaan dan perbaikan setiap kerusakan. 4. stabilitas dan keselamatan semua cara pelaksanaan dan pelaksanaan konstruksi. penyelesaian.3 SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK harus menyediakan pelaksana. 4.2 SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK dengan kesungguhan dan keahliannya memilih Material dan Equipment untuk Pekerjaan ini sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Dokumen Kontrak. mendatangkan dan mengirim ke lokasi proyek bahan-bahan serta peralatan dan Melaksanakan seluruh pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Dokumen Kontrak Bahwa KONTRAKTOR UTAMA tidak boleh mengalami keterlambatan akibat kelalaian SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK. 4. 4.

4. maka perselisihan atau perbedaan tersebut akan disampaikan kepada Direksi Pengawas yang akan membuat rekomendasi kepada semua pihak mengenai penyelsaian atau perbedaan tersebut. PASAL 6 – FASILITAS PRASARANA DAN SARANA YANG DISEDIAKAN KONTRAKTOR UTAMA . baik pada saat pelaksanaan pekerjaaan atau setelah pekerjaan selesai atau pada saat penghentian pekerjaan.13 Apabila terjadi perselisihan atau perbedaan antara PEMBERI TUGAS.diijinkan oleh KONTRAKTOR UTAMA dengan persetujuan PEMBERI TUGAS. KONTRAKTOR UTAMA atau SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK.12 PEMEBERI TUGAS bertanggung jawab untuk pengawasan dan koordinasi umum kepada SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK sebagaimana yang tercantum dalam KONTRAK UTAMA dan Dokumen Kontrak antara SUBKONTRAKTOR YANG DITUNJUK dengan PEMBERI TUGAS. maka SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK wajib membayar kepada KONTRAKTOR UTAMA dan PEMBERI TUGAS atau menanggung beban atas sejumlah uang yang setara dengan jumlah kerusakan dan kerugian yang diderita KONTRAKTOR UTAMA dan PEMBERI TUGAS akibat kegagalan atau tidak diperkenankan kelalaian SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK tersebut. Namun KONTRAKTOR UTAMA tidak diperkenankan menuntut ganti rugi tersebut menurut pasal ini kecuali PEMBERI TUGAS telah menerbitkan sertifikat tertulis kepada KONTRAKTOR UTAMA (dengan salinan kepada SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK) menyatakan bahwa menurut pendapatnya SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK tersebut harusnya telah dapat menyelesaikan pekerjaan ataupun bagian dari pekerjaan dalam batasan waktu ataupun milestone maupun perpanjangannya seperti yang telah ditetapkan. PASAL 5 – PEMBAYARAN PEMBERI TUGAS akan melakukan pembayaran atas pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK sesuai dengan Syaratsyarat Khusus Kontrak Pasal 16 – PEMBAYARAN. akan melakukan pembayaran langsung kepada SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK setelah dikeluarkannya sertifikat dari PEMBERI TUGAS. yang dapat menghapuskan atau membatasi kewajiban SUB-KONTRAKTOR YANGB DITUNJUK terhasap pelanggaran atas Jaminan seperti tersebut dalam pasal 4 ini.10 Tidak ada satupun kondisi dalam Dokumen Kontrak SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK atau SUPPLIER YANG DITUNJUK. 4. Keberadaan Syarat-syarata Kontrak dari KONTRAK UTAMA ataupun KONTRAK ini. 4. 4.11 PEMBERI TUGAS sesuai dengan Perjanjian Pemborongan (Kontrak) ini.

fasilitas dan pelayanan umum kepada SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK sebagai berikut : 6. Pada tiap lantai termasuk tangga kebakaran pihak KONTRAKTOR UTAMA menyediakan lampu untuk penerangan secukupnya. Untuk penerangan lebih lanjut pihak SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK wajib menyediakan lampu sendiri termasuk kabelkabelnya.2 Pada tiap lantai pihak kontraktor Utama menyediakan panel-panel untuk pengambilan power listrik. Pembersihan sampah dan sejenisnya dari tempat pengumpulan yang ditentukan sampai dengan keluar lokasi proyek selama masa pelaksanaan dan pada saat selesainya pelaksanaan pekerjaan. PASAL 7 – TANGUNG JAWAB SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK BERKENAAN DENGAN PEKERJAAN PERSIAPAN. 6. PRASARANA DAN PENUNJANG (PRELIMINARIES) . 6. 6. fasilitas MCK dan fasilitas imim lainnya serta penyediaan lokasi untuk site Office sebagaimana dipersyaratkan dalam Kontrak. 6. terutama Passenger Hoist (alimak). Pengelasan harus menggunakan mesin las. pembuatan lubang (coring) dan lainnya. Tangga dan lainnya dengan kondisi pengaturan dan perjanjian terlebih dahulu melalui Direksi Pengawas.3 Merencanakan.7 Menyediakan kepada SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK semua dimensi.5 6. serta pekerjaan perbaikan )selain pekrjaan Dtruktur). Pihak SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNUJUK dilarang mengambil power untuk keperluan pengelasan dengan travo las. mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan KONTRAKTOR UTAMA dan SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK untuk memastikan bahwa pekerjaan dilaksanakan dengan bahan.KONTRAKTOR UTAMA akan menyediakan peralatan. 6. ukuran dan informasi penting lainnya agar pekerjaan mereka dapat terlaksana secara benar dan dapat menghindari perubahan-perubahan. mutu dan waktu yang baik dan benar sesuai dengan tahapan dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan dan penyelesaian seluruh pekerjaan KONTRAK UTAMA sesuai dengan tanggal-tanggal penyelesaian pekerjaan sebagian/milestone dates.4 Lokasi gudang.1 Penggunaan peralatan konstruksi utama (Construction Plant) KONTRAKTOR UTAMA tanpa dipungut biaya.6 Mengumpulkan dan mendapatkan informasi yang penting dan menyediakan semua fasilitas pekerjaan yang dilaksnakan oleh SUBKONTRAKTOR YANG DITUNJUK seperti pemotongan.

.2 Segala sesuatu yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) ini. 8.1 Apabila terjadi perselisihan antara Kedua Belah Pihak maka harus diselesaikan dengan cara musyawarah untuk mufakat dan hasil yang dicapai dari musyawarah tersebut secara hokum bersifat mengikat dan merupakan putusan akhir. maka semua perselisihan akan diselesaikan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan keputusan tersebut mengikat dilaksanakan. prasaran dan penunjang sesuai dengan hal-hal yang tercantum pada Dokumen Kontrak Bab ii.3 Lampiran 5 PASAL 8 –PENYELESAIAN PERSELISIHAN 8. PASAL 10 – PENUTUP 10.3 Selama proses penyelesaian perselisihan berlangsung SUB-KONTRAKTOR YNAG DITUNJUK atau KONTRAKTOR UTAMA tidak dapat menjadikannya sebagai alasan untuk menunda pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. 8. 10.2 Jika perselisihan antar Kedua Belah Pihak tersebut tidak dapat diselesaikan secara musyawarah.Lingkup dan tanggung jawab SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK berkenaan dengan pekerjann persiapan. akan diatur kemudian dalam perjanjian tambahan (addendum) yang akan dibuat dan ditandatangani oleh PEMBERI TUGAS dan SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK dimana addendum tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) ini.1 PEMBERI TUGAS dan SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK sepakat dan mengakui Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) ini berikut dokumen lain dan antar kedua belah pihak. 8.4 Waktu penyelasian perselisihan dan segala biaya yang timbul dalam rangka penyelesaian perselisihan tersebut akan ditentukan sesuai dengan peraturan/prosedur Pengadilan Negeri. Pasal 9 – DOMISILI Mengenai Surat Perjanjian ini dengan segala akibat hukum yang mungkin timbul beserta pelaksanaanya PEMBERI TUGAS dan SUB-KONTRAKTOR YANG DITUNJUK memilih tempat kedudukan yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) asli dan bermaterai cukup ditandatangani oleh kedua belah pihak dan masin-masing mempunyai kekuatan hokum yang sama untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Tertanda PEMBERI TUGAS PENERIMA TUGAS PT. KARYA Sub Kontraktor Yang Ditunjuk .TIARA METROPOLITAN JAYA DUTA KONSULINDO PT.

TOTAL BANGUN PERSADA Tbk. Hindrawati Tjahjani Wiranjaya Direktur Dipl. Ing Akam Direktur . Kontraktor Utama Ir.Ariesman Widjaja Ridwan Baswedan Direktur Direktur SAKSI PT.

BAB II SYARAT-SYARAT KONTRAK .

..I SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK DAFTAR ISI PASAL HAL 1..... .5Biaya…………………………………………………………………………………… ………………………………...BAB II...3Pemberitahuan. DEFINISI 1. 1. Penegasan dan KetetapanKetetapan……………………………………………………………………………… ………………. 1.2Pemahaman …………………………………………………………………………………………… ……………... Persetujuan...1Istilah-Istilah dan Arti Kata…………………………………………………………………………………….. 1. 1.. Pernyataan.4Perintah (Instruksi) Tertulis…………………………………………………………………………………. Ijin...

....... 2....4 Jadwal Rencana Kerja………………………………………………………………………………………….4 Jaminan Uang Muka…………………………………………………………………………………….6 Pengalihan Pekerjaan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ………………………………………….2 Staff Profesional ……... 2......3 Pengamanan dan Keselamatan Kerja…………………………………………………………………… 2..5.5...2...7 Sub-Sub Kontraktor Yang Ditunjuk……………………………………………………………………… 3..2 Jaminan ………………………………………………………………………………………………… ……………. DOKUMEN KONTRAK UNUTK SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK 3. 2. 2....5..........2..........2 Hukum yang berlaku ……………………………………………………………………………………….. 2..1 Jaminan Pelaksanaan……………………………………………………………………………… …… 2.5...4 Tenaga Kerja Sub Kontraktor Yang Ditunjuk……………………………………………….... 2.. Penipuan dan Penggelapan ……………………………….... 2...1 Bahasa ………………………………………………………………………………………………… …………… 3....1 Kewajiban dan Tanggung Jawab Umum………………………………………………………………... 2.....2... 1..5... 2.5..9 Praktek-Praktek Korupsi. 2... 2.5.... 2.5.. KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK 1..1 Pengawas dan Wakil Sub Kontraktor Yang Ditunjuk…………………………………….5...5 Penggantian Wakil Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dan Tenaga Kerja…………....3 Izin bagi Staf Ahli asing ………………………………………………………………………………. ..... 2..3 Jaminan Tambahan.2 Kegagalan Menyediakan Jaminan ……………………………………………………………….2.6 Pematokan (Setting Out) ……………………………………………………………………………… 2....2.... 2.. Jaminan Lain dan Jaminan Pelengkap………………………….7 Pengeboran dan Penggalian untuk penyelidikan………………………………………….....5 Pelaksanaan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk………………………………………………….. 2......8 Pembersihan lapangan dan Penyelesaian Pekerjaan …………………………………..

6 Kepemilikan dan Penyediaan Dokumen di Lapangan ………………………………………… 3.. 3. DOKUMEN KONTRAK UTAMA 1.5 Satuan Ukuran ………………………………………………………………………………………………… … 3.6.6.5 Gambar Terlaksana (As Built Drawing) …………………………………………………….1 Pengetahuan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk mengenai Kontrak Utama………… 1.3 Perjanjian Pemborongan (Kontrak) antara Sub Kontraktor Yang Ditunjuk Dengan Pemberi Tugas ………………………………………………………………………………………………… .3 Gambar Kerja (Shop Drawing) ………………………………………………………………….6.1 Pemilihan Gambar …………………………………………………………………………………… 3. . 1. 5.3 Tidak adanya Kontrak tersendiri dengan Kontraktor Utama ………………………………. 3.2 Gambar dan Dokumen Kontrak di Lapangan …………………………………………… 3. 3.6.2 Penggunaan Peralatan dan/atau Fasilitas kain (jika ada) secara bersama dengan Sub Kontraktor lainnya ………………………………………………………………………………………………… .3 Penggunaan Peralatan Kontraktor Utama dan/atau Fasilitas lain (jika ada) secara khusus oleh Sub Kontraktor Yang Ditunjuk …………………………………………………………… 1.1 Penggunaan Perancah dan/atau Pekerjaan Sementara oleh Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ………………………………………………………………………………………………… ………………… 1. PERANCAH dan/atau PEKERJAAN SEMENTARA.. PERLATAN KONTRAKTOR UTAMA dan /atau FASILITAS LAIN(Jika Ada) 1.3. 4.2 Kewajiban dan Tanggung Jawab Sub Kontraktor Yang Ditunjuk Dalam Pelaksanakan pekerjaan ………………………………………………………………………………………………… …… 1. Peralatan dan/atau Fasilitas lain (jika ada) oleh Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ……………………. 1.4 Urutan Prioritas Keberlakuan dan Penafsiran atas Dokumen…………………………….4 Akibat yang mungkin terjadi pada saat pelanggaran Kontrak ini……………………….4 Penggantian akibatpenyalhgunaan Perancah dan/atau Pekrjaan Sementara..

Kepatuhan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk terhadap Ketentuan dan Peraturan yang berlaku …………………………………………………………………………………….. 7. 6.6Berita Acara Serah Terima Pertama Pekerjaan……………………………………………………… 7. 7. WAKTU MULAI PELAKSANAAN DAN PENYELESAIAN 7. 9.1Jam Kerja Proyek. 9. PEKERJAAN DI LAPANGAN PROYEK (SITE) DAN JALAN MASUK 6.1Perintah (Instruksi) dan Keputusan berdasarkan Kontrak Utama ………………………. 8..6.2Penguasaan Lapangan (Site) dan Jalan masuk (Akses) ke Proyek ………………………. Waktu Penyelesaian Sub Kontraktor Yang Ditunjuk… 7. PERUBAHAN – PERUBAHAN ATAU PEKERJAAN TAMBAH KURANG………………………. 9.2Perpanjangan Waktu Penyelesaian Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ……………………… 7.1Mulai Pelaksanaan Pekerjaan.4Pekerja Harian …………………………………………………………………………………………… …… . . 8.2 Kewajiban-kewajiban yang Belum Terpenuhi …………………………………………….7Berita Acara Serah Terima Kedua Pekerjaan ………………………………………………………..6.3Kewajiban Kontraktor Utama untuk memberitahukan ………………………………………… 7.1 Syarat-Syrata Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pertama Pekerjaan.2Perintah (Instruksi) Perubahan ……………………………………………………………………….3Kewajiban Sub Kontraktor Yang Ditunjuk untuk memberikan Akses pada Paket Pekerjaan Sub Kontrak ……………………………………………………………………………………….. 7..1Perubahan –perubahan atas Perintah )Instruksi) dari Pemberi Tugas dan/atau Kontraktor Utama …………………………………………………………………………………………… … 9. 7. 9... 7.5Pelanggaran dan Denda ………………………………………………………………………………………. 6.2Perintah (Instruksi) berdasarkan Sub Kontrak untuk Sub Kontrak Yang Ditunjuk ..3Perubahan-perubahan yang dilakukan atau diusulkan oleh Sub Kontraktor Yang Ditumjuk …………………………………………………………………………………………… …………….4Kemajuan Pekerjaan ……………………………………………………………………………………………. PERINTAH (INSTRUKSI) DAN KEPUTUSAN 8.6.

2 Pengecualian …………………………………………………………………………………………... 121.2 Biaya Pengujian yang tidak disebutkan dalam Spesifikasi teknis ….2.3 Ganti Rugi oleh Kontraktor Utama/Pemberi Tugas ……………………………….3 Penyingkiran Perlatan dll ……………………………………………………………. PEMEBERITAHUAN DAN TUNTUTAN 11.10....1 Pemberitahuan ……………………………………………………………………………………………….1 Kerugian mengenai Manusia dan Harta Benda………………………………………… 13.3 Pemeriksaan Pekerjaan sebelum ditutup ……………………………………. 10. 121. .5 Bahan dan Perlatan yang disediakan Pemberi Tugas ………………….2. 12. 13.2.3 Kendali Mutu …………………………………………………………………………………………… 13. 11. 12. 12.2.3 Akibat dari Kelalaian untuk memberitahukan ……………………………………………….1 Persamaan ketentuan ………………………………………………………………………………….4 Pembukaan kembali dan Pembuatan Lubang Pemeriksaan ………… 12.1 Mutu Bahan.1 Tata cara Penilaian ……………………………………………………………………………………….4 Jumlah (Volume) Perkiraan dan Jumlah (Volume) Terlaksana……………………. PERALATAN. GANTI RUGI 13.. PEKERJAAN SEMENTARA DAN BAHAN SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK 12.2. 10.2 Tanggung Jawab Kerusakan Peralatan ………………………………………….2 Tuntutan ………………………………………………………………………………………………… ……. 12.2 Penilaian terhadap Perubahan Pekerjaan……………………………………………………. PENILAI PERUBAHAN – PERUBAHAN ATAU PEKERJA TAMBAH KURANG………………. 12.1 Penggunaan Semata-mata untuk Pekerjaan ………………………… 121..2 Bahan dan Mutu Pekerjaan ………………………………………………………………………. 10. 11. 12. Mutu Pekerjaan Pengujian ………………………………………… 12. 11.3 Penilaian mengacu pada pengukuran berdasarkan Kontrak Utama ………… 10.

ASURANSI 15.... 14.2 Pengjuan Pembayaran Bukanan Kontraktor Utama …………………………… 16......... 14...2 Pembayaran setelah Pengakhiran Pekerjaan ………………………………………………………….4 Pembayaran Retensi …………………………………………………………………………………………. Penahanan atau Pengguhan Pembayaran. PEMBAYARAN 16.1 Pengakhiran Sub Kontrak……………………………………………………………………………………… 18.3 Bukti Asuransi.... 15. 17. PEKERJAAN YANG BELUM TERSELESAIKAN DAN CACAT ………………………………… 14. Paket Pekerjaan Sub Kontrak atas resiko Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ….. Bunga Interest … 16. 14. KELALAIAN SUB KONTRAK YANG DITUNJUK 18..6 Penghentian Tanggung Jawab Kontraktor Utama ……………………………………………………… 17....1 Kewajiban Sub Kontraktor Yang Ditunjuk untuk Mengasuransikan ……………… 15..2 Kewajiban Pemberi Tugas Mengasuransikan Pekerjaan ... 16.4 Pekerjaan Cacat yang diakibatkan oleh Tindakan atau Kelalaian Kontraktor Utama...2 Masa Pemeliharaan …………………………………………………………………………………..1 Pengajuan Pembayaran Bulanan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ………… 16.1 Kewajiban Sub Kontraktor Yang Ditunjuk sebelum Serah Terima Pertama .... 15....3 Waktu Pembayran.14.2 Hak dan Kewajiban Kontraktor Utama dan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk pada saat . 18..... 16.....3 Pengakhiran Perjanjian Pemborongan (Kontrak) sebagai akibat dari pelanggaran Sub Kontraktor Yang Ditunjuk …………………………………….. 14. PENGAKHIRAN PERJANJIAN PEMBORONGAN (KONTRAK) 17.1 Pengakhiran pekerjaan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk ……………………………………………… 17..5 Pembayaran Akhir Nilai Kontrak dan Jumlah lain kepada Sub Kontraktor Yang Ditunjuk.......3 Kewajiban Sub Kontraktor Yang Ditunjuk setelah Serah Terima Pertama... 16.5 Sub Kontraktor Yang Ditunjuk Ggal Mengadakan Perbaikan …………………. Tindakan yang dapat dilakukan pada saat gagal untuk mengasuransikan ……………….....

22.......1 Pembatasan keberlakuan Mata Uang ……………………………………………………………… 22.....1 Kenaikan atau Penurunan Harga ……………………………………………………………………… 21..1 Menyampaikan Pemberitahuan dan Instruksi ………………………………………………… 20.1 Penyelesaian secara Musyawarah dan Melalui Pengadilan Negeri 19.. PERUBAHAN HARGA DAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN 21.. 20. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 19...Pengakhiran ………………………………………………………………………………………………… ………. 19..2 Nilai Tukar Mata Uang ……………………………………………………………………………………… PASAL 1 – Definisi 1...1 Istilah-Istilah dan Arti Kata ...2 Perselisihan berkenan dengan atau timbul dari Kontrak Utama mengenai atau berkaitan dengan Pekerjaan Sub Kontrak …………………………………. PEMBERITAHUAN DAN PERINTAH (INSTRUKSI) 20.2 Pergantian Alamat……………………………………………………………………………………… …… 21.2 Perubahan Peraturan Perundang-undangan …………………………………………………….. MATA UANG DAN NILAI TUKAR 22....

Di dalam kontrak ini.1.7 Quantity Surveyor Adalah Pihak yang diangkat oleh Pemberi Tugas untuk bertugas dalam pengawasan dan pengendalian Biaya Proyek agar dalam hal pengguaannya tidak menyimpang dari perencanaan semula dan diantaranya juga bertugas menyiapkan ketentuan Administrasi Dokumen Tender termasuk Bills of Quantities (BQ) dan Dokumen Kontrak. 1. 1.1 Proyek Berarti pekerjaan yang dikehendaki oleh Pemberi Tugas untuk direncanakan dan dilaksanakan oleh pihak lain atau wakilnya yang ditunjuk. Pasal ini). 1.1.2 Pemberi Tugas Berarti Pihak yang menghendaki suatu pekerjaan dilaksanakan oleh pihak lain sehubungan dengan kepentingannya aas hasil pekerjaan tersebut. kata-kata dan istilah-istilah mempunyai arti sebagaimana dijelaskan dibawah ini. 1.6 Konsultan Perencana Struktur Adalah Pihak yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas untuk bertindak selaku Perencana Mekanikal dan Elektrikal. 1. Struktur. 1. dalam batas-batas yang telah ditentukan baik teknis maupun administratif. dalam batas-batas yang telah ditentukan baik teknis maupun administratif.4. kecuali ditentukan lain.1. mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan ini di lapangan pada batas-batas yang telah ditentukan baik teknis maupun administratif. Mekanikal dan Eletrikal yang dilakukan oleh Konsultan-Konsultan yang terlibat dalam proyek ini.1. atau Wakilnya yang ditunjukdalam Pekerjaan ini.1.1.3Direksi Pengawas Adalah Pihak yang diangkat oleh Pemberi Tugas untuk bertindak sepenuhnya membantuatau mewakili Pemeri Tugas dalam memimpin.1.4 Staf Direksi Pengawas Adalah Wakil dari Direksi Pengawas yang bertanggung jawab untuk melaksanakan seluruh tugas Direksi.1. Pekerjaan ini di bawah koordinasi Konsultan Perencana Arsitektur ( ayat 1. . maka kesemuanya harus diartikan sebagai berikut: 1.5 Konsultan Perencana Struktur Adalah Pihak yang ditunjuk oleh Pemberi Tugas untuk bertindak selaku Perencana (Designer) dan mengkoordinir dalam perencanaan Pekerjaan Arsitektur. Interior.

Volume dan harga satuan yang terdapat dalam Dokumen-dokumen Tender dan Kontrak. 1. 1. 1.9 Panitia Tender Adalah sebuah Panitia/Tim Proyek yang terdiri dari Manajer Proyek atau wakilnya yang menangani tender proyek ini dengan dibantu oleh para Konsultan.10 Peserta Tender Adalah Pihak yang telah diberi Surat Perintah Kerja oleh Pemberi Tugas serta telah menandatangani Surat Perjanjian Pemborongan dengan Pemberi Tugas pada perjanjian Kontrak Utama.8 Komite Tender Adalah Komite yang ditunjuk atau diangkat oleh Pemberi TUgas untuk mengawasi pelaksanaan Tender.1.14 Pekerjaan Berarti seluruh pekerjaan termasuk pekerjaan Sementara atau Persiapan dan Pembersihan terakhir yang harus dilaksanakan sesuai dengan Perjanjian Pemborongan.1. yang semuanya bertujuan agar seluruh pelaksanaan dapat berjalan lancer.11 Kontraktor Utama Berarti Pihak yang telah diberi Surat Perintah Kerja oleh Pemberi Tugas serta telah mendatangani Surat Perjanjian Pemborongan dengan Pemberi Tugas pada perjanjian Kontrak Utama. Spesifikasi Teknis.15 Dokumen Tender Adalah Surat Penawaran. 1. 1.16 Bills of Quantities atau BQ Adalah Daftar Uraian Pekerjaan.12 Sub Kontraktor Yang Ditunjuk Berarti Pihak yang penawarannya telah diterima dan telah ditunjuk oleh Pemberi Tugas dan Kontraktor Utama melalui Surat Penunjukan.1.1. dilaksanakan tepat waktu sesuai spesifikasi dan biaya yang telah ditetapkan. 1. diberi Surat Perintah Kerja oleh Pemberi Tugas serta telah menandatangani Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) dengan Pemberi Tugas pada Perjanjian ini. 1.1.13 Wakil Berarti seseorang yang diangkat secara resmi untuk melaksanakan tugas sesuai bidang dan lingkup tanggung jawabnya.1.1.1.1. Syarat-syarat Administrasi Tender dan Syarat-Syarat Kontrak. 1. Gambar-gambar Tender dan Bills of Quantity (BQ) serta Risalah Rapat Tender dan BA Negosisasi. Harga .1.

Spesifikasi Teknis Pelaksanaan dan Bills of Quantity.1. 1. Syarat-Syarat Kontrak dan Spesifikasi Teknis Adalah bagian dari Dokumen Tender yang menjelaskan mengenai Ketentuan Tender.20 Gambar-Gambar a.17 Syarat-Syarat Administrasi Tender. Shop Drawing (Gambar Kerja) Adalah gambar yang dibuat Sub Kontraktor Yang Ditunjuk lengkap dengan detailnya berdasarkan Gambar Pelaksanaan yang diminta oleh Direksi Pengawas untuk memudahkan pelaksanaan pekerjaan.18 Kontrak Berarti ikatan persetujuan dengan pasal-pasal Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) antara Pemberi Tugas dan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk. Gambar Tender Berarti gambar-gambar yang diapakai sebagai dasar pembuatan Daftar Uraian danPerhitungan Volume Pekerjaan (BQ) dan gambar-gambar yang didapat selama masa Tender yang menjadi dasar perhitungan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dalam mengajukan Penawaran pada Tender Pekerjaan ini. c. 1. adalah dasar harga yang dipakai untuk menghitung biaya pekerjaan tambah atau kurang. Syarat-Syarat Kontrak Sub Kontraktor Yang Ditunjuk.1. .1.19 Harga Kontrak/Harga Pekerjaan Berarti jumlah harga borongan kesuruhan dari pekerjaan yang tersebut dalam surat penawaran dan telah disetujui oleh Pemberi Tugas dalam Surat Perintah Kerja dan disahkan dalam Kontrak.satuan dalam BQ dan Kontrak. b. 1. 1. dalam melaksanakan pekerjaan ini dan termasuk di dalamnya Dokumen Kontrak serta segala sesuatu yang merupakan kelengkapannya. Gambar Kontrak Berarti gambar-gamabar yang menjadi bagian Dokumen Kontrak termasuk perubahan-perubahan dari gambar tender yang disetujui.1. d. Gambar Pelaksanaan Berarti gambar-gambar yang diterima Sub Kontraktor Yang Ditunjuk lengkap dengan detailnya berdasarkan Gambar Pelaksanaan yang diminta oleh Direksi Pengawas untuk memudahkan pelaksanaan pekerjaan.

1.21 Spesifikassi Berarti spesifikasi yang dibuat Sub Kontraktor Yang Ditunjukn lengkap dengan detailnya berdasarkan Gamab 1. perintah dan sebagainya Berarti segala persetujuan.e. As Built Drawing (Gambar Terlaksana) Adalah gambar yang dibuat Sub Kontraktor Yang Ditunjuk berdasar kenyataan pekerjaan yang terlaksanakan.00. Dana bersyarat (Provisional Sum) ini dapat digunakan . Volume dan Harga Satuan (Bills of Quantities) untuk pekerjaan tertentu atau pasokan barang.26 Hari Libur Adalah hari Minggu dan hari libur yang diumukan oleh Pemerintah Republik Indonesia. 1.00 sampai dengan 17. 1. bahan atau jasa tertentu.1. hari-hari besar. 1.1. ataupun hari-hari libur lainnya. 11. tanpa mengurangi hari Minggu.24 Persetujuan.25 Hari Berarti seluruh hari dalam kalender.1.1.28 Dana Bersyarat (Provisional Sum) Adalah sejumlah uang yang tercakup dalam kontrak dan tertera dalam Daftar Uraian Pekerjaan.1. 1.23 Lapangan Pekerjaan Berarti daerah atau tempat lainnya dimana pekerjaan dilaksanakan. penyelesaian dan pemeliharaaan pekerjaan.22 Pekerjaan Sementara Berarti semua pekerjaan maupun fasilitas yang dibangun sementara untuk menunjang pelaksanaan.00 dan Sabtu pukul 08.27 Jam Kerja Normal Adalah Senin sampai dengan Jumat pukul 08. 1. atau daerah atau tempat lainnya yang ditunjuk oleh Direksi Pengawas untuk maksud-maksud sesuai dengan kontrak. penolakan.00 sampai dengan 14.1. penolakan atau perintah yang diberikan secara tertulis oleh Pemberi Tugas atau Direksi Pengawas melalui Kontraktor Utama. 1. ditolak.

dapat dianggap sebagai perintah (instruksi) sesuai dengan pasal ini. apabila tidak disebutkan secara jelas maka. PASAL 2 – KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB SUB KONTRAKTOR YANG DITUNJUK 2. Konfirmasi tertulis atas Perintah (instruksi) lisan dari Kontraktor Utama. Persetujuan.5 Biaya Kata biaya harus dianggap meliputi biaya umum (overhead) baik di dalam atau di luar lapangan. “Pengesahaan”. Persetujuan. sebagian atau tidak sama sekali menurut pengarahan Pemberi Tugas.2 Pemahaman Kata-kata yang berarti seseornag atau pihak-pihak harus termasuk badan usaha atau Perusahaan dan segala bentuk organisaasi yang mempunyai kapasitas hokum. Maka Penegasan (konfirmasi) tersebut dapat dianggap sebagai Perintah (instruksi) dari Kontraktor Utama. kesungguhan dan mematuhi ketentuan Kontrak. ijin. baik sebelum atau sesudah pelaksanaan perintah (instruksi). Pengesahaan dan Ketetapan Dimanapun dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. maka Sub Kontraktor Yang Ditunjuk wajib memeatuhi perintah (instruksi) tersebut. Persetujuan. menyelesaikan dan memperbaiki . melakukan penegasan (konfirmasi) tertulis atas Perintah (instruksi) lisan dari Kontraktor Utama dan Penegasan (konfirmasi) tersebut tidak dapat disangkal/dibantah secara tertulis dalam waktu 7 (tujuh) hari oleh Kontraktor Utama. ijin. “Berita Acara”. Suatu Pemberitahuan.seluruhnya. Pengesahaan dan Ketetapan oleh sesorang. 1. Persetujuan. 1. Jika Kontraktor Utama mempertimbangkan diperlukan adanya perintah(instruksi) lisan. Berita Acara. Pengesahaan dan Ketetapan harus dibuat secara tertulis dan kata0kata “Pemberitahuan”. 1. melaksanakan. Berita Acara. dan “Ketetapan” harus ditahsirkan sesuai dengan makna sebenarnya. “Ijin”. 1. ijin.4 Perintah (Instruksi) Tertulis Pemberitahuan-pemberitahuan dan perintah-perintah dari Pemberi Tugas dan Kontraktor Utama kepada Sub Kontraktor Yang Ditunjuk. merancang (sesuai dengan ruang lingkup yang ditetapkan dalam kotrak). Berita Acara. maka Pemberitahuan. dilakukan secara tertulis dan dapat dikirim melalui pos atau diberikan langsung melalui jasa pengiriman. Apabila Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dalam waktu 7 (tujuh) hari . ijin. Berita Acara.3 Pemberitahuan. Pengesahaan dan Ketetapan secara wajar tidak boleh ditahan atau ditunda.1 Kewajiban dan Tanggung Jawab Umum Sub Kontraktor Yang Ditunjuk sesuai dengan keahliannya. kondisi penerbitan Pemberitahuan.

menyediakan tenaga kerja. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus memberitahukan kepada Kontrakto Utama ketika ditemukan kesalahan. kehilangan-kehilangan pada pekerjaan. mengevaluasi Kontrak ini dan/atau Kontrak Utama dan dalam pelaksanaan Paket Pekerjaan Sub Kontrak ini. Sub Kontraktor Yang Ditunjukharus bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan dari saat dimulainya sampai penyelesaian pekerjaan. kekurangan. Jaminan Pelaksanaan ini harus tetap berlaku penuh sampai 3 (tiga) . baik yang bersifat sementara maupun tetap yang diperlukan untuk pelaksanaan. Jaminan Pelaksanaan (1) Sesudah menerima Surat Penunjukan. Di dalam hal terjadinya kerusakan-kerusakan. penyelesaian dan perbaikan tersebut. serta semua hal-hal lain. maka Sub Kontraktor Yang Ditunjuk atas biaya sendiri harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada Pemberi Tugas dalam jumlah dan pada waktu yang sesuai dengan yang dinyatakan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak pasal2. 2.Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam Kontrak atau yang secara wajar dapat disimpulkan dari ketentuan Kontrak.2 JAMINAN 2. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk wajib memberitahukan setiap saat atas semua pekerjaan yang akan dilaksanakan dan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Direksi Pengawas dan/atau Pemberi Tugas melalui Kontraktor Utama. bahan-bahan.2. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk atas biayanya sendiri harus mengadakan perbaikanperbaikan sehingga pada saat penyelesaian atau penyerahan pekerjaan harus berada dalam kondisi yang baik sesuai Syarat-Syarat Kontrak dan Perintah (instruksi) dari Kontraktor Utama dan/atau Direksi Pengawas.1. Peralatan. pengangkutan kea tau dari Lapangan dan di dalam dan di sekitar Pekerjaan.1. Di samping itu Sub Kontraktor Yang Ditunjuk wajib sedini mungkin memberitahukan segala kemungkinan yang menyangkut pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Gambar dan Spesifikasi Teknis yang telah ditetapkan dan disetujui oleh Direksi Pengawas terhadap pelaksanaan di lapangan nantinya. kelalaian atau cacat lainnya dalam perencanaan atau spesifikasi teknis untuk pekerjaan Kontrak ini pada saat Sub Kontraktor Yang Ditunjuk. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus juga memperbaiki segala kerusakan (atas biayanya sendiri) yang diakibatkan oleh dirinya sendiri pada waktu melaksanakan pekerjaan untuk tujuan memenuhi kewajiban-kewajibannya seperti tersebut dalam Pasal 2 Kontrak ini.2. Dan persetujuan yang diberikan oleh Direksi Pengawas tidak melepaskan tanggung jawab Sub Kontraktor Yang Ditunjuk jika terjadi kesalahan pada kesalahannya.

2. jaminan lain atau jaminan pelengkap yang diwajibkan oleh Pemberi Tugas apabila: (1) Penjaminan tidak lagi dapat disetujui oleh Pemberi Tugas. Jaminan tersebut harusdengan persyaratan yang disetujui oleh Pemberi Tugas dan dikeluarkan Bank Devisa Pemerintah atau Swasta yang disetujui Pemberi Tugas dan harus dibuat sesuai dengan bentuk yang disediakan untuk keperluan tersebut dalam Dokumen Kontrak Bab II. kemantapan dan keselamatan semua kegiatan lapangan dan metode konstruksi. Jaminan itu harus berlaku sampai dengan Serah Terima Pekerjaan Pertama.3 PENGAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA Sub Kontrakto Yang Ditunjuk harus bertanggung jawab atas kecukupan. 2. maka Pemberi Tugas berhak membatalkan penunjukan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk tanpa tanggungan apapun kepad Sub Kontraktor Yang Ditunjuk.bulan setelah dikeluarkannya Sertifikat Serah Terima Pekerjaan Pertama. 2. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk mengundurkan diri.1 Pasal ini dalam waktu yang telah ditetapkan.2 Kegagalan Mennyediakan Jaminan Apabila SubKontraktor Yang Ditunjuk tidak dapat menyediakan jaminan tersebut dalam Ayat 2. (2) Harga Kontrak ternyata bertambah cukup besar setelah jaminan itu diberikan.3 Lampiran D atau bentuk lain yang disetujui Pemberi Tugas dan tercantum dalam syarat khusus kontrak. serta mengambil tindakan yang dianggapnya terbaik. (3) Jaminan Pelaksanaan akan menjadi milik Pemberi Tugas . atau tidak memulai pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan dan jadwal waktu yang telah disetujui Pemberi Tugas.2. 2. (2) Jaminan Pelaksanaan harus diserahkan paling lambat 14 (empat belas) hari setelah Surat Perintah Kerja/SPK dikeluarkan oleh Pemberi Tugas. maka Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus memberikan Jaminan Uang Muka dengan nilai sebesar uang muka yang akan dibayarkan.2. apabila tanpa alasan yang dapat diterima oleh Pemberi Tugas. 2. Jaminan Lain dan Jaminan Pelengkap Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus menyediakan jaminan tambahan.3 Jaminan Tambahan. memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan seluruh personil di lapangan dan menjaga Lapangan Proyek (sejauh wilayah/bagian .4 Jaminan Uang Muka Jika Sub Kontraktor Yang Ditunjuk mengajukan permintaan pembayaran uang mika dan ketentuan tentang uang muka tersebut terdapat di dalam Kontrak.2. atau.

(4) Mengawasi buruh. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dengan biaya sendiri menyediakan dan memelihara penerangan. pemesanan dan pengiriman (delivery) barang dan peralatan. memelihara dan mengkoordinir keamanan dan ketertiban di dalam lokasi proyek. pemasukan dan persetujuan gambar kerja ( shop drawing). (5) Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus menyediakan alat pemadam api portable yang cukup ditempatkan pada lokasi penting yang rawan kebakaran. (2) Jadwal Rencan Kerja tersebut harus mencatumkan jadwal waktu dibuat dan disusun secara rinci sehingga dapat menjelaskan dan memperlihatkan secara tepat kegiatan tiap minggunya saat mulai dan . (2) Mewajibkan seluruh btenaga kerja dan karyawan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk menggunakan topi pengaman dan tanda pengenal di lingkungan proyek. pemagaran dan penjagaan.4 Jadwal Rencan Kerja (1) Tidak lebih dari 7 (tujuh) hari setelah dikeluarkannya Surat Perintah Kerja. serta mengadakan hubungan baik dengan Pori setempat(Polsek). tenaga kerja dan karyawan yang dipekerjakan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk yang menginap di dalam areal proyek. 2. demi kebaikan pelaksanaan Pekerjaan. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus menyerahkan kepada Kontraktor Utama untuk disetujui suatu Jadwal Rencana Kerja yang menunjukan prosedur. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk bertanggung jawab. pengaturan dan pengaturan alat-alat pelaksanaan. metode dan tata cara yang diusulkan untuk melaksanakan pekerjaan termasuk pekerjaan persiapan. pemasukan dan persetujuan contoh bahan yang digunakan. antara lain dengan mengatur hal-hal berikut : (1) Mencatat Kartu Tanda Penduduk (KTP) seluruh tenaga kerja dan karyawan yang dipekerjakan oleh Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dan memberikan kartu tanda pengenal kepada yang bersangkutan. pembuatan contoh (mock up). (3) Menempatkan tenaga satpam yang terdaftar di Komando Daerah Kepolisian. pengujian akhir system atau utilitas dan juga harus menunjukkan tanggal penyelesaian akhir pekerjaan sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan atau mungkin pada tanggal lebih awal. demi perlindungan Pekerjaan atau keselamatan dan keamanan umum dan lain-lain. termasuk kerja malam. Terkecuali untuk keperluan khusu dengan seiijin Pemberi Tugas atau Kontraktor Utama dan di bawah pengawasan Satpam.tersebut termasuk dibawah kendalinya) dan Pekerjaan (sejauh belum diselesaikan atau belum dipergunakan oleh Pemberi Tugas) dalam kondisi baik dan layak. pengawasan. untuk menjaga keamanan proyek selama 24 (dua puluh empat) jam sehari. pada waktu dan di tempat yang diperlukan atau diwajibkan oleh Direksi Pengawas dan/atau Kontraktor Utama.

Sub Kontraktor Yang Ditunjuk tidak diperbolehkan melakukan perubahan tanpa persetujuan Kontraktor Utama dan Direksi Pengawas. melakukan segala pengawasan yang perlu selama pelaksanaan. harus selalu berada di Lapangan Pekerjaan (Proyek) dan harus memberikan seluruh waktunya untuk pengendalian Pekerjaan. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk atau wakilnya yang cakap dan diberi wewenang serta disetujui oleh Direksi Pengawas. untuk pemenuhan kewajiban Sub Kontraktor Yang Ditunjuk berdasarkan Kontrak selama Kontraktor Utama menganggap perlu. Setelah rencana kerja tersebut disetujui. Pengajuan kepada dan persetujuan oleh Kontraktor Utama dan Direksi Pengawas untuk rencana kerja tersebut tidak membebaskan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dari kewajibannya yang ada di dalam kontrak. 2. Apabila persetujuan atas wakil tersebut ditarik kembali oleh Direksi Pengawas. (3) Berdasarkan Jadwal Rencana Kerja tersebut harus disiapkan perkiraan arus kas (cash flow forecast) yang secara rinci memperlihatkan perkiraan seluruh pembayaran kepada Sub Kontraktor Yang Ditunjuk sesuai dengan ketentuan pembayaran yang ada pada kontrak dan ini merupakan bagian dari rencana kerja yang harus diserahkan oleh Sub Kontraktor Yang Ditunjuk kepada Pemberi Tugas. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus secepat mungkin memindahkan wakil tersebut dari Pekerjaan setelah menerima pemberitahuan tertulis mengenai penarikan kembali tersebut dan tidak boleh mempekerjakan lagi di Pekerjaan dalam tugas apapun dan harus menggantinya dengan orang lain yang disetujui oleh Direksi Pengawas. 2. penyelsaian dan perbaikan Pekerjaan dan sesudahnya. Wakil yang diberi kuasa atas nama Sub Kontraktor Yang Ditunjuk tersebut harus menerima pengarahan dan instruksi dari Direksi Pengwas dan/atau Kontraktor Utama.1 Pengawas dan Wakil Sub Kontraktor Yang Ditunjuk Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus mengadakan. menyediakan semua tenaga pengawasan Pekerjaan.5.5.2 Staf Profesional Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus mempekerjakan tenaga ahli asing.5.5 Pelaksanaan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk 2. 2. maka Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus mempekerjakan staf professional yang berpengalaman dan berkemampuan yang cocok untuk dipekerjakan pada Pekerjaan. (4) Keseluruhan rencan kerja tersebut harus mendapat persetujuan Kontraktor Utama dan Direksi Pengawas.selesainya tiap kelompok atau jenis pekerjaan tertentu dan dapat menunjukkan perbandingan antara rencana dan kondisi sebenarnya.3 Izin bagi Staf Ahli Asing . dengan ketentuan bahwa persetujuan tersebut sewaktu-waktu dapat ditarik kembali.

seperti kurangnya kemampuan teknis maupun manajerial. ukuran dan penjajaran (alignment) semua bagian Pekerjaan terhadap titik acuan tersebut diatas dan c) Penyediaan peralatan ukur. ukuran.5.5. Sub Kontrator Yang Ditunjuk harus dengan biaya sendiri memperbaiki kesalahan tersebut sesuai dengan Kontrak. penyelesaian. setengah terampil dan tidak terampil sesuai keperluan untuk pelaksanaan. b) Ketepatan letak ketinggian.4 Tenaga Kerja Sub Kontraktor Ditunjuk Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus menyediakan dan mempekerjakan di Lapangan \ sehubungan dengan pelaksanaan. ketinggian. mandor dan kepala tukang yang cakap dalam melakukan pengwasan yang tepat untuk pekerjaan yang memerlukan pengawasan mereka. pengawas. atau penjajaran suatu bagian Pekerjaan. maka jika diwajibkan oleh Direksi Pengawas. (2) Tenaga kerja terampil. bahwa wakil Sub Kontraktor Yang Ditunjuk tidak dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik. perlengkapan dan tenaga kerja yang perlu sehubungan dengan pematokan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus bekerja sama dengan Direksi Pengawas serta menyediakan semua fasilitas yang diperlukan oleh Direksi Pengawas sehingga dapat memeriksa pematokan yang telah dilakukan oleh Kontraktor Utama. Pemeriksaan pematokan atau . kerjasama yang kurang baik atau sering tidak mengindahkan perintah Kontraktor Utama dan Direksi Pengawas. penyelesaian dan perbaikan Pekerjaan yang sesuai dan tepat pada waktunya.5 Penggantian Wakil Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dan Tenaga Kerja Wakil dari Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dapat diganti atas perintah Direksi Pengawas bilamana terbukti.5. Apabila pada suatu waktu selama berlangsungnya Pekerjaan. kepada Direksi Pengawas melalui Kontraktor Utama dengan format sebagaimana yang diwajibkan untuk pendaftaran dan persetujuan dari instansi yang berwenang 2. ternyata terdapat kesalahan mengenai letak.6 Pematokan (Setting Out) Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus bertanggung jawab atas : a) Pematokan yang tepat dan benar yang berkaitan dengan titik koordinat dan ketinggian acuan awal yang diberikan oleh Direksi Pengawas secara tertulis. 2. profesi serta pengalaman tenaga ahli asing yang akan dipekerjakan. maka Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus mengajukan rincian lengkap kualifikasi.Apabila Sub Kontraktor Yang Ditunjuk akan mempekerjakan tenaga ahli asing. 2. dan perbaikan Pekerja : (1) Tenaga pelaksana teknis yang terampil dan berpengalaman dalam bidangnya.

5. kecuali jika jenis pekerjaan atau Dana Bersyarat yang berkenan dengan pekerjaan tersebut sudah dicantumkan Bills of Quantity. puing-puing dari sisa bongkaran maupun sisa-sisa reruntuhan bangunan dan segala macam pekerjaan sementara dan membuat seluruh lapangan dan pekerjaannya rapih. maka Kontraktor Utama secara sepihak akan menunjuk pihak lain untuk melakukan pembersihan tersebut dan semua biaya dan akibat yang timbul menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari Sub Kontraktor Yang Ditunjuk. 2. papan bangun. 2. Maka kewajiban tersebut harus diperintahkan secara tertulis dan harus dianggap sebagai pekerjaan tambahan berdasarkan ketentuan Syarat-Syarat Umum Kontrak Pasal 9 (Perubahan-perubahan atau Pekerjaan Tambah Kurang). Untuk melaksanakan kebijakan ini Pemberi Tugas memberi batasan arti istilah-istilah yang akan digunakan di dalam pasal-pasal ini : .pemeriksaan koordinat atau ketinggian yang dilakukan oleh Direksi Pengawas tidak membebaskan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus dengan seksama melindungi dan memelihara semua patok tetap.8 Pembersihan lapangan dan penyelesaian pekerjaan Sub Kontraktor YANG Ditunjuk harus menjaga kebersihan lapangan pekrjaan/proyek.5. kotoran-kotoran. dengan mengikuti ketentuan Syarat Umum Kontrak Utama. patok sementara dan lain-lain yang digunkan dalam pematokan Pekerjaan. Sub Kontraktor Yang Ditunjuk harus selalu menjaga kebersihan lapangan terhadap semua alat-alat pelaksanaan. 2) Apabila Perintah pembersihan dari Kontraktor Utama setelah 3 (tiga) kali berturut-turut tidak diindahkan oleh Sub Kontraktor Yang Ditunjuk dalam batas waktu yang diberikan. Direksi Pengawas mewajibkan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk melakukan pengeboran atau melakukan panggalian untuk penyelidikan. bersih sebagaimana ditentukan Kontraktor Utama. kelebihan material.5.9 Praktek-Praktek Korupsi.7 Pengeboran dan Penggalian untuk Penyelidikan Apabila pada suatu waktu selama Pelaksanaan Pekerjaan. Penipuan dan Penggelapan Pemberi Tugas mensyaratkan Sub Kontraktor Yang Ditunjuk memperhatikan dan menerapkan etika yang tinggi pada waktu melakukan pengadaan dan pelaksanaan Pekerjaan sesuai dengan ikatan Perjanjian Pemborongan (Kontrak). 2. dengan memperhatikan: 1) Ketika melaksanakan pekerjaan dan pada saat penyelesaian pekerjaan.

hadiah. memberikan. persen atau komisi dalam bentuk apapun . wakilnya atau pekerja-pekerjanya menawarkan atau menyetujui untuk menawarkan atau memberikan suap.“Praktek korupsi” artinya perilaku menawarkan. menerima atau mengupayakan segala sesuatu yang terencana sedemikian rupa sehingga dapat mempengaruhi suatu keputusan Wakil Pemberi Tugas yang sedang terlibat di dalam proses pengadaan atau sedang terlibat dalam pelaksanaan Kontrak. dan Apabila Sub Kontraktor Yang Ditunjuk atau Sub Kontraktornya.