Anda di halaman 1dari 36

BAB I

PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang
Sebagai mahasiswa sudah seharusnya mempersiapkan diri untuk
terjun langsung ke dalam dunia kerja, sesuai dengan bidangnya masing
masing. Dengan adanya Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dapat membentuk
pengalaman awal yang berperan untuk mengetahui implementasi dari ilmu
ilmu yang didapat selama perkuliahan dalam dunia kerja. Kuliah Kerja
Lapangan merupakan salah satu penilaian dan menjadi mata kuliah yang
wajib diikuti bagi setiap mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas
Teknik Universitas Sriwijaya.
Adanya kerjasama antara perguruan tinggi dan instansi/industri terkait
menjadi aspek yang sangat penting dalam mewujudkan Kuliah Kerja
Lapangan (KKL) ini, agar dapat membantu dalam menghasilkan sarjana
teknik yang bermutu dan memiliki standar yang tinggi, terutama bagi
Teknik Pertambangan.
Ada 2 perusahaan yang dikunjungi dalam kegiatan Kuliah Kerja
Lapangan pada tahun ini, yaitu : PT. Bukit Asam (Persero), Tbk Unit
Penambangan Tanjung Enim dan PT. Aneka Tambang. PT. Bukit Asam
(Persero), Tbk Unit Penambangan Tanjung Enim merupakan Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam kegiatan penambangan
batubara. PT. Aneka Tambang, khususnya yang bergerak di Unit Bisnis
Pertambangan Emas (UPBE) terletak di Gunung Pongkor, Desa Bantar
Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
I.2. Maksud dan Tujuan
Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah salah satu sarana bagi
mahasiswa untuk mencari informasi dan mengenal keadaan tambang yang
sesungguhnya. Tujuan lain dari kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
adalah memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk melihat aplikasi
dari teori yang disampaikan selama masa perkuliahan. Dengan adanya
kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri dalam
Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bukit Asam (Persero) | 1

menghadapi kondisi lapangan dan meningkatkan kualitas diri masing masing individu.
I.3. Batasan Masalah
Batasan masalah dari penulisan Laporan Kuliah Kerja lapangan
(KKL) ini adalah membahas mengenai aktivitas penambangan di PT. Bukit
Asam (Persero), Tbk Unit Penambangan Tanjung Enim
I.4. Metode Penulisan
Dalam penulisan dan penyusunan Laporan Kuliah Kerja Lapangan
(KKL) ini, penulis menerapkan metode wawancara, pengumpulan data
langsung di lapangan, dan studi literatur yang terkait di internet pada masing
masing website resmi perusahaan.

Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bukit Asam (Persero) | 2

BAB II
PROFIL PERUSAHAAN PT BUKIT ASAM (PERSERO), Tbk
UNIT PENAMBANGAN TANJUNG ENIM

II.1. Gambaran Umum PT. Bukit Asam (Persero), Tbk Unit Penambangan
Tanjung Enim
Perusahaan ini bernama lengkap PT. Bukit Asam (Persero) Tbk, yang
terletak di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara
Enim, Provinsi Sumatera Selatan. PT. Bukit Asam (Persero) Tbk,
mempunyai visi yaitu menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli
lingkungan dan mempunyai misi yaitu mengelola sumber energi dengan
mengembangkan kompetensi korporasi dan keunggulan insani untuk
memberikan nilai tambah maksimal bagi stakeholder dan lingkungan.
Arti adanya perusahaan PT. Bukit Asam (Persero) Tbk, yaitu untuk
mendedikasikan sumber daya energi untuk kehidupan yang lebih baik dari
dunia dan bumi. PT Bukit Asam (Persero) Tbk, berkomitmen untuk
mewujudkan visi, misi, dan nilai – nilai dari PTBA dan untuk mewujudkan
budaya perusahaan sebagai dasar dari keberhasilan jangka panjang. Adapun
nilai – nilai dari PTBA yaitu visioner, integritas, inovatif, professional, dan
sadar akan biaya dan lingkungan.
II.2. Lokasi Perusahaan dan Kesampaian Daerah
Lokasi wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Bukit Asam
(Persero), Tbk, terletak di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul,
Kabupaten Muara Enim dan sebagian terdapat di Kecamatan Merapi,
Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Secara geografis lokasi
pertambangan PT. Bukit Asam (Persero), Tbk Unit Penambangan Tanjung
Enim terletak pada 10313’00’’ BT – 103 36’10’’ BT dan 3 49’ 10’’ LS –
4 11’ 30’’ LS. Untuk lebih jelas, lihat gambar 2.1.

Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bukit Asam (Persero) | 3

1. Tbk. Bukit Asam (Persero). 2015) Lokasi pertambangan PT. Bukit Asam (Persero) | 4 . kemudian dilanjutkan perjalanan darat menggunakan kendaraan Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bangka Tj. Bukit Asam 5 TI 4 o Propinsi Lampung BandarLam pung (Persero) Tbk o o 5 o TARAHA JAKART N A 10 2o Legenda 10 3o 10 4o U 10 5o 10 6o Ibu Kota Provinsi Sungai Jalan Raya Kereta Api Batas Provinsi Skala 0 50 100 Km Gambar 2. Palembang menuju Muara Enim dengan jarak tempuh ±160 kilometer. Kemudian melalui rute darat yang menggunakan kereta api dari stasiun Kertapati. Kesampaian daerah PT. Tbk Unit Penambangan Tanjung Enim (Arsip Satker Eksplorasi Rinci PT. Batur ENIM aja Bengkulu 4 o Daerah garis putih merupakan WIUP PT. Apiapi 3 3 Palemb ang KERTAPA Api Api o Prabum ulih Muara Enim TJ. Bukit Asam (Persero).10 3o 10 2o 2 o Ja mbi 10 4o 10 5o 10 6o 2 o Propinsi Jambi P. Bukit Asam (Persero). Tbk Unit Penambangan Tanjung Enim (UPTE) dapat dicapai melalui dua alternatif perjalanan yaitu Rute darat menggunakan kendaraan roda empat dari kota Palembang menuju Tanjung Enim dengan jarak tempuh ± 200 kilometer.

metode penambangan yang dilakukan menggunakan metode lain yaitu metode penambangan tambang bawah tanah (underground mining). Tambang Batubara Bukit Asam (Persero).4.. Tbk. b. Bukit Asam (Persero) | 5 . II.3. untuk meningkatkan pengembangan industri pemerintah menggabungkan Perum Tambang Batubara dengan Perseroan yang kemudian pada tahun 1993 Pemerintah menugaskan Perseroan untuk mengembangkan usaha briket batubara sebagai langkah untuk mewujudkan kesadaran energy nasional. Pada 23 Desember 2002 Perseroan yang dalam hal ini merupakan PT. Bukit Asam (Persero). Kemudian pada tahun 1981. Visi dan Misi a. Visi “ Perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan”. karena adanya desakan dari pekerja Indonesia untuk mendesak pemerintah agar merubah status perusahaan tambang yang semula masih dalam bentuk perusahaan swasta menjadi pertambangan nasional. PN TABA berubah status menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT.roda empat menuju Tanjung Enim selama dua puluh menit. memiliki sejarah yang panjang sejak zaman penjajahan dan telah mengalami beberapa kali pergantian nama perusahaan. Pada tahun 1923 sampai 1940. Lokasi di Tanjung Enim yang menjadi lokasi pertama kali ditambang yaitu lokasi Tambang Air Laya. Lihat gambar 2. Produk batubara pertama kali dijadikan barang komersial yaitu pada tahun 1938. yang selanjutnya disebut perseroan. Pertambangan batubara pertama kali menggunakan metode penambangan terbuka. Pada tahun 1990. Misi Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Pada tahun 1950. resmi mencatatkan diri sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia dengan kode “PTBA”. maka Pemerintah RI mengesahkan pembentukan Perusahaan Negara Tambang Arang Bukit Asam (PN TABA).1. Pertambangan batubara yang ada di Tanjung Enim pertama kali dimulai pada tahun 1919 yang pada saat itu masih dalam masa penjajahan Belanda. Sejarah Pendirian Dalam perkembangannya PT Bukit Asam (Persero) Tbk. II. Tbk.

dan nama logo (teks perusahaan). Bukit Asam (Persero) | 6 . warna.5. biru. II. coklat kemerahan. yaitu. warna kuning kemerahan. dan tulisan pada logo PT. Bukit Asam. Visi : untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan.“Mengelola sumber energi dengan mengembangkan kompetensi korporasi dan keunggulan insani untuk memberikan nilai tambah maksimal bagi stakeholder dan lingkungan”. Logo Korporasi Logo Korporasi PT Bukit Asam (Persero) Tbk mengusung konsep brand ‘Huruf B’. dan tanda Simbol pada logo. tanda Ikon pada logo. Dan Misi : mengelola sumber energi dengan mengembangkan kompetensi korporasi dan keunggulan insani untuk memberikan nilai tambah maksimal bagi stakeholder dan lingkungan. Bukit Asam (Persero) Tbk. yaitu Garis lengkung. yaitu melambangkan Perusahaan energi batubara kelas dunia yang peduli terhadap lingkungan dan mempunyai corporate image yang professional. bentuk. dan Interpretasi filosofi secara semiotic pada logo PT. yaitu Huruf B yang ditransformasikan secara abstrak menjadi simbol matahari dan Tanah. tanda Indeks pada logo. Fisik dari logo yaitu ukuran. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.

74 juta ton.001-7. Nilai kalori batubara yang terdapat di Tambang Air Laya (TAL) berkisar antara 6. dan untuk cadangan tereka tidak ada. Batubara merupakan sumber energi dari bahan alam yang tidak akan membusuk. secara umum di Tambang Air Laya target penggalian untuk Overburden sebesar 2. Batubara dapat dimanfaatkan dalam berbagai jenis kegunaan diantaranya : a. Bukit Asam (Persero). Tambang Air Laya terbagi dalam dua wilayah yaitu Tambang Air Laya 1 dan Tambang Air Laya 2.7. II. Sebagai sumber energi bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara. terbentuk dari endapan. Tbk. tidak mudah terurai berbentuk padat. target penggalian Overburden sebesar 1. cadangan terunjuk 12.000 BCM dan target produksi batubara sebesar 588. batuan organik yang terutama terdiri dari karbon. Cadangan batubara total pada Tambang Air Laya sebesar 249.36 juta ton dengan rincian cadangan terukur sebesar 236.6. Cadangan dan Sumberdaya Tambang Air Laya (TAL) merupakan Tambang Batubara terbesar yang dioperasikan di PT Bukit Asam (Persero) Tbk Unit Pertambangan Tanjung Enim. Batubara dapat terbakar. Oleh karenanya rekayasa pemanfaatan batubara ke bentuk lain perlu dilakukan.000 ton.500 kkal/kg (adb). hidrogen dan oksigen. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Pada bulan Juni 2015. Bukit Asam (Persero) | 7 .000 ton dan secara khusus untuk di lokasi Suban yang merupakan bagian dari Tambang Air Laya 1. Bukit Asam (Persero).000 BCM dan target produksi batubara sebesar 250. Batubara terbentuk dari tumbuhan yang telah terkonsolidasi antara strata batuan lainnya dan diubah oleh kombinasi pengaruh tekanan dan panas selama jutaan tahun sehingga membentuk lapisan batubara.Gambar 2.900.62 juta ton.850.2 Logo Perusahaan PT. Tbk adalah batubara. Produk Komoditas utama PT. Batubara adalah bahan bakar fosil. II.

berpori dan memiliki kadar air di atas 75% serta nilai kalori yang paling rendah. Batubara lapisan A membentuk lapisan A1 dan lapisan A2. b. Gambut. c. misalnya industri genteng/bata. e. dan juga sebagai zat addictive penyusun beton dalam bentuk debu hasil pembakaran (fly ash). Antrasit adalah kelas batu bara tertinggi.86% unsur karbon (C) dan berkadar air 810% dari beratnya. industri keramik. panas dan waktu. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. dan lapisan Batubara C. Bituminus mengandung 68 . Bukit Asam (Persero) | 8 . sebagai bahan bakar industri kecil.b.98% unsurkarbon (C) dengan kadar air kurang dari 8%. Sub-bituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air. dengan warna hitam berkilauan (luster) metalik. mengandung antara 86% . Lignit atau batu bara coklat adalah batu bara yang sangat lunak yang mengandung air 35-75% dari beratnya. batu bara umumnya dibagi dalam lima kelas yaitu : a. Sebagai bahan bakar rumah tangga (pengganti minyak tanah) biasanya dibuat briket batubara. dan oleh karenanya menjadi sumber panas yang kurang efisien dibandingkan dengan bituminus. c. Berdasarkan tingkat proses pembentukannya yang dikontrol oleh tekanan. Lapisan Batubara B terbagi lagi menjadi B1 dan B2. Keadaan kondisi geologi yang kompleks menyebabkan beberapa lapisan batubara mengalami splitting secara intensif. Lapisan batubara yang tersebar wilayah Tambang Air Laya terdiri dari lapisan batubara A. lapisan batubara B. d. Abu dari batubara juga dimanfaatkan sebagai bahan baku semen. Kelas batu bara yang paling banyak ditambang di Australia. penyetabil tanah yang lembek.

Definisi Pertambangan Ilmu Pertambangan adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang meliputi pekerjaan Pencarian (Prospeksi).1. penambangan. Penambangan dengan metoda tambang terbuka adalah suatu kegiatan penggalian bahan galian seperti batubara. konstruksi. pengolahan dan pemurnian. III. Penyelidikan (Eksplorasi). Penjualan (Marketing) terhadap mineral mineral dan batuan yang memiliki nilai ekonomis sampai dengan proses Penutupan Tambang (Mine Closure). Menurut Undang Undang Minerba No.dan iklim. pengelolah. pengertian pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian.2. pengangkutan dan penjualan. Metode dan Sistem Penambangan Metode penambangan yang digunakan pada Tambang Air Laya menggunakan metode tambang terbuka. batu dan sebagainya di mana para pekerja berhubungan langsung dengan udara luar. eksplorasi. adalah metoda Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. ore (bijih). studi kelayakan. Disebutkan bahwa. dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum. Pemurnian dan Pengolahn (Extraction Metallurgy and Mineral Dressing). Tambang terbuka (open pit mining) juga disebut dengan open cut mining.BAB III TINJAUAN PUSTAKA III. Penambangan (Mining). serta kegiatan pascatambang Sistem Penambangan adalah suatu cara atau teknik yang dilakukan untuk membebaskan atau mengambil endapan bahan galian yang mempunyai nilai ekonomis dari batuan induknya untuk diolah lebih lanjut sehingga dapat memberikan keuntungan yang besar dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan kerja yang terbaik serta meminimalisir dampak lingkungan yang ditimbulkan. Bukit Asam (Persero) | 9 . 4 tahun 2009.

guna untuk keperluan reklamasi sehingga kondisi permukaan tanah bisa dilakukan penanaman kembali (Tenriajeng. Pembersihan Lahan (Land Clearing) Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan area yang akan dilakukan penambangan dari tumbuhan semak belukar. Bukit Asam (Persero) | 10 . A. dan truck. dilaksanakan oleh pihak ketiga (kontraktor) yaitu PT. Pengupasan top soil ini dilakukan sampai pada batas lapisan sub soil. Kegiatan pengupasan tanah pucuk ini dilakukan pada kondisi berupa rona awal yang asli (belum pernah digali) dengan menggunakan alat-alat mekanis berupa bulldozer. Pengupasan Top Soil Tanah pucuk (top soil) adalah bagian dari lapisan tanah yang letaknya paling atas dan kaya akan unsur hara dan humus. 2003). Pamapersada Nusantara. backhoe. Umumnya proses pekerjaan land clearing pada proyek-proyek konstruksi dilakukan dengan memperhatikan lahan dan peralatan yang tersedia.dumptruck. Adapun tahapan penambangan di di PT. Kegiatan land clearing dilakukan secara bertahap sesuai arah kemajuan penambangan dan merupakan tahapan awal dalam kegiatan development.3. Alat yang biasanya digunakan pada kegiatan land clearing yaitu bulldozer tanpa dilengkapi ripper dan excavator. Aktivitas Penambangan Tujuan utama dari aktivitas penambangan adalah pengambilan endapan dari batuan induknya. III. b. dan bongkahan batuan (Thompson. Tanah pucuk umumnya memiliki ketebalan + 0. alat yang dipilih dapat disesuaikan untuk mengoptimalkan kegiatan land clearing. Top soil yang dikupas selanjutnya dipindahkan ke tempat penyimpanan sementara atau langsung dipindahkan ke timbunan. 2005). RJ. pada Tambang Air Laya adalah sebagai berikut : a. Dengan demikian.T. Kegiatan penambangan yang ada di PT.penambangan yang dipakai untuk menggali mineral deposit yang ada pada suatu batuan yang berada atau dekat dengan permukaan. pepohonan. Bukit Asam (Persero) Tbk. Bukit Asam (Persero) Tbk. yaitu pada kedalaman dimana Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.dengan menggunakan kombinasi shovel .5 m. sehingga mudah untuk diangkut dan di proses pada proses selanjutnya.

telah sampai di lapisan batuan penutup. Penebaran kembali tanah pucuk dilakukan dengan ketebalan antara 20 – 30 cm diatas lahan yang telah di tata dan dirapikan agar bebas erosi. Kegiatan pembongkaran dapat dilakukan dengan ripping dan blasting. c. serta pengotor lain yang berupa agen pengendapan (air permukaan. Bukit Asam (Persero) | 11 . Pengupasan Overburden Pengupasan overburden merupakan suatu kegiatan pemindahan lapisan material baik berupa tanah ataupun batuan yang berada di atas cadangan bahan galian. Penggalian Batubara Coal getting merupakan kegiatan penggalian batubara yang sudah tersingkap setelah tanah penutupnya dibuang. terlebih dahulu dilakukan kegiatan coal cleaning. Maksud dari kegiatan coal cleaning ini adalah untuk membersihkan pengotor yang berasal dari permukaan batubara (coalface) yang berupa material sisa tanah penutup yang masih tertinggal sedikit. mengurangi biaya pengolahan dan mempermudah kegiatan penambangan. Sebelum dilakukan coal getting. alat gali muat tidak langsung melakukan proses penggalian pada lapisan batubara. agar bahan galian tersebut menjadi tersingkap. Kegiatan coal cleaning biasanya menggunakan excavator dengan kapasitas bucket yang kecil. longsoran). Ripping atau menggaru adalah metoda untuk memecah batubara dari kondisi insitu menjadi kondisi loose dengan menggunakan dozer yang dilengkapi oleh ripper. Tanah pucuk yang telah terkupas selanjutnya ditimbun dan dikumpulkan pada lokasi tertentu yang dikenal dengan istilah top soil bank. Kegiatan coal getting dilakukan dengan kombinasi alat gali muat berupa excavator dan alat angkut berupa dumptruck. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Untuk selanjutnya tanah pucuk yang terkumpul di top soil bank yang pada saatnya nanti akan dipergunakan sebagai pelapis teratas pada lahan disposal. d. Setelah coal cleaning. Tujuan pengupasan overburden adalah untuk membuang material penutup di atas endapan bahan galian tambang sehingga hasil bahan galian tambang dapat diambil dengan bersih tidak tercampur tanah atau pengotor lainnya. namun akan dilakukan kegiatan pembongkaran/pemberaian dari lapisan batubara untuk memudahkan alat gali muat melakukan pekerjaannya. air hujan.

dragline. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Ukuran dan tipe alat muat yang dipakai harus sesuai dengan kondisi lapangan dan keadaan alat angkutnya (Indonesianto. Peralatan yang Digunakan pada Aktivitas Penambanga di PT.Apabila tingkat kekerasan batuan dilokasi penambangan telah melampaui alat penggaruan (riping) maka dapat dilakukan peledakan (blasting) untuk melakukan pemberaian material. Bieniaswski (1973) mengklasifikasi kekerasan suatu batuan berdasarkan nilai kuat tekannya yang dimulai dari tingkat kekerasan yang sangat lunak sampai tingkat kekerasan yang sangat keras. sedangkan untuk batubara ditimbun di stockpile. Untuk material overburden ditimbun di lokasi penimbunan (waste dump). (2005). yang dimuatkan pada alat angkut (hauling equipment). Pemuatan (Loading) dan Pengangkutan (Hauling) Menurut Partanto dalam Ensiklopedia Pertambangan Edisi 3 (2000). 2003). 2005).T. pemuatan adalah kegiatan untuk mengambil dan memuat material ke dalam alat angkut. bin. mudah atau tidaknya manuver alat angkut tersebut selama melakukan penimbunan. f. Bukit Asam (Persero). Bukit Asam (Persero) | 12 . e. motor scrapper ataupun wheel loader serta bulldozer apabila jarak angkut kurang dari 100 meter (Tenriajeng. Y.Tbk.4. ke dalam suatu penampungan atau pengatur aliran material (hopper. Untuk material lapisan tanah penutup (overburden) diangkut ke waste dump. Y. Proses pemuatan material hasil galian dilakukan oleh alat muat (loading equipment) seperti powershovel. 2005). dan sebagainya). atau ke suatu tempat penimbunan material (stockyard). sedangkan untuk batubara diangkut menuju stockpile dengan menggunakan alat angkut (hauling equipment) (Indonesianto. Hauling merupakan pekerjaan pengangkutan material hasil galian. backhoe. III. Dumping Menurut Indonesianto. A. dumping merupakan kegiatan penimbunan material yang dipengaruhi oleh kondisi tempat penimbunan. Pengangkutan dapat dilakukan dengan menggunakan dump truck. feeder.

dulu berorientasi pada kapasitas bucket (bucket capacity). Sedangkan ekskavator adalah adalah alat yang serba guna yang dapat untuk menggali tanah. dan alat pendukung seperti bulldozer . Bagian utama dari hydraulic excavator adalah :  Front End Attachment  Upperstructure  Undercarriage Untuk membandingkan kemampuan dari hydraulic excavator. Ekskavator pertama kali diciptakan pada tahun 1835 oleh William Smith Otis. seorang ahli mekanik asal Amerika Serikat. Pada tahun 1839 William Smith Otis menerima patent atas karya ekskavator temuannya dan kemudian meninggal dunia pada tahun yang sama (1839). dan KA Babaranjang (Kereta Api Batubara Rangkaian Panjang) . a. mencabut tanggul. keranjang dan rumah rumah dalam sebuah wahana putar dan digunakan untuk penggalian (akskavasi) . Pada tahun 1840 tercatat ada 7 buah excavator dan merupakan excavator pertama di dunia yang diciptakan oleh William Smith Otis. compactor dan bucket wheel excavator. sehingga alat ini sangat lincah untuk penggalian dan pemindahan tanah pada area yang sempit. Sedangkan pada saat Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Rumah rumah diletakan diatas kereta bawah yang dilengkapi Roda rantai atau Roda. Excavator adalah perkembangan alami dari Penggaruk Uap dan sering juga disebut Power shovel. Bukit Asam (Persero) | 13 . memuat material ke dump truck atau kayu ke trailer. . Pada awalnya ekskavator dijalankan dengan menggunakan mesin uap dan digunakan sebagai alat penggalian untuk membangun rel kereta api. Dengan kombinasi penggatian attachment maka dapat digunakan untuk memecah batu. grader . Bukit Asam (Persero).Dalam kegiatan penambangan di PT. membuat parit. alat angkut (dumptruck) .Tbk digunakan beberapa jenis alat utama yang umum dipakai antara lain alat pemuatan (excavator) . Alat Pemuatan ( Excavator) Excavator adalah Alat berat yang terdiri dari batang. membongkar aspal dan lain-lain. Kontruksi excavator bagian atasnya (upper structure) mampu berputar (swing) 360 derajat. tongkat. Excaavator menggunakan Winch dan Tali besi untuk bergerak.

Bukit Asam (Persero) | 14 . Muatannya diisi oleh alat pemuat.1.6 – 6 tons  Medium : 10 – 30 tons  Large : 40 – 80 tons  Big / Giant : 80 – 800 tons Berikut ini adalah contoh masing-masing jenis ekskavator (gambar 3. 0. sedangkan untuk membongkar alat ini Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.1.). Alat Angkut (Dump Truck dan KA Babaranjang) a) Dump Truck Dump truck adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan material pada jarak menegah sampai jarak jauh (500 m atau lebih). jenis – jenis excavator b. bila kita lihat dari berat operasinya maka dapat digolongkan kedalam 4 (empat) kelompok yaitu . Product hydraulic excavator.  Mini . untuk membandingkannya berdasarkan berat operasi dari mesin (operating weight). Gambar 3.ini.

Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Ø Penyesuaian terhadap kemampuan loader lebih mudah Ø Jika salah satu truck dalam satu unit angkutan tidak bekerja. Ø Cocok untuk angkutan jarak jauh. jika perbandingan ini kurang proporsioanal. Ø Excavator lebih sukar memuatnya karena kecilnya bak.bekerja sendiri. Ø Biaya pemeliharaan lebih besar karena banyaknya truck. Ø Pertimbangan terhadap jalan kerja lebih sederhana. begitu pula tenaga pemeliharaan. Ditinjau dari besar muatannya.  Pemilihan Truck Kapasitas truck yang dipilih harus seimbang dengan alat pemuatnya (loader).  Truck Besar Keuntungan dengan menggunakan truck berukuran besar adalah: Ø Untuk kapasitas yang sama dengan truck kecil. terutama waktu pemuatan (loading). Ø Sopir dan crew yang digunakan lebih sedikit. jumlah unit truck besar lebih sedikit. Beberapa pertimbangan (keuntungan dan kerugian) yang harus diperhatikan dalam beberapa pemilihan ukuran truck adalah sebagai berikut:  Truck Kecil Keuntungan dalam menggunakan truck berukuran kecil antara lain: Ø Lebih lincah dalam beroperasi dan lebih mudah mengoperasikannya Ø Lebih fleksibel dalam pengangkutan jarak dekat. maka kemungkinan loader ini akan banyak menunggu atau sebaliknya. dump truck dapat di kelompokkan dalam 2 golongan yaitu: Ø On high way dump truck muatannya < 20 m3 Ø Off high way dump truck muatanya > 20 m3. akibat banyaknya truck yang beroperasi. Bukit Asam (Persero) | 15 . Sedangkan kerugiannya adalah: Ø Waktu hilang lebih banyak. tidak akan bermaslah terhadap total produksi.

a).Ø Pemuatan dari loader lebiih mudah. lihat gambar 3. Kerugiannya adalah: Ø Jalan kerja harus diperhatikan karena kerusakan jalan relatif lebih cepat akibat berat truck yang besar Ø Pengoperasiannya lebih sulit karena ukurannya yang besar. di bawah ini. Untuk lebih jelas.a).2.2. KA ini Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Ø Maintenance lebih sulit dilaksanakan. karena KA ini mempunyai rangkaian terpanjang di Indonesia. Dumptruck b) KA Babaranjang KA Babaranjang adalah nama sebuah rangkaian kereta api pengangkut batubara di Sumatera Selatan. Bukit Asam (Persero) | 16 . Kereta api batubara Muara Enim ± Tarahan lebih dikenal sebagai KA Babaranjang. Ø Produksi akan sangat berkurang apabila satu truck tidak bekerja (untuk jumlah yang relative kecil). KA Babarajang merupakan singkatan dari kereta api batubara rangkaian panjang. Gambar 3. sehingga waktu hilang lebih sedikit.

menggusur meratakan (spreading). Lihat gambar 3.b). 2013). menimbun (filling). memerlukan dua lokomotif untuk menggerakkanya. Setiap harinya rata – rata KA Babaranjang pulang-pergi sebanyak 21 kali dari Muara Enim ke Tarahan yang berjarak 410 km. dan banyak lagi. dimana 1 gerbong memiliki panjang hingga 15 meter.b). Mampu beroperasi di daerah yang lunak sampai Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Babaranjang c. menarik beban.2. Untuk itu. Bulldozer Bulldozer adalah suatu alat berat yang mempunyai roda rantai (track shoe) untuk pekerjaan serbaguna yang memiliki kemampuan traksi yang tinggi. digunakan lokomotif yang masing – masing lokomotif bertenaga sekitar 2450 hp untuk membawa muatan sekitar 2. Setiap satu rangkaian kereta yang terdiri dari 46 gerbong.disebut – sebut sebagai KA terpanjang di Indonesia sebab dapat menarik 46 gerbong dengan kapasitas 50 ton batubara.300 ton batubara (Firda Rosa.2. mendorong (pushing). ditambah dengan panjang lokomotifnya. Bisa digunakan untuk menggali (digging). Hal ini dikarenakan rangakain yang terlalu panjang dan berat. Bukit Asam (Persero) | 17 . dibawah ini: Gambar 3.

lihat gambar 3. disc plough.daerah yang keras sekalipun. Jarak mundur tidak boleh terlalu jauh. Dengan swamp dozer untuk daerah yang sangat lunak. Pada dasarnya bulldozer adalah alat yang menggunakan traktor sebagai penggerak utamanya. Mampu beroperasi pada daerah yang miring dengan sudut kemiringan tertentu.  Membersihkan quarry. winch.  Pembukaan jalan baru.lain.  Menyebarkan material. Jenis pekerjaan yang biasanya menggunakan bulldozer adalah:  Mengupas top soil dan pembersihan lahan dan pepohonan.  Membantu mengisi material pada scraper. dan daerah yang sangat keras perlu dibantu dengan ripper (alat garu). selain mendorong lurus ke depan. dibawah ini : Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. towing. bulldozer adalah nama jenis dari dozer.  Mengisi kembali saluran. ripper. Attachment yang biasanya menyertainya antara lain: bermacam-macam blade. Sebenarnya. dan lain . sheep foot roller. Mendorong pada daerah turunan lebih efektif dan produktif daripada di daerah tanjakan. towed scraper. berbukit. artinya traktor yang dilengkapi dozer attachment dalam hal ini perlengkapannya attachment adalah blade. juga memungkinkan untuk mendorong ke samping dengan sudut 250 terhadap kedudukan lurus. peralatan pipe layer.3. harrow. Untuk lebih jelasnya. tree pusher. bila perlu gerakan mendorong dilakukan secara estafet. atau dengan blasting (peledakan dengan tujuan pemecahan pada ukuran tertentu). Jarak dorong efisien berkisar antara 25-40 meter dan tidak lebih dari 100 meter. Bukit Asam (Persero) | 18 .  Pemindahan material pada jarak pendek sampai dengan 100 m. apalagi didaerah yang rata.

seperti: Ø Scarifier teeth (ripper dalam bentuk penggaruk kecil) dipasang di bagian depan blade dan dapat dikendalikan secara tersendiri. Kemampuan ini akibat gerakan-gerakan flexibel yang dipunyainya terhadap blade dan roda-roda ban. Untuk keperluan perataan tanah. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Pada umumnya grader digunakan dalam proyek dan perawatan jalan dan dengan kemampuannya bergerak. Keserbagunaan ini diperbesar dengan perlengkapan-perlengkapan lainnya. Dalam pengoperasiannya. motor grader menggunakan blade yang disebut moldboard yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan bentu permukaan. disamping untuk membentuk permukaan yang dikehendaki.Gambar 3.3. Grader juga dapat digunakan untuk mencampurkan dan menebarkan tanah dan campuran aspal. Alat Berat Bulldozer d. Motor Grader Motor grader merupakan alat perata yang mempunyai bermacammacam kegunaan. Sebagaimana diketahui motor grader adalah tipe peralatan yang dapat dipakai dalam berbagai variasi pekerjaan konstruksi (grading). juga sering digunakan dalam proyeklapangan terbang. digunakan grader. Bukit Asam (Persero) | 19 .

5). Jenis rodanya bisa terbuat dari besi seluruhnya atau ditambahkan pemberat berupa air atau pasir. Compactor tergolong dalam alat penunjang kegiatan penambangan. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bukit Asam (Persero) | 20 .  Pneumatic tired rollers (penggilas roda ban angin).T.  Jenis ini dibedakan lagi menjadi beberapa macam. Pada dasarnya tipe dan jenis compactor adalah sebagai berikut.4. Compactor Compactor digunakan untuk memadatkan tanah atau material sedemikian hingga tercapai tingkat kepadatan yang diinginkan (Tenriajeng. Motor Grade e. A.4. ada juga yang ditarik dengan alat alat penarik seperti bulldozer. maka terdapat three whell rollers dan tandem rollers. bisa terbuat dari karet (berupa roda ban) dengan bentuk sheep foot. biasanya alat ini bekerja berpasangan dengan grader dalam hal melakukan pembukaan ataupun kegiatan perawatan jalan. dibawah ini: Gambar 3. dapat dilihat pada gambar 3. 2003). atau bisa menggunakan mesin penarik sendiri (Gambar 3. jika ditinjau dari cara pengaturan rodanya.Ø Pavement widener (untuk mengatur penghamparan) Ø Elevating grader unit (alat pengatur grading). Untuk lebih jelasnya.  Smooth steel rollers (penggilas besi dengan permukaan halus).

Bukit Asam (Persero) | 21 . Sheep foot type rollers . A. Bucket Wheel Excavator Bucket wheel excavator (BWE) adalah alat gali muat yang dapat juga merangkap sebagai alat angkut. BWE biasanya dipasangkan dengan belt conveyor untuk mengangkut material hasil dari galian BWE menuju ke stockpile ((Indonesianto. 2003) f. pasir. Boom beserta mangkuk-mangkuk yang berputar pada roda itu ditekan ke arah material yang digali. lempung. Compactor (Tenriajeng. baik itu berupa lapisan tipis maupun lapisan yang tebal.  Vibratory rollers (penggilas getar).T. maupun material serpihan yang lunak. Pada lokasi Suban Tambang Air Laya Selatan. alat ini sesuai untuk digunakan pada material tanah penutup.5. terutama jika berupa tanah. Gambar 3. Namun dapat juga menggali lapisan batubara yang telah dilakukan pembongkaran terlebih dahulu oleh alat mekanis lainnya (Indonesianto.  Vibratory plate compactor (alat pemadat-getaran). 2005). BWE hanya digunakan sebagai alat transportasi batubara Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Penggalian oleh BWE dilakukan oleh sebuah boom yang pada ujungnya terdapat roda besar yang sekelilingnya dipasang mangkuk-mangkuk. 2005).

Gambar 3. Bukit Asam (Persero) | 22 . 2005) Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bucket Wheel Excavator (Thompson. RJ.untuk dibawa dari temporary stockpile menuju ke stockpile utama yang dihubungkan dengan belt conveyor sebagai alat angkutnya.6.

(Gambar 4. Pamapersada Nusantara dengan beberapa sub-kontraktornya yang diawasi oleh satuan kerja Pengawasan Penambangan Kontraktor (Wasnamtor) PT. Kegiatan penambangan batubara pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan dikerjakan oleh kontraktor PT. longsoran). Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.1. serta pengotor lain yang berupa agen pengendapan (air permukaan. a. Coal Cleaning Maksud dari kegiatan coal cleaning ini adalah untuk membersihkan pengotor yang berasal dari permukaan batubara (coalface) yang berupa material sisa tanah penutup yang masih tertinggal sedikit.1. Bukit Asam (Persero) | 23 . Kegiatan Penambangan pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan Kegiatan penambangan batubara pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan menggunakan sistem penambangan konvensional yaitu dengan menggunakan kombinasi excavator sebagai alat gali-muat dan truck sebagai alat angkut.).BAB IV PEMBAHASAN IV. Tbk. Bukit Asam (Persero). air hujan. Aktivitas penambangan pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan meliputi. Pada lokasi ini coal cleaning dilakukan oleh excavator backhoe.

Point ripper digunakan karena batubara pada pit ini tergolong material agak keras sehingga apabila tidak dilakukan pemberaian. Kedalaman penetrasi dari point ripper bulldozer yaitu satu meter. Ripping batubara menggunakan alat bulldozer yang dilengkapi dengan point ripper (Gambar 4.1. Kegiatan cleaning yang dilakukan oleh Excavator Backhoe b. Ripping Batubara Setelah coal cleaning.Gambar 4. Pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan. untuk Kegiatan pembongkaran dapat dilakukan dengan ripping dan blasting. selain itu juga akan diperlukan perawatan yang lebih pada bucket yang melakukan penggalian apabila tidak dilakukkan pemberaian terlebih dahulu. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. maka akan mempengaruhi produktivitas dari alat gali muat. alat gali muat tidak serta merta langsung melakukan proses penggalian pada lapisan batubara.2. Bukit Asam (Persero) | 24 . namun akan dilakukan kegiatan pembongkaran/pemberaian memudahkan alat gali muat dari melakukan lapisan batubara pekerjaannya.).

Penggalian dan pemuatan batubara Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.3. Gambar 4.3. Bukit Asam (Persero) | 25 .) menggunakan alat galimuat Excavator backhoe.Gambar 4. Bulldozer me-ripping batubara c. Batubara yang telah di-ripping langsung digali oleh alat gali-muat dan dimuat kedalam alat angkut Dumptruck. Penggalian dan Pemuatan Batubara (Digging and Loading) Proses penggalian dan pemuatan batubara pada front penambangan di Pit Suban Tambang Air Laya Selatan (Gambar 4.2.

c) yang berjarak 2400 meter dari front penambangan Suban.4.d.4.4.a) menuju temporary stock Inpit (Gambar 4.c). Pengangkutan batubara (a). Bukit Asam (Persero) | 26 . (a) (b) (c) Gambar 4. Kegiatan penimbangan ini dilakukan secara periodik terhadap tonnase batubara terangkut oleh dumptruck untuk mendapatkan berat batubara per unit secara terukur saat batubara yang berasal dari front penambangan didumping ke temporary stock Inpit (Gambar 4. Pengangkutan (Hauling) dan Penimbunan Batubara (Dumping) Batubara yang telah dimuat ke dalam alat angkut Dumptruck langsung diangkut (Gambar 4.b).4.4. penimbangan dumptruck bermuatan batubara (b) dan dumping batubara pada temporary stock inpit (c) Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Sebelum batubara ditimbun di temporary stock Inpit dilakukanlah kegiatan penimbangan Dumptruck yang bermuatan batubara di jembatan timbang sebelum pintu masuk temporary stockpile (Gambar 4.

5 a) yang berdekatan dengan TLS 1 (Train Loading Station) (Gambar 4.5. namun pada umumnya batubara dari front penambangan akan ditimbun terlebih dahulu pada temporary stock inpit untuk kemudian dikirim ke stockpile 1. Pada temporary stock inpit. dimana Setiap harinya rata – rata KA Babaranjang pulang – pergi sebanyak 21 kali dari Muara Enim ke Pelabuhan Tarahan yang berjarak 410 km. Dimana 1 gerbong yang berkekuatan 2450 hp dapat membawa muatan sekitar 2. Setiap satu rangkaian kereta yang terdiri dari 46 gerbong. alat angkut lainnya yaitu : KA Babaranjang. pengiriman batubara langsung menggunakan dumptruck. hal tersebut bertujuan untuk memudahkan proses pengiriman kepada konsumen ataupun jika akan dilakukan proses selanjutnya seperti blending. Stockpile 1 (a) dan Train Loading Station 1 (b) Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. (a) (b) Gambar 4.300 ton batubara. terdapat alat gali BWE (Bucket Wheel Excavator) yang dipasangkan dengan belt conveyor untuk pengiriman ke stockpile 1.Kemudian dari temporary stock Inpit. batubara tersebut dikirim melalui belt conveyor ke stockpile 1 (Gambar 4. Selain menggunakan dumptruck.5 b) untuk siap dipasarkan. Penimbunan batubara pada temporary stock inpit dipisahakan lokasinya berdasarkan dari nilai kalori dari batubara itu sendiri. Bukit Asam (Persero) | 27 . Pada lokasi front penambangan yang berada dekat dengan stockpile 1.

dan penimbunan tanah pucuk yang berupa tanah humus dan sebagian tanah penutup dengan menggunakan alat gali-muat Excavator backhoe dan alat angkut Dumptruck. a. Penanganan Tanah Pucuk (Top Soil) Setelah mendapati batas boundary. Land Clearing Pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan ini proses land clearingnya menggunakan bulldozer (tanpa ripper) dan excavator backhoe. Bukit Asam (Persero) | 28 . Setelah kegiatan land clearing dilaksanakan akan ditentukan batas dari kegiatan penambangan boleh dilakukan (boundary) dimana kegiatan penggalian hanya dilakukan di dalam area yang telah dibatasi. Daerah boundary biasanya ditandai dengan pemasangan bendera warna merah oleh tim survey sesuai batas boundary yang ditentukan oleh tim perencanaan. Pengupasan Tanah Penutup (Stripping Overburden) Setelah tanah pucuk dipisahkan. pengangkutan. Tanah pucuk ini mengandung humus sehingga nantinya dapat dimanfaatkan kembali untuk rencana reklamasi agar lahan bekas tambang dapat ditanami lagi pepohonan atau untuk penggunaan rencana reklamasi lainnya. Pada saat pengamatan pada lokasi Pit Suban Tambang Air Laya Selatan sudah tidak terdapat lagi kegiatan penggalian tanah pucuk. antara lain.IV. kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah pengupasan tanah penutup (overburden). c. Kegiatan-kegiatan Pendukung Adapun kegiatan-kegiatan lainnya yang mendukung kelancaran aktivitas penambangan pada Pit Suban Tambang Air Laya Selatan.2. pemuatan. Lalu tanah pucuk tersebut di-dumping dekat daerah disposal yang dianggap sudah final. dilakukanlah penanganan tanah pucuk yang meliputi penggalian. Pada lokasi ini materialnya berupa lempung. Penggalian overburden bertujuan untuk membuang atau membebaskan tanah dan material yang menutupi endapan batubara yang ingin ditambang. lempung pasiran atau pasir lempungan yang masuk ke dalam kategori material agak keras (medium hard digging) yang Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. b.

Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. dan seterusnya. truk kedua berputar dan mundur. Untuk penggalian overburden biasanya langsung menggunakan bucket pada excavator. truk ketiga datang dan melakukan manuver. Bukit Asam (Persero) | 29 . setelah truk pertama berangkat.juga merupakan material PAF (Potential Acid Formation) dan ada beberapa lapisan antara A1 dan A2 yang merupakan material NAF (Non Acid Formation). material yang telah digali akan dimasukkan kedalam alat angkut berupa truck (loading). Namun pada kondisi pengamatan di lapangan ditemui material yang sangat keras sehingga perlu dilakukan peledakan terlebih dahulu untuk memberai material dan juga untuk material yang agak keras dilakukan ripping oleh bulldozer yang bertujuan juga untuk memberai material agar ketika digali oleh excavator akan lebih mudah dan bisa meningkatkan produktivitas alat. Pada pit ini posisi pemuatan materialnya menggunakan Singgle Truk Back Up yaitu truk kedua menunggu selagi alat muat memuat ke truk pertama. Sistem pemuatan pada lokasi ini menggunakan top loading yaitu kedudukan alat muat berada diatas tumpukkan material atau berada diatas jenjang. Saat truk kedua dimuat. Setelah itu.

Overburden yang ditimbun di disposal area (Gambar 4.7 a). Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. .7 b) nantinya akan digunakan kembali untuk menutupi lubang bekas galian tambang sebagai rencana reklamasi. Dumptruck mengangkut material dari pit suban menuju ke disposal area Inside Dump Barat yang berjarak 2400 meter dan 2200 meter. Setelah sampai di disposal area.(a) (c) (b) (d) Gambar 4.6 Penggalian dan pemuatan overburden Dumptruck mengangkut material dari pit suban menuju ke disposal area LIMOA yang berjarak 1900 meter dan 1600 meter (Gambar 4. Bukit Asam (Persero) | 30 . material tadi ditumpahkan (dumping) dan selanjutnya akan diratakan oleh bulldozer D155A.

Pengangkutan overburden (a) dan penimbunan overburden di disposal area (b) d. Bukit Asam (Persero) | 31 . Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.8.a) dan dibantu oleh compactor (Gambar 4.8b. Perawatan Jalan Angkut Perawatan jalan angkut pada lokasi Suban Tambang Air Laya Selatan dilakukan dengan menggunakan alat mekanis grader (Gambar 4. dengan demikian proses produksi bisa optimal. Ketika jalan angkut mulai bergelombang maka grader akan men-scrapt daerah yang bergelombang tersebut kemudian dengan bantuan compactor akan diratakan kembali.) untuk melakukan pemadatan terhadap jalan angkut.7. Kegiatan ini bertujuan agar alat angkut dan kendaraan operasional lainnya dapat berjalan dengan lancar.(a) (b) Gambar 4.

Penyiraman pada front penambangan dilakukan apabila pada aktivitas penggalian menghasilkan debu yang cukup menganggu penglihatan dan pernafasan para pekerja.9). maka kegiatan penyiraman jalan dan front penambangan sering dilakukan untuk mengurangi polusi debu yang terjadi.8. Penyiraman Penyiraman pada lokasi tambang bisa dibagi atas penyiraman jalan angkut. penyiraman front penambangan. Kegiatan penyiraman dilakukan dengan menggunakan water truck yang memiliki kapasitas tanki 18. Penyiraman jalan angkut dilakukan pada saat polusi debu dan asap sudah mengganggu jarak pandang dan pernafasan para pekerja. Selain itu juga untuk penyiraman alat berat dilakukan sebanyak satu kali sehari dan dilakukan pada kondisi alat tersebut sudah kotor.000 liter (Gambar 4. Pada kondisi pengamatan di lapangan dilakukan pada saat musim kemarau. Bukit Asam (Persero) | 32 . Dan penyiraman alat berat bertujuan untuk melepaskan material-material yang melekat pada alat berat yang dapat menghambat kinerja operasi alat berat itu sendiri. Kegiatan ini tidak dilakukan pada saat musim hujan dikarenakan jalan sudah basah. Kegiatan penyiraman dapat mempengaruhi produksi dari alat gali muat dan alat angkut karena pada saat kegiatan penyiraman berlangsung maka alat Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Grader (a) dan compactor (b) sedang merawat jalan pengangkutan e. sehingga polusi debu memiliki instensitas yang tinggi.(a) (b) Gambar 4. dan penyiraman alat berat.

Bukit Asam (Persero) | 33 . Water truck yang sedang menyiram excavator f. overburden kurang efektif jika diberai dengan kegiatan ripping.9. Gambar 4. Kegiatan peledakan sendiri bertujuan untuk membantu memberai overburden dan batubara sebelum digali. Kegiatan Pemboran Kegiatan pemboran yang dilakukan bertujuan untuk membuat lubanglubang bor yang akan diisikan bahan peledak. Kegiatan pemboran ini dilakukan menggunakan alat bor Sandvik (Gambar 4.gali muat akan stop produksi dan juga alat angkut akan menunggu alat gali muat melakukan produksi kembali. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT.11). kegiatan pemberaian dengan peledakan dilakukan karena berdasarkan kajian teknis meliputi kekerasan material dan lainnya.

Alat bor Sandvik D245S g. Selain itu juga data dari pemetaan akan digunakan untuk perencanaan penirisan tambang yang dilakukan mengikuti tahap kemajuan sequence penambangan.11. maka dari itu dibutuhkan pemetaan untuk membuat rencana operasi untuk tahap-tahap selanjutnya. Rencana penambangan adalah sesuatu yang utama untuk memulai kegiatan penambangan. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Bukit Asam (Persero) | 34 .12).Gambar 4. Berikut merupakan kegiatan awal pemetaan yaitu mengukur dam menentukan elevasi dengan menggunakan alat Total Station (Gambar 4. Kegiatan Pemetaan Sequence Penambangan Kegiatan pemetaan ini dilakukan untuk membuat peta sequence penambangan.

13.13). Penirisan Tambang Kegiatan penirisan tambang yang dilakukan pada Pit ini adalah mengeluarkan air di dalam tambang dengan menggunakan pompa (4. Gambar 4. maka dari itu perencanaan penirisan tambang harus dilakukan dengan baik untuk memperlancar proses penambangan. Bukit Asam (Persero) | 35 . Pemompaan air yang tergenang di dalam tambang Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Pengukuran ketinggian permukaan dengan Total Station h. Air pada tambang sendiri dapat menghambat operasi penambangan.Gambar 4.12.

penyiraman. dan pemetaan sequence penambangan. 3. Kegiatan pendukung merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan penambangan batubara. penirisan. pemboran. penanganan Top Soil.2. Laporan KKL – Aktivitas Penambangan di PT. Kegiatan ini meliputi Land Clearing. Kegiatan pada front pertambangan di PT.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN V. V.1. pengangkutan dan penimbunan batubara. yakni kegiatan penambangan batubara dan kegiatan pendukung. Bukit Asam (Persero) terbagi menjadi 2 jenis kegiatan. Kegiatan penambangan batubara merupakan kegiatan yanng bertugas untuk memproduksi batubara. Bukit Asam (Persero) | 36 . 2. Coal Ripping. Bukit Asam (Persero) adalah sebagai berikut : 1. Stripping Over Burden. Tahap tahap dalam kegiatan ini meliputi coal cleaning. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari Laporan Kuliah Kerja Lapangan yang bertemakan aktivitas penambangan di PT. Saran Saran yang dapat tim penulis berikan untuk Laporan KKL ini adalah untuk mengambil data dari laporan ini lebih baik diiringi dengan data data terbaru dari perusahaan. perawatan jalan angkut. penggalian dan pemuatan batubara.