Anda di halaman 1dari 17

MAKALAH

MANAJEMEN OPERASIONAL
DAN PRODUKSI
STRATEGI OPERASI DI LINGKUNGAN GLOBAL

DOSEN PEMBIMBING
Evi Fitrotun Najiah., SE
OLEH KELOMPOK 1 :
1.
2.
3.
4.

Adhitiya Damara
Diana Wulan Sari
Kuswati Fadlilah
Rochdiyatul Makhfufah

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN


UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

2015KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang


telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat
menyelesaiakan makalah ini yang berjudul Strategi Operasi di
Lingkungan Global.
Kami

mengucapkan

terima

kasih

kepada

dosen

pembimbing kami Ibu Dosen Evi Fitrotun N., SE yang telah


membantu kami dalam mengerjakan makalah ini. Kami juga
mengucapkan

terimakasih

kepada

teman-teman

mahasiswa

yang juga sudah memberi kontribusi baik langsung maupun tidak


langsung dalam pembuatan makalah ini
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah sebagai tambahan
wawasan tentang Pandangan secara global tentang operasi,
mengembangkan

misi

dan

strategi,

mencapai

keunggulan

kompetitif melaluio perasi, sepuluh keputusan strategi dalam


manajemen operasi, isu dalam strategi operasi, pengembangan
dan implementasi strategi dan pilihan strategi operasional global.
Sehingga setelah kita mengikuti materi ini, kita akan dapat
menjelaskan tentang apa yang dimaksud dan apa saja yang
terlibat dalam Strategi Operasi di Lingkungan Global. Dalam
pembuatan makalah ini kami tidak lepas dari bantuan berbagai
pihak. Terutama Orang tua tercinta, yang telah berusaha keras
memberikan yang terbaik dengan doa, tenaga, dan pikirannya.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak memiliki
kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu, dengan segala
kerendahan hati kami mengharap saran dan kritik apabila
pembaca

menemukan

kesalahan

dan

kekurangan

demi

perbaikan di kemudian hari. Harapan kami

mudah-mudahan

laporan makalah ini dapat menambah wawasan.


Lamongan, 11 Oktober
2015

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................... ii
DAFTAR ISI................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN .................................................. 1
1.1...................................................................................La
tar Belakang .............................................................. 1
1.2...................................................................................R
umusan Masalah ........................................................ 1
1.3...................................................................................Tu
juan ............................................................................ 2
BAB II
PEMBAHASAN..................................................... 3
2.1..........................................................................................P
ANDANGAN SECARA GLOBAL TENTANG OPERASI .............. 3
2.2..........................................................................................M
ENGEMBANGKAN MISI DAN STRATEGI................................ 3
2.3..........................................................................................M
ENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF MELALUI OPERASI..... 5

2.4..........................................................................................S
EPULUH KEPUTUSAN STRATEGI DALAM MANAJEMEN
OPERASI............................................................................. 7
2.5..........................................................................................IS
U DALAM STRATEGI OPERASI............................................. 9
2.6..........................................................................................P
ENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI
...........................................................................................
10
2.7..........................................................................................PI
LIHAN STRATEGI OPERASIONAL GLOBAL
...........................................................................................
10
BAB III
KESIMPULAN
11
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Manajer Operasional pada saat ini harus memiliki
pandangan global dalam strategi operasi, perkembangan
yang cepat dalam perdagangan dunia yang seolah dunia
tanpa

batasan,

mengakibatkan

banyak

organisasi

memperluas organisasinya tidak hanya di dalam negeri tetapi


juga di luar negeri.
Strategi Operasi di Lingkungan Global merupakan salah
satu materi yang akan dipelajari pada mata kuliah ini. Salah
satu hal yang membuat suatu operasi maju dan menuai hasil
yang baik adalah pada perencanaan usaha yang matang.
Perencanaan

usaha

yang

dilakukan

untuk

menganalisa

terhadap beberapa faktor yang akan berpengaruh pada


kelangsungan

bisnis

yang

dijalani.

Analisa

bisnis

ini

memegang peranan yang cukup penting.


Salah satu kunci keberhasilan perusahaan agar berhasil
dalam persaingan adalah berusaha untuk bisa bersaing
dengan perusahaan lainnya dengan strategi yang baik. Disini
akan coba kita bahas, apa saja yang harus perlu diperhatikan
oleh perusahaan untuk dapat bersaing?

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan
masalah dalam pembuatan makalah ini adalah:
1. Bagaimana pandangan secara global tentang operasi?
2. Bagaimana mengembangkan misi dan strategi?
3. Bagaimana mencapai keunggulan kompetitif melalui
operasi?

4. Apa saja sepuluh keputusan strategi dalam manajemen


5.
6.
7.
1.3

operasi?
Apa saja isu dalam strategi operasi?
Bagaimana pengembangan dan implementasi strategi?
Apa saja pilihan strategi operasional global?
Tujuan
Berdasarkan latar belakang yang tertulis, tujuan

makalah ini tidak lain yaitu :


1. Untuk mendeskripsikan pandangan secara global tentang
operasi.
2. Untuk mengetahui

langkah

yang

dilakukan

dalam

mengembangkan misi dan strategi.


3. Untuk mengetahui hal yang diperhatikan dalam mencapai
keunggulan kompetittif melalui operasi.
4. Untuk mengetahui sepuluh keputusan strategi dalam
manajemen operasi.
5. Untuk mengetahui isu dalam strategi operasi.
6. Untuk mengetahui cara yang dilakukan perusahaan dalam
mengatasi

permasalahan

implementasi strategi.
7. Untuk mengetahui pemilihan
operasional global.

pengembangan
strategi

dalam

dan
strategi

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PANDANGAN SECARA GLOBAL TENTANG OPERASI


Ada banyak alasan mengapa sebuah operasi bisnis
domestik

memutuskan

untuk

berkembang

menjadi

internasional, diantaranya :
a. Mengurangi biaya
Lokasi di tempat lain atau asing dengan upah pekerja,
pajak, dan tarif yang lebih rendah dapat membantu
menurunkan biaya.
b. Memperbaiki rantai pasokan
Sering kali dapat diperbaiki dengan menempatkan fasilitas
di negara di mana sumber daya tertentu itu berada.
c. Menyediakan barang dan jasa lebih baik
Dibutuhkan pemahaman yang lebih baik akan budaya
setempat, sehingga perusahaan dapat mengkhususkan
barang dan jasanya untuk memenuhi kebutuhan yang
sesuai dengan budaya tempat pemasaran.
d. Menarik pangsa pasar baru
Operasi internasional membutuhkan interaksi

dengan

pelanggan asing, pemasok, dan pesaing bisnis lain, maka


perusahaan

internasional

harus

barang dan jasa baru.


e. Belajar untuk memperbaiki operasi
Perusahaan dapat melayani diri

mempelajari

mereka

peluang

sendiri

dan

pelanggan dengan baik, bila mereka selalu bersikap


terbuka terhadap ide-ide baru.
f. Mendapatkan dan mempertahankan bakat global
Organisasi global dapat menarik dan mempertahankan
karyawan yang baik, dengan menawarkan peluang kerja
yang lebih baik.
2.2 MENGEMBANGKAN MISI DAN STRATEGI
Sebuah usaha manajemen operasi yang efektif harus
mempunyai sebuah misi, sehingga ia tahu ke mana arah
3

tujuannya dan sebuah strategi, sehingga ia tahu bagaimana


cara untuk bisa mencapai misi tersebut.
a. Misi
a) Misi organisasi sebagaimana tujuannya, yakni apa yang
akan disumbangkan ke masyarakat/ pelanggan
b) Pernyataan misi menghasilkan batasan dan

fokus

organisasi, juga konsep dalam menjalankan perusahaan


c) Misi menyatakan alasan adanya suatu organisasi
Keberhasilan

ekonomi

dan

kemampuan

bertahan

hidup merupakan hasil pengenalan misi untuk memuaskan


kebutuhan dan keinginan pelanggan. Mendefinisikan misi
(mission) organisasi sebagaimana tujuannya adalah apa
yang akan disumbangkan kepada masyarakat. Begitu misi
organisasi telah ditetapkan, setiap wilayah fungsional dalam
perusahaan menentukan misi pendukungnya. Misi setiap
fungsi dibuat untuk mendukung misi perusahaan secara
keseluruhan.
Perusahaan mencapai misinya dalam tiga jalan:
a) Perbedaan/ pembedaan
b) Kepemimpinan biaya
c) Respons yang cepat/tanggap
b. Strategi
Saat misi ditetapkan, strategi dan penerapannya
dapat dimulai. Strategi (strategy) adalah rencana tindakan
organisasi

untuk

mencapai

misinya.

Setiap

wilayah

fungsional mempunyai strategi untuk mencapai misinya dan


membantu organisasi mencapai misi keseluruhan. Strategistrategi

ini

menetralkan
Setiap

memanfaatkan
ancaman,

Strategi

serta

berbeda.

peluang

dan

menghindari

Setiap

strategi

kekuatan,
kelemahan.
mempunyai

permintaan yang berbeda dalam MO. Strategi Hunter Fan


merupakan strategi yang membedakan dirinya di segi
kualitas dari pesaingnya di industri yang sama. Nucor
4

memfokuskan diri pada biaya rendah, sementara strategi


terkuat

Dell

diandalkan.
2.3 MENCAPAI
OPERASI
Untuk

adalah

respons

KEUNGGULAN
menetapkan

yang

cepat

KOMPETITIF

strategi

bisnis

dan

dapat

MELALUI

dalam

rangka

mencapai keunggulan kompetitif yang tepat maka biasanya


ada tiga langkah utama yang dilakukan perusahaan yaitu:
a. Analisis Lingkungan
Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan
ancaman dan memahami lingkungan pelanggan, industry
dan pesaing.
b. Menetapkan Misi Perusahaan
Menetapkan
alasan
keberadaan

perusahaan

dan

mengidentifikasi nilai produk yang akan diciptakan oleh


perusahaan.
c. Membentuk Strategi
Membangun keunggulan bersaing seperti harga yang
murah, fleksibilitas rancangan atau isi, mutu, penghantaran
yang cepat, ketergantungan, jasa purna jual, atau lini
produk yang luas.
Adapun

(tiga)

strategi

yang

masing-masing

memberikan peluang bagi para manajer operasional untuk


meraih keunggulan adalah:
a. Bersaing pada perbedaan (Differentiation), keunikan dapat
melalui

karakteristik

ditawarkan

kepada

fisik

maupun

konsumen

atribut

sehingga

jasa

yang

konsumen

mempersepsikannya sebagai nilai.


b. Bersaing pada biaya (Cost Leadership), untuk mencapai
nilai yang terkait dengan kualitas yang memadai.
c. Bersaing pada respon cepat (rapid response), melalui
keseluruhan nilai yang terkait dengan pengembangan dan
penghantaran barang yang tepat waktu, penjadwalan yang
dapat diandalkan serta kinerja yang fleksibel.
5

Dalam prakteknya ketiga konsep strategi ini dapat


diterjemahkan ke dalam 6 (enam) strategi khusus, yaitu:
a. Fleksibilitas dalam desain dan volume,
b. Harga rendah,
c. Pengiriman yang cepat,
d. Kualitas (kesesuaian dan kinerja),
e. Pelayanan purna jual, dan
f. Lini produk yang luas.
Keunggulan bersaing menunjukkan penciptaan sistem
yang memiliki keunggulan khusus (unik) di atas pesaing.
Keunggulan bersaing dalam MO dapat diciptakan melalui tiga
strategi:
a. Bersaing dengan diferensiasi
Diferensiasi adalah membedakan penawaran organisasi
dalam bebagai cara yang akan dianggap sebagai nilai
tambah oleh konsumen. Jadi diferensiasi adalah tentang
bagaimana membuat keunikan.
Peluang menciptakan keunikan tidak berada pada kegiatan
atau fungsi pokok perusahaan, tetapi dapat muncul dari
apapun yang dilakukan perusahaan. Jadi diferensiasi dapat
diciptakan pada setiap karakteristik fisik atau atribut
pelayanan dari produk yang dihasilkan perusahaan yang
berpengaruh pada nilai konsumen. Ini dapat berupa lini
produk yang luas, fitur produk, atau pelayanan produk
(seperti lokasi distribusi produk, deliveri produk atau jasa,
reparasi)
b. Bersaing dengan Biaya
Low-cost leadership akan menghasilkan pencapaian nilai
maksimum konsumen.
Strategi biaya rendah ini harus dilakukan pada ke 10
keputusan

MO

sesuai

dengan

nilai

yang

diharapkan

konsumen. Strategi biaya rendah tidak berarti nilai rendah


atau kualitas rendah.
c. Bersing dengan Respon
Respon adalah suatu set nilai uyang berhubungan dengan
kemampuan

dalam

kecepatan,

fleksibilitas

dan

kehandalan.
Respon Fleksibel dapat diartikan sebagai kemampuan
mengantisipasi perubahan di pasar dalam hal inovasi.
Respon Handal dapat dilakukan dengan penjadwalan
yang handal (reliable) dan hasilnya ditunjukkan kepada
konsumen

ehingga

akan

percaya

pada

kemampuan

prusahaan.
Respon Kcecepatan dapat berupa kecepatan dalam
pngiriman

produk

ke

konsumen

atau

kecepatan

pengembangan produk.

2.4 SEPULUH

KEPUTUSAN

STRATEGIS

MANAJEMEN

OPERASI
Pembedaan, biaya rendah, dan respons yang cepat
dapat dicapai saat manajer membuat keputusan efektif
dalam

10 wilayah MO. Keputusan ini dikenal sebagai

keputusan operasi (operation decisions). Sepuluh keputusan


MO yang mendukung misi dan menerapkan strategi adalah
sebagai berikut:
a. Kualitas
Harapan kualitas konsumen harus ditemukan dan kebijakan
serta prosedur harus ditetapkan untuk mengidentifikasi
dan mencapai kualitas tersebut.
b. Desain barang dan jasa

Perancangan barang dan jasa akan menentukan proses


transformasi. Keputusan biaya, kualitas dan tenaga kerja
berhubungan erat dengan keputusan desain.
c. Desain proses dan kapasitas
Pilihan proses tersedia untuk produk barang dan jasa.
Keputusan proses berkaitan dengan teknologi, kualitas,
tenaga kerja yang digunakan dan perawatan.
d. Pemilihan lokasi
Keputusan lokasi fasilitas untuk perusahaan manufaktur
maupun jasa akan menentukan keberhasilan perusahaan.
Kesalahan dalam keputusan ini akan berakibat
e. Desain tata letak (layout)
Kapasitas, jumlah pekerja,

keputusan

pembelian

dan

persediaan mempengaruhi tata letak. Demikian juga,


proses

dan

bahan

mentah

harus

diletakkan

dalam

hubungan satu dengan dengan yang lain.


f. Perancangan kerja dan SDM
Manusia adalah bagian integral

dan

termahal

dari

keseluruhan system, sehingga kualitas kerja, bakat dan


keterampilan

yang

diperlukan

serta

biayanya

harus

ditentukan.
g. Manajemen rantai-suplay
Keputusan ini tentang material apa yang akan dibuat dan
apa yang akan dibeli. Juga tentang kualitas, pengiriman
dan inovasi pada harga yang memuaskan. Keadaan saling
menghargai antara pembeli dan pemasok adalah penting
untuk pembelian yang efektif.
h. Persediaan
Keputusan persediaan dapat dioptimalkan jika kepuasan
konsumen, supplier, skedul produksi, dan perencanaan
tenaga kerjanya dipertimbangkan.

i. Penjadwalan
Skedul produksi yang fisibel dan efisien harus disusun, dan
kebutuhan tenaga kerja serta fasilitas harus ditentukan dan
juga dikontrol.

j. Perawatan
Keputusan-keputusan harus dibuat pada tingkat reliabilitas
dan stabilitas yang diinginkan dan sistem harus ditetapkan
untuk pemeliharaan reliabilitas dan stabilitas tersebut.

2.5 ISU DALAM STRATEGI OPERASI


a. Perkenalan
- Desain dan pengembangan produk sangat penting
- Perubahan produk dan proses perubahan desain
- Kelebihan kapasitas
- Proses produksi pendek
- Keahlian tenaga kerja tinggi
- Biaya produksi tinggi
- Perhatian pada mutu
b. Pertumbuhan
- Peramalan sangat penting
- Produksi dan proses reliabel
- Perbaikan produk yg kompetitif
- Meningkatkan kapasitas
- Perubahan ke arah orientasi produk
- Peningkatan distribusi
c. Kedewasaan
- Standarisasi
- Perubahan produk
- Kapasitas optimal
- Meningkatkan stabilitas proses pabrikasi
- Rendahnya keahlian tenaga kerja
- Proses produksi panjang
- Perhatian pada perbaikan dan penurunan biaya produksi
- Pemeriksaan kembali kebutuhan desain
d. Penurunan
- Diferensiasi produk kecil
9

Meminimalkan biaya
Kelebihan kapasitas dalam industri
Memangkas jalur-jalur yg tidak menghasilkan margin
Pengurangan kapasitas

2.6 PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI


Saat perusahaan memahami permasalahan yang ada
dalam

mengembangkan

strategi

yang

efektif,

mereka

mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal mereka, juga


peluang dan ancaman yang ada di lingkungan mereka.
Strategi

tersebut

dikenal

sebagai

analisis

SWOT.

Permasalahan yang biasa timbul dalam strategi operasi


antara lain:
a. Mengidentifikasi faktor penentu keberhasilan (CSF)
b. Membangun dan mengisi organisasi
c. Memadukan manajemen operasi dengan aktiitas lain
2.7 PILIHAN STRATEGI OPERASI GLOBAL
a.
Strategi internasional, menggunakan ekspor dan
lisensi untuk memasuki pasar global. Menguntungkan,
dimana tingkat tanggapan lokal rendah dan pengurangan
biaya sedikit.
b.
Strategi

multidomestik,

membagi

kewenangan

dengan memberikan otonomi yang cukup berarti pada


setiap bisnis. Strategi : mendirikan perusahaan cabang,
menyediakan waralaba.
c.
Strategi global, mempunyai tingkat sentralisasi yang
tinggi, dimana kantor pusat mengkoordinasikan organisasi
untuk mencari standar dan pembelajaran diantara pabrik,
sehingga dapat menghasilkan skala ekonomis.

10

BAB III
KESIMPULAN

3.1

Agar sebuah perusahaan lokal dapat bergerak menjadi

perusahaan global harus mempunyai 6 (enam) alasan. Enam


alasan tersebut yaitu: mengurangi biaya, memperbaiki rantai
pasokan, menyediakan barang dan jasa lebih baik, menarik
pangsa pasar baru, belajar untuk memperbaiki operasi serta
mendapatkan dan mempertahankan bakat global.
3.2 Sebuah usaha manajemen operasi yang efektif harus
mempunyai sebuah misi, sehingga ia tahu ke mana arah
tujuannya dan sebuah strategi, sehingga ia tahu bagaimana
cara

untuk

mencapai

bisa

mencapai

misinya

misi

dalam

tersebut.
(tiga)

Perusahaan

jalan

yaitu:

perbedaan/pembedaan, kepemimpinan biaya dan respons


yang cepat/tanggap. Setiap wilayah fungsional mempunyai
strategi untuk mencapai misinya dan membantu organisasi
mencapai

misi

memanfaatkan

keseluruhan.
peluang

dan

Strategi-strategi
kekuatan,

ini

menetralkan

ancaman, serta menghindari kelemahan.


3.3 Ada 3 (tiga) strategi yang memberikan peluang bagi para
manajer operasional untuk meraih keunggulan kompetitif
melalui operasi, antara lain: bersaing pada perbedaan
(Differentiation), bersaing pada biaya (Cost Leadership) dan
bersaing

pada

respon

cepat

(rapid

response).

Dalam

prakteknya ketiga konsep strategi ini dapat diterjemahkan ke


dalam 6 (enam) strategi khusus, yaitu: fleksibilitas dalam
desain dan volume, harga rendah, pengiriman yang cepat,
kualitas (kesesuaian dan kinerja), pelayanan purna jual, dan
lini produk yang luas.

11

3.4

Pembedaan, biaya rendah, dan respons yang cepat dapat

dicapai saat manajer membuat keputusan efektif dalam 10


wilayah MO. Keputusan tersebut antara lain: kualitas, desain
barang dan jasa, desain proses dan kapasitas, pemilihan
lokasi, desain tata letak (layout), perancangan kerja dan SDM,
manajemen

rantai-suplay,

persediaan,

penjadwalan

dan

Perawatan
3.5 Adapun isu yang harus dihadapi oleh peusahaan dalam
menjalankan

strategi

operasi

adalah

perkenalan,

pertumbuhan, kedewasaa dan penurunan.


3.6 Dalam proses penngembangan dan implementasi srategi
perusahaan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan internal
mereka, juga peluang dan ancaman yang ada di lingkungan
mereka.
3.7 Pilihan strategi operasi global yaitu: strategi internasional,
strategi multidomestik dan strategi global.

12

DAFTAR PUSTAKA

Rendr, heizer, 2009, manajemen operasi, salemba empat

http://rachmadrevanz.com/2011/pandangan-global-operasi
html
http://monoters.blogspot.com/2008/09/strategi-operasi-dilingkungan-global
htmlhttp://nurrahmanarif.wordpress.com/2008/11/12/manajemen
-operasi
http://dokumen.tips/download/link/makalah-strategi-operasi-dilingkungan-globaldocx
https://orphalese.wordpress.com/2012/11/24/manajemenoperasional-di-lingkungan-global/

13