Anda di halaman 1dari 3

NAMA : SYITI TANIA HASNAN

BP
: 1410311015
KLP : 9 B
LAPORAN FOME
FAMILY WELLNESS PLAN
Keluarga Bu Yen
No
1

Family
member
Saparudin
(57 th)

Sari Yenti
(54 th)

Sarjuni Tia
(18 th)

Sarjuni Riska
Putri
(14 th)

Lifestyle
modification
Diet makanan
seimbang, olahraga
teratur, hentikan
merokok,
manajemen stress,
istirahat,

Screening

Pemeriksaan
kesehatan rutin,
pemeriksaan
tekanan darah,
pemeriksaan gula
darah,
pemeriksaan
kolesterol,
pemeriksaan
sputum
Diet makanan
Pemeriksaan
seimbang, kurangi
kesehatan rutin,
asupan garam,
pemeriksaan
kurangi makanan
tekanan darah,
berlemak dan
kolesterol dan gula
berkolesterol tinggi, darah,
aktivitas fisik teratur, pemeriksaan organ
kontrol rutin tekanan target terkait
darah, kontrol berat
hipertensi seperti
badan, disiplin dan
jantung, ginjal,
teratur minum obat,
mata,
manajemen stress,
sadari, papsmear
istirahat
Diet makanan
Pemeriksaan
seimbang dan
kesehatan rutin
bergizi, manajemen
stress, istirahat
cukup, PHBS
Diet makanan
Pemeriksaan
seimbang dan
kesehatan rutin
bergizi, manajemen
stress, istirahat
cukup, PHBS

immuniza chemopro
tion
fhilaxis
-

1. Saparudin (57 th)


Bapak Saparudin cenderung memiliki gaya hidup yang kurang baik bagi
kesehatan, diantaranya, karena pekerjaan beliau sebagai penjahit jadi beliau sering
menghabiskan waktu dengan banyak duduk yakni kurang melakukan aktivitas fisik.
Selain itu beliau juga memiliki kebiasaan buruk merokok setiap harinya. Dengan

gaya hidup yang demikian resiko terjadinya berbagai penyakit seperti hipertensi,
diabetes, penyakit paru sangat tinggi, untuk itu sangat dianjurkan kepada beliau untuk
melakukan modifikasi gaya hidup seperti diet makanan seimbang dan bergizi,
olahraga teratur, menghentikan merokok, istirahat yang cukup. Screening yang dapat
dilakukan pada Pak Saparudin yaitu: pemeriksaan kesehatan rutin, pemeriksaan
tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan kolesterol, pemeriksaan paru, jantung.
Dengan melakukan beberapa screening bisa ditentukan berbagai faktor risiko atau
mungkin penyakit yang sedang beliau derita karena menurut paparan dari istri beliau,
Pak Saparudin tidak mau berobat memeriksakan diri ke dokter jika ia sakit.
2. Sari Yenti (54 th)
Bu Sari Yenti sudah menderita hipertensi semenjak satu tahun terakhir, beliau
mengatakan juga menderita kolesterol tinggi saat diperiksa ke dokter. Semenjak
diketahui menderita hipertensi beliau mengkonsumsi obat antihipertensi yang
diberikan dokter. Modifikasi gaya hidup yang dapat dianjurkan pada Bu Yen yaitu:
diet makanan seimbang, kurangi asupan garam, kurangi makanan berlemak dan
berkolesterol tinggi, aktivitas fisik teratur, kontrol rutin tekanan darah kontrol berat
badan, manajemen stress, istirahat yang cukup serta rutin konsumsi obat hipertensi.
Screening yang dapat dilakukan pada Bu Yen diantaranya: pemeriksaan
kesehatan rutin, pemeriksaan tekanan darah rutin, pemeriksaan kolesterol dan gula
darah secara rutin, pemeriksaan organ target terkait hipertensi seperti jantung, ginjal,
mata untuk memastikan apakah hipertensi yang beliau derita sudah mengenai organ
target atau belum, jika sudah dapat diberikan obat terkait kerusakan organ. Selain itu
beliau juga harus rutin melakukan sadari. Pemeriksaan lain yang dapat dianjurkan
yaitu papsmear.
3. Sarjuni Tia (18 th)
Modifikasi gaya hidup yang dapat dianjurkan pada Tia yaitu: diet makanan
seimbang dan bergizi, manajemen stress, istirahat cukup. Hal ini sangat dianjurkan
karena Tia yang masih dalam masa pertumbuhan sehingga memerlukan asupan gizi
yang seimbang dan cukup. Selain itu juga diberikan edukasi agar Tia menjaga
kebersihan dan menghindari lingkungan yang tidak sehat seperti paparan asap rokok
dari orang lain. Screening yang dapat dilakukan seperti pemeriksaan kesehatan rutin
untuk menjaga agar kondisi kesehatan tetap stabil.
4. Sarjuni Riska Putri (14 th)
Sama seperti kakanya Tia, modifikasi gaya hidup yang dianjurkan pada Riska
diet makanan seimbang dan bergizi karena Riska yang masih dalam masa
pertumbuhan dan perkembangan. Manajemen stress, istirahat cukup sangat
diperlukan, serta edukasi untuk menjaga kebersihan dan menjauhi lingkungan yang
tidak sehat. Screening yang dapat dilakukan seperti pemeriksaan kesehatan rutin.

DAFTAR PUSTAKA
1. Bandiara, Ria. "An Update Management Concept in Hypertension." (2008).
2. Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. Pedoman
Tatalaksana Hipertensi Penyakit Kardiovaskular. Edisi I. Jakarta: PERKI.
2015.
3. Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indoensia. Buku Ajar Ilmu
Penyakit Dalam . Edisi V. Jakarta : InternaPublishing. 2009.