Anda di halaman 1dari 2

Proteksi dari arus kejut

A. Proteksi dari sentuhan langsung


Manusia dan ternak harus dihindarkan/diselamatkan dari bahaya yang bisa timbul karena sentuhan
dengan bagian aktif instalasi (sentuh langsung) dengan salah satu cara seperti berikut ini :
a). mencegah mengalirnya arus melalui badan manusia atau ternak.
b). membatasi arus yang dapat mengalir melalui badan sampai suatu nilai yang lebih kecil dari arus
kejut.

B. Proteksi dari sentuhan tak langsung


Manusia dan ternak harus dihindarkan/diselamatkan dari bahaya yang timbul karena sentuhan
dengan bagian konduktif terbuka dalam keadaan gangguan (sentuhan tak langsung) dengan salah
satu cara dibawah ini :
a). mencegah mengalirnya arus melalui badan manusia atau ternak.
b). membatasi arus yang dapat mengalir melalui badan sampai suatu nilai yang lebih kecil dari arus
kejut.
c). pemutusan supplay secara otomatis dalam waktu yang ditentukan pada saat terjadi gangguan
yang sangat mungkin menyebabkan mengalirnya arus melalui badan yang bersentuhan dengan
bagian konduktif terbuka, yang nilai arusnya sama dengan atau lebih besar dari arus kejut.

C. Proteksi efek termal


Instalasi listrik harus disusun sedmikian rupa sehingga tidak ada resiko tersulutnya bahan yang
mudah terbakar karena tingginya suhu atau busur api listrik. Demikian pula tidak akan ada resiko
luka bakar pada manusia maupun ternak selama perlengkapan listrik beroperasi secara normal.

D. Proteksi dari arus lebih


Manusia atau ternak harus dihindarkan dari/diselamatkan dari cedera, dan hartabenda diamankan
dari kerusakan karena suhu yang berlebihan atau stres elektromagnetis karena arus lebih yang
sangat mungkin timbul pada penghantar aktif.

E.

Proteksi dari arus kurang

Dapat Menggunakan relay tegangan kurang (Under Voltage Relay) bekerjanya berdasarkan
turunnya tegangan mencapai/ dibawah nilai settingan relay yang digunakan.
Relay tegangan lebih banyak digunakan untuk,
1.Gangguan fasa ketanah atau pergeseran titik netral pada jaringan yang disuplay dari transformator
tenaga dimana titiknetralnya ditanahkan melalui tahanan tinggi atau mengambang.
2.Untuk pengaman gangguan fasa ke tanah dari stator generator dimana titik netral generator
ditanahkan lewat transformator distribusi

F. Sistem proteksi petir


Konsepsi proteksi bahaya sambaran petir
1. Perlindungan sambaran langsung
Dengan memasang instalasi penylaur petir pada bangunan.
2. Perlindungan sambaran tidak langsung
Dengan melengkapi peralatan pengaman tegangan pada jaringan instalasi listrik (arester).
Instalasi penyalur petir yang tidak memenuhi syarat dapat mengundang bahaya.