Anda di halaman 1dari 8

BAB 5

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


5.1. Hasil Penelitian
Proses pengambilan data untuk penelitian ini telah dilakukan dengan menggunakan instrumen
angket yang telah diisi oleh responden di tempat tanpa dibawa pulang ke rumah. Hasil angket yang
telah dikumpulkan kemudian dianalisa sehingga dapat disimpulkan hasil penelitian dalam paparan
dibawah ini.
5.1.1. Deskripsi Karakteristik Responden
Responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat di kawasan perumahan
Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia sebanyak 100 orang. Dari keseluruhan responden yang ada,
diperoleh gambaran mengenai karakteristiknya meliputi: jenis kelamin , usia, tahap pendidikan dan
pekerjaan. Data lengkap mengenai karakteristik responden tersebut dapat dilihat pada tabel 6.1, 6.2,
6.3, dan tabel 6.4
Pada penelitian ini jumlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan tidak di batasi. Karena dalam
penelitian ini peneliti hanya ingin melihat tingkat pengetahuan tehadap hipertensi, peneliti tidak
membandingkan pengetahuan terhadap hipertensi berdasarkan jenis kelamin..
5.1.1.1 Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin di perumahan
Taman Soga, Batu Pahat, Johor Malaysia
Tabel 5.1. Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin di perumahan Taman
Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia
Jensi Kelamin
Laki-laki
Perempuan
Total

Frequensi (n)
47
53
100

Presentase %
47
53
100

Sumber : Data Primer


Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin
perempuan sebanyak 57 responden (53%) dan laki-laki sebanyak 47 responden (47%).

5.1.1.2 Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan umur di kawasan perumahan


Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia.
Tabel 5.2. Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan umur di kawasan perumahan
Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia.
Umur
20-29
30-39
40-49
50-59
> 60
Total

Frequensi (n)
17
23
24
22
14
100

Presentase %
17
23
24
22
14
100

Sumber : Data Primer


Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa umur responden dengan frequensi terbanyak
yaitu 40-49 tahun sebanyak 24 responden (24%), 30-39 tahun sebanyak 23 responden (23%), 50-59
tahun sebanyak 22 responden (22%), 20-29 tahun sebanyak 17 responden (17%, 60 tahun ke atas
sebanyak 14 responden (14%).
5.1.1.3 Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan tahap pendidikan di kawasan
perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia.
Tabel 5.3. Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan tahap pendidikan di kawasan
perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia.
Tingkat Pendidikan
SR
SM
Asasi/Matrik
Diploma
S1
S2
Total

Frekuensi
5
24
36
25
5
5
100

Presentase %
5
24
36
25
5
5
100

Sumber: Data Primer


Tabel 5.3 menunjukkan sebagian besar responden mempunyai tingkat pendidikan setingkat
Asasi/Matrik yaitu sebesar 36%, diikuti responden tingkat Diploma 24%. Sebanyak 24 orang (24%)
mempunyai tingkat pendidikan SM. Manakala tingkat pendidikan SR, S1 dan S2 mempunyai jumlah
responden yang sama yaitu sebanyak 5 orang (5%).

5.1.1.4 Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan jenis pekerjaan di kawasan


perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia.
Tabel 5.4. Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan tahap jenis pekerjaan di kawasan
perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia.
Jenis Pekerjaan
Pedagang/Wiraswasta
Pegawai Swasta
PNS
Mahasiswa
Pensiunan/IRT
Total

Frekuensi
18
28
28
17
9
100

Presentase %
18
25
28
17
12
100

Sumber : Data Primer


Tabel 5.4 di atas menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah sebagai PNS dan pegawai
swasta yaitu sebanyak 28 responden atau sebesar 28%. Sebanyak 14 orang (14%) responden memliki
pekerjaan sebagai pedagang/wiraswasta. Responden yang bekerja sebagai IRT adalah 9 orang

(9%). Responden yang terdiri daripada mahasiswa adalah 17 orang (17%).


5.2 Hasil Analisa Data
Pengetahuan masyarakat umum di kawasan perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor,
Malaysia terhadap hipertensi.
Pada penelitian ini, dalam lembar angket penelitian terhadap 10 pertanyaan mengenai
pengetahuan terhadap hipertensi. Data lengkap distribusi frekuensi jawaban angket responden pada
variabel pengetahuan dapat dilihat pada tabel 6.3 di bawah ini.
Tabel 5.5. Distribusi Frekuensi Jawaban Responden pada Variabel Pengetahuan di kawasan
perumahan Taman Soga, Batu, Pahat, Johor, Malaysia.
No

Jawaban Responden
Benar
Salah

Pertanyaan/Pernyataan
f
1
2
3
4
5
6

Penyakit hipertensi merupakan penyakit tekanan


darah tinggi
Salah satu gejala tekanan darah tinggi yang biasa
dirasakan pada penderita adalah pusing dan tengkuk
terasa berat dalam jangka waktu yang lama
Penderita tekanan darah tinggi penting
memeriksakan tekanan darah ke pelayanan
kesehatan ynag terdekat
Membatasi makanan berlemak merupakan salah
satu usaha untuk mencegah tekanan darah tinggi
Mengkonsumsi garam berlebih akan meyebabkan
tekanan darah tinggi
Selain mengkonsumsi buah-buahan segar, usaha

97

97

66

66

34

34

97

97

67

67

33

33

74

74

26

26

85

85

15

15

7
8
9
10

lain untuk mencegah tekanan darah tinggi adalah


dengan olahraga secara teratur
Menjauhkan diri dari rokok, alkohol dan stress
adalah salah satu cara untuk mencegah tekanan
darah tinggi
Dukungan keluarga meruapakan salah satu yang
penting untuk memotivasi penderita hipertensi
dalam menjalankan perubahan gaya hidup
Meminum obat anti hipertensi secara teratur dan
mengontrol pola makan adalah usaha mencegah
kekambuhan penyakit tekanan darah tinggi
Menjaga berat badan dalam kisaran normal bisa
megurangi risiko terjadinya penyakit hipertensi

82

82

18

18

86

86

14

14

98

98

83

83

17

17

Sumber : Data Primer


Berdasarkan tabel di atas pada daftar pertanyaan yang paling banyak dijawab dengan benar yaitu
pertanyaan pada nomor 9 sebesar 98 %, kemudian nomor 1 dan 3 masing-masing sebesar 97 %,
kemudian nomor 8 sebesar 86 %, kemudian nomor 6 sebesar 85%, kemudian nomor 10 sebesar 83%,
kemudian nomor 7 sebesar 82 %, kemudian nomor 5 sebesar 74% dan pertanyaan nomor 4 sebesar
67%. Sedangkan pertanyaan yang paling banyak dijawab salah oleh responden adalah pertanyaan
nomor 2 yaitu sebesar 66 %.
Pada tabel tersebut dapat dilihat bahwa tingkat pengetahuan dengan kategori baik memiliki
presentase paling besar 86%, tingkat pengetahuan sedang 14% dan tidak ada sampel yang memiliki
tingkat pengetahuan kurang.
Tingkat pengetahuan dalam penelitian ini dibedakan menjadi 3 yaitu baik, sedang dan kurang.
Seorang responden akan dikatakan memiliki pengetahuan yang baik bila mampu menjawab 8-10
pertanyaan dengan benar sedangkan seorang responden dikatakan berpengetahuan sedang bila
menjawab 4-7 pertanyaan dengan benar dan dikatakan berpengetahuan kurang bila hanya menjawab
lebih kecil atau sama dengan 3 dari pertanyaan dengan benar. Berdasarkan hasil uji tersebut maka
tingkat pengetahuan masyarakat di kawasan perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia
dapat dikategorikan pada tabel 5.6.
Tabel 5.6. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pengetahuan di kawasan perumahan Taman
Soga, Batu Pahat, Johor, Malaysia
Pengetahuan
Baik
Cukup
Kurang
Jumlah
Sumber: Data Primer

F
73
27
0
100

%
73
27
0
100

Berdasarkan tingkat pengetahuan masyarakat di kawasan perumahan Taman Soga, Batu Pahat,
Johor, Malaysia dapat dikategorikan pengetahuan baik sebanyak 73 responden (73%), pengetahuan
cukup sebanyak 27 responden (27%) dan tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan
kurang. Jadi tingkat pengetahuan masyarakat di kawasan perumahan Taman Soga, Batu Pahat, Johor,
Malaysia dalam kategori cukup sebanyak 27 responden (27%).
5.3. Pembahasan
5.3.1 Pengetahuan
Pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah sesaorang melakukan penginderaan
terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui pancaindera penglihatan, pendengaran,
penciuman rasa dan raba. Dalam penelitian ini telah dilakukan pembagian angket yang telah valid
untuk mengukur pengetahuan responden pada tingkat pengetahuan yang pertama, yaitu tahu.
Daei hasil penelitian diperoleh sebanyak 73 responden (73%) memiliki pengetahuan yang baik
tentang apa yang disebut hipertensi. Hipertensi terkadang tidak menampakkan gejala hingga bertahuntahun, namun pada sebagian orang tang menderita tekanan darah tinggi akan mengeluhkan gejala
pusing dan tengkuk terasa berat dalam waktu yang lama. Didapati bahwa sebanyak 66 responden
(66%) berpengetahuan cukup tentang geala hipertensi.
Pencegahan hipertensi sejak dini merupakan hal yang penting mengingat hipertensi tidak sapat
disembuhkan melainkan hanya dapat dikontrol sehingga penderita hipertensi harus mengkonsumsi
obat seumur hidup untuk mencegah komplikasi yang dapat berakibat fatal. Membatasi makanan
berlemak merupakan salah satu cara pencegahan hipertensi dan sebanyak 67 responden (67%)
berpengetahuan cukup tentang hal tersebut. Selain makanan berlemak, diet lain yang dilakukan adalah
dengan mengurangi konsumsi garam. Hal ini disebabkan karena garam banyak mengandung natrium
yang bersifat menarik air ke dalam pembuluh darah, sehingga beban kerja jantung untuk memompa
darah meningkat dan mengakibatkan hipertensi. Pencegahan lain dari hipertensi adalah dengan
mengkonsumsi buah-buahan dan berolahraga secara teratur dan sebanyak 85 responden (85%)
berpengetahuan baik tentang hal tersebut.
Sebanyak 82 responden (82%) berpengetahuan baik tentang pencegahan hipertensi dengan
menjauhkan diri dari rokok, alkohol dan stress. Gas CO yang dihasilkan oleh rokok mempunyai
kemampuan mengikat hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel merah lebih kuat dibanding oksigen.
Akibatnya sel tubuh menjadi kekurangan oksigen dan akan berusaha meningkatkan oksigen melalui
kompensasi pembuluh darah dengan jalan menciut (spasme). Bila proses spasme berlangsung lama
dan terus menerus, akibatnya pembuluh darah akan mudah rusak dengan terjadinya kekakuan pada
pembuluh darah. Efek alkohol dan stress terhadap tekanan darah masih belum begitu jelas, namun
diduga ada kaitannya dengan perangsangan saraf otonom simpatis dan pengaruh hormon kortisol,
yang keduannya dapat menghasilkan efek peningkatan tekanan darah.
Kegemukan merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi karena kegemukan
menyebabkan ketidak seimbangan metabolisme jika terjadi terus menerus dan tidak dapat dikontrol
akan menyebabkan gagal ginjal kronik.Gagal gonjal mengakibatkan beban jantung untuk memompa
darah bertambah sehingga tekanan darah pun meningkat. Sebanyak 83 responden (83%) menjawab
dengan benar artinya masyarakat berpengetahuan baik bahwa menjaga berat badan dalam kisaran
normal bisa mengurangi resiko terjainya penyakit hipertensi.
Selain pengertain hipertensi, gejala hipertensi dan pencegahan hipertensi, maka masyarakat
dikawasan perumahan Taman Soga, Batu Pahat penting pula mengetahui bagaimana tindak lanjut atau
pengelolaan terhadap hipertensi. Pengelolaan hipertensi yang bisa mereka lakukan adalah dengan

memeriksakan tekanan darah ke pelayanan kesehatan terdekat dan sebanyak 97 responden (97%)
berpengetahuan baik. Selain itu sebanyak 98 responden (98%) menjawab dengan benar bahwa
meminum obat antihipertensi secara teratur dan mengontrol pola makanan adalah salah satu usaha
untuk mencegah kekambuhan hipertensi. Dan sebanyak 86 responden (86%) berpengetahuan baik
bahwa dukungan keluarga untuk mengubah gaya hidup penderita hipertensi merupakan salah satu
yang penting dalam pengelolaan hipertensi.
Secara keseluruhan diperoleh sebanyak 73 responden (73%) yang berpengetahuan baik, 23
responden berpengetahuan cukup dan tidak responden yang berpengetahuan kurang. Dari hasil
tersebut dilihat bahwa pengetahuan masyarakat di kawasan perumahan Taman Soga, Batu Pahat,
Johor, Malaysia tentang hipertensi berada pada tingkat baik.

LAMPIRAN

FREQUENCIES VARIABLES=totscore
/STATISTICS=MINIMUM MAXIMUM MEAN MEDIAN MODE
/ORDER=ANALYSIS.

Frequencies
[DataSet1]

Statistics
totscore
N

Valid

100

Missing

Mean

4.05

Median

5.00

Mode

Minimum

Maximum

totscore
Cumulative
Frequency
Valid

Percent

Valid Percent

Percent

6.00

3.0

3.0

3.0

7.00

11

11.0

11.0

14.0

8.00

15

15.0

15.0

29.0

9.00

20

20.0

20.0

49.0

10.00

51

51.0

51.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

T-TEST
/TESTVAL=86
/MISSING=ANALYSIS
/VARIABLES=totscore
/CRITERIA=CI(.95).

T-Test
[DataSet1]
One-Sample Statistics
N
totscore

Mean
100

4.05

Std. Deviation
1.175

Std. Error Mean


.118

One-Sample Test
Test Value = 86
95% Confidence Interval of the
Difference
t
totscore

-697.273

df

Sig. (2-tailed)
99

.000

Mean Difference
-81.950

Lower

Upper
-82.18

-81.72