Anda di halaman 1dari 10

TUGAS 2

2.

Fugro Viewer
FugroViewer merupakan sebuah aplikasi yang berfungsi menampilkan data
LiDAR dengan format *.las yang telah diunduh sebelumnya. Dalam pembahasan

ini akan dijelaskan bagaimana cara mengoperasikan aplikasi tersebut.


A. Menampilkan data *Las
1. Buka aplikasi Fugro Viewer2.1

Gambar 2.1 Tampilan aplikasi Fugro Viewer 2.1.

2. Buka file data Lidar dengan cara pilih File lalu pilih Open LiDAR File(s), maka
akan muncul jendela Open Data Files seperti gambar di bawah.

Gambar 2.2 Open file data LiDAR.

3. Data LiDAR akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Gambar 2.3 Visualisasi file data LiDAR.

4. Selanjutnya pisahkan data ground dengan surface dengan klik Setting dan
Point Display Settings.

Gambar 2.4 Membuka Point Display Setting.

5. Kemudian pada tampilan Point Display Setting klik Bare Earth untuk
menampilkan data Ground atau surface saja, lalu klik OK

Gambar 2.5 Jendela Point Display Setting.

6. Akan muncul tampilan data setelah dipilih hanya point Ground-nya saja,
seperti di bawah ini.

Gambar 2.6 Hasil dari data Ground.

B. Export Data

Export data digunakan untuk mengkonvert data LiDAR yang berformat *.las
(berisi data DSM) menjadi format *.xyz ataupun shape 2D dan 3D (DEM atau
DTM), berikut langkah-langkah untuk men-export data LiDAR menjadi data
DEM
1. Klik File pada FugroViewer 2.1 Export From LAS Format

Gambar 2.7 Meng-export dari format LAS.

2. Dan jendela Export LAS Files akan muncul seperti di bawah ini, selanjutnya
klik Add Files dan akan muncul jendela Select LAS Files For Export. Pilih data
LiDAR yang akan di-export, lalu tekan Open.

Gambar 2.8 Input data LAS untuk d export.

3. Pilih File Config untuk mengeliminasi point vegetasi dan bangunan. Jendela
LAS Export Filters akan muncul seperti berikut

Gambar 2.9 Menampilkan jendela LAS Export Filters.

4. Klik Bare Earth, untuk mengeliminasi point vegetasi dan bangunan yang
terdapat pada data LiDAR sehingga hanya data Ground yang tersisa.
Selanjutnya pilih OK untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Gambar 2.10 Jendela LAS Export Filters.

5. Setelah selesai melakukan filter. Maka akan kembali ke jendela Export LAS
Files, selanjutnya klik Start. Data yang kita pilih akan diproses.

Gambar 2.11 Proses meng-export data LAS menjadi data DEM.

6. Bila data telah selesai diproses, akan muncul jendela Export LAS seperti
berikut lalu tekan OK.

Gambar 2.12 Jendela Export Process Complete

C. Visualisasi 3D
Visualisasi 3D digunakan untuk menampilkan data *.LAS dalam bentuk 3 (tiga)
dimensi sehingga akan nampak model matematisnya
1. Klik

, setelah itu akan secara otomatis tampil visualisasi 3Dnya

Gambar 2.13 Visualisasi 3D

Gambar 2.14 Visualisasi 3D menggunakan warna RGB

D. Nilai tinggi gedung


Cara mengetahui nilai tinggi dari suatu bangunan/ gedung yaitu :
Tinggi bangunan = ( elevasi bangunan elevasi ground)
Fungsi dari nilai tinggi bangunan itu sendiri, akan digunakan pada saat pembuatan
LOD (level of detail) pada aplikasi ArcScene.
1. Tambahkan reference citra pada data lidar agar kita bisa mengetahui informasi
apa saja yang terkandung didalamnya (bangunan, jalan, sungai, pohon, dll).
Dengan cara klik open reference file pilih data citra dengan lokasi yang
sama klik Done.

Gambar 2.15 Import refrence data citra

2. Kemudian nyalakan semua jenis point data zoom pada bangunan yang ingin
diketahui nilai elevasinya klik query point data

Gambar 2.16 Zoom data

3. Kemudian klik nilai bangunan yang akan dicari, maka akan secara otomatis
muncul informasi point sebagai berikut:

Gambar 2.17 Informasi point bangunan

4. Kemudian klik pada tanah dibawahnya

Gambar 2.18 Informasi point ground

5. Maka dari kedua informasi data tersebut, nilai bangunan dapat dihitung :
Tinggi bangunan = ( elevasi bangunan elevasi ground)
Tinggi bangunan = (446.82 440.26)
Tinggi bangunan = 6.56 m
Maka nilai tinggi bangunan tersebut 6.56 m. Lakukan langkah yang sama
untuk semua informasi nilai tinggi yang ingin diketahui.
E. Kesimpulan

FugroViewer merupakan aplikasi yang digunakan untuk menampilkan data


LiDAR dengan format *.las (berisi data DSM) diconvert menjadi format

*.xyz ataupun shape 2D dan 3D (DEM atau DTM)


Fugro Viewer juga digunakan untuk memisah antara data Ground dengan
surface, hal ini dilakukan dengan tujuan mencegah data asli LiDAR

(Ground+Surface) langsung dijadikan kontur (bangunan ikut jadi kontur).


Fugro Viewer juga digunakan untuk melihat visualisasi 3D dari data
LiDAR serta untuk menentukan tinggi bangunan dan kedalaman sungai
yang nantinya akan digunakan untuk pembuatan LOD (Level Of Detail).