Anda di halaman 1dari 7

Elemen alat ukur watt jam satu fasa ditunjukkan pada gambar dibawah dalam bentuk skema.

Kumparan arus dihubungkan seri dengan jala-jala, dan kumparan tegangan dihubungkan paralel.
Kedua kumparan yang dililitkan pada sebuah kerangka logam dengan desain khusus melengkapi
dua rangkaian maghnit. Sebuah piringan aluminium ringan digantung di dalam senjang udara
medan kumparan arus yang menyebabkan arus pusar mengalir di dalam piringan. Reaksi arus
pusar dan medan kumparan tegangan membangkitkan sebuah torsi (aksi motor) terhadap
piringan dan menyebabkannya berputar. Click Here Konstruksi Watt Jam (KWH) Meter
Konstruksi Watt Jam (KWH) Meter,struktur Watt Jam (KWH) Meter,bagian Watt Jam (KWH)
Meter,susunan Watt Jam (KWH) Meter,teori Watt Jam (KWH) Meter,harga Watt Jam (KWH)
Meter,jual Watt Jam (KWH) Meter,modifikasi Watt Jam (KWH) Meter,service Watt Jam (KWH)
Meter,memperbaiki Watt Jam (KWH) Meter,alat ukur Watt Jam (KWH) Meter,kalibrasi Watt
Jam (KWH) Meter,seting Watt Jam (KWH) Meter Torsi yang dibangkitkan sebanding dengan
kuat medan kumparan tegangan dan arus pusar di dalam piringan yang berturut-turut adalah
fungsi kuat medan kumparan arus. Berarti jumlah putaran piringan sebanding dengan energi
yang telah dipakai oleh beban dalam selang waktu tertentu, dan diukur dalam kilowatt-jam
(kWh, kilowatt jam). Poros yang menopang piringan aluminium dihubungkan melalui susunan
roda gigi ke mekanisme jam dipanel alat ukur, melengkapi suatu pembacaan kWh yang
terkalibrasi dalam desimal. Redaman piringan diberikan oleh dua maghnit permanen kecil yang
ditempatkan saling berhadapan pada sisi piringan. Bila piringan berputar, maghnit-maghnit
permanen mengindusir arus pusar di dalamnya. Arus-arus pusar ini bereaksi dengan medan
maghnit dari maghnit-maghnit permanen kecil dan meredam gerakan piringan. Kalibrasi alat
ukur watt jam dilakukan pada kondisi beban penuh yang diijinkan dan pada kondisi 10% dari
beban yang diijinkan. Pada beban penuh, kalibrasi terdiri dari pengaturan posisi maghnitmaghnit permanent kecil agar alat ukur membaca dengan tepat. Pada beban-beban yang sangat
ringan, komponen tegangan dari medan menghasilkan suatu torsi yang tidak berbanding
langsung dengan beban. Kompensasi kesalahan diperoleh dengan menyisipkan sebuah kumparan
pelindung atau pelat diatas sebagian kumparan tegangan dengan membuat alat ukur bekerja pada
10% beban yang diijinkan. Kalibrasi alat ukur pada kedua posisi ini biasanya menghasilkan
pembacaan yang memuaskan untuk semua bebanbeban lainnya. Sebuah alat ukur watt jam satu
fasa ditunjukkan pada gambar berikut. Bagian Mekanik KWH Meter Tipe Induksi Dan
Elektromekanik Bagian Mekanik KWH Meter Tipe Induksi Dan Elektromekanik,Mekanik KWH
Meter,KWH Meter Tipe Induksi,KWH Meter Tipe Elektromekanik,Bagian KWH Meter,harga
KWH Meter,nilai KWH Meter,membaca KWH Meter,menggunakan KWH Meter,seting KWH
Meter,cara seting KWH Meter,KWH Meter PLN,mempelajari KWH Meter,materi KWH
Meter,artikel KWH Meter,KWH Meter pdf,modifikasi KWH Meter,merubah KWH Meter
Keterangan : Kumparan tegangan, yang dihubungkan paralel dengan beban Kumparan arus,
dihubungkan seri dengan beban Stator Piringan Aluminium Rotor Rotor brake magnets Spindle
dengan worm gear Display dial : 1/10, 10 dan 1000 , 1, 100 dan 10000.dials berputar searah
jarum jam Meter induksi elektromekanik beroperasi dengan menghitung putaran dari cakram
aluminium yang dibuat berputar dengan kecepatan proporsional dengan power yang digunakan.
Alat ini mengkonsumsi power yang kecil sekitar 2 watts. Cakram metalik bekerja dengan dua
kumparan. Kumparan satu disambungkan dengan sebuah benda yang menghasilkan flux
magnetik yang proporsional dengan tegangan dan kumparan kedua disambungkan dengan benda
yang menghasilkan flux magnetik yang proporsional dengan arus. Keadaan ini menghasilkan
eddy currents di cakram dan efeknya adalah gaya yang digunakan dalam cakram proporsional
dengan hasil arus dan tegangan. Magnet permanen menggunakan gaya berlawanan yang

proporsional dengan kecepatan rotasi cakram, hal ini menyebabkan sebuah pengereman yang
menyebabkan cakram berhenti berputar. Tipe meter yg didiskripsikan di atas digunakan pada AC
fasa tunggal. Perbedaan konfigurasi antara fasa tunggal dan tiga fasa adalah terletak adanya
tambahan kumparan tegangan dan arus. Contoh Meter Induksi Elektromekanik Contoh Meter
Induksi Elektromekanik,Contoh KWH Meter Induksi,Contoh KWH Meter
elektrodinamometer,bentuk KWH Meter Pengukuran energi dalam sistem tiga fasa dilakukan
oleh alat ukur watt jam fasa banyak. Kumparan arus dan kumparan tegangan dihubungkan
dengan cara yang sama seperti wattmeter tiga fasa. Masing-masing fasa alat ukur watt jam
mempunyai rangkaian maghnetik dan piringan tersendiri, tetapi semua piringan dijumlahkan
secara mekanis dan putaran total permenit dari poros sebanding dengan energi total tiga fasa
yang dipakai. Berbagi Artikel "Konstruksi Dan Cara Kerja Watt Jam (KWH) Meter": 1 0 1027
Artikel Terkait "Konstruksi Dan Cara Kerja Watt Jam (KWH) Meter" Konstruksi Dan Tipe
WattmeterKonstruksi Dan Tipe Wattmeter Prinsip Kerja Dan Aliran Daya Motor InduksiPrinsip
Kerja Dan Aliran Daya Ampere Meter Arus Searah (Ampere Meter DC)Ampere Meter Arus
Searah (Ampere Volt Meter Arus Searah (DC Volt Meter)Volt Meter Arus Searah (DC Volt
Definisi, Konstruksi Dan Prinsip Kerja TransformatorDefinisi, Konstruksi Dan Prinsip
Pengukuran Kecepatan Secara DigitalPengukuran Kecepatan Secara OHM Meter Tipe Seri
Dan ShuntOHM Meter Tipe Seri Dan Shunt
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/konstruksi-dan-cara-kerja-watt-jam-kwh-meter/
Copyright Elektronika Dasar

KWH Meter Analog Kwh meter adalah alat yang digunakan oleh pihak PLN untuk menghitung
besar pemakaian daya konsumen. Alat ini sangat umum dijumpai di masyarakat. Bagian utama
dari sebuah KWH meter adalah kumparan tegangan, kumparan arus, piringan aluminium, magnet
tetap yang tugasnya menetralkan piringan aluminium dari induksi medan magnet dan gear
mekanik yang mencatat jumlah perputaran piringan aluminium. Alat ini bekerja menggunakan
metode induksi medan magnet dimana medan magnet tersebut menggerakkan piringan yang
terbuat dari aluminium. Putaran piringan tersebut akan menggerakkan counter digit sebagai
tampilan jumlah KWH nya. a. Medan Magnet Pada KWH Meter b. Model Fisik KWH Meter
Gambar.a mengambarkan kepada kita bagaimana medan magnet memutarkan piringan
alumunium. Arus listrik yang melalui kumparan arus mengalir sesuai dengan perubahan arus
terhadap waktu. Hal ini menimbulkan adanya medan di permukaan kawat tembaga pada koil
kumparan arus. Kumparan tegangan membantu mengarahkan medan magnet agar menerpa
permukaan alumunium sehingga terjadi suatu gesekan antara piringan alumunium dengan medan
magnet disekelilingnya. Dengan demikian maka piringan tersebut mulai berputar dan kecepatan
putarnya dipengaruhi oleh besar kecilnya arus listrik yang melalui kumparan arus. Gambar b
merupakan koneksi KWH Meter dimana ada empat buah terminal yang terdiri dari dua buah
terminal masukan dari jala jala listrik PLN dan dua terminal lainnya merupkan terminal
keluaran yang akan menyuplai tenaga listrik ke rumah. Dua terminal masukan dihubungkan ke
kumparan tegangan secara parallel dan antara terminal masukan dan keluaran dihubungkan ke
kumparan arus. Prinsip Kerja KWH Meter Berikut diberikan gambar KWH meter analog beserta
gambar prinsip kerja dari KWH meter tersebut apabila ditinjau dari segi fisika. Dari gambar di
bawah dapat dijelaskan bahwa arus beban I menghasilkan fluks bolakbalik c, yang melewati

piringan aluminium dan menginduksinya, sehingga menimbulkan tegangan dan eddy current.
Kumparan tegangan Bp juga mengasilkan fluks bolak-balik p yang memintas arus If. Karena
itu piringan mendapat gaya, dan resultan dari torsi membuat piringan berputar. Gambar Prinsip
Dasar KWH Meter Torsi ini sebanding dengan fluks p dan arus IF serta harga cosinus dari
sudut antaranya. Karena p dan IF sebanding dengan tegangan E dan arus beban I, maka torsi
motor sebanding dengan EI cos , yaitu daya aktif yang diberikan ke beban. Karena itu
kecepatan putaran piringan sebanding dengan daya aktif yang terpakai. Semakin besar daya yang
terpakai, kecepatan piringan semakin besar, demikian pula sebaliknya. Secara umum perhitungan
untuk daya listrik dapat di bedakan menjadi tiga macam, yaitu : Daya kompleks S(VA) = V.I
Daya reaktif Q(VAR) = V.I sin Daya aktif P(Watt) = V.I cos
.(2.1) Hubungan dari ketiga daya diatas dapat dituliskan
dengan menggunakan rumus sebagai berikut : S P2 Q2 S (VI )2 .(sin2 cos2 ) S V.I
(2.2) Dari ketiga daya
diatas, yang terukur pada KWH meter adalah daya aktif, yang dinyatakan dengan satuan Watt.
Perhitungan Biaya KWH Meter KWH Meter berarti Kilo Watt Hour Meter dan kalau diartikan
menjadi n ribu watt dalam satu jamnya. Jika membeli sebuah KWH Meter maka akan tercantum
X putaran per KWH, artinya untuk mencapai 1 KWH dibutuhkan putaran sebanyak x kali
putaran dalam setiap jamnya. Contohnya jika 900 putaran per KWH maka harus ada 900 putaran
setiap jamnya untuk dikatakan sebesar satu KWH. Jumlah KWH itu secara kumulatif dihitung
dan pada akhir bulan dicatat oleh petugas besarnya pemakaian lalu dikalikan dengan tarif dasar
listrik atau TDL ditambah dengan biaya abodemen dan pajak menghasilkan jumlah tagihan yang
harus dibayarkan setiap bulannya. KWH Meter Prabayar PLN Kwh meter pbrabayar ini
dirancang denngan menggunakan kwh meter elektrik yang baru. Sistem pembayaran atau
pengisian rekening listrk adalah dengan menggunakan aplikasi chip card. Aplikasi ini sangat
memudahkan masyarakat dan PLN dalam hal proses pengisian rekening listrik yang efektif. Chip
card adalah suatu jenis kartu alat pembayaran yang semakin populer seiring dengan kemajuan
teknologi mikroelektronika serta semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap alat
pembayaran yang praktis. Kehadiran chip card tidak dapat dihindari dimana penggunaannya
semakin luas baik volume maupun lingkup aplikasinya. Salah satu kemungkinan aplikasi chip
card adalah sebagai alat bayar konsumsi energi listrik. Beberapa keuntungan yang dapat
diperoleh oleh Pengelola Gedung dari penggunaan KWh meter pra-bayar di antaranya adalah: 1.
Mendapatkan uang kas lebih awal sebelum listrik diproduksi dan digunakan, sehingga dapat
menambah likuiditas perusahaan ini. 2. Pengendalian transaksi lebih mudah sehingga
mengurangi kemungkinan tagihan yang tidak terbayar dan pencurian listrik. Pemasaran listrik
prabayar ini dapat juga diserahkan pada pihak ketiga. 3. Pengurangan overhead atau biaya yang
diperlukan untuk pengecekan konsumsi listrik ke rumah-rumah atau konsumen lainnya.
Sedangkan bagi konsumen, sistem ini juga dapat menguntungkan yaitu : 1. Pengendalian
penggunaan listrik dapat lebih baik, karena pembayaran yang dilakukan diawal dapat digunakan
untuk membatasi konsumsi 2. Perbaikan sistem pengukuran karena perangkat elektronik yang
digunakan adalah elektronis dengan ketelitian dan keamanan yang lebih tinggi 3. Mengurangi
kesalahan penagihan yang disebabkan human error. Prinsip Kerja Kwh Meter Prabayar Chip
Card Chip card dapat digunakan sebagai alat pembayaran rekening listrik dengan
mengembangkan Kwh meter Elektronik Digital yang dilengkapi dengan perangkat pembaca
kartu serta perangkat transaksi lunak berbasis smart card. Kwh meter akan beroperasi
berdasarkan nilai kredit yang dimasukkan (download) dari chip card kedalam register Kwh, dan
selanjutnya nilai kredit tersebut dijadikan acuan untuk mengontrol bekerjanya Kwh meter. Nilai

kredit didalam register akan dikurangi secara bertahap sebanding dengan nilai energi listrik yang
telah dikonsumsi (digunakan). Jika isi register telah habis maka Kwh meter harus segera diisi
kembali (register sisa pulsa sama dengan 10%) maka ada alarm (LED ON), dan jika setelah
jangka waktu yang telah ditetapkan belum juga diisi nilai kreditnya maka Kwh meter akan
memutus saklar pemutus atau Internal Contactor sehingga supply daya terputus. Pengisian pulsa
listrik kedalam smart card menggunakan Portable Terminal yang koneksi dengan Perangkat
Lunak Sinkronisasi Dan Billing Sistem yang telah diinstal di Komputer (Master Station).
Perbedaan Kwh Meter Prabayar Rakitan Dengan Kwh Meter Prabayar PLN. Perbedaan yang
dapat dilihat dari kedua alat yaitu antara Kwh Meter Prabayar Rakitan dengan Kwh Meter
Prabayar PLN adalah : 1. Kwh Prabayar Rakitan mengguakan Kwh Meter analog, sedangkan
Kwh Meter Prabayar PLN menggunakan Kwh Elektronik 2. Kwh Prabayar Rakitan
menggunakan sensor optocoupler untuk menghitung daya beban pemakaian, sedangkan Kwh
Prabayar PLN langsung menggunakan rangkaian otomaris yang sudah digabungkan dengan Kwh
elektronik 3. Kwh Prabayar Rakitan menggunakan Keypad 4x4 sebagai interface untuk pengisian
voucher listrik, sedangkan pada Kwh Prabayar PLN menggunakan perangkat pembaca kartu
(Chip Card Reader) dan ada juga yang menggunakan keypad 4x4 sebagai interfacenya.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

Komponen Panel Listrik Dan fungsinya Written By TEKNIK KETENAGALISTRIKAN on


Monday, April 15, 2013 | 3:56 AM Panel Listrik Electrical switchboard atau lebih kita kenal
dgn panel listrik terbentuk berdasarkan susunan komponen listrik yg sengaja disusun dalam
sebuah papan control, sehingga dapat memudahkan penggunaanya. Tuk lebih mengenal fungsi
dari panel listrik kita telebih dahulu mengenal komponen- komponen panel listrik dan harus
memahami fungsi dari bagian-bagaian listrik itu sendiri Berikut beberapa komponen panel listrik
beserta fungsinya yang perlu anda ketahui: MCB, yg singkatan dari ( Miniature Circuit Board)
merupakan komponen panel listrik yang berfungsi sebagai switch pembatas arus akibat dari
kenaikan daya /tegangan yg melebihi batas dan atau hubung singkat. Komponen panel listrik ini
biasanya terbatas pada arus nominal kecil sampai dgn kurang dari 100 Ampere. Bentuknya ada
yg satu pole (satu input dan satu output), ada yg dua pole, tiga pole hingga empat pole. MCCB,
MCCB singkatan dari Moulded Case Circuit Breaker. Circuit Breaker pembatas arus apabila
terdapat arus beban yg melebihi batas-batasnya. MCCB ini dipakai hampir sama dgn MCB tetapi
dgn batas arus beban yg lebih besar dari 100 Ampere sampai dgn 1600 Ampere. GFCI/ RCCB/
ELCB, Ground Foult Circuit Interruption ialah semacam Circuit Breaker yg bereaksi lebih cepat
dari MCB. Komponen panel listrik ini akan memantau listrik lebih rinci dan jika terdapat short
atau kabel terkelupas dan mengenai manusia, tidak mengakibatkan kematian. Grounding,
Grounding pada instalasi dan komponen panel listrik ini berfungsi sebagai pengaman listrik.
Pengaman listrik akibat dari kabel -kabel yg terkelupas dan mengenai body part peralatan
elektonik atau peralatan listrik yg selanjutnya mengenai orang. Dgn adanya komponen panel
listrik ini maka aliran arus listrik yg liar atau yg tak berfungsi akan dibumikan Warna kabel.

Warna kabel instalasi listrik sudah ditetapkan diberbagai negara. Tuk Indonesia, warna kabel
listrik ditentukan menurut standard SNI atau standatd IEC: a. warna merah, kuning, hitam
berfungsi untuk fase b. warna biru muda (biru laut) berfungsi untuk netral c. warna kuning -hijau
berfungsi untuk ground CT, CT merupakan suatu komponen panel listrik dari bahan baja / metal
dalam bentuk lingkaran (ring) atau gelang persegi dan tengahnya berlubang. Fungsi dari
komponen panel listrik ini yaitu sebagai penurun arus dan atau tegangan pada box panel . Surge
Arrest, peralatan atau komponen panel listrik ini sebagai pengaman listrik dari kejutan listrik yg
berlebihan. Contohnya apabila ada kejadian tiba-tiba aliran listrik menjadi lebih tinggi akibat
dari penambahan energi potensial Kontaktor Kontaktor adalah saklar yang digerakkan dengan
gaya kemagnetan/elektromagnet. Pada Kontaktor ada yang disebut coil yang berisi lilitan
tembaga sebagai penghasil medan magnit. Cara kerja kontaktor yaituapabila coil dihubungkan
dengan sumber tegangan maka akan terjadilah induksi magnet yang akan menarik setiap kontak
(platina) yang terdapat pada kontaktor itu sendiri baik itu NO (Normaliy Open) maupun NC
(Normaly Closed). Artinya kontak NO yang pada posisi coil tidak diberi tegangan tidak
terhubung/tertutup akan tertarik menjadi terhubung (jadi NC) begitu pula kontak NC adalah
kebalikannya (jadi NO terbuka/terputus Push Button pb-no-dan-nc.jpgPush Button adalah saklar
tekan yang berfungsi untuk menghubungkan atau memisahkan bagian bagian dari suatu
instalasi listrik satu sama lain (suatu sistem saklar tekan push button terdiri dari saklar tekan
start. Stop reset dan saklar tekan untuk emergency. Push button memiliki kontak NC (normally
close) dan NO (normally open). Prinsip kerja Push Button adalah apabila dalam keadaan normal
tidak ditekan maka kontak tidak berubah, apabila ditekan maka kontak NC akan berfungsi
sebagai stop dan kontak NO akan berfungsi sebagai start biasanya digunakan pada sistem
pengontrolan motor motor induksi untuk menjalankan mematikan motor pada industri
industri
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

Simbol-Simbol Instalasi Listrik Written By TEKNIK KETENAGALISTRIKAN on Wednesday,


May 15, 2013 | 7:12 PM Selain menguasai peraturan dan memiliki pengetahuan tentang
peralatan instalasi, seorang ahli listrik juga harus mahir membaca gambar instalasi. Denah
ruangan yang akan dilengkapi dengan instalasi pada umumnya digambar dengan skala 1 : 100
atau 1 : 50. Pada denah ini gambar instalasi yang akan dipasang menggunakan lambang yang
berlaku. Pada Gambar dibawah ini, diperlihatkan lambang-lambang (simbol-simbol) yang
penting untuk instalasi listrik. Ukuran yang diberikan sebagai petunjuk pembuatan gambar
instalasi. Gambar Lambang-Lambang Elektro Arus Kuat Ukuran gambar menentukan ukuran
lambang yang digunakan, tetapi supaya hasilnya rapi maka perbandingan antara ukuran lambang
haru seragam. Jumlah lambang dibatasi sedapat mungkin hanya yang perlu digambar saja dan
sesederhana mungkin. Apabila ada alat yang lambangnya belum dilakukan, maka dipilih suatu

lambang dan artinya dijelaskan dalam gambar. Lambang yang penting dapat digambar lebih tebal
atau lebih besar sehingga lebih menonjo
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu