Anda di halaman 1dari 2

PENGOBATAN HIPERTENSI

No. Dokumen
No. Revisi
SOP
Tanggal Terbit
Halaman

: SOP/UKP/BP.1/05
: 00
: 11/05/2015
: 2/2

UPTD Puskesmas Bareng

Kab.Jombang
dr.Andri Suharyono, M.KP
NIP. 196612052001121001

1. Pengertian

Kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140

2. Tujuan
3. Kebijakan
4. Referensi

mmHg dan atau diastolik 90 mmHg


Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pengobatan hipertensi
SK Kepala Puskesmas No.188.4/ 1.1.1.1.2 /415.25.33/2015
Permenkes No 75 tahun 2014 tentang puskesmas

5. Langkah-

PMK No. 5 tahun 2014 tentang pengobatan dasar


1. Pasien dating dengan membawa
6. Bagan Alir

Langkah

rekam medis
2. Pemeriksaan fisik pasien

Pasien datang

3. Pemeriksaan tanda-tanda vital


4. Tanda gejala
1. Sakit belakang telinga
2. Riwayat penyakit keluarga

Pemeriksaan fisik
pasien

ada yang menderita hipertensi


3. Pusing, rasa lelah

Pemeriksaan
tanda-tanda vital

4. Jantung berdebar
5. Kaku leher
5. Klasifikasi tekanan darah pada

Tanda dan Gejala

dewasa
Normal

TD sistolik 120 mmHg TD


Diastolik 80 mmHg
Pre Hipertensi

Klasifikasi
tekanan darah

TD sistolik 120-139 mmHg


TD Diastolik 80-89 mmHg
Hipertensi stage 1
:
TD sistolik 140-159 mmHg
TD Diastolik 80-99 mmHg
Hipertensi stage 2
:
TD sistolik >160 mmHg TD
Diastolik 100 mmHg
6. Penatalaksanaan

Penatalaksanaan

Pasien
mengambil obat

PENGOBATAN HIPERTENSI
No. Dokumen
No. Revisi
SOP
Tanggal Terbit
Halaman

: SOP/UKP/BP.1/05
: 00
: 11/05/2015
: 2/2

UPTD Puskesmas Bareng

Kab.Jombang
dr.Andri Suharyono, M.KP
NIP. 196612052001121001
1. Langkah awal biasanya adalah
mengubah pola hidup
penderita
Menurunkan berat badan
sampai batas ideal
Mengubah pola makan
pada penderita diabetes,
kegemukan atau kadar
kolesterol tinggi
Mengurangi pemakaian
garam
Olahraga aerobik yang
tidak terlalu berat
Berhenti merokok
2. Terapi Obat untuk hipertensi
stage 1
HCT 12,5 50 mg
perhari dosis tunggal pada
pagi hari
Furosemid 2 x 20-80
mg/hari
Kaptopril 2x 25-100
mg/hari
Nipedipin mulai dari 5 mg
2x sehari, bias dinaikkan
10 mg 2x sehari.
7. Pencatatan pada buku rekam medis
7. Unit
Terkait

Poli Lansia, Poli 2