Anda di halaman 1dari 3

MAKALAH

CARA KERJA KOSMETIK MENURUT ILMU FISIKA

NUR MUHAMMAD AMINULLAH


201310410311014
FARMASI A

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG


TAHUN 2013/2014

Bagaimana cara kerja kosmetik menurut ilmu fisika?


Tentunya kita telah mengetahui benda yang satu ini kan? Dialah kosmetik. haha lebai nih.
Kosmetik biasa digunakan oleh para wanita agar terlihat lebih cantik. Namun selain itu,
kosmetik juga dapat digunakan untuk melindungi kulit dari radiasi elektromagnetik seperti
radiasi UV. Contoh kosmetik yaitu bedak.
Hmm beberapa dari kita mungkin tidak mengetahui bagaimana sih beberapa kosmetik dapat
membuat kulit menjadi lebih putih. Lalu mengapa beberapa kosmetik dapat melindungi kulit
dari radiasi UV. Nah, mungkin tulisan di bawah ini akan sedikit mengulas tentang cara kerja
kosmetik ini.
1) Kosmetik membuat kulit menjadi lebih putih
Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal itu dapat dijelaskan seperti tampak pada gambar di bawah
ini :

Gambar 1. Gelombang dengan panjang


gelombang lebih besar daripada partikel penghambur akan diteruskan

Gambar 2. Gelombang dengan panjang


gelombang lebih kecil daripada partikel penghambur akan dihamburkan
Gambar 1 menunjukkan perilaku gelombang ketika melewati sebuah partikel penghambur.
Partikel penghambur di sini dapat berupa butir-butir bedak. Ketika panjang gelombang
cahaya lebih besar daripada ukuran partikel penghambur, maka cahaya akan diteruskan. Hal
ini dikarenakan seakan-akan gelombang melangkahi partikel. Jadi makanya gelombangnya
diteruskan. Oleh karena itu jika ukuran partikel bedak lebih kecil daripada panjang
gelombang cahaya tampak maka semua spektrum cahaya tampak akan diteruskan. Seperti
yang kita ketahui bahwa interval panjang gelombang cahaya tampak itu sekitar 400 nm 700
nm.
Jika semua spektrum cahaya tampak diteruskan, artinya semua warna diteruskan, maka
cahaya yang terlihat adalah cahaya putih. Hal ini yang menyebabkan kosmetik dapat
membuat kulit terlihat lebih putih. ^_^

Sedangkan pada gambar 2 terlihat bahwa gelombang akan mengalami hamburan jika ukuran
partikel lebih besar daripada panjang gelombang cahaya. Gelombang yang memiliki panjang
gelombang paling pendek akan mengalami hamburan paling besar. Peristiwa hamburan
seperti ini sering disebut dengan Hamburan Rayleigh.
2) Kosmetik dapat menahan radiasi UV
Biasanya tidak semua kosmetik dapat menahan radiasi UV. Ada kosmetik yang hanya
membuat penggunanya terlihat lebih putih (cantik) namun tidak menahan radiasi UV.
Agar kosmetik dapat menahan radiasi UV, partikel/materi penyusun kosmetik tersebut harus
memiliki pita energi yang memungkinkan penyerapan UV. Hal ini dapat digambarkan seperti
sebagai berikut :

Gambar 3. Peristiwa absorbsi dalam material


Ketika ada gelombang dengan energi sama dengan celah energi material, maka akan terjadi
peristiwa absorbsi. Namun jika energinya tidak sama dengan celah energi material maka tidak
akan terjadi absorbsi. Ini merupakan konsep yang digunakan dalam fisika kuantum. Hal ini
kemudian digunakan dalam kosmetik. Oleh karena itu agar dapat menyerap UV, maka dipilih
material pada kosmetik dengan lebar celah energi di sekitar panjang gelombang UV.