Anda di halaman 1dari 9

BAB IV.

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PEMETAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI BERAU-KELAY
DI KABUPATEN BERAU
1.

LATAR BELAKANG

Wilayah Sub Das Berau-Kelay yang terletak di Kabupaten Berau telah berkembang dan memiliki
pertumbuhan yang pesat terutama pemukiman. Perkembangan tersebut juga diikuti oleh semakin
menyusutnya areal hutan yang ada dengan berbagai penyebab. Hal ini berakibat semakin
berkurangnya daya dukung lingkungan dimana daerah-daerah resapan semakin lama semakin
menyempit dan

areal yang terbuka semakin luas, sehingga bila musim hujan sering terjadi

bencana alam baik banjir, tanah longsor dan kekeringan di musim kemarau.
Di era repormasi ini tingkat kerusakan sebagian besar Sub DAS mengalami kenaikan yang cukup
signifikan akibat banyaknya penambangan batubara dan penebangan hutan terutama di areal DAS.
Berkurangnya vegetasi terutama di hutan pada DAS sungai-sungai mengakibatkan berkurangnya
air hujan yang meresep ke dalam tanah dan menyebabkan kenaikan air larian/limpasan permukaan
(Run off). Hal ini yang kemudian menyebabkan kenaikan nisbah banjir di sungai. Kenaikan air larian
juga membawa material terlarut dari tanah yang dilalui sehingga tingkat sedimentasi juga
meningkat. Untuk mencegah agar kondisi sub DAS tidak mengalami penurunan yang drastis, perlu
dilakukan upaya inventarisasi kondisi terkini dan pemetaan berbasis GIS.
Kabupaten Berau dialiri oleh 21 sungai besar dan kecil. Sungai Kelay merupakan sungai terpanjang
di Kabupaten Berau. Mengalir dari pegunungan sekitar Gunung Mantan, sepanjang 254 kilometer
sampai pada pertemuan dengan Sungai Segah membentuk Sungai Berau di Tanjung Redeb. Sungai
Segah panjangnya 152 kilometer. Hulu sungai berada di sekitar Gunung Kundas.

Tabel 1..Nama dan Panjang Sungai Menurut Kecamatan


Kecamatan
District
1
Talisayan

Nama Sungai
Rivers Name
2
Sulaiman
Dumaring
Tanian Buku
Lumbungan
Tabalar
Tabalar
Kelay
Kelay
Long Gie
Lesan
Tawon
Segah
Segah
Malinau
Pura
Siagung
Siduung
Gunung Tabur
Berau
Lati
Birang
Sambarata
Sambaliung
Suaran
Inaran
Bental
Sumber : Berau Dalam Angka (2015).

Panjang/Length
(Km)
3
23
49
12
18
49
254
49
64
59
152
58
72
38
83
292
43
58
39
19
22
58

Oleh Karena itu untuk mengamankan kawasan fasilitas umum dan fasilitas sosial masyarakat yang
mempunyai dampak terhadap ekonomi wilayah, serta kenyamanan dan keamanan masyarakat di
sekitar DAS Berau-Kelay Kabupaten Berau perlu dilaksanakan Pemetaan Daerah Aliran Sungai
Berau Kelay di Kabupaten Berau, melalui PK ......................, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau
pada Anggaran Tahun 2016

2.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dilaksanakan pekerjaan ini adalah pembuatan peta DAS dan lainnya yang akan ditentukan
kemudian sebagai bahan dalam antisipasi dan pengendalian resiko bencana akibat banjir dan bahan
pertimbangan dalam penyusunan kegiatan dan pelaksanaan kegiatan pengendalian banjir di Wilayah
Sungai Berau-Kelay Kabupaten Berau.
Tujuan dilaksanakan pekerjaan

ini adalah untuk mendapatkan lokasi-lokasi di Wilayah Sungai

Berau Kelay khususnya DAS Berau- Kelay dalam skala desa yang memiliki resiko terkena banjir
meliputi lama, tinggi, frekuensi, luas dan nilai kerugian (dampak sosial dan ekonomi) .

3.

SASARAN

Wilayah DAS Berau- Kelay yang meliputi sub DAS Kelay dan subDAS Segah, pada kabupaten
Berau Propinsi Kalimantan Timur
4.

LOKASI PEKERJAAN

Lokasi Pekerjaan ini di di Kabupaten Berau, propinsi Kalimantan Timur


5.

Sumber Pendanaan

Biaya kegiatan ini bersumber dari APBD TA 2016 dengan pagu : Rp. 1.000.000.000 6.

Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen

Nama Pejabat Pembuat Komitmen : ..................................


PPK ......................................
Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau
7.

Data Dasar

Data dasar yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan ini berupa :

8.

Peta Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK)

Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI)

Peta RTRW Propinsi

Peta RTRW Kabupaten

Data BPS

Peta Penggunaan lahan

Peta Geologi

Peta Bentuk Lahan

Peta Curah Hujan

Peta kemiringan lereng

Peta sungai
Studi-Studi Terdahulu

PPK ............................. menyediakan studi-studi terdahulu yang berkaitan dengan pelaksanaan


pekerjaan konsultansi ini
9.

Lingkup Kegiatan

Pekerjaan pemetaan Daerah Aliran Sungai dilakukan dalam beberapa tahap pekerjaan, yaitu
1) pembentukan dan konsolidasi team pelaksana pekerjaan pemetaan DAS

2)

pengumpulan data di lingkungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pekerjaan Umum ,
dinas Sumber Daya Alam, dan instansi lainnya yang terkait

3) Konsultasi dengan pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan, dinas Sumber Daya Alam, dan
instansi lainnya yang terkait
4) Pengumpulan dan pengolahan data penunjang lainnya yang didapat dari berbagai sumber
5) Penyusunan / pembuatan peta dasar
6) Overlay dari peta peta dasar untuk membuat peta DAS
7) Presentasi hasil pekerjaan Peta
8) Revisi Peta
9) Penyerahan hasil pekerjaan pembuatan peta
Metode Pengumpulan Data
A. Tahap Persiapan
Pekerjaan yang dilakukan pada tahap ini terdiri dari pembentukan dan konsolidasi team
pelaksana. Team Pelaksana dipimpin oleh seorang Ketua Team yang membawahi beberapa
Tenaga Ahli, Asisten Tenaga Ahli, Tenaga Teknis dan Tenaga Pendukung. Pada tahap ini
dilakukan pembagian tugas kepada Tenaga Ahli, Asisten Tenaga Ahli, Tenaga Teknis dan
Tenaga Pendukung sesuai dengan keahlian masing masing untuk mendapatkan hasil
pekerjaan yang optimal dan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah
ditentukan. Selain itu, Ketua team melakukan koordinasi dengan pihak pemberi pekerjaan
dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau
B. Tahap Pembuatan Peta
Pada tahap ini, pekerjaan yang dilakukan terdiri dari pengumpulan data di lingkungan Dinas
Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pekerjaan Umum , dinas Sumber Daya Alam, dan
instansi lainnya yang terkait , Konsultasi dengan pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan,
dinas Sumber Daya Alam, dan instansi lainnya yang terkait, Pengumpulan dan pengolahan
data penunjang lainnya yang didapat dari berbagai sumber. Setelah data dan informasi
terkumpul , pekerjaan selanjutnya dilakukan pembuatan Peta DAS.
Pekerjaan berikutnya adalah melakukan analisis terhadap peta dan database serta
melakukan revisi sesuai kebutuhan. Pembuatan Peta DAS dilakukan sesuai dengan disain
yang dibuat. Software yang digunakan dalam pembuatan peta dan untuk menampung dan
mengelola data spasial dan tabular adalah ArcGIS versi 9.3 dan ArcView versi 3.3 .
Sedangkan untuk menambah kemampuan pengelolaan dan penampilan data dan informasi
digunakan software AutoCAD, Microsoft office , serta software pendukung lainnya.
Data dan informasi yang disajikan pada peta dan database secara garis besar adalah ; 1)
data penggunaan lahan; 2) data Kemiringan Lereng; 3) data Geologi; 4) data Bentuk Lahan;
5) data Sungai; 6) data Curah Hujan

C. Tahap Penyerahan Pekerjaan


Pekerjaan diserahkan oleh pihak pelaksana pekerjaan kepada pihak pemberi pekerjaan
dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Berau sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan sebelumnya
10.

Keluaran

Keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah :

Tersedianya Peta Penggunaan lahan

Peta Geologi

Peta Bentuk Lahan

Peta Curah Hujan

Peta kemiringan lereng

Peta Topografi DAS

Peta Sungai

Data Curah Hujan

Peta Rawan Banjir

11.

Peralatan, Material, Personil, dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen

Peralatan, material, personil dan fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen sebagaimana tercantum
dalam Kerangka Acuan Kerja Kegiatan ini.
12.

Peralatan dan Material dari Penyedia Jasa

Untuk kelancaran kegiatan ini penyedia jasa wajib menyediakan fasilitas penunjang seperti
Komputer PC/Laptop, Printer A3 , GPS, mobil, sepeda motor, Program Pemetaan dan seluruh
peralatan sebagaimana dituntut dalam KAK ini
13.

Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa

Penyedia jasa harus bekerjasama sepenuhnya kepada KPA dan PPTK dari kegiatan persiapan
sampai penyerahan pekerjaan. Dalam pelaksanaannya penyedia jasa harus bekerja dengan penuh
tanggung jawab sesuai dengan kebijaksanaan dan ketentuan ketentuan yang telah ditentukan oleh
Satker.
14.

Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan

Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan Pemetaan Daerah Aliran Sungai di
Kabupaten Berau adalah 180 Hari Kalender sejak ditandatangani SPMK

15.

Personil

Team Pelaksana yang dibentuk untuk menyelesaikan pekerjaan Pemetaan Daerah Aliran Sungai di
Kabupaten Berau terdiri dari seorang Ketua Team yang didukung oleh sejumlah Tenaga Ahli,
Asisten Tenaga Ahli , Tenaga teknis dan Tenaga Pendukung. Jumlah tenaga dan jenis keahlian
yang dilibatkan disesuaikan dengan jenis keahlian yang dibutuhkan, volume pekerjaan dan waktu
pelaksanaan pekerjaan ini.
no

posisi

kualifikasi

Jumlah
orang
bulan

Tenaga Ahli (Professional Staff)


Ketua Team/ Ahli
Geodesi

Sarjana ahli senior Tekhnik Geodesi lulusan Universitas


Negeri atau yang telah disamakan dengan pengalaman
dalam bidang survei dan pemetaan daerah Aliran Sungai
dan rawan banjir. Pengalaman 8-10 tahun sebagai ketua
team, tugas utamanya adalah memimpin dan
mengkoordinir seluruh kegiatan anggota team kerja.

6 MM

Tenaga Ahli Geografi

Sarjana Geografi lulusan Universitas Negeri atau yang


telah disamakan dengan pengalaman kerja pada bidang
survei dan pemetaan daerah Aliran Sungai dan rawan
banjir minimal 5 tahun.

5 MM

Tenaga Ahli
Sipil Air

Sarjana Teknik Sipil / Pengairan / Persungaian lulusan


Universitas Negeri atau yang telah disamakan dengan
pengalaman kerja pada bidang survei dan pemetaan
daerah Aliran Sungai dan rawan banjir minimal 5 tahun

5 MM

Tenaga Ahli hidrologi

Sarjana Tekhnik Sipil / Pengairan / Tekhnik Persungaian


lulusan Universitas Negeri atau yang telah disamakan
dengan pengalaman kerja di bidang survei dan pemetaan
daerah Aliran Sungai dan rawan banjir 5 tahun.

4 MM

Tenaga Ahli Sosial

Sarjana sosial lulusan Universitas Negeri atau yang


telah disamakan dengan pengalaman kerja dibidang
kawasan DAS minimal 6 tahun

4 MM

Tenaga Sub Profesional


Chief Surveyor
Chief Draftman
Surveyor Topografi (2
orang)
Surveyor Hidrologi &
Hidrometri (2 orang)

Draftman ( 2 0rang)
Office Boy
Tenaga Lokal

16.

Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN


INVENTARISASI DAN PEMETAAN SUB DAS BERAU-KELAY
DI KABUPATEN BERAU

No

Pekerjaan

1
2
3
4
5
6
7
8

Konsolidasi Team
Pengumpulan data
Survey lapangan
Desain peta
Pembuatan peta
Penyusunan laporan
Prsentasi dan revisi pekerjaan
Penyerahan hasil pekerjaan

17.

Laporan Pendahuluan

Bulan
1

Laporan Pendahuluan memuat hasil studi Literatur, Pendalaman Materi dan Identifikasi Awal
Pekerjaan.
Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya 1 bulan sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (Lima)
Buku Laporan
18.

Laporan Bulanan / Laporan Progress Pekerjaan

Laporan ini harus memuat keterangan tentang kemajuan pekerjaan selama periode pelaporan,
masalah-masalah yang dihadapi dan langkah yang perlu diambil serta pekerjaan-pekerjaan yang
akan dikerjakan pada periode berikutnya disertai dengan
kurva S. Bobot pekerjaan harus berdasarkan kondisi sebenarnya dan diterima apabila telah
mendapatkan persetujuan dari pengawas dan atau direksi pekerjaan.

Laporan bulanan ini dibuat sebanyak 5 (lima) buku laporan


19.

Laporan Lapangan / Laporan Survei Lapangan

Laporan Meliputi laporan kemajuan survey lapangan yang berisi data lapangan yang sudah tersusun
(sebelum dilakukan pengolahan data).
Laporan pekerjaan lapangan ini meliputi kegiatankegiatan survei dan data-data yang telah
diperoleh lengkap dengan data peralatan yang dipakai, laporan ini dapat diterima apabila telah
mendapatkan persetujuan dari pengawas dan atau direksi pekerjaan.
Terdiri dari :
1. Laporan Survei Topografi
2. Laporan Survei Hidrologi dan Hidrometri Laporan ini dibuat sebanyak 5 (lima) buku laporan.
20.

Laporan Interim Report

Laporan Antara berisikan data dan informasi hasil sebagian lapangan . Laporan ini dibuat sebanyak
5 (lima) buku Laporan
21.

Draft Laporan Akhir

Konsep Laporan Akhir berisi rangkuman dari seluruh kegiatan survei yang telah dilakukan, hasil
inventarisasi dan pemetaan sungai yang diusulkan beserta metode dan hasil-hasil perhitungannya,
perhitungan analisa ekonomi, saran-saran, rangkuman. Sebelum dicetak sebagai Laporan Akhir,
konsep ini harus telah didiskusikan dan disetujui. Dalam laporan ini harus pula memuat daftar daftar pustaka dan data. Dibuat dalam 5 (lima) eksemplar Laporan ini dibuat sebanyak 5 (lima)
buku laporan
22.

Laporan Akhir

Laporan Akhir berisi rangkuman dari seluruh kegiatan survei yang telah dilakukan, inventarisasi
dan pemetaan sungai yang diusulkan beserta metode dan hasil-hasil perhitungannya, perhitungan
analisa ekonomi, saran-saran, rangkuman. Yang telah didiskusikan dan disetujui. Dalam laporan ini
harus pula memuat daftar-daftar pustaka dan data.
Laporan ini dibuat sebanyak 10 (Sepuluh) buku Laporan
23.

Ringkasan Laporan/Summary Sub Project (SSR)

Laporan ini memuat ringkasan final dari keseluruhan hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan
Konsultan, diserahkan bersamaan waktunya dengan penyerahan Laporan Akhir.
Laporan ini dibuat sebanyak 10 (Sepuluh) buku laporan
24.

Gambar pemetaan ;

1. Peta :
- Ikhtisar Skala = 1:15.000 atau 1 : 20.000 atau 1 : 25.000
- Peta Situasi skala 1 : 5000

25.

Softcopy

Semua Laporan dan Gambar dibuat dalam bentuk softcopy DVD Sebanyak 5 (lima) buah
26.

Produksi Dalam Negeri

Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam wilayah Negara
Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan
kompetensi dalam negeri.