Anda di halaman 1dari 8

HASIL EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN

PROPER 2015 2016

Nama Perusahaan

RSUD KAREL SADSUITUBUN

Jenis Industri

MPJ (RUMAH SAKIT)

Lokasi Kegiatan

KABUPATEN MALUKU TENGGARA, PROVINSI


MALUKU

Peringkat
:
SementaraSementara

MERAH

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN


2016

HASIL EVALUASI KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN


Periode 1 Juli 2015 30 Juni 2016
Nama Perusahaan
Jenis Industri
Lokasi Kegiatan

:
:
:

RSUD KAREL SADSAITUBUN


MPJ (Rumah Sakit)
Kabupaten Maluku Tenggara

I. DOKUMEN LINGKUNGAN/IZIN LINGKUNGAN


A. Kewajiban Dokumen Lingkungan
No.
1.

2.

3.

Kewajiban penanggungjawab usaha sesuai


PP 27/2012
Memiliki dokumen lingkungan /Izin
Lingkungan.

Melaksanakan ketentuan dalam dokumen


lingkungan/izin lingkungan:
A. Deskripsi kegiatan (luas area dan
kapasitas produksi)
B. Pengelolaan lingkungan terutama
terutama aspek pengendalian
pencemaran air, pengendalian
pencemaran udara, dan Pengelolaan
LB3
Melaporkan pelaksanaan dokumen
lingkungan/izin lingkungan (terutama aspek
pengendalian pencemaran air, pengendalian
pencemaran udara, dan Pengelolaan LB3)

Penaatan

Keterangan

Taat

RSUD. Karel Sadsuitubun telah


memiliki Dokumen UKL-UPL yang
disetujui oleh Kepala BPLH Kabupaten
Maluku
Tenggara
dengan
rekomendasi Nomor 660.1/BPLHMalra/XII/182/2014
Tanggal
16
Desember 2014 dan Izin Lingkungan
dengan nomor 660.1/BPLH/183/2014
Tanggal 16 Desember 2014
Sudah melaksanakan ketentuan yang
ada dalam dokumen UKL-UPL.

Taat

Tidak Taat

Belum melaporkan secara rutin


pelaksanaan UKL-UPL kepada
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan RI, Bapedal Provinsi
Maluku dan BPLH Kabupaten Maluku
Tenggara

B. Tindak Lanjut Yang Harus Dilakukan


1. Perusahaan agar tetap melaksanakan ketentuan yang terdapat dalam dokumen UKL - UPL.
2. Perusahaan wajib melaporkan pelaksanaan dokumen UKL-UPL secara rutin per triwulan ke BPLH
Kabupaten Maluku Tenggara , tembusan ke Bapedal Provinsi Maluku dan KLHK

II. . PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR


A. Kewajiban Pengendalian Pencemaran Air
No.
1.

PengelolaanLimbah Cair
Ketaatan terhadap Izin

Penaatan
Taat

Keterangan
RSUD Karel Sadsuitubun telah mempunyai
Izin Pembuangan Air Limbah dari BPLH
Kabupaten Maluku Tenggara dengan Surat
Nomor 29.b/BPLH/2015

EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN

2.

Ketaatan terhadap titik penaatan


pemantauan

100%

3.

Ketaatan terhadap parameter


Baku Mutu

13%

4.

Ketaatan terhadap pelaporan

8%

5.

a. Ketaatan terhadap pemenuhan


Baku Mutu
1. Konsentrasi (mg/L)

6.

2. Beban
b. Pemenuhan Baku Mutu
berdasarkan Pemantauan Tim
PROPER
Ketaatan terhadap Ketentuan
Teknis

100%

Taat

RSUD Karel Sadsuitubun memiliki satu buah


titik penaatan outlet Oil air limbah dan
dilakukan pemantauan
Belum semua parameter dilakukan pengujian
oleh Rumah Sakit sesuai dengan Permen LH
No 05 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air
Limbah Lampiran XLIV Baku Mutu Air Limb
Usaha Dan/ Atau Fasilitas Pelayanan
Kesehatan
Selama periode penilaian parameter yang
dilaporkan hanya pada bulan April 2016

Hasil swapantau perusahaan semua


parameter yang dilaporkan berada di bawah
baku mutu
Masih menunggu hasil analisis dari
laboratorium terakreditasi
Sudah sesuai dengan ketentuan teknis

B. Perhitungan Beban Pencemaran Air (Ton/Periode)


No
1
2
3
4
5

Parameter
BOD5
COD
TSS
Total N
Total Fenol

Beban Inlet
-

Beban Outlet
-

Keterangan : ---

C. Ringkasan Penaatan Pengendalian Pencemaran Air


Berdasarkan hasil evaluasi pengendalian pencemaran air, perusahaan Taat terhadap izin, titik
penaatan,pemenuhan baku mutu dan ketentuan teknis namun Tidak Taat terhadap parameter
baku mutu dan pelaporan sesuai dengan peraturan perundang-undangan lingkungan yang
berlaku
D. Tindak Lanjut Yang Harus Dilakukan
1. Perusahaan wajib melakukan pengujian air limbah untuk semua parameter sebagaimana
dalam peraturan setiap bulan dan memeriksakannya kepada laboratorium terakreditasi.
2. Perusahaan wajib melakukan pencatatan debit dan pH harian secara rutin
3. Perusahaan wajib menghitung beban pencemaran air limbah
4. Perusahaan wajib menyampaikan laporan tentang pH harian, debit/kuantitas air limbah
harian, kadar parameter mutu limbah cair, beban pencemaran air limbah dan produksi
harian senyatanya, sekurang-kurangnya tiga bulan sekali kepada BPLH Kabupaten Maluku
Tenggara dengan tembusan kepada Bapedal Provinsi Maluku dan Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan RI (Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan cq.
Direktorat Pengendalian Pencemaran Air alamat : Gd. B, Lt. 4, JL. D.I. Panjaitan Kav. 24,
Kebon Nanas, Jakarta Timur 13410; Telp./Fax. 021-85904932)
EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN

III. PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA


A. Kewajiban Pengendalian Pencemaran Udara
Penaatan
No.
Pengendalian Pencemaran Udara
1.
Ketaatan terhadap titik penaatan
-pemantauan
2.
Ketaatan terhadap pelaporan

Keterangan
Perusahaan tidak memiliki sumber emisi
spesifik

--

3.
4.
5.

Ketaatan terhadap parameter Baku


Mutu Emisi
Ketaatan terhadap pemenuhan Baku
Mutu Emisi
Ketaatan terhadap ketentuan Teknis
yang dipersyaratkan

----

B. Data Beban Emisi Manual


No Parameter
Beban Outlet
1.
-Keterangan: Perusahaan tidak memiliki sumber emisi spesifik
C. Ringkasan Penaatan Pengendalian Pencemaran Udara
Selama periode penilaian dalam pengendalian pencemaran udara, perusahaan sudah taat sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
D. Tindak Lanjut Yang Harus Dilakukan
1. Perusahaan wajib mencatat waktu operasi genset di log book.
2. Perusahaan wajib melakukan pengukuran kecepatan laju alir cerobong untuk mengukur beban
emisi perusahaan.
3. Perusahaan wajib menjaga kualitas emisinya sehingga Memenuhi Baku Mutu Emisi sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
4. Perusahaan wajib melakukan pengukuran kualitas udara ambien sekurang-kurangnya 6 bulan
sekali sesuai dengan PP Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.
5. Perusahaan wajib menyampaikan Laporan tentang pengujian emisi udara dari semua sumber emisi
dan pengujian kualitas udara ambien sekurang-kurangnya enam bulan sekali kepada BPLH
Kabupaten Maluku Tenggara, dengan tembusan BAPEDAL Provinsi Maluku dan Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan

Kerusakan Lingkungan Cq. Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara, Gedung B


lantai 3, Jl. D.I. Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas Jakarta Timur, Telp./Fax.: 02185911207).

EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN

IV. PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (LIMBAH B3)


A. Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
Pengelolaan
Limbah B3
Penyimpanan
Sementara

Status
Perizinan

No. SK / No. Surat


Surat Keputusan Kepala
BLH Kabupaten Maluku
Tenggara Nomor:
660.1/BPLH/90/2015
tanggal 24 Juni 2015

Masa
Berlaku
5 (lima)
tahun

Keterangan
Izin
tempat
penyimpanan
sementara limbah B3 perlu direvisi
dengan mencantumkankan jenisjenis limbah yang dihasilkan.
Jenis-jenis limbah B3 yang
terdapat dalam izin belum sesuai
dengan ketentuan yang berlaku

B. Kinerja Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun


(Neraca Limbah B3 Periode 1 Juli 2015 sampai dengan 30 Juni 2016)
Kode
Limbah

Jenis Limbah

Satuan

A. Sumber Dari Proses Produksi


B. Sumber Dari Luar Proses Produksi

Limbah
Dihasilkan

Limbah
Dikelola

Limbah
Belum
Dikelola

Perlakuan

Jarum Suntik,
Jarum Infus Bekas,
NGT bekas,
Catheter bekas,
Hancoen bekas,
Pampers bekas,
produk farmasi
kadaluarsa,
transfuse bekas,
kantong darah
bekas, produk
farmasi, kasa dan
kapas bekas,
Abu hasil
pembakaran
insenerator
Oli bekas
Aki Bekas
Majun Bekas
Drum Bekas (Oli
Bekas)
catdrige Bekas

Ton

0,068

0,068

Di bakar di insenerator

Ton

0,24

0,24

Disimpan di Ruang Insinerator

Ton
Ton
Ton
Ton

0
0
0
0

0
0
0
0

0
0
0
0

Belum dihasilkan
Belum dihasilkan
Belum dihasilkan
Belum dihasilkan

Ton

0,022

0,022

Lampu TL Bekas

Ton

0,0052

0,0052

Disimpan dalam ruang


incinerator (TPS LB3 sedang
direnovasi)
Disimpan dalam ruang
Insinerator (TPS LB3 sedang
direnovasi)

TOTAL
Persentase

Ton
%

0,3352

0,3352
100%

0
0

Ket : Secara umum, 100% limbah B3 yang dihasilkan dikelola sesuai dengan peraturan.

EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN

C. Penanganan Lahan / Tanah Terkontaminasi Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun


Pelaksanaan Penanganan Lahan / Tanah
Terkontaminasi Limbah B3
Jenis dan jumlah limbah B3 yang di open
dumping dan/atau open burning
Rencana pengelolaan lahan terkontaminasi
limbah B3
Kesesuaian rencana dengan pelaksanaan
pengelolaan lahan terkontaminasi limbah B3
Jumlah total limbah B3 dan tanah
terkontaminasi yang telah dilakukan
pengelolaan
Perlakuan pengelolaan terhadap limbah B3
dan tanah terkontaminasi yang telah
diangkat sesuai perencanaan
SSPLT (Surat Status Penyelesaian Lahan
Terkontaminasi)
Ketentuan dalam SSPLT

Keterangan
-

D. Penaatan terhadap Izin Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun


Pelaksanaan ketentuan
pengelolaan limbah B3
Penyimpanan
Sementara
Penaatan terhadap izin
pengelolaan limbah B3

%
penaatan
0%

Sudah
taat
---

Belum
taat

Keterangan
Wajib melengkapi TPS Limbah B3 sesuai KEP01/BAPEDAL/09/1995 tanggal 5 September 1995

Ket : Penilaian penaatan terhadap izin pengelolaan limbah B3 dilakukan berdasarkan persentasi
penaatan terendah pelaksanaan ketentuan Pengelolaan Limbah B3.
E. Penyerahan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun kepada Pihak Ketiga
Kriteria

Taat
---

Tidak
Taat
---

Pihak ketiga penerima limbah B3


memiliki izin yang sesuai ketentuan
Pengangkutan limbah B3 memenuhi
ketentuan yang berlaku
Manifest dan pengelolaan manifest
sesuai dengan ketentuan

Keterangan
Belum melakukan pengelolaan lanjut

---

---

Belum melakukan pengelolaan lanjut

---

---

Belum melakukan pengelolaan lanjut

F. Resume Penaatan
No.
1.
2.
3.
4.

Aspek Pelaksanaan Pengelolaan


Limbah B3
Pendataan jenis dan volume limbah B3
yang dihasilkan
Pelaporan
Status pe izinan pengelolaan limbah B3
Pemenuhan ketentuan izin
a. Pemenuhan Ketentuan Teknis

Taat

Belum
Taat

---

---

---

Keterangan
Belum melakukan identifikasi terhadap
semua limbah B3
Belum melakukan pelaporan realisasi
pengelolaan limbah B3
Untuk TPS Limbah B3
TPS Limbah B3 sedang dilakukan
renovasi

EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN

5.

6.

7,
8.
9.

b. Pemenuhan Baku Mutu Emisi


c. Pemenuhan Baku Mutu Air Limbah
d. Pemenuhan Pe anfaatan
Struktur dan Tanggung Jawab
a. Struktur Lembaga
b. Sumber Daya Manusia
Penanganan open dumping, pengelolaan
tumpahan, dan penanganan media/tanah
terkontaminasi limbah B3
a. Rencana pengelolaan
b. Pelaksanaan pengelolaan
c. Jumlah limbah B3 dan tanah
terkontaminasi yang dikelola
d. Pelaksanaan ketentuan SSPLT
Jumlah limbah B3 yang dikelola sesuai
dengan peraturan
Pengelolaan limbah B3 oleh pihak ke-3
dan pengangkutan limbah B3
Pengelolaan limbah B3 dengan cara
tertentu (antara lain : Dumping, Reinjeksi, dll)
Kesimpulan Penaatan Pengelolaan
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun

-------

-------

-------

-------

-------

--

-----

---

---

--100% limbah B3 sudah dikelola sesuai


dengan ketentuan yang berlaku.
---

---

---

---

---

---

----Belum dilakukan penilaian pada


Periode Proper 2015 -2016

G. Kesimpulan
RS. Karel Sadsuitubun secara umum belum melakukan penaatan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan
ketentuan yang berlaku dan persyaratan dalam izin

H. Tindak Lanjut yang Harus Dilakukan


1. Memastikan agar kegiatan pengelolaan limbah B3 wajib dilakukan oleh pihak ketiga yang
memiliki izin yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Memprioritaskan upaya 3R (reuse, recycle, recovery) dalam pengelolaan limbah B3.
3. wajib melakukan pencatatan (logbook dan neraca) terhadap seluruh limbah B3 yang dihasilkan
dan yang dikelola lebih lanjut.
4. Wajib melakukan pengelolaan lanjut limbah B3 yang dihasilkan sesuai dengan ketentuan
peraturan dalam pengelolaan limbah B3 dan persyaratan dalam izin.
5. Wajib melakukan pengelolaan tempat penyimpanan sementara limbah B3 sesuai dengan
persyaratan ijin atau ketentuan sebagaimana ditetapkan dalam Kep. Ka. Bapedal Nomor : Kep01/Bapedal/09/1995 tanggal 5 September 1995 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis
Penyimpanan dan Pengumpulan Limbah B3.
6. Hal-hal lain selain yang tercantum dalam point 1-5 yang menjadi saran tindak lanjut untuk
dilakukan oleh pihak perusahaan.
7. Tetap melaporkan kegiatan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan ketentuan pengelolaan
limbah B3 atau izin-izin yang dimiliki. Pelaporan meliputi data log book, neraca limbah B3, dan
manifest salinan #2 yang disampaikan secara periodik kepada Dirjen Pengendalian
Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK (alamat : Gd.A, Lt. 5, JL. D.I. Panjaitan
Kav. 24, Kebon Nanas, Jakarta Timur 13410; Telp./Fax. 021-85904932) dengan tembusan
kepada Bapedal Provinsi Maluku dan BPLH Kabupaten Maluku Tenggara.

EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN

EVALUASI KINERJA PENAATAN PROPER PERIODE JULI 2015 JUNI 2016

RSUD KAREL SADSUITUBUN