Anda di halaman 1dari 13

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH ( RKAS )

TAHUN 2015

SMK NEGERI 5 BANTAENG

PEMERINTAH KABUPATEN BANTAENG


DINAS PENDIDIKAN,PEMUDA DAN OLAH RAGA

KATA PENGANTAR
Dalam
kemungkinan

rangka

mengantisipasi

perubahan

era

globalisasi

dan

berbagai

yang akan terjadi pada abad XXI, Sekolah

Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Bantaeng merasa perlu menyusun


Rencana Ke r j a d a n A n g g a r a n S e k o l a h ( R K S ) Tahun 2015. Dengan
adanya rencana ini, diharapkan SMK Negeri 5 Bantaeng mampu berkiprah,
bukan saja pada tingkat Nasional tetapi juga Tingkat Internasional.
Sebagaimana diketahui bahwa tujuan SMK adalah menyiapkan tenaga
kerja yang terampil untuk mengisi keperluan pembangunan, merubah asset
siswa dari beban menjadi asset bangsa. Oleh karena itu SMK diharapkan
mampu menciptakan sumber daya manusia yang professional dan dapat
diandalkansebagai faktor keunggulan menghadapi persaingan global.
Mengacu

pada tujuan Sekolah

Globalisasi SMK Negeri

5 Bantaeng

Menengah

Kejuruan

dan Tuntutan

akan selalu berusaha meningkatkan

kualitas pendidikan secara menyeluruh sehingga tamatannya mampu


bersaing di pasar tenaga kerja, baik di tingkat nasional maupun di ringkat
internasional.
Rencana Kerja Sekolah

ini diharapkan dapat dijadikan pedoman dan

pengarah langkah Policy Maker dan seluruh SDM SMK Negeri 5 Bantaeng
dalam mengembangkan

berbagai program yang lebih operasional dan

profesional.
Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi

dalam

Penyusunan Rencana Kerja Sekolah ini disampaikan penghargaan dan


terima kasih.

Bantaeng, Desember 2014


TIM

RKAS/RENOP

IDENTITAS SEKOLAH
1. NAMA SMK
AKREDITASI

: SMK NEGERI 5 BANTAENG


:B

NSS

: 331191003005

NPSN

: 40318429

2. ALAMAT
JALAN
KELURAHAN
KECAMATAN
KAB/KOTA
PROVINSI
NO. TELEPON
3. PENDIRIAN SEKOLAH
PENDIRIAN
IJIN OPERASIONAL

:
:
:
:
:
:

POROS JATIA - BANYORANG


LEMBANG GANTARANGKEKE
TOMPOBULU
BANTAENG
SULAWESI SELATAN
-

: NOMOR 900 TAHUN 2009


TANGGAL 29 DESEMBER 2009
: NOMOR 704 TAHUN 2010
TANGGAL 26 JUNI 2010

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 MANDAT

Mandat yang terkait dengan SMK Negeri 5 Bantaeng :


1.1.1 Mandat Formal
Pancasila dan UUD 1945 (Filosofi dan Dasar Negara), Tap MPR, UU No.
22

Tahun 2003

tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU No 22

dan 25, PP yang Relevan, Permendikbud, SK Dirjen, SE Dirjen, Perda


dan Peraturan lain yang Relavan.
a. Meningkatkan

Kecerdasan,

Pengetahuan,

Kepribadian,

Akhlak

Mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti


pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
b. Memasuki Lapangan kerja dan mengembangkan sikap dalam
lingkup kerja di bidang kejuruannya
c. Menjadi Tenaga Kerja Tingkat Menengah untuk mengisi Kebutuhan
dunia usaha dan industry pada saat ini maupun dimasa yang akan
dating sesuai dengan bidang kejuruannya.
d. Mampu memilih Karir, berkompetisi dan mengembangkan diri
dalam bidang kejuruannya.
e. Menjadi warga Negara yang produktif, adaftif dan kreatif.
1.1.2 Mandat Informal
Mandat informal SMK adalah isu dan tuntutan globalisasi, isu
tuntutan masyarakat umum, otonomi / desentralisasi pendidikan,
tuntutan DU/DI, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,
tuntutan pasar tenaga kerja dan lain-lain
1.2 STAKEHOLDER SMK NEGERI 5 BANTAENG
Stakeholder adalah orang, kelompok atau organisasi yang dapat
menuntut perhatian organisasi, sumber daya atau output, atau segala
sesuatu yang dipengaruhi oleh output organisasi yang bersangkutan.
Stakeholder utama SMK Negeri 5 Bantaeng adalah sebagai Berikut :
a. Siswa, Guru, Tenaga Administrasi dan Karyawan Sekolah Menengah
Kejuruan
b. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga Kabupaten Bantaeng dan
Provinsi Sulawesi selatan
c. Dikjen Dikmen , Direktorat PSMK dan PPPG Kejuruan
d. Dinas Ketenagakerjaan dan Dinas terkait
e. Asosiasi Propesi dan perusahaan

f. Perguruan Tinggi
g. Masyarakat Umum
h. Donatur (Penyandang Dana)
1.3 BISNIS INTI (CORE BUSINESS)
Bisnis Utama SMK Negeri 5 Bantaeng Meliputi :
a. Program Umum
: yang menjadi produk unggulan dalam program
ini adalah mata Diklat produktif dengan salah satu Indikator
keberhasilannya adalah kompetensi siswa yang teruji melalui Lomba
Keterampilan Siswa tingkat propinsi dan tingkat Nasional
b. Pengembangan unit produksi mencakup perdagangan

dalam

koperasi dan internet, las bubut, bengkel sepeda motor, cetak


batako dan paving block

BAB II
VISI, MISI DAN NILAI-NILAI
2.1 VISI
Terwujudnya lulusan yang unggul dalam mutu dan prestasi, professional
dalam pengelolaan untuk memenuhi dunia kerja , serta menjadi

kebanggaan dan pilihan masyarakat.


2.2 MISI
Melalui keterbukaan, kemitraan dan pelayanan prima, SMK Negeri 5
Bantaeng :
1. Mengembangkan keunggulan mutu keterampilan dan ketelitian
2. Menerapkan kedisiplinan dan kejujuran yang dilandasi oleh jiwa dan
semangat keimanan dan ketaqwaan dalam pengelolaan sekolah
3. menyiapkan tamatan yang memenuhi harapan masyarakat, dunia
usaha dan industri
2.3 NILAI-NILAI
2.3.1 Nilai-nilai Masukan (Input values)
Yakni nilai-nilai yang dibutuhkan dalam diri setiap komponen yang
tercakup pada SMK Negeri 5 Bantaeng dalam rangka mencapai
keunggulan, yang meliputi :
Ketaqwaan
Dalam mencapai tujuan nilai ketaqwaan terhadap Tuhan yang
Maha Esa merupakan pondasi pokok
Kebersamaan
Menentukan tujuan bersama, memecahkan masalah bersama,
membagi dan menyelesaikan tugas bersama, mencapai hasil
dan menikmatinya bersama
Keterbukaan
Adanya keterbukaan dalam pengambilan keputusan (Kebijakan)
dan hubungan antar sesama warga sekolah.
Amanah
Memiliki Integritas, bersikap jujur dan mampu mengemban
kepercayaan.
Antusias dan bermotivasi tinggi
Menunjukkan rasa ingin tahu, semangat berdedikasi serta
berorientasi pada hasil.
Bertanggung Jawab dan mandiri
Memahami
resiko
pekerjaan
dan
mempertanggung

jawabkan

hasil

komitmen

kerjanya

serta

untuk
tidak

tergantung kepada pihak lain.


Kreatif
Memiliki pola pikir, cara pandang, dan pendekatan yang variatif
terhadap setiap permasalahan.
Disiplin
Taat pada Tata Tertib dan aturan yang ada serta mampu
mengajak orang lain untuk bersikap yang sama.
Peduli dan Menghargai orang lain
Menyadari dan mau memahami serta memperhatikan
kebutuhan dan kepentingan pihak lain.
Belajar Sepanjang Hayat
Berkeinginan dan berusaha untuk selalu

menambah

dan

memperluas wawasan, pengetahuan dan pengalaman serta


mampu mengambil hikmah dan menjadikan pelajaran atas
setiap kejadia.
2.3.2 Nilai-nilai Proses ( Proces values )
Nilai-nilai proses (Proces Values ), yakni nilai-nilai yang harus
diperhatikan dalam bekerja di dunia kerja, dalam rangka mencapai
dan mempertahankan kondisi yang diinginkan, yang meliputi :
Visioner dan berwawasan
Bekerja berlandaskan pengetahuan dan informasi yang luas
serta wawasan yang jauh kedepan.
Menjadi teladan
Berinisiatif untuk memulai dari diri sendiri untuk melakukan halhal yang baik sehingga menjadi contoh bagi pihak lain.
Memotivasi (Motivating)
Memberikan dorongan dan semangat bagi pihak lain untuk
berusaha mencapai tujuan bersama.
Mengilhami (Inspiring)
Memberikan inspirasi dan memberikan dorongan agar pihak lain
tergerak untuk menghasilkan karya terbaiknya.
Memberdayakan (empowering)
Memberikan kesempatan dan mengoptimalkan daya usaha
pihak lain sesuai kemampuannya
Membudayakan (culture-forming)
Menjadi
motor
dan
penggerak
dalam

pengembangan

masyarakat menuju kondisi yang lebih berbudaya.

Taat azas
Mematuhi tata tertib, prosedur kerja, dan peraturan perundangundangan.
Koordinatif dan bersinergi dalam kerangka kerja tim
Bekerja
bersama
berdasarkan
komitmen,
kepercayaan,
keterbukaan, saling menghargai, dan partisipasi aktif bagi
kepentingan Depdikbud.
Akuntabel
Bekerja secara terukur dengan prinsip yang standar serta
memberikan hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
2.3.3 Nilai-nilai keluaran (Output values)
Nilai-nilai keluaran (output values), yakni

nilai-nilai

yang

diperhatikan oleh para stakeholders (Pemerintah, DPR, pegawai,


Donatur, dunia pendidikan, dan masyarakat lainnya), yang meliputi
:
Produktif (efektif dan efisien)
Memberikan hasil kerja yang baik dalam jumlah yang optimal
melalui pelaksanaan kerja yang efektif dan efisien.
Gandrung mutu tinggi/service excellence
Menghasilkan dan memberikan hanya yang terbaik.
Dapat dipercaya (andal)
Mampu mengemban kepercayaan dan memberikan bukti berupa
hasil kerja dalam usaha pencapaian visi dan misi Depdiknas.
Responsif dan aspiratif
Peka dan mampu dengan segera menindak lanjuti tuntutan
yang selalu berubah
Antisipatif dan inovatif
Mampu memprediksi dan tanggap terhadap perubahan yang
akan terjadi, serta menghasilkan gagasan dan pengembangan
baru.
Demokratis, berkeadilan, dan inklusif
Terbuka atas kritik dan masukan serta mampu bersikap adil dan
merata.

BAB III
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH
A. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

No.
1.

Kondisi pendidikan saat ini

Standar Kompetensi Lulusan


aBidang akademik:
Rata2 pencapaian KKM semua mapel 7,00
Rata2 pencapaian NUN 8,02
Belum memperoleh juara pada kegiatan LKS Tk.
kab/kota/prov/Nasional
Belum memperoleh juara pada kegiatan lomba
inovasi siswa
bBidang non akademik:
Belum ada perolehan juara pada kejuaraan olah
raga dan seni tk Kab/Prov/Nas
Belum memperoleh juara pada Lomba Karya
Ilmiah Remaja tk Kab/Prov/Nas

Kondisi pendidikan masa datang (1 tahun)

Besarnya
tantangan nyata

Standar Kompetensi Lulusan


-

Rata2 pencapaian KKM semua mapel 7,50


Rata2 pencapaian NUN 8,10
Masuk 10 besar juara pada kegiatan LKS Tk
prov

0,50
0,08
Masuk 10 besar
Dapat juara

Dapat juara pada kegiatan lomba inovasi siswa


tk kab
-

ada perolehan juara pada kejuaraan tk


Kab/Prov/Nas minimal 2 jenis/bidang lomba olah
raga dan seni
Memperoleh juara pada Lomba Karya Ilmiah
Remaja tk Kab/

Dapat juara
Dapat juara

cKelulusan:
Jumlah kelulusan 100%
Jumlah kelulusan 100%
100%
dMelanjutkan studi:
Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke
Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke
10%
jenjang lebih tinggi 40%
jenjang lebih tinggi 50%
eTerserap di DUDI:
40%
- Jumlah lulusan yang terserap di DUDI: 10%
- Jumlah lulusan yang terserap di DUDI : 50%
2
Standar Isi
Standar Isi
aBuku KTSP (Buku/Dokumen-1):
Belum tersusun Buku KTSP
Tersusun 1 Buku KTSP
1 buah
bSilabus:
Silabus:
cSemua mata pelajaran telah tersusun silabusnya Tersusun silabus seluruh mata pelajaran program Silabus normative
namun masih adopsi
Adaptif dan Normatif hasil pengembangan sendiri adaptif seluruh
mapel
3. Standar Proses
A. Proses Belajar Mengajar
a.Persiapan pembelajaran:
Persiapan pembelajaran:
-

Kepemilikan RPP oleh guru: 50% memiliki


Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 50%
Pemetaan bahan ajar berdasarkan peta kompetensi sesuai
dengan program keahlian siswa: 50%
Jumlah bahan ajar sesuai dengan program keahlian 10%
penerapan multi metode dan multi media dalam proses
pemelajaran 10%

Kepemilikan RPP oleh guru: 65% memiliki


Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 65%
Pemetaan bahan ajar berdasarkan peta kompetensi sesuai
dengan program keahlian siswa: 65%
Jumlah bahan ajar sesuai dengan program keahlian 25%
penerapan multi metode dan multi media dalam proses
pemelajaran 35%

15%
15%
15%
15%
25 %

B. PROGRAM STRATEGIS TAHUN 2014

NO

1.

KOMPONEN

Meningkatkan Standar
Kompetensi Lulusan

TUJUAN

a. Meningkatkan rata-rata
pencapaian KKM dari
7,00 menjadi 7,50

TUJUAN
SITUASIONAl/SASARAN

PROGRAM KERJA

1.1.

Peningkatan a)
prestasi akademik

b)
b. Meningkatkan Nilai ratarata UN dari 8,02
menjadi 8,10

c. Memperoleh
juara/prestasi pada
Lomba Keterampilan
Siswa dan lomba
inovasi siswa tingkat
Kabupaten/Provinsi/Nas
ional
d. Memperoleh
juara/prestasi pada
kejuaraan olah raga
/seni dan Karya Ilmiah
Remaja tingkat
Kabupaten/Provinsi/Nas
ional min 2 jenis/bidang
lomba
e. Proporsi lulusan yang
diterima di Perguruan
tinggi favorit dari 40%
menjadi 50%

f.

2.

Meningkatkan Standar
Isi.

Proporsi lulusan yang


diterima di DUDI
meningkat dari 10%
menjadi 50%

a)
1.2 Peningkatan prestasi
bidang non akademik

b)

Sekolah mampu meningkatkan1.1.1. Penyusunan KKM mapel


rata-rata pencapaian KKM
normatif
mapel Normatif dan adaptif
1.1.2. Penyusunan KKM mapel
menjadi 7,50
adaptif
Sekolah mampu Meningkatkan
Nilai rata-rata UN menjadi 1.1.3. Pengayaan Materi UN
8,10
1.1.4. Pelaksanaan rapat dengan
orang tua/wali siswa
Sekolah mampu masuk 10
besar juara pada kegiatan 1.2.1 Pembentukan Tim guru
pembimbing siswa
LKS Tingkat provinsi
1.2.2 Pemberian bimbingan khusus
bagi calon peserta LKS
1.2.3 Pembentukan Tim pembina
Sekolah mampu memperoleh
kegiatan ekstrakurikuler siswa
juara/prestasi pada
1.2.4 Pelaksanaan latihan kegiatan
kejuaraan olah raga /seni
ekstrakurikuler siswa
dan Karya Ilmiah Remaja
tingkat Kabupaten/Provinsi
min 2 jenis/bidang lomba

PENANGGUNG
JAWAB

1.3.

Peningkatan
jumlah siswa yang
melanjutkan studi

BOS Kab, BOS


Pusat, Komite
Sekolah
BOS Kab, BOS
Pusat, Komite
Sekolah
BOS Kab, BOS
Pusat
Komite Sek.

Kajur, Kepala
Bengkel
Kajur, Kepala
Bengkel

Komite Sekolah

Wakasek
Kesiswaan,
Pembina Keg.
Ekstrakurikuler

BOS Kab, BOS


Pusat

Peningkata
n jumlah lulusan
yang diserap DUDI

2.1.

Pengembangan
Buku-1 KTSP
(Dokumen-1 KTSP)

BOS Kab, BOS


Pusat

BOS Kab, BOS


Pusat

Jumlah lulusan yang diterima di


1.1.1 Bimbingan belajar intensif
perguruan tinggi favorit naik
10%
1.1.2 Tes uji coba masuk PTN

1.4.1 Kerja sama dengan pihak


1.4.

SUMBER DANA

Kepala Sekolah,
Wakasek
kurikulum
Kepala Sekolah,
Wakasek
kurikulum
Waka kurikulum
urs pengajaran
Kepala Sekolah,
Waka kurikulum

Pembina Keg.
Ekstrakurikuler

a. Terlaksananya
kurikulum KTSP yang
telah dikembangkan
dan disempurnakan

KEGIATAN/RINCIAN PROGRAM
KERJA

Jumlah lulusan yang diserap


DUDI meningkat 40%

terkait dalam program bursa


kerja
1.4.2 Program magang siswa di
DU/DI

Sekolah mampu menyusun 2.1.1 Workshop Pengembangan


Buku-1 KTSP yang
telah dikembangkan

KTSP

Komite
Wakasek
Kurikulum
Wakasek
Kurikulum
Wakasek
Humas/Hubin;
Kajur
Wakasek
Humas/Hubin;
Kepala Sekolah,
Wakasek
Kurikulum, Kajur

Komite
Komite

Komite

Komite Sekolah