Anda di halaman 1dari 9

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Kudus

Program S-1 Keperawatan


2013
HUBUNGAN STRESS KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RSI SULTAN
HADLIRIN JEPARA, MAKA PENELITI TERTARIK MENELITI HUBUNGAN STRES
KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT PELAKSANA INSTALASI RAWAT INAP DI
RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN HADLIRIN JEPARA

Sumaryati, Sukarmin2, Rizka Himawan3


Xv+66 halaman+8 tabel+2 gambar+12 lampiran
Latar Belakang: Kinerja menunjukkan akuntabilitas lembaga pelayanan dalam rangka
tata pemerintah yang baik dalam organisasi untuk mengevaluasi atau menilai prestasi
kerja karyawan. Ada tiga variabel yang mempengaruhi kinerja yaitu variabel individu
(kemampuan dan keahlian, latar belakang dan demografi), variabel psikologis (persepsi,
sikap, pembelajaran dan motivasi) dan variabel psikologis (sumber daya, kepemimpinan,
penghargaan/ imbalan, struktur, design, pekerjaan).
Tujuan : Mengetahui instalasi rawat inap di Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara.
Metode: Penelitian ini adalah korelasi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah
cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap
RSI Sultan Hadlirin Jepara yaitu sebanyak 59 orang. Sampel sebanyak 59 orang. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, Dalam penelitian ini
menggunakan uji Kendall Tau
Hasil penelitian Hasil penelitian tentang stress kerja diperoleh mayoritas perawat
pelaksana mengalami stress sedang yaitu sebanyak 38 orang (64,4%) dan paling sedikit
mengalami stress ringan yaitu sebanyak 8 orang (13,6%). Hasil penelitian tentang kinerja
diperoleh mayoritas perawat pelaksana memiliki kinerja sedang yaitu sebanyak 27 orang
(45,8%) dan paling sedikit memiliki kinerja rendah yaitu sebanyak 10 orang (16,9%). Ada
hubungan stres kerja terhadap kinerja perawat pelaksana instalasi rawat inap di Rumah
Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara (p value = 0,002 < 0,05).
Simpulan dari penelitian ini adalah Ada hubungan stres kerja terhadap kinerja perawat
pelaksana instalasi rawat inap di Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara

Kata Kunci

: Stress Kerja, Kinerja

Kepustakaan : 24 Daftar Pustaka (2005 2011)

WORKING RELATIONSHIP WITH THE STRESS OF NURSE PERFORMANCE IN


SULTAN HADLIRIN JEPARA RSI, RESEARCHERS INTERESTED THEN
INVESTIGATED ON THE PERFORMANCE OF WORK RELATED STRESS OF NURSE
PERFORM INSTALLATION IN INPATIENT HOSPITAL SULTAN ISLAMIC HADLIRIN
JEPARA
Sumaryati, Sukarmin, Rizka Himawan
Xv table +2 +66 +8 page image attachments +12
Background: Performance show accountability service agencies in order to good
governance in the organization to evaluate or assess employee performance. There are
three variables that affect the performance of the individual variables (abilities and skills,
backgrounds and demographics), psychological variables (perception, attitude, learning
and motivation) and psychological variables (resources, leadership, awards / rewards,
structure, design, employment) .
Objective: To determine inpatient at Hospital Islam Sultan Hadlirin Jepara.
Methods: This study is a correlation. Design used in this study is cross-sectional. The
population in this study were nurses in the inpatient unit RSI Sultan Hadlirin Jepara as
many as 59 people. Sample of 59 people. The sampling technique used is total sampling,
in this study using the Kendall Tau test
The results of the research results obtained by the majority of job stress nurses
experience stress are as many as 38 people (64.4%) and least experienced mild stress as
many as 8 people (13.6%). The results obtained on the performance of the majority of
nurses are performing as many as 27 people (45.8%) and at least have a low performance
are as many as 10 people (16.9%). There is a relationship of work stress on the
performance of nurses in the inpatient hospital Islam Sultan Hadlirin Jepara (p value =
0,002 <0,05).
Conclusions from this research is There is a relationship of job stress on the performance
of nurses in the inpatient hospital Islam Sultan Hadlirin Jepara

PENDAHULUAN
Kinerja

menunjukkan

akuntabilitas

kerja

karyawan.

Penilaian

kinerja

lembaga pelayanan dalam rangka tata

berhubungan dengan pelaksanaan kerja

pemerintah yang baik dalam organisasi

personel (Subanegara,2005). Kinerja

untuk mengevaluasi atau menilai prestasi

Stres sebagai salah satu faktor yang

kerja, jam datang dan pulang kerja,

mempengaruhi

pencapaian

kinerja

suatu

kondisi

dokumentasi

asuhan

ketegangan yang mempengaruhi emosi,

keperawatan, pelayanan yang diberikan

proses berfikir dan kondisi seseorang. Jika

kepada pasien.

melibatkan juga pihak organisasi atau


perusahaan

tempat

individu

bekerja

seseorang dapat dikategorikan mengalami


stres

kerja(Kreitner

Sumber

utama

&

Kinicki,

stres

kerja

2005).
dibidang

keperawatan, yaitu beban kerja, kesulitan


menjalin hubungan dengan staff lain,
kesulitan terlibat dalam merawat pasien
kritis,

berurusan

pengobatan/perawatan
merawat

pasien

yang

dengan
pasien

dan

gagal

untuk

membaik (Shenley, 2007).


Berdasarkan

survey

pendahuluan

di

Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara

METODE
Penelitian ini adalah korelasi. Desain yang
digunakan dalam penelitian ini adalah
cross sectional . Populasi pada penelitian
ini adalah perawat pelaksana di ruang
rawat inap RSI Sultan Hadlirin Jepara
yaitu sebanyak 59 orang.
Teknik
pengambilan
sampel
digunakan adalah total sampling,

yang

Instrumen
yang
digunakan
dalam
penelitian ini adalah kuesioner. Analisa
data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah analisa univariat dan analisa
bivariat.
HASIL PENELITIAN

pada tanggal 27 Oktober 2012 terhadap


10 orang perawat pelaksana secara acak
tentang stres kerja dengan memberikan
beberapa pertanyaan tentang perasaan
saat melaksanakan tugas dan hal hal
yang

dpikirkan

selama

melaksanakan

pekerjaan di rumah sakit, didapatkan 3

Tabel 1. Distribusi Frekuensi Stres


Kerja Perawat Pelaksana Instalasi
Rawat Inap di Rumah Sakit Islam
Sultan Hadlirin Jepara
Stress Kerja
Perawat

Frekuensi

Persentas
e (%)

Stress Ringan

13.6

Stress Sedang

38

64.4

sedang, dan 1 orang mengalami stres

Stress Berat

13

22.0

kerja berat. Berdasakan penilaian kinerja

Total

59

100.0

orang perawat mengalami stres kerja


ringan, 6 perawat mengalami stres kerja

diperoleh hasil bahwa dari 10 orang


perawat, 6 orang belum memiliki kinerja
yang baik, yang diukur dari hari masuk

Tabel 2.Distribusi Frekuensi Kinerja


Perawat Pelaksana Instalasi Rawat Inap

di Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin


Jepara

PEMBAHASAN
Stres Kerja Perawat Pelaksana Instalasi
Rawat Inap di Rumah Sakit Islam

Kinerja
Perawat

Frekuensi

Persentase
(%)

Sultan Hadlirin Jepara


Tugas dan tanggung jawab perawat bukan

Rendah

10

16.9

Sedang

27

45.8

yang bisa menimbulkan stres kerja pada

Tinggi

22

37.3

perawat.

Total

59

100.0

hal yang ringan untuk dipikul. Hal inilah


Stres

keperawatan

Stress
Kerja

Kinerja
Ren
dah

Stress
Ringan

1.7

Stress
Sedang

Stress
Berat

Jumlah

10

1.7

Sed
ang
2

21

13.
6

16.
9

27

P
%
3.
4

Tin
ggi
5

dihadapi

oleh

perawat didalam bekerja akan sangat


mempengaruhi

Tabel 3. Hasil Analisis Bivariat Stres


Kerja Terhadap Kinerja Perawat
Pelaksana Instalasi Rawat Inap di
Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin
Jepara

yang

kualitas
yang

pelayanan

diberikan

kepada

pasien (Shenley, 2007).


Pekerjaan seorang perawat sangatlah
berat. Dari satu sisi, seorang perawat
CK

harus

menjalankan

tugas

yang

menyangkut kelangsungan hidup pasien


yang dirawatnya. Di sisi lain, keadaan
psikologis perawat sendiri juga harus tetap

8.5 0,00
2

0,55
8

terjaga. Kondisi seperti inilah yang dapat


menimbulkan rasa tertekan pada perawat,

3 16 27.
5.
1
6

sehingga ia mudah sekali mengalami

6.
8

emosional, proses berpikir, dan kondisi

4
5
.
8

22

1.7

stres.
mental

Stress
yang

merupakan

ketegangan

mengganggu

kondisi

fisik seseorang (Gibson, 2006).


3
7.
3
Kinerja Perawat Pelaksana Instalasi
Rawat Inap di Rumah Sakit Islam
Sultan Hadlirin Jepara

Kinerja perawat sebagai konsekuensi

Analisis Bivariat (Hubungan Stres Kerja

tuntutan masyarakat terhadap kebutuhan

Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana

akan pelayanan prima atau pelayanan

Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit

yang bermutu tinggi. Melalui kinerja

Islam Sultan Hadlirin Jepara)

perawat, diharapkan dapat menunjukkan

Berdasarkan

kontribusi profesionalnya secara nyata

menggunakan Kendall Tau diperoleh nilai

dalam meningkatkan mutu pelayanan

p value 0,002 < 0,05. Dengan demikian,

keperawatan, yang berdampak terhadap

ada hubungan stres kerja terhadap kinerja

pelayanan kesehatan secara umum pada

perawat pelaksana instalasi rawat inap di

organisasi tempatnya bekerja, dan

Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara.

dampak akhir bermuara pada kualitas

analisis

dengan

Hasil penelitian ini sesuai dengan teori

hidup dan kesejahteraan masyarakat

yang menyatakan bahwa Stres sebagai

(Usmara, 2003).

salah satu faktor yang mempengaruhi

Kinerja keperawatan yang kurang baik

kinerja suatu kondisi ketegangan yang

disebabkan

pendidikan

mempengaruhi emosi, proses berfikir dan

perawat yang rendah dan kurangnya

kondisi seseorang. Jika melibatkan juga

pengalaman kerja perawat. Kepuasan

pihak organisasi atau perusahaan tempat

pasien dapat menjadi salah satu tolak

individu

ukur keberhasilan rumah sakit tersebut

dikategorikan

dalam memberikan pelayanan (Gibson,

(Kreitner & Kinicki, 2005). Bila stres telah

2006).

mencapai titik optimal yang dicerminkan

oleh

kualitas

Tingkat pendidikan, motivasi, usia dan


pengalaman kerja karyawan baik baru
maupun lama merupakan sebagian faktor
yang dapat mempengaruhi kinerja dalam
mengembangkan

dan

profesionalisme

karyawan

pekerjaannya

dan

meningkatkan
dalam

menyesuaikan

diri

dengan perubahan dan pengembangan


yang berlangsung sekarang ini (Gibson,
2006).

bekerja

seseorang

mengalami

dapat

stres

kerja

kemampuan pelaksanaan kerja harian


karyawan,

semakin

meningkatnya/bertambahnya

stres

cenderung tidak menghasilkan perbaikan


prestasi

kerja.

Akhirnya,

bila

stres

menjaditerlalu besar, prestasi kerja mulai


menurun,

karena

pelaksanaan
perawat
2006).

kerja

stres

mengganggu

sehingga

kinerja

juga kurang baik (Handoko,

Stres yang berlebihan akan berakibat


buruk

terhadap

berhubungan

individu

dengan

untuk

lingkungannya

SARAN
Untuk Rumah Sakit

secara normal. Akibatnya kinerja mereka

Setelah mendapatkan data dari hasil

menjadi buruk dan secara tidak langsung

penelitian ini, diharapkan pihak rumah

berpengaruh terhadap organisasi di mana

sakit dapat melakukan tindakan untuk

mereka bekerja (Shenley, 2007).

mengurangi stress kerja perawat antara

Berdasarkan hasil penelitian ini, maka


diperoleh bahwa perawat yang mengalami
stress kerja tinggi maka akan cenderung
memiliki kinerja yang rendah, sedangkan

lain

dengan

mengadakan

kegiatan

penyegaran bagi perawat (rekreasi) bagi


perawat.
Untuk Instansi Pendidikan

perawat yang mengalami stress kerja


ringan maka akan cenderung memiliki

Berdasarkan hasil penelitian tentang stres


kerja terhadap kinerja perawat pelaksana

kinerja tinggi.

instalasi rawat inap di Rumah Sakit Islam


KESIMPULAN
Hasil

penelitian

Sultan Hadlirin Jepara diharapkan isntansi


tentang

diperoleh mayoritas

stress

kerja

perawat pelaksana

mengalami stress sedang yaitu sebanyak

pendidikan dapat meningkatkan materi


kuliah yang berkaitan dengan problem
stress kerja.

38 orang (64,4%) dan paling sedikit

Pembimbing instansi pendidikan dapat

mengalami stress ringan yaitu sebanyak 8

melakukan

orang (13,6%).

jumlah responden yang lebih banyak

Hasil penelitian tentang kinerja diperoleh


mayoritas

perawat pelaksana memiliki

penelitian

sejenis

dengan

dengan cara yang lebih tinggi, misalnya


dengan ekeperimen.

kinerja sedang yaitu sebanyak 27 orang


(45,8%) dan paling sedikit memiliki kinerja
rendah yaitu sebanyak 10 orang (16,9%).
Ada hubungan stres kerja terhadap kinerja

Bagi Karyawan Rumah Sakit

perawat pelaksana instalasi rawat inap di

Diharapkan memperbaiki kinerja dengan

Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara

melakukan

(p value = 0,002 < 0,05).

penanggulangan stress kerja antara lain

upaya

pencegahan

dan

dengan menjaga hubungan sosial yang


baik dengan sesama rekan kerja
Bagi Peneliti
Diharapkan dapat melakukan penelitian
lanjutan terkait dengan faktor lain yang
berhubungan dengan kinerja perawat,
dengan

menggunakan

variabel

bebas

yang lain.
DAFTAR PUSTAKA
Agus. 2004. Masalah Pada Masyarakat
Modern. Jakarta: EGC
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur
Penelitian
Suatu
Pendekatan
Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Atkinson, Rita. 2006.
Pengantar
Psikologi. Jakarta : Erlangga
Dadang. 2007. Stress Pada Pekerja.
Diambil tanggal 5 Oktober 2012
dari
http://www.ilmukesehatan.co.id

Handoko T. Hani. 2001. Manajemen


Personalia
dan
Sumberdaya
Manusia. Edisi II, Cetakan Keempat
Belas. Yogyakarta: Penerbit BPFE
Haryono S. 2004. DP3 Salah satu
Indikator Akuntabilitas Internal unit
Kerja
Organisasi
:
Buletin
Pengawasan no 45 dan 46 tahun
2004.
Hawari, Dadang. 2007. Manajemen Stres,
Cemas, dan Depresi. Jakarta :
Fakultas. Kedokteran Universitas
Indonesia
Ilmi.

2003. Pengaruh Stres Kerja


Terhadap
Prestasi
Kerja
Dan
Identifikasi Manajemen Stres Yang
Digunakan Perawat Di Ruang Rawat
Inap RSUD Ulin Banjarmasin. Skripsi:
USU Repository

Ilyas, Y. 2003. Perencanaan SDM Rumah


Sakit: Teori, Metoda, dan Formula.
(cetakan pertama). Depok: Pusat
Kajian Ekonomi Kesehatan Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas
Indonesia. Jakarta

Depkes RI. 2005. Rencana Pembangunan


Kesehatan Menuju Indonesia Sehat.
Jakarta: Depkes RI

Ismani.

2006. Teori Organisasi dan


Administrasi. Jakarta: Salemba
Humanika

Gartinah.dkk, 2009. Keperawatan &


Praktek
Keperawatan.
Dewan
Pimpinan Pusat PPNI, Jakarta

Kurnia.

2010.
Pengukuran
Kinerja
Berbasis
Kompetensi.
Bogor:
Penerbit Ghalai Indonesia:

Gibson, James,L. 2006. Organisasi,


Perilaku, Struktur dan Proses. Edisi
ke-5. Cetakan ke-3. Jakarta: Penerbit
Erlangga

Lawlor, A dan Peka F. 2008.


Manual Peningkatan Produktivitas. Ja
karta:
SIUP Grower
Publising
Company Limited Binamar Teknika
Mahmudi. 2005. Manajemen Kinerja
Sektor Publik. Yogyakarta: Unit

Penerbit dan Percetakan. Sekolah


Tinggi Ilmu Manajemen YKPN
Mangkunegara
2005.
Manajemen
Sumber Daya Manusia. Remaja
Rosdakarya. Bandung
Nasution. 2007. Manajemen
Jakarta: Salemba

Mutu.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Ilmu


Kesehatan Masyarakat. Jakarta:
Rineka Cipta.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi
Penelitian Kesehatan. Jakarta:
Rineka Cipta.
Nursalam. 2003. Konsep dan Penerapan
Metodologi
Penelitian
Ilmu
Keperawatan. Jakarta: Salemba
Medika.
Panjaitan, Andi. 2006. Evaluasi Program
Manajemen. Jakarta: Gramedia
Panjaitan,
M.
2006.
Dampak
Desentralisasi
Fiskal
terhadap
Kinerja
Perekonomian
Daerah
Kabupaten dan Kota di Provinsi
Sumatera Utara: Suatu Pendekatan
Ekonometrika.
Disertasi
Doktor.
Sekolah
Pascasarjana
Institut
Pertanian Bogor. Bogor
Potter & Perry, 2005. Buku Ajar
Fundamental Keperawatan: Konsep,
Proses, dan Praktik, Jakarta: EGC
Rohmawati. 2006. Faktor-Faktor Yang
Berpengaruh Terhadap Pelaksanaan
Standar Asuhan Keperawatan Yang
Dilakukan Oleh Perawat Pelaksana di
RSUD Ambarawa. Skripsi: Unimus

Setiawan,
A.
dan saryono.
2010.
Metodologi Penelitian kebidanan.
Nuha. Medika
Shanley. 2007. Psikologi Sosial Untuk
Perawat.Jakarta : EGC.
Siagian, Hessel Nogi S. 2005. Manajemen
Publik. Jakarta: Gramedia
Siagian.
2006.
Kinerja
Kesehatan. Jakart: EGC

Petugas

Slameto. 2008. Belajar dan Faktor-faktor


Yang. Mempengaruhinya. Jakarta:
Rineka Cipta
Sriati. 2008. Stress dan Penanganannya.
Jakarta: EGC
Subanegara, H.P., 2005. Diamond Head
Drill dan Kepemimpinan dalam
Manajemen Rumah Sakit. Penerbit
Andi, Yogjakarta
Sugiyono.
2007.
Stastistika
Penelitian. Bandung: IKAPI

Untuk

Suhartini, 2011. Pelaksanaan Asuhan


Keperawatan
Menurut
Persepsi
Perawat di RSABHK Jakarta. Skripsi:
Lontar UI
Suliswati. 2008. Psikologi Wanita. Jakarta:
Rineka Cipta
Suyanto,
Bagong.
2009.
Metode
Penelitian
Sosial:
Bergabai
Alternatif Pendekatan. Jakarta :
Prenada Media
Taylor, Shelley. 2009. Psikologi Sosial.
Jakarta: Rineka Cipta

Uswara. 2003. Manajemen Kinerja.


Jakarta: PT. Raja Grafindo Parsada
Walgito. 2004. Pengantar Psikologi
Umum. Yogyakarta: Andi Offset
Werdati. 2005. Manajemen Sumber Daya
Manusia. Jakarta: Graha
Wilkinson, Judith M. 2006. Diagnosa
Keperawatan. Jakarta : EGC
Yacobate. 2007. Manajemen Sumber
Daya. Jakarta: Gramedia
Yunianti, 2004. Gangguan
Jakarta: EGC

Psikologis.