Anda di halaman 1dari 10

Tugas Selama Hari Libur

Sinopsis Buku Bacaan

NAMA

:Yohanes Dimas Tirta Tri.W

KELAS

: XI IPA 9

Judul
: Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Pengarang
: Tere-Liye
Penerbit
: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan
: Ketujuh, September 2012
Jumlah halaman : 264 halaman
Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari
kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat
berteduh, sekolah, dan janji-janji masa depan yang lebih baik. Dia sungguh bagai
malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan
tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan
membiarkan mekar perasaan ini. Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat
keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau
entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua.
Sekarang, ketika dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang
adik yang tidak tahu diri, biarlah biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai
daun daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari
tangkai pohonnya
Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin, berkisah tentang kenangan
dan cinta yang dialami oleh seorang gadis cantik dan pintar bernama Tania. Seperti
sebuah lego yang disusun satu persatu hingga menjadi utuh, kisah dalam novel yang
di tulis oleh Tere Liye ini sanggup menghanyutkan hati pembaca pada setiap
potongan ceritanya. Ketika berumur 11 tahun, kerasnya kehidupan membuat Tania
dan Dedeadik Taniaterpaksa mencari uang dengan mengamen dari satu bus kota
ke bus yang lainnya, hal tersebut mereka lakukan demi menghidupi diri mereka dan
sang ibu yang sakit-sakitan. Ayah Tania meninggal ketika Tania berumur 8 tahun.
Sejak saat itu pula kehidupan mereka yang pas-pasan berbalik menjadi serba
kekurangan. Tania, Dede, dan Ibunya diusir dari rumah kontrakan lalu memutuskan
untuk tinggal di rumah kardus dekat dengan sungai dan tempat pembuangan. Ketika
Tania dan Dede sedang mengamen, tanpa sengaja Tania menginjak sebuah paku
payung pada telapak kaki tanpa alasnya. Tania kecil mencoba menahan rasa sakit
sementara adiknya hanya bisa panik tanpa tahu harus melakukan apa. Orang-orang
dalam bus hanya melirik Tania yang kesakitan tanpa rasa iba. Ketika itulah, seorang
pria muda datang menolong dan membalut kaki Tania dengan sapu tangan putih
miliknya. Pria itu bernama Danar, malaikat yang dikirimkan Tuhan untuk merubah
kehidupan Tania, Dede, dan Ibunya. Lambat laun setelah beranjak dewasa, gadis itu
akhirnya sadar bahwa perasaan lugu yangdiam-diam tumbuh di hatinya sejak dulu
bukanlah perasaan biasa selayaknya seorang adik kepada kakaknya. Danar menjadi
pria yang membuka babak baru yang lebih baik dalam kehidupan Tania, juga

menjadi cinta pertama baginya. Salahkah perasaan ini? Salahkah bila Tania
menyukai seseorang itu, seseorang yang menjadi malaikat bagi keluarganya?
Sudut pandang orang pertama yang digunakan oleh Tere Liye dalam novel ini
membuat emosi dan penyampaian melalui sudut pandang Tania menjadi cukup baik
dan dapat dinikmati pembaca. Alur maju-mundur yang penulis ingin coba
sampaikan dalam bercerita sama sekali tidak membingungkan pembaca. Sang
penulis sangat baik dalam merangkai sebuah cerita hingga menemukan benang
merahnya. Walau ini adalah kali pertama saya membaca novel karya Tere Liye,
nampaknya saya mulai jatuh cinta dengan gaya penulisan yang sederhana namun
bermakna khas beliau. Satu hal yang membuat saya ingin memberikan komentar
pada novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin yaitu karakter Danar yang
saya rasa kurang terlihat dan melekat di dalam cerita. Mungkin karena di dalam
novel ini, Tania seolah bercerita mengenai dirinya dan perasaan cintanya, juga ia
menceritakan tokoh Danar dari sudut pandangnya.
Judul

: Cinta di Ujung Sajadah

Penulis

: Asma Nadia

Penerbit

: PT. Lingkar Pena Kreaiva

Cetakan

: Ke-1 Agustus 2008

Jumlah halaman : 360


Cinta adalah seorang gadis piatu. Belasan tahun ia mencari tahu siapa ibunya?
Namun ayah Cinta tak pernah mau mengatakan siapa ibunya? Dimana ibunya
berada? Bahkan Cinta tidak tahu bagaimana wajah ibunya. Ayah Cinta telah
menghapus semua jejak tentang ibunya. Cinta semakin merasa tersisih. Sejak
ayahnya menikah dengan Mama Alia, dan membawa dua saudara tiri. Tak pernah ia
temukan surga di rumahnya. Sampai suatu hari hadir seorang laki-laki, Makky
Matahari Muhammad. Lelaki yang humoris tapi santun itu mengenalkan sebuah
dunia baru kepada Cinta. Membawakan setitik cerah di kehidupannya.
Hingga terbongkarlah rahasia besar selama belasan tahun. Mungkinkah ibunya
masih hidup? Munginkah Cinta dapat membalaskan jutaan rindu yang terpatri di
mata perinya itu? Cinta harus menempuh perjalanan jauh untuk membalaskan rindu
di matanya itu. Menelusuri jejak ibunya di setiap penjuru langit. Ketika dihadapkan
dengan jalan buntu, Cinta berjuang. Ia semakin mendekatkan dirinya kepada Allah.
Mencari-cari sebuah jawaban dimanakah ibunya? Dalam sujud-sujudnya yang
panjang. Hingga tuntas senja di Madinah.

Judul

: Hujan

Penulis

: Tere Liye

Penerbit

: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan

: Ke-1, Januari 2106

Jumlah halaman : 320 halaman


Novel ini sebenarnya novel romansa dengan balutan science fiction. Hujan pun dibuka oleh
keinginan Lail menghapus memorinya tentang seseorang, yang mana ia meminta bantuan
Elijah. Kemudian Lail mengingat alasan kenapa ia harus menghapus memorinya tersebut, dan
ia pun menceritakannya kepada Elijah.
Cerita dimulai saat Lail ingin berangkat sekolah, di tahun 2042, saat breaking news tentang
krisis air begitu mengkhawatirkan penduduk bumi. Lail, yang kala itu masih kecil, belum
mengerti. Sampai akhirnya bencana itu terjadi. Bencana yang membuatnya jadi anak yatim
piatu.
Dan saat itulah ia bertemu Esok, pemuda baik yang menjadi sosok kakak untuk Lail. Lail dan
Esok adalah anak-anak berbakat yang memiliki keterampilan.
Tere Liye mengisahkan kisah ini dengan begitu menyenangkan. Saya diajak berimajinasi
tentang bumi di masa depan. Saya diajak bertualang bersama Lail dan Maryam, sahabat Lail
dengan rambut kribo, dalam melewati tes. Saya ikut khawatir dengan hujan yang berbahaya.
Saya ikut cemas memikirkan nasib Lail dan Esok. Saya ikut waswas dengan akhir cerita
pasangan ini. Ya, novel ini amat sangat saya rekomendasikan. Di sini, menurut saya, Tere
Liye begitu menjelaskan perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam menata hati. Dan
yang paling membuat saya ikut tenggelam dalam cerita ini adalah saat menuju akhir cerita.
Syukurlah, saya begitu lega saat menamatkan novel ini.
Hujan sangat layak dibaca. Novel ini mengajarkan kita bagaimana harus berjuang.
Bagaimana seharusnya manusia bersikap untuk terus melangkah, menghargai persahabatan,
menghargai cinta, dan yang paling penting... bagaimana manusia seharusnya memiliki
keikhlasan. Mungkin sama seperti Lail, hujan memiliki melankoli atau kenangan tersendiri
bagi kita.
Judul
: In a blue moon
Penulis
: Ilana Tan
Penerbit
: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan
: Pertama, Agustus 2104
Jumlah halaman : 320 halaman
Novel ini bercerita tentang Sophie Wilson yang pandai membuat kue, yang punya
masa lalu buruk dengan Lucas Ford. Sialnya, kakek mereka setuju untuk
menjodohkan mereka. Tentu saja Sophie tidak terima. Sampai mati, ia tidak akan
pernah menyukai Lucas Ford. Sejak awal melihat Lucas Ford, ingin sekali Sophie
berteriak bahwa laki-laki itu layak dibenciterlebih dengan pengalamannya waktu
sekolah dulu. Yang buat Sophie Wilson makin membenci Lucas Ford adalah setiap
orang tidak melihat cacat dari pria itu, justru menurut mereka, Lucas Ford layak
dicintai. Dan Lucas Ford tidak tinggal diam. Dia selalu melakukan aksi pendekatan
kepada Sophie Wilson, meski sahabatnya yang menyukainya, Miranda, selalu
menempel di sisinya.

Dan yang membuat saya suka novel ini adalah cara eksekusi Ilana Tan meramu
sesuatu yang manis tanpa membuatmu diabetes. Menunjukkan aksi manis Lucas
Ford atau menyeringai geli membayangkan kelakuan Sophie Wilson yang malu-tapimau.
Adegan favorit saya adalah saat Sophie Wilson dan Lucas Ford bercakap melalui
seluler di mana pria itu mengatakan bahwa secara fisik Sophie tidak menarik. Sophie
tentu jengkel, tapi perempuan itu langsung bungkam setelah Lucas Ford bilang, Kau
memang tidak sempurna, tapi kau sempurna untukku. Oh iya, ada lagi. Saat Sophie
Wilson mengecek apakah kue buatannya apakah sampai di tangan Lucas Ford atau
tidak. Menurut saya, itu lucu. Sophie galak dan selalu bilang dia membenci pria itu.
Tapi dari aksinya, astaga, lucu sekali membayangkannya
Judul
: Bumi
Penulis
: Tere Liye
Penerbit
: Gramedia Pustaka
Cetakan
: Kedua, November 2014
Jumlah halaman : 440 halaman

Novel karya Tere Liye ini mengisahkan kehidupan seorang remaja


perempuan bernama Raib yang memiliki kemampuan unik. Sejak umur 22 bulan,
Raib bisa menghilang. Cukup menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan
wush. Raib pun hilang. Sekarang umur Raib 15 tahun dan kemampuan ini tetap
menjadi rahasianya. Selain bisa menghilang, Raib juga memiliki hal unik lainnya.
Raib memiliki 2 kucing kembar yang dia dapat di ulang tahunnya yang ke-9. Si
Hitam dan Si Putih. Tapi orang tuanya hanya dapat melihat Si Putih. Di usia 15
tahun, kejadian demi kejadian mulai datang dan tanpa disadari oleh Raib akan
mengubah kehidupannya. Mengungkap siapa Raib sesungguhnya. Raib memiliki
sahabat bernama Seli yang ternyata memiliki rahasia juga. Seli dapat menahan
sengatan listrik dan dapat menggerakan benda-benda kecil tanpa menyentuhnya.
Sama seperti Raib, kemampuan ini tetap menjadi rahasia Seli hingga usianya 15
tahun.
Di kelas Raib, ada seorang ramaja pria bernama Ali. Ali adalah murid genius. Dan
dia yang pertama kali mengetahui rahasia Raib. Saat Raib sedang dihukum oleh Miss
Keriting karena tidak membawa buku PR matematikanya dia memutuskan untuk
mengamati hujan sambil menghilang. Tiba-tiba ada sesosok tinggi kurus
menyapanya dengan suara dingin, Halo, Gadis Kecil sapaan ini mengagetkan Raib
sehingga wajahnya tidak tertutup lagi oleh kedua telapak tangannya dan Raib pun
terlihat lagi. Ali melihat lorong yang kosong dan tiba-tiba saja Raib muncul di sana.
Semenjak itu Ali terus membuntuti Raib untuk membuktikan bahwa dirinya benar.
Dunia ini tidak sesederhana yang terlihat.

Seakan belum cukup rahasianya diketahui oleh Ali, setelah sampai di rumah Raib
tidak dapat menemukan si Hitam. Dan beberapa hari kemudian Raib menemukan
kekuatan baru. Raib dapat menghilangkan benda. Beberapa hari kemudian di malam
hari, Raib terkejut. Sosok tinggi kurus yang menyapanya di lorong sekolah berada di
kamarnya. Lebih tepatnya di dalam cermin di kamarnya. Sosok tinggi kurus itu
mengaku sebagai teman. Dia mengaku mengetahui siapa Raib dan dapat
melatihnya menguasai kekuatan yang ada dalam dirinya. Tugas pertamanya adalah
menghilangkan sebuah buku. Tapi Raib tidak menanggapinya secara serius, hingga
saat malam harinya sosok tinggi itu datang lagi. Sosok itu marah karena Raib tidak
melakukan tugasnya dengan serius. Maka sosok itu menggunakan cara kasar. Dia
memerintahkan si Hitam untuk membunuh si Putih jika Raib tidak bisa
menghilangkan buku tersebut dalam hitungan kesepuluh. Si Hitam berubah menjadi
kucing seukuran serigala dan menerkam si Putih siap membunuhnya. Dalam
kepanikan Raib masih tidak dapat menghilangkan buku itu. Dan saat si Hitam akan
membunuh si Putih tanpa disadari oleh Raib telapak tangannya mengarah ke si
Hitam dan menyuruhnya menghilang. Dan wush. Si Hitam menghilang. Sosok tinggi
itu terkejut, kemampuan Raib melebihi perkiraannya. Raib pun sama terkejutnya.
Setelah kejadian itu Raib pun dapat menguasai kekuatan barunya.
Judul

: Ayat-ayat Cinta 2

Penulis

: Habibburahman Al Shirazy

Penerbit

: Republika

Cetakan

: Pertama 2015

Jumlah halaman : 690 halaman


Fahri ternyata setelah dinyatakan tidak bersalah pada kasus Noura saat mereka di
Mesir dulu kemudian menuntaskan S2 dan S3. Namun sayang, kisah asmaranya
bersama sang istri tercinta harus berakhir. Aisha pergi bersama salah satu teman
wanitanya yang berprofesi seorang jurnalis ke Palestina. Ia ingin mempelajari dan
melihat langsung bagaimana kehidupan masyarakat disana. Fahri tidak bisa
menemaninya karena ada ujian Doktoral. Setelah kepergian Aisha hari itu, ia seperti
hilang di telan bumi. Tak ada kabar berita, hanya ada satu kabar buruk tentang
teman wanita yang pergi dengannya ditemukan tewas mengenaskan di negeri
Palestina oleh kekejaman Israel. Meski sedih namun Fahri masih berharap Aisha
masih ada dan akan kembali Alloh pertemukan dengannya.
Sepeninggal istrinya, Fahri menyibukkan diri dengan segala aktifitasnya. Dia pindah
ke Edinburgh salah satu kota di kawasan Britania raya, sebuah kota yang sangat
diidamkan oleh istri tercintanya. Disana dia mengajar, mengisi berbagai kajian,
hingga menjalankan bisnis di berbagai bidang. Ini salah satu nilai tambah
novel Ayat Ayat Cinta 2, bukan hanya berkisah tentang cinta namun

entrepreneurship juga hadir di seri kedua novel ini. Fahri menjalankan bisnis Aisha
di Jerman hingga juga membuka bisnis baru merambah ke bisnis butik dan kuliner.
Fahri mencoba menenggelamkan dirinya dalam kesibukkan agar tidak terlarut
dalam kesedihan ditinggal Aisha. Dalam perjalanan kisahnya Fahri dipertemukan
dengan beberapa orang. Ia harus menjalin cerita dengan sebuah keluarga yang
memiliki anak berbakat bernama Keira dan Jason. Ia juga menjadi seorang tetangga
yang baik bagi seorang nenek bernama menek Catarina.
Judul

: Pulang

Penulis

: Tere Liye

Penerbit

: Gramedia Pustaka

Cetakan

: Pertama 2104

Jumlah Halaman :
Novel ini dimulai dengan ketegangan. Bab pertama, Si Babi Hutan (halaman 1),
dibuka dengan adegan pertarungan sang tokoh utama (Bujang) melawan monster
menakutkan, babi hutan raksasa. Ia ikut serta bersama pemburu babi hutan
pimpinan Tauke Muda. Di tengah hutan gelap mereka dihadang sang raja babi.
Semua terdesak. Bujang tampil amat heroik. Mengalahkan sang monster. Sejak
pergulatan itu, Bujang tak lagi memiliki rasa takut.
Aku tidak takut. Jika setiap manusia memiliki lima emosi, yaitu bahagia, sedih,
takut, jijik, dan kemarahan, aku hanya memiliki empat emosi. Aku tidak punya rasa
takut. Begitu Tere Liye membuka cerita dengan amat elegan.
Pada bab-bab berikunya mulailah dikenalkan secara lebih mendalam tokoh Bujang
beserta orang terdekatnya. Bapaknya bernama Samad. Ia yang lumpuh itu
-kemudian diketahui- merupakan mantan tukang pukul nomor satu Keluarga Tong.
Mamaknya bernama Midah, ia merupakan putri dari Tuanku Imam, pemuka agama
di Pulau Sumatra. Pernikahan kedua insan dari strata dan kultur berbeda itu
menyebabkan mereka harus terusir dari kampung, lantas menetap di Talang
(semacam kampung) Kawasan Bukit Barisan, Sumatra.
Kejadian melawan babi hutan menjadi awal kisah hidup baru bagi Bujang yang
waktu itu masih 15 tahun. Tauke Muda mengajaknya pergi ke kota. Ia meminta
Bapak dan Mamak Bujang mengizinkannya pergi. Bapaknya setuju, mamaknya berat
melepaskan. Namun ia tak kuasa menolak. Ini adalah bagian dari perjanjian antara
Bapak Bujang dengan Tauke Muda. Lagi pula ia ingin putra semata wayangnya itu
maju. Tak hanya berkutat dengan hutan dan ladang di Talang. Sebelum
keberangkatan sang anak, mamak menitipkan pesan yang begitu berharga,

Berjanjilah kau akan menjaga perutmu (dari makanan dan minuman haram dan
kotor) itu, Bujang. Agar. Agar besok luka, jika hitam seluruh hidupmu, hitam
seluruh hatimu, kau tetap punya satu titik yang putih, dan semoga itu berguna.
Memanggilmu pulang. (Halaman 24) Keseruan kisah novel ini terus berlanjut. Kini
pembawa dibawa menuju waktu 20 tahun kemudian. Saat Bujang, anak Talang nan
malang itu berubah menjadi pribadi yang sangat mantap. Akademis, kokoh, dan
bermata tajam. Ia menemui calon presiden terkuat. Memperingatkannya agar tak
mengubah apapun. Tak mengusik bagaimanapun bisnis Keluarga Tong yakni
bisnis shadow economy (ekonomi bayangan).
Judul

: Sabtu Bersama Bapak

Penulis

: Adhitya Mulya

Penerbit

: Guya Media

Cetakan

: Ketujuh, November 2015

Jumlah Halaman : 260 halaman


Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang
belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan
mereka dengan penuh kasih. Dan tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan
dan berjanji selalu ada bersama mereka. Pak Gunawan dan Bu Itje memiliki dua
buah jagoan, Satya dan Cakra. Sayangnya sang bapak terkena penyakit kanker dan
umurnya tinggal satu tahun lagi bersama keluarga kecilnya. Di sisa hidupnya, Bapak
tercetus ide untuk membuat video kepada anak-anaknya. Mungkin bapak tidak bisa
membimbing dan membesarkan anak-anaknya secara langsung, tapi beliau bisa
membuat kedua jagoannya menjadi orang yang berguna untuk orang yang disayangi,
diri sendiri, dan orang lain.
Sejak sang bapak meninggalkan mereka bertiga, awalnya Ibu Itje yang membimbing
mereka untuk menonton video dari bapak. Lama-kelamaan Satya dan Cakra selalu
bersemangat dan melupakan hari sabtu untuk bermain dengan menonton video dari
bapak. Hingga akhirnya kedua jagoan mereka berubah menjadi pria dewasa yang
sudah siap berpetualang. Satya dan Cakra menyalin video-video bapak kedalam
hardisk masing-masing, dan membawanya bersama mereka. Cakra yang diusianya
yang sudah menginjak kepala tiga, masih belum bisa mendapatkan jodohnya. Satya
yang sudah menjadi seorang suami dan bapak untuk ketiga anaknya pun, harus bisa
melakukan tugasnya dengan baik sebagaimana Bapaknya ajarkan. Dan Ibu Itje yang
harus berjuang membesarkan kedua anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa
pamrih.

Judul

: #AboutLove

Penulis

: Tere Liye

Penerbit

: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan

: kedua, Juli 2015

Jumlah halaman : 128 halaman


Buku ini bukan novel ataupun puisi seperti sebelumnya, melainkan kumpulan
kutipan. Berisi kutipan tentang cinta, buku ini cenderung tipis. Bahkan, bisa dibaca
dalam sekejap. Mulanya, aku bisa saja membaca buku itu gratis sambil berdiri di
salah satu sudut toko buku. Namun, aku ingin kata-kata itu meresap ke setiap lubuk
hatiku (cieeee), berhubung ini tentang cinta. Jika dibaca terburu-buru, sepertinya
kata-kata bijak yang ada di buku itu tak akan mudah diingat.
Tere Liye adalah penulis Indonesia yang sangat berbakat. Tere Liye sudah menulis
puluhan buku. Dan, setiap karya yang dihasilkan laku di pasaran dan menjadi best
seller. Nama Tere Liye sebenarnya merupakan nama pena yang di ambil dari bahasa
India dan memiliki arti untukmu. Ia pun terkenal dengan pesannya ini: 1000
komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat
menjadi penulis buku. Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi
komentator, mulailah jadi pelaku.Hebat! Mungkin, karena pesannya itulah, Tere
Liye membuktikannya dengan terbitnya buku #AboutLove.
Judul

: My Lost Prince

Penulis

: Monica Anggen

Penerbit

: Rumah ide

Cetakan

: 2013

Jumlah halaman : 250 halaman


Moon Eun Lee, adalah gadis peranakan Korea Indonesia. Ibunya berasal dari
negeri Ginseng sedangkan ayahnya adalah pengusaha sukses, pemilik salah satu
perusahaan raksasa yang ada di Jakarta. Pergi ke Korea ternyata memberinya
berbagai kejutan lain di sela-sela terapi penyembuhan kakinya. Michael Hwang
(Hwang Min Yoo), lelaki peranakan seperti dirinya, tiba-tiba muncul dihadapannya.
Laki-laki yang tak dikenalnya itu malah memberikan sejuta perhatian yang
membuatnya heran.
Kehadiran Jun Woo Woo, laki-laki asli Korea yang terlahir sebagai anak orang kaya
namun memilih menjadi Dokter praktek di rumah sakit tempatnya dirawat juga
membuat Moon luluh lantak. Ada cinta di antara dua pria. Ada dendam pada lakilaki yang nyaris menjadi pasangan seumur hidupnya. Kevin kembali mengejarnya ke
Korea. Menangis dan memohon agar Moon kembali mau menjadi kekasihnya,
tunangannya. Tapi Moon tak bisa! Cinta itu sudah kering. Bagai anak sungai yang
tersumbat aliran airnya di pojokkan dengan sampah-sampah yang berserakan. Moon
tidak akan pernah bisa memaafkan pengkhianatan yang telah dilakukan Kevin
padanya. Tidak juga untuk ulah Kevin yang membuat perusahaan papa Moon

diambang kehancuran.
Michael Hwang, membawanya dalam kejutan-kejutan penuh sensasi yang tak
pernah dirasakannya. Moon tahu, ada cinta dalam sikap Michael kepadanya. Dibalik
kekasaran dan tindakan seenaknya itu, Michael memiliki hati yang lembut dan
perhatian. Moon tidak dapat ingkar. Ada denting piano bermain di pojokkan hatinya.
Denting piano yang sama ketika Jun, dokter sederhana itu terus berusaha mengobati
kakinya yang mati rasa. Hingga akhirnya tanpa ia harus memilih, pilihan itu sudah
dihadapkan padanya. Michael Hwang adalah laki-laki yang menyebabkan kakinya
lumpuh. Kecelakaan malam itu, walau tak disengaja telah mengubah semuanya.
Michael Hwang tidak akan mungkin mampu mencintai dirinya. Ia hanya kasihan.
Dan Moon benci untuk dikasihani.
Tuhan itu adil mungkin. Masih mungkin. Moon tidak akan bisa menghindari apapun
yang telah digariskan Tuhan di dalam hidupnya. Nyatanya, ia harus berterima kasih,
karena dari sekian banyak luka yang didapatnya, masih ada segunung cinta yang
dulu tidak pernah benar-benar diperhatikannya.