Anda di halaman 1dari 4

PENCABUTAN GIGI PERMANEN

No. Kode

SOP
DINKESSOS
KOTA
SAWAHLUNTO
Ditetapkan Kepala UPTD
Puskesmas Silungkang

A. Pengertian

Terbitan
No Revisi
Tgl Mulai
berlaku
Halaman

: SOP/ADMIN/SLKG/
2015
: 1
: 00
: 01 November 2015

UPTD
PUSKESMAS
SILUNGKANG

: 1/3
dr. Lusi Dewina
NIP. 197612212009022001

Pencabutan gigi atau ekstrkasi gigi adalah : tindakan mengeluarkan


gigI dari soketnya dengan menggunakan ilfiltrasi anasthesi untuk
pencabutan gigi atas dan anterior bawah dan blok anasthesi untuk
pencabutan gigi posterior bawah kecuali radik atau sisa akar .
Sebagai acuan dalam melakukan pelayanan kesehatan gigi untuk

B. Tujuan

melakukan pencabutan pada gigi permanen yang sudah rusak berat


dan tidak mungkin dipertahankan lagi.

C. Kebijakan
D. Referensi

1. Diagnose dan terapi

penyakit gigi dan mulut, Lembaga studi

kesehatan Indonesia

( LSKI ) Yayasan Bale Ciculang Bandung

Juni 2006
2. Ilmu bedah mulut, tuti. R. Tjiptono. K.M. Medan februari 1985
3. Bedah mulut, Gordon W. Pederson, D.D.S., M.S.D. Jakarta 1996
4. Kedokteran gigi klinis, drg. Abu bakar, Yogyakarta 2014
E. Prosedur

1. Dokter gigi menanyakan dan mencatat indentitas pasien


-

Nama

Umur

Alamat, dll

2. Dokter gigi menanyakan dan mencatat riwayat penyakit pasien


dan riwayat penyakit keluarga pasien
-

Golongan darah

Tekanan darah

Diabetes

Hemophilia

dll

3. Dokter gigi Menanyakan keluhan utama pasien

PENCABUTAN GIGI PERMANEN


No. Kode

SOP
DINKESSOS
KOTA
SAWAHLUNTO
Ditetapkan Kepala UPTD
Puskesmas Silungkang

Terbitan
No Revisi
Tgl Mulai
berlaku
Halaman

: SOP/ADMIN/SLKG/
2015
: 1
: 00
: 01 November 2015

UPTD
PUSKESMAS
SILUNGKANG

: 1/3
dr. Lusi Dewina
NIP. 197612212009022001

Menanyakan lokasi gigi yang akan di cabut

Apakah pernah sakit

Kapan sakitnya

4. Dokter gigi memakai alat pelindung diri seperti : handscun dan


masker
5. Dokter gigi melakukan pemeriksaan intra oral pada gigi yang
akan di cabut dengan cara :
-

Perkusi untuk
Periksa jaringan sekitar gigi yang akan dicabut apakah ada

infeksi atau abses


6. Dokter gigi meminta persetujuan pasien atau orang tua pasien
dengan menanda tanganan inform content untuk persetujuan
tindakan pencabutan gigi
7. Perawat gigi mempersiapkan alat steril yang akan dipergunakan
untuk pencabutan gigi
-

Kaca mulut

Pinset

Sonde

ekscavator

Bein

Tang ekstraksi sesuai dengan gigi yang akan di cabut

Crayer ( jika dirasa perlu )

8.

Perawat gigi mempersiapkan


digunakan
-

Spuit

bahan anasthesi yang akan

PENCABUTAN GIGI PERMANEN


No. Kode

SOP
DINKESSOS
KOTA
SAWAHLUNTO
Ditetapkan Kepala UPTD
Puskesmas Silungkang

Terbitan
No Revisi
Tgl Mulai
berlaku
Halaman

: SOP/ADMIN/SLKG/
2015
: 1
: 00
: 01 November 2015

UPTD
PUSKESMAS
SILUNGKANG

: 1/3
dr. Lusi Dewina
NIP. 197612212009022001

Lidocain atau PHcain

9. Asepsis daerah yang akan di anasthesi


10.

Infiltasi anasthesi dilakukan pada gigi rahang atas dan anterior

rahang bawah dengan cara menyuntikkan anasthetikum di


bawah mukosa untuk melumpuhkan sementara ujung saraf pada
bagian bukal palatal untuk rahang atas dan bukal lingual untuk
anterior rahang bawah.
11.

Blok anasthesi atau mandibular anasthesi yaitu memblokir

( melumpuhkan ) n. Alveolaris inferior yang dicapai sebelum


masuk ke kanalis mandibularis dan akibat dari pemberian
anasthetikum dari regio molar tiga sampai daerah incisivus
sentralis menjadi pati rasa.
12.

Lepaskan gingival dari gigi dengan menggunakan sonde atau

ekscavator
13.

Longgarkan gigi dari alveolus dengan menggunakan bein

14.

Apabila sudah luksasi, dilanjutkan dengan menggunakan tang.

Gerakan rotasi pada gigi dengan akar tunggal dan gerakan bukal
lingual / palatal pada gigi dengan akar jamak.
15.

Lakukan gerakan ekstaksi setelah gigi goyang

16.

Setelah gigi keluar dari soket, letakkan tampon di atas soket

gigi serta pasien diminta untuk menggigit tampon


17.

Instruksi pasca pencabutan kepada pasien :

Gigit kapas selama kurang lebih 30 menit

Jangan di isap isap bekas pencabutan

PENCABUTAN GIGI PERMANEN


No. Kode

SOP
DINKESSOS
KOTA
SAWAHLUNTO
Ditetapkan Kepala UPTD
Puskesmas Silungkang

F. Unit Terkait

Terbitan
No Revisi
Tgl Mulai
berlaku
Halaman

: SOP/ADMIN/SLKG/
2015
: 1
: 00
: 01 November 2015

UPTD
PUSKESMAS
SILUNGKANG

: 1/3
dr. Lusi Dewina
NIP. 197612212009022001

Jangan makan dan minum yang terlalu panas

Minumlah obat sesuai aturan

18. Resepkan obat antibiotic ( bila perlu ) dan analgetik


Poliklinik Gigi dan mulut

Anda mungkin juga menyukai