Anda di halaman 1dari 15

PEMERINTAH KOTA MATARAM

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MATARAM


Jalan Bung Karno No. 3 Pagutan. Telp. (0370) 640774 - Mataram

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


NOMOR
TENTANG
PANDUAN PELAYANAN PONEK
DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MATARAM
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MATARAM
Menimbang

: 1. Bahwa pelaksanaan Pelayanan PONEK di Rumah Sakit Umum Daerah


Kota Mataram mengacu pada pedoman sebagai diatur dalam SK Direktur
nomor ..............................
2. Bahwa agar pedoman PONEK dapat dilaksanakan secara operasional di
lapangan perlu disusun panduan yang lebih bersifat teknis, yang
pemberlakuannya perlu ditetapkan melalui SK Direktur

Mengingat

: 1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Rumah Sakit Umum Daerah
Kota Mataram
2. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
3. Undang-undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
4. SK Menekes RI Nomor 270/Menkes/SK/III/2007 tentang Pedoman
Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RS dan Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Lainnya
5. SK Menkes RI No. 436/1993 tentang Berlakunya Standar Rumah Sakit
dan Standar Pelayanan Medis di Indonesia.
6. SK Direktur No. ......................... tentang Pedoman Pelayanan PONEK di
RSUD Kota Mataram
7. SK Direktur No ............................. tentang Kebijakan Pelayanan PONEK
di RSUD Kota Mataram

Menetapkan

Pertama
.
Kedua

MEMUTUSKAN
: PANDUAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATUS EMERGENCY
KOMPREHENSIF DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA
MATARAM
: Memberlakukan panduan PONEK yang disusun oleh Tim MDGs
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram sebagaimana terlampir
: Mengamanatkan kepada Tim PONEK RSUD Kota Mataram
untuk melaksanakan panduan PONEK sebagaimana pada diktum
pertama.

Ketiga

Keempat

: Keputusan ini berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak tanggal
ditetapkan dengan ketentuan akan dilakukan penyempurnaan dan atau
evaluasi sekurang-kurangnya sekali dalam masa berlakunya.
: Bila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, akan ditinjau
kembali sesuai dengan Perundangan Kesehatan yang ada dan kemampuan
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram.

Ditetapkan di : Mataram
Pada tanggal : ......

DIREKTUR,
RUMAH SAKIT UMUM
KOTA MATARAM

Dr. H. L. HERMAN MAHAPUTRA, M.Kes.


NIP. 196811102001121003
Tembusan
1; Tim PONEK
2; Ka Unit Terkait

PANDUAN PELAYANAN OBSTETRI NEONATUS EMERGENCY KOMPREHENSIF


( PONEK ) 24 JAM

DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MATARAM

DISUSUN OLEH :
TIM MDGs
RSUD KOTA MATARAM
TAHUN 2015

DAFTAR ISI

Halaman Judul
Daftar isi
I;
II;
III;
IV;

DEFINISI
RUANG LINGKUP
TATA LAKSANA
DOKUMENTASI

1
2
3
10

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
DEFINISI

A.

DEFINISI

Ponek adalah pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi


komperhensif. Tujuan utama mampu menyelamatkan ibu dan anak baru lahir
melelui program rujukan berencana dalam satu wilayah kabupaten
kotamadya atau profinsi.
B.

LINGKUP PELAYANAN RUMAH SAKIT PONEK 24 JAM

Upaya Pelayanan PONEK :


1. Stabilisasi di UGD dan persiapan untuk pengobatan definitif
2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan
3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sektio
saesaria
4. Perawatan intensif ibu dan bayi.
5. Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi

BAB II
RUANG LINGKUP PONEK DI RSUD KOTA MATARAM
Ruang lingkup pelayanan kesehatan maternal dan neonatal pada PONEK
terbagi atas 2 kelas, antara lain :
a. PONEK RUMAH SAKIT KELAS C
1. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis
Pelayanan Kehamilan
Pelayanan Persalinan
Pelayanan Nifas
Asuhan Bayi Baru Lahir (Level 1)
Immunisasi dan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang
(SDIDTK)

2. Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko tinggi


Masa antenatal

Perdarahan pada kehamilan muda

Nyeri perut dalam kehamilan muda dan lanjut

Gerak janin tidak dirasakan

Demam dalam kehamilan dan persalinan

Kehamilan ektopik (KE) & Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)

Kehamilan dengan Nyeri kepala, gangguan penglihatan, kejang

dan/koma, tekanan darah tinggi


Masa intranatal

Persalinan dengan parut uterus

Persalinan dengan distensi uterus

Gawat janin dalam persalinan

Pelayanan terhadap syok

Ketuban pecah dini

Persalinan lama

Induksi dan akselerasi persalinan

Aspirasi vakum manual

Ekstraksi Cunam

Seksio sesarea

Epiosotomi

Kraniotomi dan kraniosentesis

Malpresentasi dan malposisi

Distosia bahu

Prolapsus tali pusat

Plasenta manual

Perbaikan robekan serviks

Perbaikan robekan vagina dan perineum

Perbaikan robekan dinding uterus

Reposisi Inersio Uteri

Histerektomi

Sukar bernapas

Kompresi bimanual dan aorta

Dilatasi dan kuretase

Ligase arteri uterina

Bayi baru lahir dengan asfiksia

BBLR

Resusitasi bayi baru lahir

Anestesia umum dan lokal untuk seksio sesaria

Anestesia spinal, ketamin

Blok paraservikal

Blok pudendal (bila memerlukan pemeriksaan spesialistik, dirujuk ke

RSIA/ RSU)
Masa Post Natal

Masa nifas

Demam pasca persalinan

Perdarahan pasca persalinan

Nyeri perut pasca persalinan

Keluarga Berencana

Asuhan bayi baru lahir sakit (level 2)

3. Pelayanan Kesehatan Neonatal

hiperbilirubinemi,

asfiksia,

trauma kelahiran,

hipoglikemi

kejang,

sepsis neonatal

gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit,

gangguan pernapasan,

kelainan jantung (payah jantung, payah jantung bawaan, PDA),

gangguan pendarahan,

renjatan (shock),

aspirasi mekonium,

koma,

Inisiasi dini ASI (Breast Feeding),

Kangaroo Mother Care,

Resusitasi Neonatus,

Penyakit Membran Hyalin,

Pemberian minum pada bayi risiko tinggi,

4. Pelayanan Ginekologis

Kehamilan ektopik

Perdarahan uterus disfungsi

Perdarahan menoragia

Kista ovarium akut

Radang Pelvik akut

Abses Pelvik

Infeksi Saluran Genitalia

HIV - AIDS

5. Perawatan Khusus / High Care Unit dan Transfusi Darah


b. PONEK RUMAH SAKIT KELAS B
1. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis

Pelayanan Kehamilan

Pelayanan Persalinan normal dan Persalinan dengan tindakan operatif

Pelayanan Nifas

Asuhan Bayi Baru Lahir (Level 2)

Immunisasi dan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang

(SDIDTK)

Intensive Care Unit (ICU)

NICU

Endoskopi

2. Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko tinggi


Masa antenatal

Perdarahan pada kehamilan muda / abortus.

Nyeri perut dalam kehamilan muda dan lanjut / kehamilan ektopik.

Kehamilan ektopik (KE) & Kehamilan Ektopik Terganggu (KET).

Hipertensi, Preeklampsi / Eklampsi.

Perdarahan pada masa Kehamilan

Kehamilan Metabolik

Kelainan Vaskular / Jantung

Masa intranatal

Persalinan dengan parut uterus

Persalinan dengan distensi uterus

Gawat janin dalam persalinan

Pelayanan terhadap syok

Ketuban pecah dini

Persalinan macet

Induksi dan akselerasi persalinan

Aspirasi vakum manual

Ekstraksi Cunam

Seksio sesarea

Episiotomi

Kraniotomi dan kraniosentesis

Malpresentasi dan malposisi

Distosia bahu

Prolapsus tali pusat

Plasenta manual

Perbaikan robekan serviks

Perbaikan robekan vagina dan perineum

Perbaikan robekan dinding uterus

Reposisi Inersio Uteri

Histerektomi

Sukar bernapas

Kompresi bimanual dan aorta

Dilatasi dan kuretase

Ligase arteri uterina

Anestesia umum dan lokal untuk seksio sesaria

Anestesia spinal, ketamin

Blok pudendal

Masa Post Natal

Masa nifas

Demam pasca persalinan

Perdarahan pasca persalinan

Nyeri perut pasca persalinan

Keluarga Berencana

Asuhan bayi baru lahir sakit (level 2)

3.Pelayanan Kesehatan Neonatal

hiperbilirubinemi,

asfiksia,

trauma kelahiran,

kejang,

sepsis neonatal

gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit,

gangguan pernapasan,

kelainan jantung (payah jantung, payah jantung bawaan, PDA),

gangguan pendarahan,

renjatan (shock),

aspirasi mekonium,

koma,

Inisiasi dini ASI (Breast Feeding),

Kangaroo Mother Care,

Resusitasi Neonatus,

Penyakit Membran Hyalin,

Pemberian minum pada bayi risiko tinggi,

Pemberian cairan Parenteral

Kelainan bawaan

4. Pelayanan Ginekologis

Kehamilan ektopik

Perdarahan uterus disfungsi

Perdarahan menoragia

Kista ovarium akut

Radang Pelvik akut

Abses Pelvik

Infeksi Saluran Genitalia

HIV - AIDS

5. Perawatan Intensif Neonatal

BAB III
TATA LAKSANA PONEK DI RSUD KOTA MATARAM
BAB IV
DOKUMENTASI
A; Pengumpul data

Tim PONEK bertanggungjawab atas pengumpulan data kasus kasus obstetri gynecologi
dan neonatus. Karena tim tersebut yang memiliki keterampilan dalam mengidentifikasi
kasus kasus obstetri gynecologi dan neonatus di RS sesuai dengan kriteria.
2

Mekanisme pelaksanaan pengumpulan data/rekapan kasus kasus :


1; Ketua tim/penanggungjawab shift/Bidan melakukan rekapitulasi data tiap shift
dengan format yang telah ditentukan.
2; Kepala Ruangan/tim PONEK setiap hari merekap data yang telah
dilaporkan/dituliskan oleh ketua tim/penanggungjawab shift/bidan.
3; Pada akhir bulan Kepala Ruangan/tim PONEK melaporkan hasil rekapitulasi ke
rekam medik
B; Sumber Data

sumber dapat diperoleh dari :


1; Rekam medis
2; Catatan kebidanan
3; Catatan hasil penunjang (laboratorium dan radiologi)
4; Pasien/keluarga
C; Numerator

Jumlah kasus kejadian setiap bulannya.


D; Denominator

E; Pengolahan dan penyajian data


1; Perhitungan

Perhitungan dilakukan dalam satu bulan. Kurun waktu harus jelas dan sama antara
numerator dan denominator sehingga laju tersebut mempunyai arti.

Surveilans merupakan kegiatan yang m


2; Analisis dan interpretasi
3; Pelaporan, rekomendasi dan diseminasi

BAB V
PENUTUP
Demikian panduan PONEKi di RSUD Kota mataram dibuat sebagai acuan tim PONEK dalam
melaksanakan kegiatan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian
Neonatus (AKN) di RSUD Kota Mataram.
Semoga dengan adanya kebijakan ini, dapat lebih memudahkan semua pihak yang terkait
dengan penyelenggaraan kegiatan. Semoga Allah senantiasa memberikan kita semua limpahan
Taufik dan Hidayah-Nya kepada hamb-hamba yang selalu berlomba dalam kebaikan dan
berusaha secara terus menerus memperbaiki amaliyahnya, amin.
Akhirnya kami ucapkan Alhamdulillah robbil alamiin atas segala karunia dan nikmat yang
diberikan Allah SWT.

Ditetapkan di : Mataram
Pada tanggal : ......

DIREKTUR,
RUMAH SAKIT UMUM
KOTA MATARAM

Dr. H. L. HERMAN MAHAPUTRA, M.Kes.


NIP. 196811102001121003

DAFTAR PUSTAKA
KARS (2012) Panduan Penyusunan Dokumentasi Akreditasi