Anda di halaman 1dari 1

Sample

Penelitian ini menggunakan sebanyak 75 mahasiswa/mahasiswi program magister manajemen di


beberapa Universitas di Surabaya terlibat sebagai partisipan penelitian. Penelitian ini juga,
memproyeksikan mereka sebagai manajer-manajer proyek dalam perusahaan manajer proyek
dalam perusahaan. Namun hanya 74 jawaban saja yang dapat digunakan dalam penelitian ini
setelah dilakukan seleksi dalam tahapan eksperimen. Ada 3 alasan mengapa mahasiswa dipilih
sebayai pengganti manajer.
1) Subjek mahasiswa memiliki pemahaman teoretis tentang pendekatan tradisional bagi
pengambilan keputusan rasional, termasuk metode proyek investasi dan evaluasi berbasis
aliran kas, yang diperoleh dari mata kuliah akuntansi, keuangan dan ekonomi (Cheng et al.,
2003).
2) Mahasiswa dapat mengambil keputusan secara independen dan terbebas dari faktor-faktor
lain yang dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan yang sering terjadi pada
manajer. Faktor-faktor tersebut antara lain kecenderungan manajer untuk bertindak irasional
atau adanya konflik kepntingan yang biasanya terpengaruh oleh lingkungan perusahaan
mereka (Chang dan Ho, 2004).
3) Penelitian sebelumnya dalam literatur akuntansi dan manajemen menyarankan bahwa dalam
riset pengambilan keputusan dan judgment, mahasiswa merupakan justifiable surogates
untuk manajer (Clinton, 1999).

Instrumen
Eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan desain 2x2 untuk menginvestigasi pengaruh
hurdle rates terhadap perilaku eskalasi. Treatment pertama adalah hurdle rate (organizational-set
hurdle rate, dan self-set hurdle rate) dan yang kedua adalah framing (positif dan negative)
Penelitian ini menggunakan instrumen yang dikembangkan dalam penelitian Cheng et al. (2003).
Hipotesis juga akan diuji dengan menggunakan alat statistik Multivariate ANOVA.
Namun sebelumnya, terlebih dahulu akan dilakukan Levens Test dan Boxs M Test.