Anda di halaman 1dari 2
PANITIA PRABU UNPAD 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN Sekretariat: Student Center
PANITIA PRABU UNPAD 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN Sekretariat: Student Center

PANITIA PRABU UNPAD 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN

Sekretariat: Student Center Kav. 23 Kampus Unpad Jatinangor

Website: kemaunpad.or.id, E-mail: bem.unpad2016@gmail.com

: kemaunpad.or.id, E - mail : bem.unpad2016@gmail.com Nama Lengkap : Sintha Nur Fitriani NPM :
: kemaunpad.or.id, E - mail : bem.unpad2016@gmail.com Nama Lengkap : Sintha Nur Fitriani NPM :

Nama Lengkap

: Sintha Nur Fitriani

NPM

: 260110160081

Fakultas

: Farmasi

Program Studi

: Farmasi

No. Kelompok Besar :

GENERASI MUDA APATIS, NASIONALISME TERKIKIS

Nasionalisme adalah perasaan cinta atau bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap menghormati bangsa lain karena merasa sebagai bagian dari bangsa lain di dunia. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang mencintai kemerdekaan, bangsa yang menjunjung tinggi harkat martabat manusia,bangsa yang bersedia berjuang tanpa akhir untuk mempertahankannya. Kegigihan bangsa Indonesia ini menjadi identitas nasional dan sekaligus kebanggan Indonesia untuk berjalan tegak di antara bangsa-bangsa lain di dunia. Namun sejak runtuhnya orde baru dan munculnya reformasi, semangat nasionalisme yang tadinya kuat dan merata seiring berjalannya reformasi yang menyerahkan kedaulatan di tangan rakyat sepenuhnya membuat rasa nasionalime menurun. Maraknya praktek korupsi dan lemahnya penegak hukum mengakibatkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia melemah. Lunturnya kebanggaan sebagai bagian dari bangsa seiring dengan dominasi budaya asing membuat anak bangsa melupakan akar rumputnya sendiri dan malah berkiblat pada budaya asing yang akhirnya terjadi penurunan gaya hidup sehingga identitas diri sebagai bangsa Indonesia terlupakan. Situasi dan kondisi masyarakat Indonesia saat ini memprihatinkan karena telah terjadi berbagai macam krisis, tidak saja krisis identitas, namun juga meliputi krisis dalam berbagai dimensi kehidupan. Indonesia dikenal dengan keramahannya namun sekarang masyarakat kita kehilangan orientasi nilai. Kehalusan budi, sopan santun dalam sikap dan perbuatan, kerukunan dan solidaritas sosial, idealisme dan lain-lain karakter baik bangsa telah hilang hanyut terbawa arus modernisasi dan globalisasi. Sungguh miris generasi muda Indonesia sekarang cenderung bangga meniru gaya bicara dan cara berpakaian ala barat

PANITIA PRABU UNPAD 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN Sekretariat: Student Center
PANITIA PRABU UNPAD 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN Sekretariat: Student Center

PANITIA PRABU UNPAD 2016 BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS PADJADJARAN

Sekretariat: Student Center Kav. 23 Kampus Unpad Jatinangor

Website: kemaunpad.or.id, E-mail: bem.unpad2016@gmail.com

: kemaunpad.or.id, E - mail : bem.unpad2016@gmail.com karena dianggap menaikkan prestise di hadapan masyarakat
: kemaunpad.or.id, E - mail : bem.unpad2016@gmail.com karena dianggap menaikkan prestise di hadapan masyarakat

karena dianggap menaikkan prestise di hadapan masyarakat tetapi merasa “kuno” saat berpakaian asli Indonesia. Nasionalisme sudah menjadi barang asing di negeri sendiri. Tidak sedikit generasi penerus bangsa lupa akan nilai-nilai nasionalisme. Kita seperti menutup mata akan kebudayaan sendiri, akan tetapi saat bangsa lain mengklaim kebudayaan Indonesia sebagai miliknya barulah disana kita menyibukkan diri untuk berbuat sesuatu agar dunia mengetahui bahwa sebenarnya itu adalah kebudayaan kita. Lemahnya sikap nasionalisme yang terjadi di bangsa ini membuat kebudayaan Indonesia diklaim oleh bangsa lain seperti batik, reog ponorogo, tari pendet dan angklung namun hanya sebagian kecil saja yang merespon terhadap kejadian tersebut, sebagian besar lainnya tidak melakukan tindakan apa-apa. Seharusnya sejak dini anak bangsa sudah diperkenalkan budaya-budaya Indonesia agar generasi muda mengenal bangsanya sendiri dan mulai mencintainya, jika rasa kecintaan terhadap bangsanya mulai tumbuh maka akan ada keinginan untuk mengembangkan dan melestarikannya. Pemerintah juga seharusnya lebih mengenalkan budaya Indonesia pada masyarakatnya seperti mengadakan Festival Kebudayaan diseluruh wilayah Indonesia dimulai dari tari-tarian asal daerah, adat- istiadat, makan-makanan khas daerah untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya Indonesia. Seperti halnya Jepang menyisipkan budayanya pada komik, anime dan film agar masyarakat luas tahu budaya kimono dan festival musim panas di Jepang, Indonesia pun bisa mencontohnya lewat media-media elektronik dengan lebih menarik dan tidak monoton. Nasionalisme harus diteguhkan kembali dalam sanubari bangsa Indonesia jangan biarkan semangat para pemuda pada tahun 1928 terkubur dalam-dalam. Dengan memahami pentingnya semangat kebangsaan bagi setiap warga negara, kita diharapkan mampu melahirkan jiwa nasionalisme dan patrotisme. Semangat kebangsaan harus diimbangi dengan nilai-nilai religius dan pengendalian diri agar tidak menimbulkan perpecahan, karena saling merasa bahwa negara dan bangsanya dianggap paling penting untuk diperjuangkan.