Anda di halaman 1dari 5

PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU

Nomor : 018/PKWT-KG-SMD/II/2014

Pada hari ini Sabtu, tanggal Delapan Belas bulan Januari tahun Dua Ribu Empat Belas
(18-01-14) bertempat di Kantor PT. xxxxx di area kerja Amburawang Darat Desa
Agrosari Kalimantan Timur , Samboja IUP OP KP Rukun Sentosa , kami yang
bertanda tangan dibawah ini ;
1. Nama
Jabatan
Alamat

:
:
:

Bertindak untuk dan atas nama PT. Komoditas Gemerlap dan selanjutnya disebut
sebagai Pihak Pertama ;
2. Nama
:
Tempat & Tanggal Lahir :
Alamat
:
Tempat Penerimaan
dan:
Lokasi Penempatan
:
Bertindak untuk dan atas nama diri sendiri dan selanjutnya disebut Pihak Kedua ;
Pihak pertama dan pihak kedua telah sepakat untuk mengadakan kesepakatan kerja
dengan ketentuan sebagai berikut :
Dengan penuh kesadaran dan didasari oleh etikat baik untuk saling bekerja sama demi
terjalinnya suatu hubungan kerja yang harmonis dan selaras bagi terciptanya tujuan
bersama, maka dengan ini kami, Pihak Pertama (Pengusaha) dan Pihak Kedua
(Tenaga Kerja) menyatakan sepakat untuk saling mengikatkan diri dalam suatu
PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU yang mengatur hak-hak dan kewajiban kedua
belah pihak, kondisi dan syarat syarat kerja serta tata tertib dan disiplin kerja yang
berlandaskan pada Peraturan Perusahaan dan Peraturan Pemerintah yang isi dan
bunyinya adalah sebagai berikut :
PASAL 1
Jabatan, Jangka Waktu dan Lokasi Tugas
Pihak Pertama menerima Pihak Kedua sebagai Operator ADT A35F di Bagian
Produksi dengan status Tenaga Kerja Jangka Waktu Tertentu (JWTT) terhitung
Tanggal Delapan Belas bulan Januari tahun Dua Ribu Empat Belas (18-01-2014}
sampai dengan tanggal Dua puluh bulan Maret tahun Dua Ribu Tiga Belas (20-032014) di di area kerja PT. Komoditas Gemerlap (Amburawang Darat Desa Agrosari
Kalimantan Timur , Samboja IUP OP KP Rukun Sentosa.
PASAL 2
Upah
a)

Pihak Pertama akan memperoleh kompensasi upah dari Pihak Kedua sebagai
imbalan atas kerjanya sebesar : Gaji pokok Rp.,- () / bulan, ;

b)

Dalam perkerjaan ini Tenaga Kerja bersedia bekerja di lokasi tugas sesuai pasal 1
atau di lokasi lain yang ditentukan oleh Perusahaan serta tunduk dan mengikuti hari
dan jam kerja yang berlaku ;

c)

Atas setiap ketidak hadiran Tenaga Kerja ke tempat kerja tanpa pemberitahuan /
didukung dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan (absen tanpa alasan
yang sah) dalam # hari berturut-turut akan di kenakan sangsi atau pemberhentian.

d)

Pajak pendapatan, menurut peraturan pemerintah yang berlaku


penghasilan tersebut pada pasal 2 ayat a , menjadi tanggungan Tenaga Kerja,

e)

Tenaga Kerja secara sadar sepenuhnya mengerti, memahami dan menerima


bahwa sebagai pekerja menerima upah sebagaimana tersebut dalam pasal 2 dari
perjanjian ini dan menyadari, mengerti dan menerima bahwa dirinya tidak berhak
atas segala bentuk tunjangan apapun atau jaminan sosial lainya yang umumnya
diberikan oleh Perusahaan kepada Tenaga Kerja tetap dalam perjanjian kerja untuk
waktu tidak tertentu.

atas

PASAL 3
Perlindungan Kecelakaan Kerja
Sebagai Tenaga
Kerja untuk jangka waktu tertentu, Pihak Kedua mendapatkan
perlindungan oleh pihak pertama bila terjadi kecelakaan kerja.
PASAL 4
Tunjangan Hari Raya
Tunjangan Hari Raya Keagamaan akan diberikan oleh Pihak Pertama kepada Pihak
Kedua satu kali dalam setahun dan dibayarkan pada saat menjelang hari Raya Idul Fitri
dengan menggunakan Gaji Pokok terakhir untuk masa kerja satu tahun dan prorata bagi
masa kerja kurang dari satu tahun tapi lebih dari 3 (tiga) bulan setelah dipotong pajak
pendapatan sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Perusahaan yang
berlaku.
PASAL 5
Tata Tertib & Larangan
Selama masa perjanjian kerja, tenaga kerja untuk waktu tertentu ini berlangsung, Pihak
Kedua secara sadar dan itikad baik menyatakan persetujuannya untuk :
a. Mematuhi semua peraturan baik secara tertulis maupun tidak tertulis (normanorma) yang ditetapkan dan berlaku di Perusahaan sesuai dengan peraturan yang
berlaku di perusahaan,;
b. Menjalankan semua kewajiban Karyawan, ;
c. Mentaati tata tertib kerja dan menjaga ketertiban ditempat kerja sesuai dengan
peraturan yang berlaku diperusahaan, ;
d. Mentaati semua larangan-larangan sesuai dengan peraturan yang berlaku, ;
e. Tidak melakukan suatu kegiatan usaha sampingan yang sejalan dengan kegiatan
usaha dari Pihak Pertama, baik secara langsung maupun tidak langsung, ;
f. Tidak boleh membawa keluarga/kerabat/teman/kenalan ke lokasi kerja/Mess, ;
g. Bersedia dipindahkan / ditugaskan di seluruh wilayah kerja Perusahaan di dalam
maupun di luar wilayah Republik Indonesia baik yang sudah ada maupun yang akan
ditentukan kemudian.

PASAL 6
Pengakhiran Hubungan Kerja Untuk Waktu Tertentu
Pengakhiran hubungan kerja untuk waktu tertentu kepada tenaga kerja dengan alasan
memaksa sebagaimana tersebut dibawah ini :
a.

Pada saat kesepakatan kerja diadakan memberikan keterangan palsu atau


dipalsukan, ;

b.

Minum-minuman keras, mabuk ditempat kerja, membawa atau menyimpan dan


menyalahgunakan narkotika, melakukan segala macam perjudian, bertengkar atau
berkelahi sesama karyawan atau pimpinan didalam lingkungan perusahaan, ;

c.

Mengendarai kendaraan (berat atau ringan) milik perusahaan, apabila ia tidak


berwenang untuk melakukannya sehingga merugikan perusahaan, ;

d.

Melakukan aksi demo/mogok kerja secara perorangan/bersama yang dapat


menghentikan kegiatan aktivitas/mengakibatkan kerugian perusahaan, ;

e.

Menerima pemberiaan berupa apapun sebagai suap atau imbalan lain dari pihak
luar sehubungan dengan tugas pekerjaannya, ;

f.

Membawa senjata api atau bahan peledak, dan segala macam bentuk senjata
tajam kedalam lingkungan perusahaan, ;

g.

Mencuri, menggelapkan, menipu atau melakukan kejahatan lainnya, ;

h.

Menganiaya, menghina secara kasar, atau mengancam pengusaha, keluarga


pengusaha atau atasan, atau teman sekerja, ;

i.

Melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hukum dan atau kesusilaan atau
melakukan asusila ditempat kerja, ;

j.

Dengan sengaja atau karena kecerobohannya merusak atau membiarkan dalam


keadaan bahaya harta benda milik perusahaan, ;

k.

Dengan sengaja walaupun sudah diperingatkan membiarkan dirinya atau teman


sekerjanya dalam keadaan bahaya, ;

l.

Membongkar rahasia perusahaan yang seharusnya dirahasiakan, ;

m.

Membawa atau menggunakan barang atau alat milik perusahaan keluar


lingkungan perusahaan tanpa ijin tertulis dari atasan/pimpinan, ;

n.

Atas setiap ketidak hadiran Pihak kedua ketempat kerja tanpa pemberitahuan /
tidak didukung dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan (absen tanpa
alasan), ;

o.

Pihak Kedua terlibat masalah kriminalitas sehingga berakibat berhubungan


dengan pihak yang berwajib, ;

p.

Usia Karyawan telah mencapai usia Pensiun atau 60 (enam puluh) tahun.

PASAL 7
Cuti, Ijin Dan Tidak Masuk Kerja
1. Tenaga Kerja (pekerja) yang telah bekerja 12 (dua belas) bulan secara berturut-turut
berhak atas cuti tahunan, ;
2. Ketentuan mengenai cuti karyawan diatur dalam peraturan perusahaan, ;
3. Pihak pertama memberikan ijin kepada pihak kedua untuk keperluan seperti :
pernikahan pekerja /anak pekerja, istri melahirkan, khitanan/pembabtisan anak,
kematian keluarga pekerja (suami/istri/anak/orangtua/mertua), mendapatkan
musibah sesuai peraturan perusahaan, ;
4. Tidak masuk kerja karena sakit hanya diakui apabila benar-benar sakit berdasarkan
surat keterangan tertulis secara resmi dari dokter, ;
5. Pekerja yang tidak masuk kerja, bukan karena libur resmi, cuti, ijin sesuai ayat 3
(tiga) Pasal ini, sakit dengan surat keterangan dokter maka dianggap alpha/mangkir
dan oleh karena itu secara otomatis akan mengurangi jatah cuti yang bersangkutan
(jo: ps 2 butir d).
PASAL 8
Sanksi-Sanksi
1. Setiap pelanggaran aturan dan tata tertib perusahaan dan atau bertingkah laku
yang dapat merugikan perusahaan, pengusaha, atasan dan sesama rekan kerja
dapat dikenakan sanksi sesuai sifat, jenis, bobot dan besar kecilnya pelanggaran
dan kesalahan yang dilakukan, ;
2. Ketentuan mengenai sanksi-sanksi diatur dalam Peraturan Perusahaan, ;
3. Apabila Pihak Kedua melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam pasal
ini, maka dengan ini menyatakan bersedia menerima sanksi apapun.
PASAL 9
Pengakhiran Hubungan Kerja Untuk Waktu Tertentu Secara Seketika
Apabila Pihak Kedua melanggar pasal 6 dan pasal 7, perjanjian kerja untuk jangka
waktu tertentu ini dapat diakhiri seketika oleh Pihak Pertama tanpa berkewajiban
memberikan sesuatu ganti rugi kepada Pihak Kedua.
PASAL 10
Perselisihan
Bila terjadi perselisihan sehubungan dengan perjanjian kerja ini, maka kedua belah
pihak meminta bantuan pegawai perantara KANDISNAKER setempat untuk menjadi
perantara dalam menyelesaikan perselisihan tersebut sesuai Undang-Undang yang
berlaku.

PASAL 11
Ketentuan Penutup
Pihak Kedua menyatakan secara sadar dan tanpa tekanan dari manapun, bahwa dirinya
telah membaca, mengerti dan menerima seluruh isi perjanjian kerja untuk waktu
tertentu ini dan termasuk semua peraturan tata tertib perusahaan dan prosedur kerja

yang sudah ada maupun yang akan diadakan kemudian yang ditetapkan Pihak Pertama
dan berjanji akan mentaati syarat serta Peraturan yang berlaku tersebut.

Samarinda, 17 Januari - 2014


PIHAK PERTAMA
PT. Komoditas Gemerlap

( Tony Mamonto )

PIHAK KEDUA

( Surianto )