Anda di halaman 1dari 3
RS ISLAM IBNU SINA PEKANBARU PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA (KNC) No. Dokumen 003/SPO-KB/02/X/1437 H No. Revisi
RS ISLAM IBNU SINA
PEKANBARU
PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA
(KNC)
No. Dokumen
003/SPO-KB/02/X/1437 H
No. Revisi
Halaman
02
1 / 3

STANDAR

Tanggal Terbit :

 

Ditetapkan Oleh

PROSEDUR

13 Juni 2016

 

OPERASIONL

dr. Hj. Novrielly, M.Kes

 

Direktur

PENGERTIAN

1. Pelaporan Kejadian Nyaris Cedera/KNC adalah Laporan kejadian yang hampir/tidak sampai mencederai pasien yang dilaporkan maksimal 2 x 24 jam. 2. Kejadian Nyaris Cedera adalah suatu kejadian akibat melaksanakan suatu tindakan (commission) atau tidak melaksanakan tindakan yang seharusnya diambil (omission), yang dapat mencederai pasien tapi tidak terjadi.

 
  • 1. Melaksanakan sistem pelaporan dan pencatatan Kejadian Nyaris Cedera/KNC di rumah sakit.

TUJUAN

  • 2. Mendapatkan awal pembelajaran untuk perbaikan pelayanan rumah sakit agar dapat mencegah kejadian yang sama terulang lagi.

KEBIJAKAN

SK Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien di RSI Ibnu Sina Pekanbaru

PROSEDUR

  • 1. Setiap

staf

RS

yang

pertama

menemukan/mengetahui/terlibat dalam insiden pada pasien segera membuat Laporan Insiden dengan mengisi Formulir Laporan Insiden ke

atasan langsung pelapor.

 
RS ISLAM IBNU SINA PEKANBARU PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA (KNC) No. Dokumen 003/SPO-KB/02/X/1437 H No. Revisi
RS ISLAM IBNU SINA
PEKANBARU
PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA
(KNC)
No. Dokumen
003/SPO-KB/02/X/1437 H
No. Revisi
Halaman
02
2 / 3
   
  • 2. Pelapor mengisi Form Laporan secara lengkap dan melaporkannya dalam waktu maksimal 48 jam.

  • 3. Bila staf yang melaporkan insiden bertugas dalam shift jaga, maka laporan harus diselesikan dalam shift tersebut.

  • 4. Atasan langsung akan memeriksa laporan dan menentukan grading risiko terhadap insiden yang dilaporkan, apakah grading biru atau hijau dan segera dilakukan investigasi sederhana.

  • 5. Atasan langsung melaporkan hasil investigasi sederhana dengan melampirkan Laporan Insiden yang dikirimkan ke Tim Keselamatan Pasien RS.

  • 6. Tim Keselamatan Pasien RS akan menganalisis kembali hasil investigasi dan Laporan Insiden dari unit kerja untuk menentukan apakah perlu dilakukan investigasi lanjutan/Regrading.

  • 7. Bila perlu dilakukan regrading, maka Tim Keselamatan Pasien RS segera membentuk Tim Investigasi untuk menindaklanjuti insiden tersebut dengan Investigasi Komprehensif/Analisis akar masalah.

  • 8. Hasil investigasi dilaporkan kepada direksi.

UNIT TERKAIT

-

Seluruh Unit Kerja

-

Tim Keselamatan Pasien

RS ISLAM IBNU SINA PEKANBARU PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA (KNC) No. Dokumen 003/SPO-KB/02/X/1437 H No. Revisi
RS ISLAM IBNU SINA
PEKANBARU
PELAPORAN KEJADIAN NYARIS CIDERA
(KNC)
No. Dokumen
003/SPO-KB/02/X/1437 H
No. Revisi
Halaman
02
3 / 3
-
Komite
Peningkatan
Mutu
dan
Keselamatan
Pasien
Konseptor
Konseptor