Anda di halaman 1dari 3

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SENAM LANSIA

1. Topik
Senam Lansia
2. Tujuan
1) Memperbaiki kebutuhan oksigen dan proses metabolisme
2) Membangun kekuatan dan daya tahan
3) Menurunkan lemak
4) Meningkatkan kondisi otot dan sendi
5) Meningkatkan kualitas tidur
3. Sumber / Referensi
http://bidankudelima./2012/01/gerakan-senam-lansia.html

4. Indikasi
Lansia yang tidak memiliki riwayat penyakit berat
Lansia yang mempunyai kualitas tidur buruk
5. Kontraindikasi
Adanya penyakit infeksi
Hipertensi sistolik lebih dari 180 mmhg dan diastol 120mmhg
Berpenyakit berat
6. Prosedur
Persiapan (alat,bahan,lingkungan) :
1. Lingkungan nyaman
2. Matras
3. Laptop dan speaker

7. Pelaksanaan
Sebelummengawali senam sebaiknya tarik nafas selama 3 sampai 5 kali,
setelah itu letakkan kedua tangan di pinggang, lalu buka kedua kaki sekitar
30cm kemudian senam dapat di mulai.

1) Gerakan Muka (fungsinya untuk mengencangkan kulitmuka agar tidak


kaku), yang terdiri dari dua gerakan :
a) Pertama ucapkan a,i,u,e,o sebanyak 5 kali
b) Kedua ucapkan ha-ha, hi-hi sebanyak 5 kali
2) Gerakan kepala (fungsinya untuk meregangkan otot-otot kepala agar
paredaran darah yang melewati kepala dapat beredar secara lancar),
Anggukkan kepala keatas-bawah dalam hitungan 1 sampai 8 dilakukan
sebanyak 5 kali, setelah itu anggukkan kekiri-kanan dalam hitungan 1
sampai 8 dilakukansebanyak 5 kali.
3) GerakanTangan
a) Pertama gerakan jari tangan membuka dan menutup hitungan dari 1
sampai 8 mulai dari dilakuk Despite

the prevalence of sleep complaints

among psychiatric patients, few questionnaires have been specifically designed to


measure sleep quality in clinical populations. The Pittsburgh Sleep Quality Index
(PSQI) is a self-rated questionnaire which assesses sleep quality and disturbances
over a 1-month time interval. Nineteen individual items generate seven
"component" scores: subjective sleep quality, sleep latency, sleep duration, habitual
sleep efficiency, sleep disturbances, use of sleeping medication, and daytime
dysfunction. The sum of scores for these seven components yields one global
score. Clinical and clinimetric properties of the PSQI were assessed over an 18month period with "good" sleepers (healthy subjects, n = 52) and "poor" sleepers
(depressed patients, n = 54; sleep-disorder patients, n = 62). Acceptable measures
of internal homogeneity, consistency (test-retest reliability), and validity were
obtained. A global PSQI score greater than 5 yielded a diagnostic sensitivity of
89.6% and specificity of 86.5% (kappa = 0.75, p less than 0.001) in distinguishing
good and poor sleepers. The clinimetric and clinical properties of the PSQI suggest
its utility both in psychiatric clinical practice and research activities. an

sebanyak 5

kali, (gerakan ini fungsinya untuk mengurangi kekakuan pada


telapak tangan dan jari-jari tangan)
b) Kedua gerakan tepuk tangan dengan salah satu jari menekuk mulai
dari hitungan 1 sampai 8 sebanyak 5 kali
c) Ketiga gerakan menyatukan kedua telapak tangan dengan cara tepuk
tangan dan posisi tangan sejajar dengan dada mulai dari hitungan 1
sampai 8 dilakukan sebanyak 5 kali, gerakan ini fungsinya untuk
memperlancarkerjajantungdanmengurangipenyakitjantung.
d) Keempatdenganmerentangkedua tangan ke samping kanan dan kiri
lalu memutar pergelangan tangan mulai dari hitungan 1 sampai 8

sebanyak 5 kali,gerakan ini dilakukan untuk mengurangi beban kerja


jantung

dan

juga

mengurangi

kekakuan

padaotot-

ototdaripundaksampaijaritangan
e) Kelimamasihmerentangkankedua tangan ke sampingkanandankiri,
dengantanganmengepal(menggenggam)

lalumenggerakkankepalan

(genggaman) naik turun mulai dari hitungan 1 sampai 8 dilakukan


sebanyak 5 kali, gerakan ini fungsinya untuk mengoptimalkan karja
jantung

dan

juga

mengurangi

kekakuanototpadatangandanpergelangantangan
4) Gerakan Kaki, dilakukan untuk mengurangi kejadian asam urat dan
memperlancar peredaran darah dari jantung keseluruh tubuh.
a) Dalam posisi berdiri dilakukan gerakan jinjit-jinjit secara bergantian
kaki kanan dan kiri mulai dari hitungan 1 sampai 8 sebanyak 5 kali
b) Dalam posisi duduk dengan luruskan kaki dengan mengayunkan
telapak kaki mulai dari hitungan 1 sampai 8 dilakukan sebanyak 5
kali

Anda mungkin juga menyukai