Anda di halaman 1dari 10

PEMERINTAH KABUPATEN BANJAR

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA


Alamat : Jl. Menteri Empat Telp. ( 0511 ) 478 9635 Fax. 478 9635
Email : ratuzalecha@gmail.com

KEPUTUSAN DIREKTUR
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA
NOMOR : 01. 002/ PMKP/2016
TENTANG
PEMBENTUKAN KOMITE PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA
Menimbang : a. bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura
selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan sesuai
dengan standar yang ditentukan oleh peraturan perundangundangan yang berlaku dan harapan masyarakat;
b. bahwa dalam rangka memantau dan memotivasi upaya
peningkatan mutu dan keselamatan pasien di Rumah Sakit
Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura dipandang perlu dibentuk
Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien yang
didalamnya terdiri dari Unit Penjamin Mutu, Unit Keselamatan
Pasien dan Unit Manajemen Resiko;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
diktum huruf a dan b diatas perlu ditetapkan dengan Peraturan
Direktur.
Mengingat

: 1. Undang-Undang
Nomor 29 tahun 2004 tentang Praktek
Kedokteran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4431);
2. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);
3. Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
4. Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072);
5. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587); sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2001
tentang Pedoman Kelembagaan dan Pengelolaan Rumah Sakit
Daerah;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/III/2008
tentang Rekam Medis;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269 /Menkes/Per/III/2008
tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja;

9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/Menkes/Per/III/2008


tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran;
10. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pedoman Peningkatan Kualitas
Pelayanan Publik dengan Partisipasi Masyarakat;
11. Peraturan Menteri Kesehatan 1691/2011 tentang Keselamatan
Pasien Rumah Sakit;
12. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 436/SK/VI/1993 tentang
Penerapan Standar Pelayanan Rumah Sakit dan Standar
Pelayanan Medis di Rumah Sakit;
13. Keputusan Menteri Kesehatan No. 129/Menkes/SK II/2008
tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit;
14. Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 09 Tahun 2008
tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat
Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjar
(Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Tahun 2008 Nomor 09,
Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Banjar Nomor 09),
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan
Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 10 Tahun 2013
tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Daerah Kabupaten
Banjar Nomor 09 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi
dan Tata Kerja Perangkat Daerah Dan Satuan Polisi Pamong
Praja Kabupaten Banjar (Lembaran Daerah Kabupaten Banjar
Tahun 2013 Nomor 10, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Banjar Nomor 8);
9. Peraturan Bupati Banjar Nomor 36 Tahun 2013 tentang Uraian,
Tugas dan Fungsi Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha
Martapura.
MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR TENTANG PEMBENTUKAN KOMITE
PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN RUMAH
SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA
KESATU

: Membentuk Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien


Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura;

KEDUA

: Membentuk Subkomite yang termasuk di dalam Komite Peningkatan


Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah Ratu
Zalecha Martapura, yaitu Subkomite Penjamin Mutu, Subkomite
Keselamatan Pasien dan Subkomite Manajemen Resiko;

KETIGA

: Menetapkan Struktur Organisasi dan Uraian Tugas Komite


Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Umum
Daerah Ratu Zalecha Martapura;

KEEMPAT

: Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit


Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura beserta uraian tugasnya
sebagaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini;

KELIMA

: Susunan Anggota, Struktur Organisasi dan Uraian Tugas Komite


Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien sebagaimana dimaksud
dalam diktum kesatu, kedua dan ketiga tercantum dalam lampiran
keputusan ini;

KEENAM

: Keputusan ini berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak tanggal


ditetapkannya, dievaluasi setiap tahun dan apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Martapura
Pada tanggal : 11 Januari 2016
Direktur ,

drg. Yasna Khairina, MM


NIP. 19650611 199301 2 002

Lampiran I

Keputusan Direktur RSUD Ratu Zalecha


Nomor
: 01.002/PMKP/2016
Tanggal
: 11 Januari 2016

STRUKTUR ORGANISASI KOMITE PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA
Direktur

Ketua Komite
Peningkatan Mutu dan
Keselamatan Pasien

Sekretaris

Sub Komite
Penjamin Mutu

Koordinator
Mutu
Manajemen

Koordinator
Mutu Klinik

Sub Komite
Keselamatan Pasien

Koordinator
Investigasi dan
Pelaporan

Koordinator
Diklat

Sub Komite
Manajemen Resiko

Koordinator
Sasaran
Keselamatan Pasien

Koordinator Resiko
di Masing-masing
Instalasi/Unit/Bagian/Bidang

Direktur ,

drg. Yasna Khairina, MM


NIP. 19650611 199301 2 002

Lampiran II Keputusan Direktur RSUD Ratu Zalecha


Nomor
: 01.002/PMKP/2016
Tanggal
: 11 Januari 2016

SUSUNAN KOMITE PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA
Ketua Komite
Hariyati, Sp.M
Sekretaris
1.

2.

3.

: dr. Nurjannah, Sp.P dr. Diana


: Gt. Supian Helmi, S.Kep., Ns

Subkomite Penjamin Mutu


Ketua Subkomite Penjamin Mutu
Koordinator Mutu Klinik
Koordinator Mutu Manajemen

: dr. Hugo Taruk Nani


: Faulina Rahmawati, S.Kep
: M. Furqon Barozi, S.Kep., Ns

Subkomite Keselamatan Pasien


Ketua Subkomite Keselamatan Pasien
Koordinator Investigasi dan Pelaporan
Koordinator Diklat
Koordinator Sasaran Keselamatan Pasien

:
:
:
:

Subkomite Manajemen Resiko


Ketua Subkomite Manajemen Resiko
Koordinator Resiko

dr. Diana Haryati, Sp.M


Rusdiyana, S.SiT
Bayu Riduanto, SKM
Rahmah, S.Kep, Ns

: H. Amaruddin, S.Kep
: 1. Seluruh Kepala Instalasi
2. Seluruh Kepala Ruangan
3. Seluruh Kepala Bidang

Direktur ,

drg. Yasna Khairina, MM


NIP. 19650611 199301 2 002

Lampiran III Keputusan Direktur RSUD Ratu Zalecha


Nomor
: 01.002/PMKP/2016
Tanggal
: 11 Januari 2016

URAIAN TUGAS KOMITE PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RATU ZALECHA MARTAPURA
1.

Ketua Komite, mempunyai tugas sebagai berikut :


a. Memastikan keandalan perencanaan mutu dan pengendlian mutu dan keselamatan
pasien berikut teknik dan alat dalam melaksanakan kegiatan tersebut;
b. Memastikan terlaksananya perbaikan mutu dan keselamatan pasien melalui
kegiatan-kegiatan sosialisasi, fasilitasi, dan audit yang melibatkan partisipasi pihakpihak sesuai akuntabilitas masing-masing;
c. Memastikan terlaksananya efektivitas manajemen resiko khususnya kegiatan
pelayanan dan manajemen sehingga terwujudnya penurunan angka resiko dan
berdampak kepada peningkatan mutu dan keselamatan pasien;
d. Memastikan terciptanya komunikasi dan hubungan yang baik dengan partner-partner
terkait dengan akreditasi mutu dan keselamatan pasien;
e. Melakukan validasi data untuk memastikan keandalan informasi pencapaian indikator
mutu dan keselamatan pasien;
f. Melaksanakan pendampingan dan koordinasi dengan pembimbing akreditasi dan
pelaksana surveilance dalam mewujudkan pemenuhan standar mutu dan
keselamatan pasien yang telah ditetapkan;
g. Menyusun kebijakan, strategi dan prosedur di bidang manajemen mutu;
h. Menyusun indikator mutu dan keselamatan pasien;
i. Menyusun program peningkatan mutu dan keselamatan pasien;
j. Memantau dan mengevaluasi seluruh program peningkatan mutu dan keselamatan
pasien;
k. Mensosialisasikan hasil pencapaian program peningkatan mutu dan keselamatan
pasien;
l. Mengkoordinasikan pelaksanaan audit mutu internal;
m. Mengkoordinasikan penyusunan rencana dan jadwal kegiatan terkait dengan
akreditasi mutu;
n. Memfasilitasi pembimbingan internal dan eksternal terkait dengan pelaksanaan
akreditasi mutu;
o. Memfasilitasi kegiatan yang terkait dengan inovasi mutu baik dari internal maupun
eksternal;
p. Melaksanakan pengumpulan dan analisis data terkait dengan pencapaian indikator
mutu dan keselamatan pasien;
q. Melaksanakan kegiatan konsultasi terhadap seluruh unit kerja terkait dengan
pelaksanaan peningkatan mutu dan keselamatan pasien;

2.

Sekretaris Komite, mempunyai tugas sebagai berikut :


a. Melaksanakan kegiatan administrasi pelaksanaan program peningkatan mutu dan
keselamatan pasien;
b. Mengumpulkan dan menyimpan dengan baik laporan data indikator mutu dan
keselamatan pasien di seluruh unit;
c. Membuat jadwal pertemuan/ rapat, baik yang rutin maupun insidentil;
d. Menyusun jadwal ronde keselamatan pasien ke unit- unit;
e. Menyususn jadwal validasi data mutu klinik;
f. Menyusun laporan insiden eksternal dan internal serta laporan berkala kegiatan
Komite PMKP;
g. Menyusun laporan triwulan dan tahunan sesuai program peningkatan mutu dan
keselamatan pasien;
h. Mewakili Ketua Komite PMKP bila ketua berhalangan;
i. Mengkoordinir kegiatan seluruh sub komite;
j. Mengkoordinir kegiatan komite/tim terkait dengan program peningkatan mutu dan
keselamatan pasien;
k. Melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan dan program di komite/tim/unit terkait
dengan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

3.

Subkomite Penjamin Mutu, mempunyai tugas sebagai berikut:


a. Menyusun kebijakan dan strategi manajemen mutu;
b. Menyusun program indikator mutu;
c. Melakukan koordinasi dengan unit terkait dalam penyusunan program penjaminan
mutu lainnya;
d. Melakukan koordinasi dengan SPI dalam penyusunan tools audit mutu internal;
e. Memantau pelaksanaan seluruh program penjaminan mutu;
f. Mengevaluasi pelaksanaan seluruh program penjaminan mutu;
g. Menyusun laporan hasil pencapaian indikator;
h. Mensosialisasikan hasil pencapaian program penjaminan mutu;
i. Memfasilitasi tindak lanjut hasil rekomendasi;
j. Menyusun jadwal besar kegiatan akreditasi nasional;
k. Melakukan koordinasi terkait penyusunan rencana kegiatan akreditasi nasional;
l. Memfasilitasi rapat atau pertemuan terkait pelaksanaan akreditasi nasional;
m. Memfasilitasi pembimbingan internal dan eksternal terkait pelaksanaan akreditasi;
n. Merlakukan koordinasi dengan Subkomite Keselamatan Pasien, Subkomite
Manajemen Resiko dan unit terkait dalam pembuatan RCA dan FMEA;
o. Melakukan koordinasi dengan Subkomite Keselamatan Pasien dan unit terkait
dengan pembimbingan quality dan patient safety;
p. Memfasilitasi kegiatan terkait penyelenggaraan pengembangan inovasi dan gugus
kendali mutu;
q. Memfasilitasi rapat dan atau pertemuan koordinasi bulanan dengan Direksi dan unit
terkait;
r. Melakukan koordinasi kepada bagian/bidang/komite/unit terkait terhadap
implementasi standar pelayanan yang berfokus kepada pasien dan manajemen;
s. Menghadiri rapat, pertemuan, workshop dan atau seminar terkait pengembangan
mutu klinik baik internal maupun eksternal;

4.

Koordinator Mutu Klinik, mempunyai tugas sebagai berikut:


a. Membuat rencana strategis program pengembangan mutu klinik;
b. Menyusun panduan pemantauan indikator mutu klinik;
c. Membuat matrik teknis dan metodelogi pemantauan indikator mutu klinik;
d. Menyusun alat ukur pemantauan indikator mutu klinik;
e. Berkoordinasi dengan unit terkait dalam penyelenggaraan pemantauan indikator
mutu klinik;
f. Menganalisa hasil pencapaian indikator mutu klinik;
g. Melakukan komparasi hasil pemantauan indikator mutu klinik secara periodik dengan
standar nasional serta rumah sakit lain yang sejenis;
h. Membuat laporan periodik hasil pemantauan indikator mutu klinik;
i. Menyelesaikan dan menyiapkan kegiatan sosialisasi internal rumah sakit tentang
pencapaian indikator mutu klinik;
j. Menyusun bahan rekomendasi terhadap pencapaian hasil pemantauan indikator
mutu klinik;
k. Mendistribusikan bahan rekomendasi hasil pemantauan indikator mutu klinik ke unit
terkait;
l. Membuat rekapan dan laporan evaluasi tindak lanjut rekomendasi dari unit terkait;
m. Malaksanakan komunikasi secara internal dan ekternal tentang pencapaian program
PMKP kepada unit kerja di lingkungan internal dan pihak luar melalui
surat/email/telpon;
n. Membantu koordinasi dalam kegiatan internal dan eksternal program subkomite
penjaminan mutu;
o. Menghadiri rapat, pertemuan, workshop dan atau seminar terkait pengembangan
mutu klinik baik internal maupun eksternal rumah sakit;
p. Menyusun panduan validasi data internal khusus indikator mutu klinik;
q. Membuat alat ukur validasi khusus indikator mutu klinik;
r. Menyelenggarakan kegiatan validasi hasil pencapaian indikator mutu klinik
berkoordinasi dengan unit terkait;
s. Melaksanakan analisis komparatif hasil validasi internal dengan data unit terkait;
t. Membuat laporan hasil validasi internal khusus indikator mutu klinik;
u. Membuat program inovasi dan gugus kendali mutu internal;

v. Mengkoordinasikan penyelenggaraan pengembangan, inovasi dan gugus kendali


mutu;
w. Mengkoordinasikan program penyegaran dan pelatihan gugus kendali mutu;
x. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan lomba inovasi khusus pengembangan mutu
internal dan eksternal;
y. Membuat laporan kegiatan pengembangan inovasi dan gugus kendali mutu;
z. Melakukan koordinasi kepada bagian/bidang/unit terkait terhadap implementasi
standar pelayanan yang berfokus kepada pasien;
5.

Koordinator Mutu Manajemen, mempunyai tugas sebagai berikut:


a. Membuat rencana strategis program pengembangan mutu manajemen;
b. Menyususn panduan pemantauan indikator mutu manajemen;
c. Membuat matrik teknis dan metodelogi pemantauan mutu manajemen;
d. Menyusun alat ukur pemantauan indikator mutu manajemen;
e. Berkoordinasi dengan unit terkait dalam penyelenggaraan pemantauan indikator
mutu manajemen;
f. Menganalisa hasil pencapaian indikator mutu manajemen;
g. Membuat laporan periodik hasil penantauan indikator mutu manajemen;
h. Melakukan komparasi hasil pemantauan indikator mutu manajemen secara periodik
dengan standar nasional dan rumah sakit lain sejenis;
i. Menyelenggarakan dan menyiapkan kegiatan sosialisasi internal rumah sakit
tentang pencapaian indikator mutu manajemen;
j. Menyusun bahan rekomendasi terhadap pencapaian hasil pemantauan indikator
mutu manajemen;
k. Mendistribusikan bahan rekomendasi hasil pemantauan indikator mutu manajemen
ke unit terkait;
l. Membuat rekapan dan laporan evaluasi tindak lanjut reekomendasi dari unit terkait;
m. Melaksanakan komunikasi secara internal dan eksternal tentang pencapaian
program pengembangan mutu dan keselamatan pasien kepada unit kerja di
lingkungan RSUD Ratu Zalecha Martapura dan pihak luar melalui surat tertulis,
email dan telepon;
n. Membantu berkoordinasi dalam kegiatan internal dan eksternal program Subkomite
Penjaminan Mutu;
o. Menghadiri rapat, pertemuan, workshop dan atau seminar terkait pengembangan
mutu manajemen baik internal maupun eksternal rumah sakit;
p. Menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan terkait program akreditasi;
q. Menyiapkan bahan koordinasi dengan manajemen terkait program akreditasi;
r. Berkoordinasi dengan unit terkait program akreditasi;
s. Melaksanakan analisis kesiapan penyelenggaraan akreditasi;
t. Menyusun langkah strategis dalam penyelenggaraan program akreditasi;
u. Melaksanakan koordinasi ekternal terkait proses penyelenggaraan akreditasi;
v. Menyiapkan berbagai hal dalam rapat atau pertemuan terkait kegiatan akreditasi;
w. Berkoordinasi dengan unit terkait dalam mengumpulkan data kegiatan akreditasi;
x. Menyusun laporan evaluasi kegiatan akreditasi ;
y. Membuat laporan kegiatan Mutu manajemen secara umum, internal maupun
eksternal;
z. Melakukan koordinasi kepada bagian/bidang/komite/unit terkait terhadap
implementasi standar pelayanan yang berfokus kepada manajemen;

6.

Subkomite Keselamatan Pasien, mempunyai tugas sebagai berikut :


a. Membuat kebijakan 6 sasaran keselamatan pasien
b. Bertanggung jawab kepada Direktur terhadap pelaksanaan kegiatan keselamatan
pasien rumah sakit;
c. Menyusun kebijakan terkait dengan program keselamatan pasien rumah sakit;
d. Membuat program kerja keselamatan pasien rumah sakit;
e. Mengkoordinasikan kegiatan Sekretariat Keselamatan Pasien;
f. Merencanakan pelatihan Keselamatan Pasien;
g. Melakukan koordinasi dengan unit lain untuk melaksanakan program Keselamatan
Pasien;
h. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan seluruh anggota Subkomite

i.

Keselamatan Pasien; dan


Memberikan rekomendasi pemecahan masalah keselamatan pasien kepada
Direktur untuk ditindaklanjuti.

7.

Koordinator Investigasi dan Pelaporan, mempunyai tugas sebagai berikut :


a. Menerima, mencatat dan menganalisa seluruh kejadian atau insiden yang
dilaporkan;
b. Mengelompokkan dan atau mengkategorikan jenis laporan kejadian yang
diterima;
c. Mengajukan solusi pencegahan masalah yang diajukan kepada ketua Subkomite
Keselamatan Pasien;
d. Melakukan monitoring dan evaluasi ke unit unit terhadap pelaksanaan program
keselamatan pasien terkait dengan investigasi dan pelaporan; dan
e. Membuat laporan berkala dan laporan khusus tentang kegiatan bidang investigasi
dan pelaporan.

8.

Koordinator Diklat, mempunyai tugas sebagai berikut :


a. Menyusun program pelatihan Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
b. Menyusun program orientasi untuk pegawai baru dan mahasiswa praktek tentang
Keselamatan Pasien;
c. Menyusun program sosialisasi keselamatan pasien untuk seluruh pegawai;
d. Membuat jadwal pelatihan internal;
e. Melakukan monitoring dan evaluasi tentang budaya keselamatan pasien pada
seluruh pegawai;dan
f. Membuat laporan berkala dan laporan khusus terhadap pelaksanaan program
keselamatan pasien terkait dengan diklat.

9.

Koordinator Sasaran Keselamatan Pasien, mempunyai tugas sebagai berikut:


a. Melaksanakan 6 sasaran Keselamatan Pasien
b. Mensosialisasikan
6
sasaran
Keselamatan
Pasien
ke
seluruh
unit/Instalasi/Bidang/Bagian di Rumah Sakit
c. Membuat laporan insiden Keselamatan Pasien
d. Melakukan investigasi sederhana insiden keselamatan pasien
e. Mencatat insiden Keselamatan Pasien
f. Melaporkan semua insiden Keselamatan Pasien yang terjadi ke Komite PMKP
RSUD Ratu Zalecha Martapura.

10. Subkomite Manajemen Risiko (Risk Manager), mempunyai tugas sebagai berikut :
a. Menyusun program manajemen risiko yang konsisten dengan misi dan rencana
organisasi, serta memenuhi kebutuhan pasien, masyarakat dan staf;
b. Melaksanakan proses-proses manajemen risiko dengan menggunakan pedoman
praktek terkini, standar pelayanan medik, kepustakaan ilmiah dan informasi lain
berdasarkan rancangan praktik klinik, serta sesuai dengan praktik bisnis yang sehat
dan relevan dengan informasi terkini;
c. Melaksanakan proses-proses identifikasi dan risiko;
d. Melaksanakan skoring dan menetapkan prioritas risiko-risiko di seluruh unit/
instalasi/bagian;
e. Melaksanakan koordinasi dengan subkomite keselamatan pasien dalam hal
penyelidikan KTD;
f. Melakukan evaluasi terhadap KNC dan proses risiko tinggi lainnya yang dapat
berubah dan berakibat terjadinya kejadian sentinel;
g. Melaksanakan kegiatan FMEA untuk suatu kejadian yang berujung kepada risiko
tinggi dan sentinel;
h. Melakukan monitoring dan evaluasi ke unit-unit terhadap pelaksanaan program
manajemen risiko rumah sakit dan unit lain yang terkait;
i. Menyusun laporan berkala dan khusus tentang kegiatan manajemen risiko
termasuk laporan FMEA;

11. Koordinator Risiko

a. Melaksanakan proses identifikasi risiko-risiko di masing-masing unit;


b. Melaksanakan analisis sederhana terhadap risiko-risiko yang ada;
c. Melakukan monitoring dan evaluasi program risiko di unit yang menjadi tanggung
jawabnya ;
d. Melaporkan secara berkala hasil evaluasi program manajemen risiko kepada risk
manager.

Direktur ,

drg. Yasna Khairina, MM


NIP. 19650611 199301 2 002