Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN TUTORIAL

SKENARIO B
BLOK 1

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 4


Tutor: dr. Ziske M,MSIMED
Dani Gemilang Kusuma
Evlin Kohar
Fianirazha Primesa Caesarani
Nadiya Auliesa
M. Farhan Habiburrahman
Muhammad Arma
Muhammad Taufan Kurniawan
Poppy Putri Pratiwi
Regina Astra Kirana
Thiarini Rahmawati

(04011181419068)
(04011181419064)
(04011181421060)
(04011281419178)
(04011181419066)
(04011181419056)
(04011181419062)
(04011181419058)
(04011181419070)
(04011181419072)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
TAHUN 2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan
segala rahmat dan karunia-Nya sehingga laporan ini berhasil kami selesaikan. Laporan ini
kami susun untuk memenuhi tugas Laporan Tutorial.
Dalam penyusunan laporan ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi, namun
kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan laporan ini tidak lain berkat bantuan
dari dr. Ziske M, MSIMED selaku Tutor kami yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan
pikiran dalam memberikan bimbingan, pengarahan, dan dorongan dalam rangka penyelesaian
penyusunan laporan ini. Untuk itu kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
dr. Ziske M, MSIMED.

Kami sadar laporan yang kami buat ini masih banyak kekurangan-kekurangan, baik
pada teknik penyusunan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki
sangatlah terbatas. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak
sangat kami harapkan untuk memperbaiki laporan ini. Akhir kata, semoga laporan ini dapat
bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Palembang, September 2014

Penyusun

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.............................................................................................i
KATA PENGANTAR..........................................................................................ii
DAFTAR ISI.......................................................................................................iii
HASIL TUTORIAL SKENARIO B BLOK 12014 :
I. Skenario B Blok 1 2014.......................................................................................3
II. Klarifikasi Istilah................................................................................................3
III. Identifikasi Masalah...........................................................................................4
IV. Analisis Masalah.................................................................................................4
V. Kerangka Konsep.................................................................................................................6
VI. Learning Issue.....................................................................................................................7
VII. Analisis Individual.............................................................................................7

VIII. Kesimpulan..................................................................................................26
Daftar Pustaka.......................................................................................................27

I.

SKENARIO B BLOK 1 (FLORENCE)


Florence adalah mahasiswa PSPD FK Unsri yang kurang fokus belajar dan

cenderung malas. Ia terancam di drop out karena hampir melewati batas waktu studi. Meski
sudah 1 tahun, ia masih belum mampu menyelesaikan proposal skripsi yang dibimbing oleh
dokter Boy. Dokter Boy belum menyetujui proposal Florence karena dianggap tidak sesuai
dengan sistematika proposal dan banyak menjiplak tulisan orang lain. Dalam kondisi sedih,
Florence berkonsultasi dengan dokter Ika yang terkenal baik kepada peserta didik. Atas saran
dokter Ika, Florence mengajukan pindah pembimbing dari dokter Boy ke dokter Ika kepada
pemimpin fakultas. Atas saran pimpinan fakultas, dokter Boy terpaksa setuju melepas
mahasiswa bimbingannya. Di bawah asuhan dokter Ika, Florence berhasil menyelesaikan
proposal, mengambil data dan menyusun laporan skripsi kurang dari 1 bulan dan terlalu cepat
dari biasanya. Dokter Boy mencurigai telah terjadi pelanggaran akademik dan melapor ke
komisi akademik Senat Fakultas untuk menyelidiki dan memberikan sanksi kepada Florence
dan pembimbingnya. Dokter Ika merasa keberatan atas laporan dokter Boy, dan balik
melaporkan dokter Boy yang telah melanggar etika akademik Unsri.

II.

KLARIFIKASI ISTILAH
1. Drop out : dikeluarkan dari institusi pendidikan sebelum selesai masa studi/kelulusan.
2. Proposal skripsi:
Proposal : rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja.
Skripsi : karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari
persyaratan akhir pendidikan akademis.
3. Menjiplak : mencontoh atau meniru.
4. Konsultasi : pertukaran pikiran untuk mendapatkan kesimpulan.
5. Komisi Akademik Senat Fakultas : (Senat Akademik) badan normatif tertinggi
Universitas di bidang akademik (rektor, dekan, pembantu dekan).
6. Pelanggaran akademik : pelanggaran terhadap kejujuran dalam kegiatan akademik.
7. Pimpinan fakultas : bagian yang memimpin dan mengatur urusan fakultas.
8. Etika akademik Unsri : hal-hal yang seharusnya dilakukan oleh akademisi dalam
kaitannya dengan masalah ilmu pengetahuan.
9. Sanksi : tanggungan untuk memaksa orang menepati/menaati perjanjian/ketentuan.

III.
No
.
1.
2.

IDENTIFIKASI MASALAH
Kenyataan

Konse

n
Terancam drop out

Florence adalah mahasiswa PSPD FK Unsri yang kurang fokus belajar dan
3

3.
4.

cenderung malas
Satu tahun belum menyelesaikan skripsi yang dibimbing oleh dr. Boy

Dr. Boy mencurigai terjadi pelanggaran akademik dan melaporkan dr.ika

5.
6.
7.
8.

dan Florence
Dr. Boy belum setuju dengan proposal Florence
Dr. Boy terpaksa setuju melepas Florence kepada dr. Ika
Florence menyelesaikan skripsinya terlalu cepat
Dr. Ika melaporkan dr. Boy yang telah melakukan pelanggaran etika

akademik Unsri
IV. ANALISIS MASALAH
1. Terancam drop out.
i.
Apa itu drop out? (definisi, penyebab, dampak, dan prosesnya)
ii.
Apa penyebab mahasiswa terancam drop out?
iii.
Berapa lama batas masa studi mahasiswa PSPD FK Unsri?
iv. Apa solusi dari fakultas untuk mahasiswa yang terancam drop out?
2. Florence adalah mahasiswa PSPD FK Unsri yang kurang fokus belajar dancenderung
i.
ii.
iii.
iv.

malas.
Apa penyebab kurangnya fokus seorang mahasiswa dalam proses pembelajaran?
Apa dampak dari kurangnya fokus seorang mahasiswa?
Apa solusi dari mahasiswa yang kurang fokus belajar dan cenderung malas?
Bagaimana pendekatan sistem pembelajaran di PSPD FK Unsri?

3. Sudah 1 tahun belum menyelesaikan skripsi yang dibimbing oleh dr. Boy.
i. Apa penyebab dr. Boy belum menerima proposal skripsinya Florence ?
ii. Apa saja tugas dari seorang pembimbing skripsi ?
iii. Bagaimana prosedur pembuatan proposal skripsi yang baik ?
4. dr. Boy belum setuju dengan Proposal Florence.
a. Apa itu proposal skripsi ? (definisi, sistematika, isi)
b. Apa saja kriteria penerimaan proposal skripsi ?
5. dr. Boy terpaksa setuju melepas Florence kepada dr. Ika.
a.
Bagaimana prosedur pemindahan dosen pembimbing ?
6. Florence menyelesaikan skripsinya terlalu cepat.
a.
Berapa lama waktu pengerjaan skripsi yang normal ?
b.
Apa dampak dari proses pengerjaan skripsi yang terlalu cepat ?
7. dr. Boy mencurigai terjadi pelanggaran akademik dan melaporkan dr. Ika dan Florence.
a.
Apa saja bentuk pelanggaran akademik dalam proses pembuatan skripsi ?
b.
Apa dampak dari pelanggaran akademik bagi mahasiswa PSPD FK Unsri ?
c.
Apa dampak dari pelanggaran akademik bagi pembimbing skripsi ?
d.
Apa saja tugas dan wewenang dari Komisi Akademik Senat Fakultas ?
e. Bagaimana bentuk pembelaan diri seorang mahasiswa yang diduga melakukan
pelanggaran akademik ?
4

8. dr. Ika melaporkan balik dr. Boy yang telah melakukan pelanggaran Etika Akademik
Unsri.
a.
Apa itu Etika Akademik ?
b.
Bagaimana bentuk pelanggaran dari Etika Akademik ?
c.
Apa dampak dari pelanggaran etika akademik FK Unsri ?

V.

KERANGKA KONSEP
Kurang menerapkan
adult learning

Bimbingan
Ika
Bimbingan dr. Ika

Plagiarisme
dan
Plagiarisme dan
tidak
sesuai
sistematika
tidak
sesuai
skripsi
sistematika
skripsi

Skripsi
Skripsiselesai
selesai <<1
1 bulanbulan

Konflik
etika
Konflik
etika
akademik
akademik

Proposal ditolak dr.


Boy

Dugaan
Dugaan plagiarisme
plagiarisme

Hampir
Hampirmelewati
melewati
batas
waktu
batas waktu

Florence terancam
drop out

Florence
terancam drop
out

VI. LEARNING ISSUE


1.
2.
3.
4.

Pelanggaran akademik
Skripsi
Etika Akademik
Adult learning

VII. ANALISA INDIVIDUAL


1. Terancam drop out.
a.
Apa itu drop out ?
Drop out atau pemberhentian status kemahasiswaan adalah proses pencabutan
statuskemahasiswaan atas diri mahasiswa. Drop out adalah suatu tindakan atau
kejadian keluar dari sebuah sekolah atau universitas.
b. Apa penyebab mahasiswa terancam drop out ?
Seseorang dapat terancam drop-out apabila melakukan pelanggaran etika
akademik, antara lain,
c.
d.
e.
f.
g.

Memalsukan hasil penelitian (plagiat)


Membocorkan rahasia kegiatan akademik
Menyesatkan pengetahuan pihak lain atau menimbulkan kekeliruan persepsi
Bertindak angkuh dan sewenang-wenang
Menjadikan universitas sebagai batu loncatan untuk meraih kepentingan dan
keutungan pribadi

h. Menyalahgunakan keercayaan yang diberikan kepadanya, melakukan perbuatan


i.
j.
k.
l.

curang, dan atau mengkhianati tugas akademik dan profesinya


Penyontekan atau kecurangan dalam ujian/cheating
Perjokian
Penyuapan
Pemalsuan

C. Berapa lama batas waktu studi mahasiswa PSPD FK Unsri?


Menurut Pedoman Akademik Kemahasiswaan Universitas Sriwijaya Tahun Akademik
2014/2015, seseorang menjalani masa studi tidak lebih dari 10 semester atau lima
tahun di fakultasnya. Untuk mahasiswa PSPD FK Unsri Pre-klinik = 7 Semester atau
3,5 tahun
Klinik/ KoAss = 3 Semester atau 1,5 tahun
d. Apa solusi dari Fakultas untuk mahasiswa yang terancam drop out ?
Solusi terbaik bagi mahasiswa yang terancam drop out adalah dengan cara
menghubungi bagian kemahasiswaan dan menanyakan bagaimana tindakkan lebih
lanjut tentang terancam pen-drop out-nya.
2. Florence adalah mahasiswa PSPD FK Unsri yang kurang fokus belajar dan cenderung malas.
a.
Apa penyebab kurangnya fokus seorang mahasiswa dalam proses pembelajaran ?
1. Pola makan buruk
Pola makan yang buruk bisa menyebabkan kolesterol tinggi, hipertensi, dan obesitas
yang bisa mempengaruhi fungsi kognitif tubuh dan kesehatan otak.Oleh sebab itu,
aturlah pola makan sehat dan pilihlah makanan yang sehat bagi jantung, karena hal itu
juga bagus untuk otak.
1. Kurang olahraga
Menghabiskan waktu di balik meja sepanjang hari dengan tidak diimbangi berolahraga,
bisa memicu hilangnya ketajaman konsentrasi.Maka dari itu, sempatkanlah waktu
untuk beraktivitas fisik walaupun sekadar hanya berjalan kaki, bersepeda, atau jogging
setidaknya 30 menit setiap hari.Olahraga dinilai sangat efektif dalam meningkatkan
ketajaman konsentrasi.
2. Stres dan gelisah berlebihan
Kekhawatiran yang berlebihan terhadap hal-hal di sekitar anda dapat menyebabkan
stres yang pada akhirnya menurunkan daya konsenstrasi anda. Tekanan-tekanan akan
tugas dan pekerjaan memang sulit untuk dihindari. Namun anda harus bisa
membebaskan diri dari hal-hal tersebut.Luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang
7

menyenangkan agar stres dan tekanan yang datang bisa segera pergi, sehingga
ketajaman konsentrasi anda dapat kembali dengan baik.
3. Terlalu banyak kegiatan
Meskipun anda tidak merasa tertekan, terlibat dalam banyak kegiatan bisa mengganggu
perhatian, konsentrasi dan membuat anda mudah lupa.Oleh sebab itu sortirlah kegiatan
mana yang lebih penting dan mana yang tidak.Prioritaskanlah kegiatan yang lebih
penting dan tinggalkan kegiatan-kegiatan yang tidak penting.
4. Penggunaan obat jangka panjang
Pengonsumsian obat jangka panjang dapat mempengaruhi

konsentrasi

dan

mood.Beberapa obat yang dimaksud adalah obat tidur, obat penenang, dan obat anti
depresan.Apabila

anda

memang

membutuhkan

obat-obatan

tersebut,

maka

konsultasilah terlebih dahulu kepada dokter mengenai pengaruhnya terhadap tingkat


konsentrasi anda.
5. Kurang vitamin atau hormon
Kurangnya konsenstrasi bisa menjadi pertanda bahwa anda kurang vitamin atau
hormon.Untuk masalah ini, sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter mengenai kesehatan
anda secara keseluruhan.
6. Hormon tidak stabil
Ketidakstabilan hormon kerap dialami wanita saat mereka memasuki usia menopause
yang ditandai oleh hot flushes (tanda-tanda perubahan level hormon), serta
meningkatnya kadar hormon gonadotropin. Apabila anda mengalami hal tersebut, anda
bisa melakukan terapi penggantian hormon jangka pendek.
b.

Apa dampak dari kurangnya fokus seorang mahasiswa ?


Dampak negatif dari kurangnya fokus diantaranya adalah kurangnya pemahaman
terhadap mata kuliah, tidak memperhatikan pemaparan materi di kelas, sikap cuek
dengan situasi kelas, dan juga tidak memperhatikan tugas yang diberikan.

c.

Apa solusi dari mahasiswa yang kurang fokus belajar dan cenderung malas ?
a. Ada tekanan (beban) yang tidak disadari yang menyebabkan sulit
berkonsentrasi dalam belajar. Padahal, untuk dapat konsentrasi membutuhkan
kondisi kejiwaan yang tenang, dengan jiwa yang tenang seseorang akan merasa
nyaman, tidak ada beban yang mengganggu konsentrasi. Solusinya adalah coba
telaah lebih lanjut beban-beban apa yang menyebabkan konsentrasi menjadi
terganggu. Selesaikan masalah atau bahkan abaikan masalah untuk sementara
waktu, sehinggga tidak terganggu dengan beban yang secara tidak disadari
mengganggu konsentrasi belajar.
8

b. Setelah itu, ada baiknya kita memahami kelebihan kita dalam belajar. Sebenarnya
secara tidak sadar, setiap individu mempunyai kelebihan dalam belajar, yaitu
kemampuan seseorang dalam menangkap pelajaran, cobalah untuk mengingat
kemampuan pada waktu belajar lebih mudah memahami dan menghafal dengan
cara mendengar, melihat atau dengan memakai tanda-tanda tertentu untuk
menghafal atau memahami pelajaran.
c. Belajar juga tidak hanya sekali-dua kali saja tetapi juga membutuhkan
pengulangan beberapa kali yang memungkinkan dapat memahami dengan baik
pelajaran, jangan merasa cepat bosan, tetapi apabila mengalami kebosanan, kita
harus berusaha untuk merubah cara belajar maupun situasi yang dapat mendukung
dalam menghafal atau memahami pelajaran. Selain itu, motivasi dalam belajar juga
dibutuhkan untuk menghindari rasa bosan dan rasa malas.
d. Bagaimana pendekatan sistem pembelajaran di PSPD FK Unsri ?
Pendekatan sistem pembelajaran di PSPD FK Unsri adalah pembelajaran yang
semi-PBL, dimana merupakan pembelajaran student-centered yang dikombinasikan,
didukung, dibantu, dan disempurnakan dengan pembelajaran teacher-centered (kuliah).

3.
Sudah 1 tahun belum menyelesaikan skripsi yang dibimbing oleh dr. Boy.
a. Apa penyebab dr. Boy belum menerima proposal skripsinya Florence ?
Berdasarkan scenario, Florence selalu tidak disetujui dalam pembuatan proposal
skripsi karena tidak sesuai dengan sistematika proposal dan banyak menjiplak
tulisan orang lain.
Sintesis
Florence seharusnya tidak asal membuat proposal skripsi. Seharusnya ia
menerapkan konsep Adult Learning dalam memotivasi dirinya sendiri untuk
belajar dari berbagai literatur agar didapatkan informasi yang jelas tentang
bagaimana sistematika penulisan proposal skripsi. Dengan mendapatkan
informasi yang jelas, tindakan plagiarism akan tidak dilakukan Florence,
mengingat ia sudah mengerti bagaimana penulisan proposal skripsi yang benar.
Dibawah ini akan dijelaskan mengenai Sistematika penulisan proposal skripsi,
Plagiarisme, dan Ciri-ciri Adult Learner.
b. Apa saja tugas dari seorang pembimbing skripsi ?
Pembimbing I bertanggungjawab untuk membimbing mahasiswa tentang
substansi kelimuan yaitu materi, pembahasan, pelaksanaan peneltian dan teknik
9

penulisan.Sedangkan pembimbing 2 bertanggungjawab dalam metode penelitian, teknis


pembuktian dan penyajian data hasil penelitian. Fungsi pembimbing baik pembimbing I
dan pembimbing II akan bekerjasama dalam pembimbingan dan saling melengkapi satu
dengan yang lain sehingga fungsi pembimbing disini adalah sebagai penyelia (supervisor),
fasilitator, konselor, dan membrikan arahan/masukan (advisor) dalam proses penyusunan
proposal mulai pengangkatan topic masalah sampai penyusunan laporan akhir.
Adapun kewajiban pembimbing skripsi adalah:
1. Menyediakan waktu dan tempat yang cukup untuk konsultasi dengan mahasiswa.
2. Memberikan pertimbangan atau saran dan menandatangani formulir konsultasi
proposal dan skripsi sekurang-kurangnya 5 (lima) kalikonsultasi proposal dan 3 kali
laporan skripsi.
3. Memantau perkembangan proses pelaksanaan penelitian hingga penyusunan laporan
skripsi.
4. Mencegah pelanggaran etika dalam penelitian dan penulisan skripsi.
5. Memberi persetujuan tentang waktu pelaksanaan ujian sidang proposal dan ujian
sidang skripsi.
6. Menandatangani proposal/skripsi apabila sudah sesuai dengan ketentuan dengan
buku panduan.
7. Merekomendasikan untuk maju ujian sidang proposal maupun ujian sidang skripsi.
Menurut skenario, dr.boy belum menyetujui proposal skripsi Florence karena dianggap tidak
sesuai sistematika proposal, ini dimana salah satu tugas dr.boy sebagai pembimbing untuk
membimbing,dan menilai substansi keilmuan.
c. Bagaimana prosedur pembuatan proposal skripsi yang baik ?
Proses penyusunan proposal
a. Mahasiswa mengajukan topik/masalah penelitian dan pembimbing yang
diserahkan kepada coordinator skripsi.
b. Pembimbing 1 dan mahasiswa berdiskusi, membahas dan menyepakati
topik/masalah penelitian yang diajukan.
c. Mahasiswa melengkapi proposal sesuai masukan pembimbing I dan II.
d. Konsultasi dengan pembimbing I dan II dapat dilakukan secara simultan dengan
persetujuan pembimbing I
e. Pertemuan dengan setiap pembimbing (pembimbing I dan II) minimal 5 (lima)
kali tatap muka
f. Setiap kali konsultasi dan kegiatan mahasiswa mendokumentasikan pada log
book penelitian.
g. Diwajibkan untuk melakukan uji plagiarisme di website www.smallseotool.com
dengan hasil maksimal plagiasi 15%.
10

h. Setelah mendapat persetujuan proposal penelitian dipresentasikan dalam


seminar ujian proposal.
i. Perbaikan proposal dilakukan berdasarkan masukan dalam seminar proposal.

4. dr. Boy belum setuju dengan Proposal Florence.


a. Apa itu proposal skripsi ? (definisi, sistematika, isi)
Skripsi adalah

istilah

yang

digunakan

di

Indonesia

untuk

mengilustrasikansuatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1
yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan
menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya
ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya.Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap
mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis,
menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang
diambilnya.Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap
Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di
Indonesia.Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia.Negara
lain,

seperti

Australia

menggunakan

istilah thesis untuk

penyebutan

tugas

akhir

denganriset untuk jenjang undergraduate (S1), postgraduate (S2), Ph.D. dengan riset (S3)
dan disertation untuk

tugas riset dengan

ukuran

yang

kecil

baik undergraduate (S1)

ataupunpostgraduate (pascasarjana).Sedangkan di Indonesia skripsi untuk jenjang S1, tesis


untuk jenjang S2, dan disertasi untuk jenjang S3.
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang
pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah.Untuk
penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan
Pembimbing II.Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding
dengan Pembimbing II.
Proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. Namun
umumnya, proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:

Pengajuan judul skripsi

Pengajuan proposal skripsi


11

Seminar proposal skripsi

Penelitian

Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya
ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir).

Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses
revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.

Terdapat juga proses penyusunan skripsi yang cukup ringkas sebagai berikut:

Pengajuan judul skripsi/meminta topik skripsi dari dosen

Penelitian dan bimbingan skripsi

Seminar

Sidang

Revisi
Sistematika penulisan proposal berisi rancangan yang teratur sebagai berikut:

1. Cover (Halaman Judul)


Dalam cover (halaman Judul) harus memuat :
a. Judul
b. Proposal, Ketentuan dan Program Studi
c. Nama Penulis dan NIM
d. Logo Universitas
e. Program Studi
f. Fakultas
g. Universitas
h. Tahun
2. Lembar Persetujuan Pembimbing
Lembar Persetujuan Pembimbing memuat
a. Judul
b. Nama Penulis dan NIM
c. Program Studi
d. Fakultas
12

e. Waktu dan Tempat Seminar


f. Tanggal Persetujuan Pembimbing
g. Persetujuan dan Nama Pembimbing
h. Lembar Persetujuan ditanda tangani oleh Dosen Pembimbing I dan II
3. Lembar Perbaikan Penguji / DBS / DBTA
Lembar Perbaikan Penguji / DBS / DBTA memuat :
a. Judul
b. Nama DBS
c. Isian kosong untuk catatan Perbaikan Penguji / DBS / DBTA
4. Kata Pengantar
5. Daftar Isi
6. Daftar Tabel (bila ada)
7. Daftar Gambar (bila ada)
8. Daftar Lampiran(bila ada)
9. Judul Penelitian :Dituliskan judul penelitian yang akan dilakukan.
10. Latar Belakang Masalah
Berisi uraian tentang apa yang menjadi masalah penelitian, yang terkait dengan judul,
serta alasan mengapa masalah tersebut penting dan perlu untuk diteliti dengan
menyampaikan perbedaan hasil-hasil penelitian sebelumnya.
11. Identifikasi Masalah
Berisi uraian masalah-masalah apa saja yang ditemukan dalam latar belakang maslah
terkait dengan penelitian yang akan dilakukan terkait dengan adanya masalah yang
perlu diatasi, fenomena yang belum diketahui dan penting untuk diketahui.
12. Batasan Masalah
Pembatasan masalah dilakukan apabila masalah dalam penelitian terlalu sulit (dengan
memperhatikan aspek keluasan dan kedalaman masalah), terlalu mahal, atau terlalu
lama untuk diselesaikan.Dalam batasan masalah dijelaskan hal-hal yang tidak dibahas
dan diteliti, batasan data atau materi yang melingkupi penelitian.
13. Pertanyaan Penelitian (Research Question)

13

Berisi pertanyaan singkat tentang bagaimana cara peneliti mencapai tujuan penelitian
sesuai dengan identifikasi masalah yang ditemukan.Pertanyaan penelitian haruslah:
- feasible (memungkinkan untuk dilakukan penelitian), biasanya diukur berdasarkan
aspek waktu, tenaga, dan uang.
- clear (jelas) apa yang sesungguhnya akan diteliti; ada kesepakatan dalam hal kata
kunci.
- Significant (penting dan berarti), yakni apakah pertanyaan tersebut mempunyai nilai
untuk dijawab.
- terikat dengan etika terutama profesi informatika.
14. Rumusan Masalah
Berisi pendekatan konsep untuk menjawab masalah penelitian, hipotesa yang akan
diuji, dugaan yang akan dibuktikan, dan masalah yang akan dicari penyelesaiannya.
15. Metodologi Penelitian
Berisi uraian metodologi penyelesaian masalah; dapat berupa algoritma / model /
desain yang digunakan, variabel-variabel dalam penelitian, rancangan penelitian,
teknik pengumpulan data, teknik analisis data, serta cara penafsiran dan penyimpulan
hasil penelitian.
16. Hipotesis Penelitian
Berisi jawaban sementara (hasil yang diharapkan) yang masih bersifat praduga
terhadap penelitian yang dilakukan.
17. Tujuan Penelitian
Berisi uraian tujuan melakukan penelitian.Tujuan penelitian dapat berupa merancang,
membangun, mengaplikasikan, menerapkan atau membuktikan suatu teori / konsep /
gejala / dugaan, atau membuat suatu model.Tujuan penelitian disesuaikan dengan
strata / jenjang pendidikan (S1/D3) dan prorgram studi peneliti.
18. Manfaat Penelitian
Berisi manfaat yang akan diperoleh setelah melakukan penelitian baik bagi domain
ilmu terkait, masyarakat pengguna, maupun pemerintah.
19. Jadwal Kegiatan Penelitian
20. Daftar Pustaka
21. Lampiran-Lampiran (bila ada)
b. Apa saja kriteria penerimaan proposal skripsi ?
SYARAT PROPOSAL SKRIPSI
14

1. Proposal dikategorikan diterima apabila topik yang diajukan belum pernah


dikerjakan orang lain, permasalahan dan tujuan jelas, dan datanya dapat
dijangkau. Apabila topik yang diajukan sudah pernah dibahas tetapi mahasiswa
dapat menunjukkan kelebihan penelitiannya maka proposal dapat diterima.
Beberapa kriteria lainnya :
a. Memiliki basis teori pada bidang kedokteran
b. Isi proposal sejalan dengan Ide/Topik/Tema yang akan di bahas
c. Memiliki nilai manfaat bagi kalangan masyarakat
d. Memperkaya kajian ilmu pengetahuan dan teknologi
e. Merupakan karya inovatif yang efektif dan efisien
f. Secara logis dapat diselesaikan oleh mahasiswa peserta
g. Konten dan tingkat kesulitan sesuai dengan jenjang yang diampu
2. Proposal dikategorikan ditunda apabila secara substansial topik yang diajukan
mempunyai peluang untuk dilanjutkan sebagai skripsi, tetapi memerlukan
beberapa perbaikan. Proposal yang agar diperbaiki sesuai dengan saran
pembimbing. Beberapa kriteria lainnya :
1. Kajian sesuai dengan kriteria proposal yang layak tetapi paparan kurang jelas
2. Ide/Topik/Tema kurang tergambar dalam paparan proposal
3. Isi proposal kurang sejalan dengan Ide/Topik/Tema yang akan di bahas
4. Sistematika proses penelitian dan analisis kurang focus
3.

b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
5.

Proposal dikategorikan ditolak, apabila terdapat satu atau lebih hal-hal


di bawah ini :
a. Topik yang diajukan pernah dibahas orang lain, sedangkan mahasiswa itu
tidak dapat menunjukan kelebihan penelitian yang akan dilakukan
Topik yang diajukan di luar wilayah kajian program studi
Permasalahan dan tujuan tidak jelas
Datanya tidak dapat dijangkau
Sedikit sekali keterkaitan dengan teori pada bidang kedokteran
Kurang memiliki nilai manfaat bagi kalangan masyarakat
Tidak memperkaya kajian ilmu pengetahuan dan teknologi
Tidak merupakan karya inovatif yang efektif dan efisien
Terkesan dipaksakan dan mengada-ada
Terkesan hanya menganti-ganti objek/ tempat penelitian (studi kasus)
Dibutuhkan waktu lama untuk dapat diselesaikan oleh mahasiswa peserta
Konten dan tingkat kesulitan tidak sesuai dengan jenjang yang diampu

dr. Boy terpaksa setuju melepas Florence kepada dr. Ika.


a.
Bagaimana prosedur pemindahan dosen pembimbing ?
Garis besar prosedur pemindahan :
1. Mahasiswa yang memenuhi syarat menyampaikan maksudnya untuk melakukan
penggantian dosen pembimbing kepada ketua jurusan.

15

2. Ketua jurusan mempelajari usulan mahasiswa bersangkutan dan melakukan komunikasi


dengan dosen pembimbing yang dimaksud, dalam rangka untuk mengumpulkan
informasi yang lengkap, dan komprehensif dari kedua belah pihak (mahasiswa dan
dosen pembimbing )
3. Jika alasan yang disampaikan mahasiswa sebelumnya, adalah ternyata benar/dapat
diterima dan ketua jurusan mempunyai opini bahwa kegiatan pembimbingan sudah
sulit dilakukan diantara kedua belah pihak, maka ketua jurusan berhak untuk
melakukan penggantian dosen pembimbing bagi mahasiswa bersangkutan.
4. Setelah ketua jurusan menyetujui secara lisan penggantian dosen pembimbing, maka
mahasiswa bersangkutan diharuskan untuk mmbuat surat permohonan penggantian
dosen

pembimbingnya

kepada

jurusan.

Surat

permohonan

tersebut

harus

ditandatangani oleh mahasiswa pemohon.


5. Berdasarkan surat permohonan itu, jurusan akan menentukan dosen pembimbing baru
bagi mahasiswa bersangkutan dan sekaligus akan membuat surat tugas pembimbingan
baru untuk dosen pembimbing pengganti dari mahasiswa tersebut. Bersamaan dengan
berlakunya surat tugas baru dimaksud, maka surat tugas pembimbingan lama
dinyatakan tidak berlaku lagi.
6. Pengganti penugasan pembimbingan bagi mahasiswa bersangkutan harus disampaikan
kepada dosen pembimbing lama dan dosen pembimbing baru.
7. Dosen pembimbing lama tidak diperkenankan untuk menjadi dosen penguji bagi
mahasiswa bersangkutan apabila mahasiswa tersebut menghadapi ujian akhir.
6. Florence menyelesaikan skripsinya terlalu cepat.
a. Berapa lama waktu pengerjaan skripsi yang normal ?
Pengerjaan skripsi memakan waktu normal 1 semester yaitu kurang lebih 4-6
bulan.
b. Apa dampak dari proses pengerjaan skripsi yang terlalu cepat ?
Berdasarkan scenario yang ada, pengerjaan skripsi yang terlalu cepat dapat
menimbulkan berbagai spekulasi atau kecurigaan plagiarism dari dosen terhadap
mahasiswa serta dosen pembimbingnya yang dapat berujung pada pengaduan
dosen kepada Komisi Akademik Senat Fakultas untuk menyelidiki dan memberi
sanksi yang dapat berupa Drop Out apabila penggaran akademik yang dilakukan
sudah terlampau berat menurut pasal 17 ayat 2 Surat Keputusan Rektor Universitas
Sriwijaya No. 152a/H9/DT/2009 Tentang Etika Akademik Civitas Akademika
Universitas Sriwijaya.

16

7. dr. Boy mencurigai terjadi pelanggaran akademik dan melaporkan dr. Ika dan
Florence.
a. Apa saja bentuk pelanggaran akademik dalam proses pembuatan skripsi ?
Berdasarkan Etika Akademik Universitas Sriwijaya BAB III Kewajiban Dan
Larangan Akademik Pasal 8.
Dosen, mahasiswa, dan peserta didik sebagai insan akademik dilarang:
(1) memalsukanhasilpenelitian,mengambil,memanfaatkan,ataumenyalinsebagian
atau seluruhnya, atau meniru karya atau ciptaan orang lain tanpa menyebut
sumber aslinya termasuk mengakui karya ilmiah orang lain seolah-olah hasil
pemikirannya sendiri;
Berdasarkan Surat Keputusan Unsri Tentang Karya Ilmiah
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
21. Mengutip adalahkegiatan mengambil ide/intelektualitas orang lain ataupun
publikasidirisendiripada
utuhatau

publikasilainbaikdalambentuk

menyalinkata-katadari

satuataulebih

kalimat/paragraf/halaman

sumberdenganmemberikantanda

secara tepatdanmemadaisesuaidengangaya selingkungbidangilmunya.


22.

Oto-Plagiatatauplagiatdirisendiriadalahkegiatanplagiatyangmengutipdari

karya

sendiri dari publikasi yang berbeda tanpa merujuk publikasi tersebut secaratepat dan
memadai.
23.

Parafraseadalahmenuliskankembaliide/karya/tulisanoranglain/dirisendiri

dengan

kata-kataat
Plagiatadalah:perbuatansecarasengajaatautidaksengajadalammenuliskarya
dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/atau
pihaklainataupunkaryasendiripada

ilmiah

karya ilmiah

publikasilain;mengambilide,metode,ide

tertulis,gambar,danbentukintelektualorang laintanpamerujuksumbersecara tepat dan


memadai (termasuk tapi tidak terbatas dalam kegiatan iniadalah penggunaandata
darilaporanpraktekkerja/lapangan,skripsi/tesis/disertasi

mahasiswabimbingan

tanpamerujuk sumbersecaratepat dan memadai).


25. Plagiatteksadalahmenyalinsebagianteks(lebihdaridelapankataberurutan dalam satu
alinea) dari satu atau lebih sumber, menyelipkandan/ataumenghapus sebagian katakata,

ataumenggantibeberapa

kata-kata
17

dengansinonimtanpa

memberikankreditkepadapenulisnya ataupunmenuliskankata-kata tersebut dalam


tandakutipsesuaidengangayaselingkung bidangilmunya.
BAB III
RUANGLINGKUP DANPELAKU
Pasal 4
Ruang Lingkup
1. Plagiat meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
a.

mengacudan/ataumengutipistilah,kata-katadan/ataukalimat,datadan/atau
informasidarisuatusumber

tanpa

menyebutkansumber

dalamcatatankutipan

dan/atautanpamenyatakansumbersesuaidengangayaselingkung

bidangilmu

yangberlaku;
b.

mengacudan/ataumengutipsecaraacakistilah,kata-katadan/ataukalimat,data dan/atau
informasidari
dan/atau

suatusumbertanpamenyebutkan

sumberdalam

tanpamenyatakansumbersesuai

catatan

kutipan

dengangayaselingkung

bidangilmuyangberlaku;
c.

menggunakan sumber gagasan, pendapat, pandangan, atau teori tanpa


menyatakan sumbersesuaidengangayaselingkungbidangilmuyangberlaku;

d.

merumuskandengankata-katadan/ataukalimatsendiridarisumberkata-kata
dan/ataukalimat,gagasan,pendapat,pandangan,atau teoritanpa menyatakan sumber
sesuai dengangayaselingkungbidangilmuyangberlaku; dan

e.

mengakusuatukaryailmiahyangdihasilkandan/atautelahdipublikasikanoleh
pihaklainsebagaikaryailmiahnyatanpamenyatakansumbersesuaidengan
gayaselingkungbidangilmuyangberlaku.

2.

Sumbersebagaimanayangdimaksudpadaayat1terdiriatasorangperseorangan
ataukelompokorang,masing-masingbertindakuntukdirisendiriataukelompok
atauuntukdanatasnama suatubadan,atauanonimpenghasilsatuataulebihkarya dan/atau
karya ilmiah yang dibuat, diterbitkan, dipresentasikan, atau dimuat dalam bentuk
tertulisbaik cetak maupunelektronik.

3. Dibuat sebagaimanadimaksud padaayat 2 berupa:


18

a.komposisimusik;
b.perangkat lunak komputer;
c.fotografi;
d.lukisan;
e.sketsa;
f. patung; atau
g.hasilkaryadan/atau karyailmiah sejenisyangtidak termasuk hurufa, hurufb, huruf c,
huruf d, hurufe,atau huruf f.
au kalimat sendiri.
b.

Apa

dampak

dari

pelanggaran

akademik

bagi

mahasiswa

PSPD

FK

Unsri&pembimbing skripsi ?
Berdasarkan Etika Akademik Universitas Sriwijaya BABVII Dewan Kehormatan
Etika Akademik
Pasal 17
(1)TingkatdanjenissanksiadministrasisebagaimanadimaksudpadaPasal4terdiri
atassanksidisiplinringan,sedang,danberatsesuaidengan

pelanggaranetika

akademik

serta

ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


(2)Tingkat dan jenis sanksi akademik sebagaimana dimaksud pada Pasal 4 terdiri atas:
a. teguran lisan dan atau tulisan;
b. penangguhansemuakegiatanakademikdalamjangkawaktuminimal1(satu) bulan,
maksimal satu semester di fakultas dan atau lingkungan universitas;
c. rekomendasi pencabutan hak sebagai dosen, mahasiswa, dan peserta didik
universitas.(3) Sanksigantikerugiandapatdikenakanapabilapelanggaranetikamengakibatkan
kerugian material bagi seseorang atau lembaga.
BAB V
SANKSIDANPENERAPAN SANKSI
Pasal 11
19

Sanksi UntukMahasiswa

1.

Apabila berdasarkan persandingan dan kesaksian telah terbukti terjadi plagiat


sepertiyangdimaksudolehpasal1ayat22,24,dan25,sertapasal4peraturanini
makapimpinanFakultasberdasarkanusulandariketuajurusan/departemen/bagian
atauprodimenjatuhkansanksikepadamahasiswasebagai plagiator.

2. Sanksibagimahasiswayangterbuktimelakukanplagiat,secaraberurutandari yangpaling
ringan sampai denganyangpalingberat, terdiri atas:
a. TeguranLisan terdokumentasi;
b. peringatan tertulis;
c. penundaan pemberian sebagian hak mahasiswa;
d. pembatalannilai satuatau beberapamatakuliah yangdiperolehmahasiswa;
e. pemberhentiandenganhormat daristatus sebagaimahasiswa;
f. pemberhentiantidakdenganhormatdaristatussebagaimahasiswa;
atau
Berdasarkan Surat Keputusan Unsri Tentang Karya Ilmiah.Pasal12
Sanksi UntukPendidik
1.

Apabilaberdasarkanpersandingandanhasiltelahtelahterbuktiterjadiplagiat seperti
yangdimaksudolehpasal1ayat22,24,dan25,sertapasal4peraturanini
senatakademik(komisiI

untukLektor

Kepala

ke

maka

bawahdanKomisiGuruBesar

untukjabatanGuruBesar)merekomendasikansanksiuntuk

Pendidikataualumni

sebagaiplagiatorkepadaRektorUniversitasSriwijayauntuk dilaksanakan.
2. SanksibagiPendidik/tenagakependidikanyangterbuktimelakukanplagiatdapat berupa:
a.Teguran lisan terdokumentasi;
b.Teguran tertulis;
c.Penundaan pemberian hak Pendidik/tenagakependidikan;

20

d.Rektor berwenang mengusulkan penurunan pangkat dan jabatan


akademik/fungsional;
e.Pencabutan hakuntuk diusulkan sebagai guru besar/profesor bagi yang
memenuhi syarat;
f. Rektorberwenangmengusulkanpemberhentiandenganhormatdaristatus
sebagaiPendidik/tenagakependidikan;
g.Rektor berwenangmengusulkan pemberhentian tidak dengan hormat dari status
sebagai Pendidik/ tenagakependidikan; atau
h.Pembatalan ijazahyang diperoleh dariUnsri bagiAlumniUnsri.
3. Sanksi bagi Pendidik dengan status TenagaPengajar (TP)
a. Teguran lisan terdokumentasi dan Penundaan pemberianhak pengusulan
jabatan fungsional selamasatu tahununtuk pelanggaran pertama
b.

Teguran tertulis dan Penundaan pemberian hak pengusulan jabatan


fungsional selamaduatahun untuk pelanggaran kedua

c.

RektorberwenangmengusulkanpemberhentiandaristatustenagaPengajar untuk
pelanggaran ketiga.

c. Apa saja tugas dan wewenang dari Komisi Akademik Senat Fakultas ?
Berdasarkan KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK
INDONESIA NOMOR 064/O/2003 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Pasal 41
(1) Senat Fakultas merupakan badan normative dan perwakilan tertinggi di
lingkungan Fakultas, yang anggotanya terdiri atas para guru besar, pimpinan
fakultas, ketua jurusan, ketua program (S-0, S-1 Ekstensi, Pendidikan
Spesialis),
21

ketua program studi Pasca Sarjana (S-2, S-3), dan wakil dosen secara
proposional.
(2) Senat Fakultas diketuai oleh Dekan yang dibantu oleh seorang Sekretaris yang
dipilih oleh dan dari anggota untuk masa jabatan 4 (empat) tahun.
(3) Senat fakultas mempunyai tugas pokok sebagai berikut :
a. menjabarkan kebijakan dan peraturan Unsri untuk Fakultas yang
bersangkutan;
b. merumuskan kebijakan akademik fakultas;
c. merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta
kepribadian dosen;
d. merumuskan norma dan tolok ukur pelaksanaan penyelenggaraan fakultas;
e. menilai pertanggungjawaban pimpinan fakultas atas kebijakan akademik
yang
ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a; dan
f. memberikan pertimbangan kepada pimpinan Unsri mengenai calon yang
diusulkan untuk diangkat menjadi pimpinan fakultas.
(4) Senat Fakultas berkewajiban menyelesaikan tugas tertentu dalam jangka waktu
yang diusulkan oleh Dekan dan disetujui Senat.
(5) Dalam melaksanakan tugasnya, senat Fakultas dapat membentuk Komisi dan
Panitia Ad-hoc yang beranggotakan anggota Senat Fakultas dan apabila
dianggap
perlu dapat ditambah anggota lain di luar anggota Senat.
(6) Korum dan pengambilan keputusan dalam sidang Senat Fakultas mutatis
mutandis berlaku Pasal 39 ayat (5).
d. Bagaimana bentuk pembelaan diri seorang mahasiswa yang diduga
melakukan pelanggaran akademik ?
a. Berdasarkan Buku Pedoman PENETAPAN ANGKA KREDIT DAN
PROSEDUR PENGUSULAN KENAIKAN PANGKAT DAN JABATAN DOSEN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA (PAK Unsri) 2011 BAB V Penanggulangan Pasal 10
(1)

Dalam

hal

diduga

telah

terjadi

plagiat

oleh

mahasismia,

ketua

jurusan/departemen/ bagian membuat persandingan antara karya ilmiah mahasiswa


dengan karya dan/atau karya ilmiah yang diduga merupakan sumber yang tidak
dinyatakan oleh mahasiswa.
(2) Ketua jurusan/departemen/bagian meminta seorang dosen sejawat sebidang
untuk memberikan kesaksian secara tertulis tentang kebenaran plagiat yang diduga
telah dilakukan mahasiswa.
(3) Mahasiswa yang diduga melakukan plagiat diberi kesempatan melakukan
pembelaan di hadapan ketua jurusan/departemen/bagian.

22

(4) Apabila berdasarkan persandingan dan kesaksian telah terbukti terjadi plagiat,
maka ketua jurusan/departemen/bagian menjatuhkan sanksi kepada mahasiswa
sebagai plagiator.
(5) Apabila salah satu dari persandingan atau kesaksian, ternyata tidak dapat
membuktikan terjadinya plagiat, maka sanksi tidak dapat dijatuhkan kepada
mahasiswa yang diduga melakukan plagiat

8. Etika Akademik Universitas Sriwijaya


a. Apa itu Etika Akademik ?
Etika akademik adalah nilai-nilai luhur yang wajib ditaati insan akademi dalam
berpikir, berperilaku,dan bertindak secara intelektual guna mengemban tugas-tugas
keilmuan di universitas berdasarkan sistem nilai yang berlaku di bidang agama, adat
istiadat, sopan santun, kesusilaan, serta tolak ukur normal dan akhlak lainnya. Secara
umum, sanksi dari pelanggaran etika akademik diberikan oleh pengawas ujian, dosen,
dosen mata kuliah, atau universitas/ fakultas.
b. Bagaimana bentuk pelanggaran dari Etika Akademik ?
1. Memalsukan hasil penelitian (plagiat)
2. Membocorkan rahasia kegiatan akademik
3. Menyesatkan pengetahuan pihak lain atau menimbulkan kekeliruan persepsi
4. Bertindak angkuh dan sewenang-wenang
5. Menjadikan universitas sebagai batu loncatan untuk meraih kepentingan dan
keutungan pribadi
6. Menyalahgunakan keercayaan yang diberikan kepadanya, melakukan
perbuatan curang, dan atau mengkhianati tugas akademik dan profesinya
7. Penyontekan atau kecurangan dalam ujian/cheating
8. Perjokian
9. Penyuapan
10. Pemalsuan
c. Apa dampak dari pelanggaran etika akademik FK Unsri ?
Beberapa sanksi dari pelanggaran etika akademik FK Unsri terdapat dalam
pasal 17 Etika Akademik Universitas Sriwijaya, antara lain,
1. Teguran lisan atau tulisan
2. Penangguhan semua kegiatan akademik dalam jangka waktu minimal 1 bulan,
maksimal 1 semester di fakultas dan atau lingkungan universitas
3. Rekomendasi pencabutan hak sebagai dosen, mahasiswa, dan peserta didik universitas
Sanksi ganti kerugian dapat dikenakan apabila pelanggaran etika mengakibatkan kerugian
material seseorang atau lembaga.

23

VIII. KESIMPULAN
Florence terancam drop out dikarenakan dugaan plagiarisme dan hampir melewati batas
waktu studi serta terjadi konflik etika akademik antara florence, dr. Boy, dan dr. Ika.

DAFTAR PUSTAKA
2014. Kurnia, Rendi. Etika Akademik. http://prezi.com/5y8hbkarlbk_/etika-akademik /?
html5=0, diunduh pada 9 September 2014, pukul 20.18 WIB
2013. 7 Penyebab Hilangnya Konsentrasi. http://www.artikelkesehatan99.com/7-penyebabhilangnya-konsentrasi/, diunduh pada 9 September 2014, pukul 18.45 WIB
2012. Mengatasi Sulit Konsentrasi Belajar. http://psikologi.umk.ac.id/2012/02/mengatasisulit-konsentrasi-belajar.html, diunduh pada 9 September 2014, pukul 19.27 WIB
Wismandari,

Fajar

Yuliana.

2013.

Konsentrasi

Belajar

vs

Mahasiswa.

http://edukasi.kompasiana.com/2013/05/28/konsentrasi-belajar-vs-mahasiswa560013.html, diunduh pada 9 September 2014, pukul 19.05 WIB


Saggaff, Anis, dkk. 2014. Pedoman Akademik Kemahasiswaan Universitas Sriwijaya Tahun
Akademik 2014/2015. Inderalaya: Universitas Sriwijaya
http://www.xamux.com/eng-ind_dropout.html. Diakses pada 11 September 2014 Pukul 16:10
WIB
24

Priyatna, Adry. 2012. http://edukasi.kompasiana.com/2012/03/03/inilah-faktor-penghambatlulus-kuliah-443994.html .Diakses pada 11 September 2014 Pukul 16:10 WIB
Cinta, Cita. http://www.citacinta.com/cerdas/dunia.kampus/nyaris.drop.out/001/001/163 .
Diakses Pada 11 September 2014 Pukul 16:10 WIB
Nusa Cendana, Universitas. Prosedur Mahasiswa Drop-Out. Diakses pada 11 September
2014 Pukul 16:10 WIB
2013. http://si.fkom.uniku.ac.id/wp-content/uploads/2014/02/Panduan-PenyusunanProposal-Penelitian-Skripsi-TA-2013.pdf .Diakses pada 11 September 2014 Pukul
16:41
2009. Keputusan Rektor Universitas Sriwijaya No. 152a/H9/DT/2009 Tentang Etika
Akademik

Civitas

Akademika

Universitas

http://www.unsri.ac.id/upload/files/Etika%20Akademik.pdf

Diakses

Sriwijaya
pada

11

September 2014 Pukul 16:55 WIB


Buana Mercu, Universitas. http://www.mercubuana.ac.id/tatatertib_bab2.php .
Diakses pada 11 September 2014 Pukul 17:04 WIB
UNSRI. -. Etika Akademik Sivitas Akademika Universitas Sriwijaya. www.unsri.ac.id .
Diakses 2 September 2014
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS SRIWIJAYA No. 152a/H9/DT/2009 Tentang
ETIKA AKADEMIK SIVITAS AKADEMIKA UNIVERSITAS SRIWIJAYA
PERATURAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Nomor:536/UN9/PP/2013 Tentang
PEDOMANINTEGRITAS KARYAILMIAH UNIVERSITAS SRIWIJAYA
KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR
064/O/2003 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS SRIWIJAYA
PENETAPAN ANGKA KREDIT DAN PROSEDUR PENGUSULAN KENAIKAN
PANGKAT DAN JABATAN DOSEN UNIVERSITAS SRIWIJAYA (PAK Unsri) 2011
http://www.ubaya.ac.id/2014/content/articles_detail/79/Mahasiswa-Prokrastinasi-Mahasiswa-dan-Dosen-Terbebani.html, diakses pada tanggal 11 September 2014

25

PERTANYAAN
1. Tindakan yang dilakukan Florence. Apakah tindakan dr. Boy melaporkan dr. Ika
adalah tindakan pelanggaran akademik? Apa cara lain yang sebaiknya dilakukan dr.
Boy untuk membuktikan plagiarisme?Ya, pelanggaran akademik. Harus ada
2.

komunikasi interpersonal.
1 bulan kan tidak wajar. Bagaimana prosedur yang lebih rinci mulai dari proposal

skripsi sampai sidang?


3. Solusi untuk Florence untuk menyelesaikan masalah dengan Dr. Boy?
4. Bagaimana kalian bisa menyimpulkan bahwa Dr. Boy dan Dr. Ika bersalah? Pada
peraturan yang mana yang membuktikan pelanggaran?
5. Aturan drop out di FK Unsri dengan sistem blok?
6. Siapa yang mempunyai wewenang yang bertindak sebagai mediator dalam masalah
Dr. Boy dan Dr.Ika?
7. opsi 1: Apabila Florence tidak terbukti bersalah bagaimana prosedural hukumnya?
Siapa yang berhak mengadili?
Opsi 2: Apabila Florence terbukri bersalah, bagaimana dengan orang yang memiliki
hak cipta untuk menuntut, bagaimana prosedural hukumnya?
8.

Pola makan seperti apa yang dapat mengganggu fokus?


26

9. Apakah kalian setuju bahwa Florence melakukan pelanggaran akademik?


10. Dalam kasus Florence, pergantian pembimbing, menyelesaikan skripsi kurang dari 1
bulan, bagaimana pandangan kalian mengenai kompetensi Dr. Ika?
11. Proposal skripsi yang sama tapi daerah pengujiannya berbeda, boleh engga?
12. Apa yang harus dilakukan untuk membuktikan plagiarisme?
13. Faktor apa yang memengaruhi selesainya skripsi?
Pelanggaran akademik
Pelanggaran akademik merupakan suatu tindakan yang melanggar peraturan akademik yang
sudah ditetapkan baik sengaja ataupun tidak.
Menurut
Etika Akademik Sivitas Akademika Universitas Sriwijaya
Menyesatkan pengetahuan pihak lain atau menimbulkan kekeliruan persepsi

27