Anda di halaman 1dari 2

Untuk halaman 5 dan 6

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menyusun perencanaan secara umum adalah sebagai
berikut :
1. Mendefinisikan persoalan yang direncanakan dengan jelas dan baik sesuai dengan tujuan yang
telah ditetapkan.
2. MEngumpulkan informasi-informasi yang berkenaan dengan kegiatan-kegiatan yang mungkin
akan terjadi dalam rangka pencapaian tujuan tersebut.
3. Melakukan analisis terhadap informasi yang dapat dikumpulkan dan mengklasifikasikannya atas
kepentingannya.
4. Menetapkan batasan-batasan perencanaan.
5. Menetapkan alternativf-alternatif rencana.
6. Memilih rencana yang akan dipakai dari alternatif-alternatif yang ada.
7. Menyiapkan langkah-langkah pelaksanaan yang lebih rinci serta penjadwalan pelaksanaan.
8. Melakukan pemeriksaan ulang (review) terhadap rencana yang diusulkan sebelum rencana
dilaksanakan.

3.3. STAFFING

Staffing adalah proses manajemen yang berkenaan dengan pengerahan (recruitment),


penempatan, pelatihan, dan pengembangan tenaga kerja dalam organisasi. Pada dasarnya prinsip dari
tahapan proses manajemen ini adalah menempatkan orang yang sesuai pada tempat yang sesuai dan pada
saat yang tepat (right people, right position, right time).

Sebelum mencari orang untuk ditempatkan dalam satu posisi tertentu maka terlebih dahulu
ditetapkan struktur organisasi yang akan dipakai. Masing-masing posisi pada organisasi tersebut
kemudian harus dijelaskan lingkup tugas, tanggung jawab, dan keahlian serta keterampilan yang
diisyaratkan yang dikenal sebagai uraian jabatan (job description) dan persyaratan jabatan (job
recruitment). Berdasarkan kedua hal inilah baru dilakukan proses staffing tersebut.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam tahapan staffing ini pada dasarnya adalah sebagai
berikut:
1. Perencanaan sumber daya manusia, yaitu tahapan penentuan akan kebutuhan tenaga kerja dalam
suatu organisai dengan mempertimbangkan rencana organisasi seperti pengembangan yang akan
dilakukan disamping juga mempertimbangkan factor luar seperti kondisi pasar tenaga kerja.
2. Pengerahan tenaga kerja (recruitment), yang dapat berasal dari pasar tenaga kerja maupun berasal
dari promosi dalam organisasi itu sendiri.
3. Seleksi, yaitu proses pemilihan tenaga kerja yang sesuai dengan posisi yang akan diisi dari
sekumpulan orang yang didapat dari proses pengerahan tenaga kerja.

Untuk halaman 5 dan 6


4. Pelatihan (training), setelah didapatkan orang yang sesuai untuk satu posisi tertentu, maka
langkah berikutnya adalah melakukan pelatihan bagi orang tersebut sehingga memenuhi
kualifikasi persyaratan jabatannya.
5. Penilaian kinerja (performance appraisal) setiap tenaga kerja yang ada untuk melihat
kemungkinan promosi, mutasi, atau bahkan mungkin pemberian hukuman, setelah jangka waktu
tertentu (secara berkala).

3.4 PENGATURAN (DIRECTING)


PEngaturan (directing) adalah usaha untuk memobilisasi sumber-sumber daya yang dimiliki oleh
organisasi agar dapat bergerak dalam satu kesatuan sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Dalam
tahapan proses ini terkandung usaha-usaha bagaimana memotivasi orang agar