Anda di halaman 1dari 3

Metode analisis data

Metode analisi data adalah cara yang harus ditempuh untuk menguraikan data
menurut unsur unsur yang ada didalamnya sehingga mudah dibaca dan dienterpretasikan
(Suharsimi Arikunto,2006: 235).
Untuk membuktikan hipotesis secara empiris, berdasarkan data penelitian setelah
data diperoleh, maka langkah selanjutnya adalah menganalisis data untuk memperoleh
kesimpulan akhir dalam penelitian. Di dalam penelitian ini untuk teknik analisi datanya
peneliti menggunakan metode statistik, karena data yang dianalisis adalah berupa angkaangka. Untuk memperoleh korelasi X1 dan X2 dengan Y (minat dan motivasi belajar dengan
prestasi belajar) digunakan analisis regresi dua prediktor atau analisis regresi ganda.
Adapun rumus yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik
analisis regresi dua prediktor :
1)

Untuk persamaan garis regresi menggunakan rumus :


Y = a1X1 + a2X2 + K
Keterangan:
X

= variabel bebas (prediktor)

= variabel terikat (kriterium)

= bilangan koefisien

= bilangan konstan
(Sutrisno Hadi, 2000:18)

2) Untuk mencari korelasi kriterium dengan dua prediktor menggunakan rumus :


Ry (1,2) =
Keterangan:

Ry (1,2)

= koefisien korelasi antara Y dengan X1 dan X2

a1

= koefisien prediktor X1

a2

= koefisien prediktor X2
= jumlah produk antara X1 dengan Y
= jumlah produk antara X2 dengan Y
= jumlah kuadrat kriterium Y
(Sutrisno Hadi, 2000:22)

3) Untuk menguji signifikansi koefisien korelasi menggunakan rumus :


Freg =
Keterangan:
Freg

= harga F garis regresi

= koefisien korelasi

= jumlah sampel

= jumlah prediktor
(Sutrisno Hadi, 2000:23)

4) Untuk mencari sumbangan relatif (SR) menggunakan rumus :


SR%x =
Keterangan:
SR%

= sumbangan relatif kuadrat

JKreg = jumlah kuadrat regresi


Jktot

= jumlah kuadrat total


(Sutrisno Hadi, 2000:36-40)

5) Untuk mencari sumbangan efektif (SE) menggunakan rumus :

SE%x = SR% x R2
Keterangan:
SE%

= sumbangan efektif prediktor

R2

= koefisien determinan
(Sutrisno Hadi, 2000:39)
Setelah rxy (korelasi hitung) diketahui, untuk menguji signifikansi tidaknya rhitung

dikonsultasikan dengan rtabel dengan taraf signifikansi 5%. Pedoman yang digunakan adalah
sebagai berikut:
a.

Jika rhitung > rtabel, maka Ha diterima.

b. Jika rhitung < rtabel, Ha ditolak.