Anda di halaman 1dari 2

DISTOSIA

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

MHJS/KSMB/PPK/023

00

1 dari 2

PPK

Tanggal Terbit

Ditetapkan
Direktur,

Kelompok Staf
Medik Bedah

11 November 2013

Dr. David Santoso, MM

Pengertian

Persalinan abnormal yang ditandai oleh keterlambatan atau tidak adanya kemajuan
proses persalinan dalam ukuran satuan waktu tertentu.

Anamnesis
Pemeriksaan Fisik
Kriteria Diagnosis

Distosia terjadi dalam kala I dan II. Beberapa hal yang harus diketahui dalam
penerapan penilaian persalinan sebagai berikut:
1. Fase persalinan
2. Dalam Kala I dan Kala II sehubungan dengan proses membukanya serviks
ialah:
a. Fase laten: mulai pembukaan 0 sampai diameter 3cm
b. Fase akselerasi: pembukaan 3cm menjadi 4cm
c. Fase dilatasi maksimal: pembukaan 4cm menjadi 9cm
d. Fase deselerasi: pembukaan 9cm menjadi lengkap (10) cm
e. Kala II: pembukaan lengkap sampai dengan bayi lahir
Ukuran Satuan Waktu
1. Fase Laten: 8 jam
2. Fase Akselerasi: 2 jam
3. Fase Dilatasi Maksimal: 2 jam
4. Fase Deselerasi: 2 jam
5. Kala II: primigravida 1 jam, mulitgravida jam
6. Parameter untuk menilai proses kemajuan persalinan
a. Pembukaan serviks dihubungkan dengan fase persalinan
b. Ukuran satuan waktu setiap fase persalinan
c. Turunnya presentase janin (bidang hodge atau station)
d. Perubahan prosentase janin
e. Perubahan posisi janin
f. Molase dan kapsulsuksedaneum
g. Persalinan normal adalah proses yang progresif yang berlangsung dalam
batas waktu tertentu. Apabila batas waktu tersebut dilampaui tanpa
diikuti oleh kemajuan proses persalinan, maka dianggap telah
berlangsung persalinan abnormal atau distorsia

DISTOSIA

Diagnosis Banding

Pemeriksaan

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

MHJS/KSMB/PPK/023

00

2 dari 2

Apabila telah dilakukan analisis proses kemajuan persalinan dan dijumpai distorsia,
maka harus dicari penyebab distorsia yang mungkin berasal dari salah satu faktor
ataupun gabungan dari beberapa faktor ataupun gabungan dari beberapa faktor berikut
ini:
1. Kelainan tenaga: kelainan his atau tenaga meneran
2. Kelainan janin: kelainan besar janin, bentuk janin (anormal kongenital), jumlah
janin, letak janin, presentase janin, atau posisi janin.
3. Kelainan jalan lahir
1. Ultrasonografi
2. Pelvismetri radiologist

Penunjang

Terapi

Edukasi
Prognosis
Kepustakaan

Disesuaikan dengan sebab distosia, misalnya:


1. Akselerasi persalinan
2. Ekstraksi atau seksio sesarea
3. Embiotomi (pada janin)