Anda di halaman 1dari 15

PROPOSAL SKRIPSI

PROSES PEMBUATAN BASE FIXTURE ASSEMBLY UNTUK


TUNER TV BERBANTUAN CAD/CAM/CNC

Disusun oleh :
Nama

: Adi Supranoto

No.Mahasiswa : 111.03.1190
Jurusan

: Teknik Mesin

Fakultas

: Teknologi Industri

Prog. Studi

: S-1

JURUSAN TEKNIK MESIN S-1


FAKULTAS TENOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2016

HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL SKRIPSI

PROSES PEMBUATAN BASE FIXTURE ASSEMBLY UNTUK


TUNER TV BERBANTUAN CAD/CAM/CNC
Disusun Untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Studi Strata-1 Jurusan Teknik
Mesin, Fakultas Teknologi Industri Institut Sains & Teknologi AKPRIND
Yogyakarta
Disusun Oleh :

Nama

: Adi Supranoto

No. Mhs

: 111.03.1190

Jurusan

: Teknik Mesin (S-1)


Yogyakarta, April 2016

Menyetujui:
Dosen Pembimbing 1

Dosen Pembimbing 2

Ir. Joko Waluyo, M.T

Ir. Adi Purwanto, MT

Mengetahui :
Ketua Jurusan Teknik Mesin

Drs. H. Khairul Muhajir, MT


NIP 195609091983031001

1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Semakin pesatnya perkembangan dan kemajuan teknologi khusunya
dibidang industri, membuat perkembangan dunia industri di tanah air ini
berjalan dengan cepat. Kemajuan ini juga merambah didunia industri
manufaktur. Sebagai contoh dari kemajuan tersebut, mesin produksi atau
mesin perkakas sudah banyak menggunakan teknologi tinggi.
Kemajuan di bidang teknologi pengolahan data dan informasi yang
sangat pesat salah satunya adalah computer. Hal tersebut dapat dilihat dari
pengunaan computer kedalam mesin-mesin perkakas seperti mesin frais,
mesin bubut, mesin gerinda dan mesin lainnya. Hasil dari penggabungan
teknologi komputer dan teknologi mekanik ini sering disebut dengan mesin
CNC (Computer Numerical Control).
Keuntungan penggunaan mesin perkakas CNC yaitu produktivitas,
ketelitian pengerjaan tinggi dan dapat digabung dengan perangkat lunak
misalnya software CAD/CAM sehingga pemakaian mesin CNC akan lebih
efektif waktu produksi lebih singkat, kapasitas produksi lebih tinggi dan
biaya pembuatan produk lebih rendah.
Aplikasi perangkat lunak (software) sebagai bagian dari sistem control
pada mesin yang banyak digunakan saat ini adalah software dengan sistem
CAD/CAM. Software ini memiliki dua bagian yaitu desain CAD (Computer
Aided Design) dan CAM (Computer Aided manufacturing). Desain CAD
berisikan tentang gambar produk yang meliputi ukuran dan bentuk geometri,
sedangkan CAM adalah berupa desain tentang proses pemakanan, toolpath,
setup, mesin dan hal-hal lainnya yang berkaiatan dengan proses atau cara
agar dihasilkan produk yang sesuai dengan yang digambar pada proses
CAD.

Berdasarkan uraian diatas, penulis bermaksud mengangkat tema skripsi


dengan judul Proses Pembuatan Base Fixture Assembly Tuner TV
Berbantuan CAD/CAM/CNC
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan diatas
maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1. Bagaimana cara menggambar benda kerja menggunakan software CAD
2. Bagaimana cara mensimulasikan benda kerja pada software CAM
3. Bagaimana cara membuat suatu produk menggunakan mesin CNC
1.3 Batasan Masalah
Agar tercapainya tujuan-tujuan dari proses perancangan dan tidak
menyimpang dari apa-apa yang akan dibahas maka perlu dibuat suatu batasan
masalah dari penjelasan dan perhitungan pada perancangan baik mengenai
mekanisme kerja sistem maupun perhitungan komponennya, semuanya
diambil dari persamaan-persamaan yang umum digunakan dalam perhitungan
perancangan elemen-elemen mesin. Pada proses pembuatan base tuner tv ini
beberapa batasan yang utama yaitu:
1. Pembuatan desain gambar menggunakan software SolidWork.
2. Simulasi proses manufaktur menggunakan software MasterCAM.
3. Benda kerja yang dibuat adalah Base Tuner TV.
1.4 Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini yaitu:
1. Mengetahui cara mendesain, mensimulasikan, dan pembuatan
benda kerja dalam proses manufacturing pemesinan dengan
bantuan CAD/CAM/CNC.
2. Mensimulasikan proses pemesinan pada komputer dengan
menggunakan perangkat lunak MasterCAM
3. Menghasilkan benda kerja Base Tuner TV
1.5 Manfaat
1. Bagi penulis
Memberi kesempatan bagi penulis untuk mencoba mengaplikasikan
setiap bidang ilmu yang telah diperoleh dibangku kuliah, serta dapat

menambah wawasan keilmuan dalam budang keteknikan terutama dalam


design dan perancangan
2. Bagi akademis
Dari hasil perancangan ini dapat digunakan sebagai referensi dan
dapat digunakan sebagai bahan penelitian/perancangan selanjutnya.
3. Bagi pembaca
Untuk para pembaca sekiranya dapat menambah informasi yang
bermanfaat untuk memperluas wawasan dan pengetahuan khususnya
dibidang teknik.
2. Landasan Teori
2.1 Pengertian CAD dan CAM
Computer Aided Design (CAD) digunakan untuk merancang dan
mengembangkan produk. Cad juga secara ekstensif digunakan dalam
perancangan berbagai alat dan perlengkapan yang digunakan di dalam
komponen komponen manufaktur. CAD digunakan melalui proses teknik
dari perancangan konseptual dan layout, melalui rekayasa dan analisa
komponen untuk mendefinisikan metode manufaktur. Untuk aplikasi
komputer digital dalam perancangan teknik dan produksi, CAD menunjuk ke
pemakaian komputer dalam mengkonveksikan satu ide awal produk menjadi
rancangan detail teknik.
Computer Aided Manufacturing (CAM) adalah sebuah sistem yang
secara otomatis mampu menghasilkan produk/ benda kerja (finish product)
melalui penggunaan perangkat permesinan yang dikendalikan oleh
komputer. (CAM) menunjuk ke pemakaian komputer yang mengkonveksi
rancangan teknik sampai produk akhir. Proses produksi juga memerlukan
pengendalian dan koordinat yang diperlukan untuk proses fisik, peralatan,
dan material. Computer Aided Manufacturing (CAM) dengan sistem
Computer Aided Design (CAD) menghasilkan proses manufaktur yang lebih

cepat dan lebih efisien. (Ebtida, 2013)


2.2 Berbantuan Komputer Pada Proses Perancangan
Pada zaman yang semakin modern ini komputer sangat dibutuhkan
sekali dalam membantu mempermudah suatu pengerjaan apalagi dalam
pengerjaan produk. Kesuksesan suatu perusahaan manufaktur tergantung
pada seberapa cepat dan efisien dalam menciptakan produk.
Salah satu software yang digunakan yaitu SolidWorks. Sebagai software
CAD, SolidWorks di percaya sebagai perangkat lunak untuk membantu
proses desain suatu benda atau bangunan dengan mudah di Indonesia sendiri
terdapat banyak perusahaan manufaktur yang mengimplementasikan
perangkat lunak SolidWorkss. Keunggulan SolidWorkss dari software lain
adalah mampu menyediakan sketsa 2 D yang daapat di upgrade menjadi
bentuk 3 D. Selain itu pemakaiannya pun mudah karena di rancang khusus
untuk mendesain benda sederhana maupun yang rumit sekali.
SolidWorkss memiliki 3 jenis solusi simulasi beban , yaitu SolidWorkss
Simulation, SolidWorkss Sim Pro, dan SolidWorkss Sim Premium, Product
Engineers secara efisien dapat mengevaluasi kinerja produk struktural di
bawah berbagai skenario fisik menggunakan pengujian virtual yang kuat dari
SolidWorkss Simulation Profesional yang Sepenuhnya tertanam dengan
SolidWorkss 3D CAD, SolidWorkss Simulation Professional memungkinkan
para engineers untuk menentukan ketahanan produk mekanik, daya tahan
produk, frekuensi alami, dan uji perpindahan panas dan ketidakstabilan
buckling.
Modul yang terdapat dalam modul SolidWorks profesional antara lain :
Static
Frequency
Buckling
Thermal
Drop Test

Fatigue
Nonlinear
Linear Dynamic
Pressure Vessel Design
Secara umum , pembuatan atau perakitan assembly di dalam SolidWorks

di mulai dari:
1. Memilih part (Insert Component)
2. Memasangkan part tersebut
Concident
Concentric
Perpendicullar
Parallel
Tangent
3. Mengetest Constrain yang telah di buat
Rotate Component
Move Component
SolidWorkss dalam penggambaran model 3Dmenyediakan Featured
Based,Parametric Solid Modeling. Feautres Based dan Parametric ini yang
akan sangat mempermudah usernya dalam membuat modelnya.
SolidWorks menyediakan 3 Template utama yaitu :
1. Part
Adalah sebuah project 3D yang terbentuk dari 3 feature- feature. Sebuah
part bisa menjadi komponen suatu assembly , dan juga bisa di gambarkan
dalam bentukan 2D pada sebuah drawing. Feature adalah bentukan dan
operasi operasi yang membentuk Part. Base feature merupakan feature
yang pertama kali di buat. Extensions untuk file SolidWorks adalah
.SLDPRT.
2. Assembly
Adalah sebuah komponen dimana part, feature, dan assembly dipasangkan
atau disatukan bersama. Extensions file assemblly adalah .SLDASM.
3. Drawing
Adalah templates yang di gunakan untuk membuat gambar 2D atau
gambar 3D Engineering Drawing dari single komponen ( part) maupun
assembly yang sudah kita buat. Extensions untuk file ini adalah
.SLDDRW.
(http://zairyuzaki.blogspot.co.id/2010/10/apa-itu-SolidWorks.html)
Ada beberapa tipe analisis di SolidWorks, antara lain yaitu tipe statis

(pembebanan di anggap sama). Dalam analisis tipe statis meliputi antara lain:
1. Model Information
2. Material properties
Adalah mengetahui bahan apa yang akan di gunakan, dalam proses
meshing yang perlu dilakukan adalah :
Tahap pertama pembuatan meshing yaitu klik simulation, pilih

study advisor, kemudian klik new study dan klik oke.


Kemudian pilih Joint group dengan cara double klik, klik calculate
Setelah pemilihan Joint kemudian pilih fixture
Setelah pemilihan Joint selesai kemudian klik external load dan

klik kanan lalu pilih force.


klik meshing simulate.
Setelah proses Meshing kemudian dilakukan meshing run untuk

mengetahui hasil pembebanan


Hasil akan muncul
3. Study properties
Adalah hasil dari proses analisis statis
4. Load & Fixtures
Adalah tempat dimana dilakukan pembebannya dan berapa jumlah
pembebanannya
5. Meshing
Adalah suatu proses penyatuan setiap segmen segmen gambar sehingga
seluruh bagian dapat dilakukan simulasi
6. Resultan Force
7. Beam force
8. Stress analysis
Adalah merupakan hasil analisa untuk tegangan.
9. Displacement
Adalah merupakan hasil dari analisa dari perpindahan dari titik awal ke
titik yang lainnya, dari pembebanan biasanya jika geser melebihi batas
maka akan patah atau putus.

2.3 Pengenalan CNC


Computer Numerical Control (CNC) merupakan mesin perkakas yang
dilengkapi dengan sistem kontrol berbasis komputer yang mampu
membaca instruksi NC program atau kontrol numerik yang mengatur kerja
sistem peralatan mesinnya, yakni sebuah alat mekanik bertenaga mesin

yang digunakan untuk membuat komponen/benda kerja. Kontrol numerik


(Numerical Control : NC) adalah istilah yang digunakan untuk
menjelaskan kontrol gerakan mesin dan berbagai fungsi lainnya
menggunakan instruksi yang dinyatakan dalam satu seri bilangan dan
dikendalikan oleh sistem kontrol elektronika.
Mesin perkakas CNC merupakan mesin perkakas yang dilengkapi
dengan alat potong yang dapat membuat benda kerja secara presisi dan
dapat melakukan interpolasi/sisipan yang diarahkan secara numerik
(berdasarkan angka). Parameter sistem operasi/sistem kerja CNC dapat
diubah melalui program perangkat lunak (software load program) yang
sesuai.
Mesin-mesin CNC telah berkembang secara menakjubkan sehingga
mengubah industri pabrik yang selama ini menggunakan tenaga kerja
manusia menjadi full otomatis. Berkembangnya mesin CNC, maka benda
kerja yang rumit sekalipun dapat dibau dengan mudah dalam jumlah
banyak.
Alasan berkembangnya sistem CNC adalah untuk :
a.
b.
c.
d.

Meningkatkan produktifitas.
Memperbaiki kualitas dan ketelitian dalam pembuatan part.
Menstabilkan ongkos produksi.
Membuat part yang rumit/kompleks.

Adapun keunggulan dan kelemahan Teknologi CNC yaitu sebagai


berikut
Keunggulan dari mesin CNC :
a. Program dapat diinput ke komputer dan disimpan dalam memori.
b. Program mudah diedit sehingga mengurangi prses pembuatan
program.
c. Part yang rumit dan kompleks bisa dibuat dengan mudah.

Kelemahan teknologi CNC :


a. Investasi lebih mahal dan biaya perawatan mahal.
b. Membutuhkan operator berdedikasi tinggi
mendapatkan pelatihan.
(Ebtida, 2013)

dan

harus

3. Metode Perancangan
3.1 Diagram alir
MULAI

Studi
Literatur
Desain Base Tuner TV

Spesifikasi Ukuran Base


Tuner TV
Menggambar Base Tuner
TV

Tidak

Gambar Sesuai

Ya
Transfer Data Dari CAD ke CAM

Proses pada CAM

Simulasi Base Tuner TV


Pengambilan G Code
Proses CNC

SELESAI

Gambar 1.1 Diagram alir pembuatan Base Fixture Assembly untuk Tuner TV

3.2 Metode Pengumpulan Data


Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam
penyusunan laporan adalah melalui beberapa metode yaitu :
a. Observasi
Dalam metode ini pengumpulan data dilakukan dengan mengamati
secara langsung obyek penelitian.
b. Study Literatur
Metode Keputusan dimana pengumpulan data-data diperoleh dari
buku yang ada kaitannya dengan hidrolik dan pendukungnya.
c. Interview
Metode ini melakukan pengumpulan data dengan bertanya secara
langsung kepada responden dalam hal ini adalah dosen pembimbing.
4. Sistematika Penyusunan Laporan Skripsi
Pada bab ini penulis akan menyajikan rencana penulisan laporan skripsi
tentang

PROSES PEMBUATAN BASE FIXTURE ASSEMBLY UNTUK

TUNER TV BERBANTUAN CAD/CAM/CNC sebagai acuan untuk


memudahkan pengerjaan laporan, sistematika penyusunan laporan skripsi dapat
dilihat sebagai berikut :
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL

ABSTRAK
BAB I.

PENDAHULUAN

Latar belakang masalah; Perumusan masalah; Batasan masalah; Tujuan


Skripsi; Manfaat Skripsi; Sistematika penyusunan Skripsi.
BAB II.

LANDASAN TEORI:

Berisi tentang landasan teori-teori dasar tentang masalah tugas akhir,


penjelasan mengenal konsep-konsep dasar permasalahan yang diangkat
serta mendukung skripsi tersebut.
BAB III.

METODE PERANCANGAN

Berisi tentang mengenai Base fixture assembly untuk Tuner TV dan metode
pembuatan benda yang dirancang
BAB IV.

PEMBAHASAN

Berisi tentang proses pembuatan Base Fixture Assembly untuk Tuner TV .


BAB V.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan, memuat pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari


hasil tugas akhir, saran dibuat berdasarkan pengalaman pertimbangan.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

5. Jadwal Pelaksanaan
Rencana Alokasi Waktu
No

Kegiatan

Maret

April

Mei

Juni

Juli

Agustus

2016

2016

2016

2016

2016

2016

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1
2
3
4
5

Pengajuan
Proposal Skripsi
Penyusunan Bab 1
& Bab 2
Penyusunan Bab 3
Penyusunan Bab 4
Penyusunan Bab 5

6. Biodata Penyusun Proposal


Nama
Jenis Kelamin
Tempat, tanggal lahir
Negara
Agama
Alamat Asal

: Adi Supranoto
: Laki-laki
: Pemalang, 4 April 1993
: Indonesia
: Islam
: Desa Karangsari RT 01/RW01, Kec. Pulosari

Alamat Sekarang

Kab. Pemalang, Prov. Jawa Tengah


: Gg Masjid No 56 Bantulan,Janti, Kec. Depok,

No. Handphone
E-mail
Pendidikan Formal
1.
2.
3.
4.

Kab. Sleman, Prov.Yogyakarta


: 0857 8638 3439
: adi_supranoto@ymail.com
:
SD N 01 KARANGSARI
SMP N 1 MOGA
SMA N 1 PEMALANG
S1 TEKNIK MESIN IST AKPRIND

:1999-2005
:2005-2008
:2008-2011
:2011SEKARANG

DAFTAR PUSTAKA
Ebtida, Rizka., 2013, Proses Pembuatan Adaptor Thru Axle Dengan Mesin
Cnc PU-2A dan PU-3A Berbantuan Perangkat Lunak CAD/CAM,
Skripsi, Teknik mesin Institut Sains & Teknologi Akprind, Yogyakarta.

Ferdian, Deni., 2008, Proses Manufaktur Pembuatan Dies Piercing Dengan


Mesin CNC Aciera BM 40 Dengan Berbantuan Perangkat Lunak
PRO/ENGINEER WILD FIRE 2.0, Tugas akhir, Teknik mesin Institut
Sains & Teknologi Akprind, Yogyakarta.
Riyanto, Adi., 2013, Pembuatan Prototipe Disc Brake Sepeda Motor
Berbantuan CAD/CAM/CNC, Skripsi, Teknik mesin Institut Sains &
Teknologi Akprind, Yogyakarta.
(http://zairyuzaki.blogspot.co.id/2010/10/apa-itu-SolidWorks.html) Di akses
pada 16 Maret 2016