Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seiring perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), TIK
sangat berperan di berbagai bidang kehidupan ini. Beberapa aplikasi TIK di
antaranya: aplikasi TIK pada bidang pendidikan; aplikasi TIK pada bidang
kesehatan dan kedokteran; aplikasi TIK pada bidang pemerintahan dan pelayanan
publik; aplikasi TIK pada bidang rekayasa bisnis; aplikasi TIK pada bidang sains
teknik; aplikasi TIK pada bidang ekonomi dan administrasi umum; aplikasi TIK
pada bidang perbankan; aplikasi TIK pada bidang industri dan manufaktur;
aplikasi TIK pada bidang transportasi; aplikasi TIK pada bidang pertahanan dan
keamanan.
Penerapan TIK pada bidang pendidikan berperan penting dalam
memperbaiki kuantitas dan kualitas suatu lembaga pendidikan. Salah satu contoh
penerapan TIK dalam bidang pendidikan yaitu pengaplikasiannya pada
perpustakaan. Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana dan fasilitas
penyelenggaraan pendidikan sehingga setiap sekolah semestinya memiliki
perpustakaan. Perpustakaan adalah bagian integral dari lembaga pendidikan
tempat menyimpan koleksi bahan pustaka yang dikelola dan diatur secara
sistematik untuk digunakan oleh siswa dan guru sebagai sumber bahan informasi
dalam rangka menunjang program belajar dan mengajar. Keberadaan sebuah
perpustakaan sangat membantu untuk menambah atau meningkatkan pengetahuan

dan wawasan bagi para murid di sekolah. Dengan meningkatnya fungsi


perpustakaan secara maksimal maka diharapakan juga akan memberikan
pendidikan yang maksimal bagi para murid.
Salah satu langkah yang di terapkan untuk meningkatkan fungsi dari
perpustakaan adalah sistem pengolah data yang cepat dan tepat. Untuk
mewujudkan suatu sistem pengelolaan data perpustakaan yang cepat dan tepat
sesuai yang dibutuhkan adanya faktor penunjang, faktor penunjang yang
terpenting adalah komputer. Komputer sebagai alat bantu manusia yang memiliki
kelebihan di antaranya kecepatan, keakuratan serta efisiensi pengolahan data
dibandingkan dengan sistem manual. Teknologi komputer akan meningkatkan
kinerja perpustakaan di segala aspek terutama di bidang pengelolaan data buku
dan data anggota serta pengelolaan transaksi peminjaman dan pengembalian buku.
Sejauh ini, masih banyak perpustakaan yang menjalankan proses pengelolaan data
secara manual, misalnya dalam pengelolaan data transaksi peminjaman dan
pengembalian buku, pengelolaan data koleksi buku, serta laporan denda
keterlambatan pengembalian buku. Dengan sistem layanan yang masih manual
tersebut, tentunya sangat menyusahkan bagi petugas perpustakaan, karena seluruh
pengelolaan data dilakukan pada buku catatan secara tertulis.
Perkembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi bagi pengelola
perpustakaan dapat membantu pekerjaan di perpustakaan melalui fungsi otomasi
perpustakaan, sehingga proses pengelolaan perpustakaan lebih efektif dan efisien.
Fungsi otomasi perpustakaan menitikberatkan pada bagaimana mengontrol sistem
administrasi layanan secara otomatis terkomputerisasi. Sedangkan bagi pengguna

dapat membantu mencari sumber informasi yang diinginkan dengan


menggunakan catalog on-line yang dapat diakses melalui internet, sehingga
pencarian informasi dapat dilakukan kapan dan dimanapun ia berada. (Tarto,
2010).
Sistem informasi layanan perpustakaan berbasis web merupakan salah
satu alternatif pemberian layanan peprustakaan yang bisa memberikan informasi
yang akurat dalam waktu yang singkat dan dapat diakses kapan saja. Penerapan
sistem informasi perpustakaan berbasis web merupakan alternatif untuk
memecahkan berbagai masalah yang dihadapi oleh petugas perpustakaan dalam
pengelolaan administrasi secara manual.
Berdasarkan observasi awal yang saya lakukan di perpustakaan SMP
Negeri 24 Makassar (September, 2014), semua transaksi yang ada di perpustakaan
tersebut masih menggunakan sistem layanan manual, untuk transaksi peminjaman
buku, pengembalian buku, serta pengelolaan laporan masih menggunakan buku
catatan secara tertulis. Cara manual tersebut dirasakan kurang efisien, mengingat
banyaknya data yang harus ditulis, misalnya saja dalam menangani peminjaman
buku harus mencatat nama-nama semua siswa yang telah meminjam buku,
sehingga dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut kurang efisien dan menghabiskan
waktu yang cukup banyak. Sama halnya dengan proses pengelolaan yang lainnya
juga menggunakan pencatatan manual yang memungkinkan menghabiskan waktu
yang banyak. Masalah lain yang ada di perpustakaan SMP Negeri 24 Makassar
adalah dalam proses pencarian dan peminjaman buku masih menggunakan sistem
pencarian manual sedangkan informasi buku tersebut tidak diinformasikan

statusnya apakah buku tersebut masih ada atau sedang dipinjam, padahal
informasi dari perpustakaan dibutuhkan oleh siswa untuk mengetahui informasi
koleksi buku yang ada di perpustakaan.
Berdasarkan hal ini, penggunaan dan pemanfaatan komputer sebagai
media elektronik dapat membantu kegiatan pengolahan data perpustakaan, disertai
dengan pembuatan laporan, yang tentu saja tidak akan memakan waktu yang lama
jika telah tersedia program (software) yang dapat mempercepat proses pengolahan
dan pengambilan data yang dibutuhkan di SMP Negeri 24 Makassar. Dengan
pengembangan sistem informasi perpustakaan berbasis web pada SMP Negeri 24
Makassar, diharapkan nantinya dapat mengatasi kelemahan-kelemahan yang
dimiliki pada pengelolaan perpustakaan yang menggunakan sistem manual.
Dengan adanya sistem informasi ini, maka petugas perpustakaan akan lebih
mudah, efektif, dan efisien dalam mengelola semua transakasi yang ada.
Demikian juga dengan para siswa yang dapat mencari informasi buku dengan
cepat, mudah dan bisa dilakukan tanpa harus datang ke perpustakaan, sehingga
minat membaca para siswa akan bertambah.
Sistem informasi perpustakaan berbasis web, sudah banyak sekali jenisnya
yang bisa kita gunakan. Aplikasi perpustakaan tersebut dapat kita temui dengan
penelusuran di internet, banyak sekali aplikasi perpustakaan berbasis web yang
sifatnya open source (gratis untuk di download), salah satunya yaitu SIMPUS
Versi 1.0 yang merupakan aplikasi perpustakaan berbasis web yang dikembangkan
oleh Muhammad Akhwan. Perpustakaan MTs Negeri Sidoharjo merupakan salah
satu perpustakaan yang menggunakan SIMPUS Versi 1.0 sebagai software.

Namun, pada aplikasi perpustakaan tersebut masih memiliki banyak kekurangan,


dari segi tampilan antarmukanya masih sangat sederhana, sistem informasi
perpustakaan ini belum bisa diakses langsung oleh seluruh anggota perpustakaan,
hanya admin atau petugas perpustakaan saja yang dapat menggunakannya.
Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik menyusun Proyek Akhir
dengan judul Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web Pada
SMP Negeri 24 Makassar.

B. Batasan Masalah
Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada:
1. Bahasa pemrograman web yang digunakan adalah PHP dan Database
Management System (DBMS) menggunakan MYSQL.
2. Aplikasi ini memuat transaksi peminjaman buku, pengembalian buku, data
anggota, data buku, laporan, buku tamu, denda keterlambatan dan informasi
koleksi buku.
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan pada uraian di
atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimanakah mengembangkan sistem informasi perpustakaan berbasis web
pada SMP Negeri 24 Makassar?
2. Bagaimana tanggapan pengguna (user) terhadap sistem informasi
perpustakaan berbasi web pada SMP Negeri 24 Makassar?
D. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, penelitian ini bertujuan untuk:

1. Mengembangkan sistem informasi perpustakaan berbasis web yang dapat


membantu proses pengelolaan data administrasi dan penyampaian informasi
buku di perpustakaan SMP Negeri 24 Makassar.
2. Mengetahui tanggapan pengguna (user) terhadap sistem informasi
perpustakaan berbasi web pada SMP Negeri 24 Makassar.
E. Manfaat Hasil Penelitian
Manfaat dari pengembangan sistem ini adalah:
1. Manfaat Bagi Penulis
a. Memperkaya ilmu dan menambah wawasan pengetahuan teori maupun
pengalaman praktek.
b. Meningkatkan pengetahuan dalam mengembangkan dan mendesain sistem
informasi khususnya sistem informasi perpustakaan berbasis website
dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL.
2. Manfaat Bagi Petugas Perpustakaan
a. Mempermudah dalam melakukan semua pengelolaan administrasi dalam
perpustakaan.
b. Memberikan layanan yang baik kepada pengguna perpustakaan.
c. Meningkatkan citra perpustakaan.
3. Manfaat Bagi Anggota Perpustakaan
a. Memudahkan untuk mengetahui informasi mengenai koleksi buku dan
status buku yang ada di perpustakaan tanpa harus datang ke perpustakaan
karena dapat diakses melalui internet.
b. Memudahkan anggota perpustakaan untuk mengetahui data
peminjamannya.
c. Meningkatkan minat anggota perpustakaan untuk datang ke perpustakaan
karena sistem pelayanannya yang cepat dan akurat.