Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN SITUBONDO

DINAS KESEHATAN

UPTD PUSKESMAS ASEMBAGUS


JL. Raya Banyuwangi No 01 Mojosari-Asembagus
SITUBONDO 68373
KERANGKA ACUAN KEGIATAN
PELAYANAN ANTENATAL ( ANC ) TERPADU
I.

PENDAHULUAN
Kinerja tenaga kesehatan yang baik akan berdampak pada kualitas pelayanan
pemeriksaan pada ibu hamil, termasuk kinerja bidan sebagai penyedia pelayanan kesehatan
maternal dan neonatal. Dengan kualitas ANC yang baik maka ibu dan keluarga siap
menjadi orang tua dan juga dapat melalui proses persalinan dengan aman. Apabila proses
kehamilan, persalinan dan nifas dilalui dengan aman, maka AKI akan menurun.
Pelayanan ANC Terpadu merupakan pelayanan antenatal komprehensif dan
terpadu, mencakup upaya promotif, preventif sekaligus kuratif dan rehabilitative yang
meliputi pelayanan KIA, gizi, pengendalian penyakit menular ( imunisasi, HIV/AIDS,
malaria, PMS ), penanganan penyakit tidak menular serta beberapa program local dan
spesifik lainnya sesuai dengan kebutuhan program.
Dalam ANC Terpadu, tenaga kesehatan harus dapat memastikan bahwa kehamilan
berlangsung normal, mampu mendeteksi dini masalah dan penyakit yang dialami ibu
hamil, melakukan intervensi secara adekuat sehingga ibu hamil siap untuk menjalani
persalinan normal.
Berkenaan dengan hal tersebut maka pelayanan antenatal terpadu dianggap pelu
untuk dilaksanakan kepada seluruh ibu hamil di setiap jajaran fasilitas kesehatan terutama
FKTP.

II.

LATAR BELAKANG
Berdasarkan data pada Cakupan program tahun 2015 di UPTD Puskesmas
Asembagus, selama 1 tahun terdapat 389( > 100 % ) ibu hamil dengan resiko tinggi dan
232 ( > 100 % ) ibu bersalin dengan komplikasi, Cakupan K4 94,5% dari target 95%.
Berdasarkan data di atas maka diperlukan suatu kegiatan terpadu untuk
mendeteksi secara dini masalah dan penyakit yang di alami oleh ibu hamil, melalui
kegiatan Pelayanan Antenatal ( ANC ) Terpadu.
Dasar Pelaksanaan :
1. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 97 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan
Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan,
Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, serta Pelayanan Kesehatan Seksual.
2. Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Asembagus Nomor : 440 / Admin /
LKBP / 033 / 431.201.7.6 / 2015 tentang Pelayanan Medis.
Tata Nilai dalam Pelaksanaan Kegiatan :
1. Empati
Petugas turut berempati terhadap sasaran pada setiap keluhan. keadaan fisik dan
lingkungan yang tidak sehat.
2.

Komunikatif dan Sopan :


Petugas berkomunikasi aktif dan sopan dalam membangun Bina Hubungan Saling
Percaya (BHSP) terhadap sasaran.

3.

Tulus dan Ikhlas


Petugas melayani sasaran dengan Tulus dan Ikhlas yang berdasarkan pada SOP dan
Peraturan dalam setiap kegiatan.

III. TUJUAN UMUM DAN KHUSUS


1. Tujuan Umum
Memberikan pelayanan antenatal komprehensif dan berkualitas yang diberikan kepada
semua ibu hamil.
2. Tujuan Khusus
a. Menyediakan pelayanan antenatal terpadu, komprehensif dan berkualitas , termasuk
konseling kesehatan dan gizi ibu hamil, konseling KB dan pemberian ASI.
b. Menghilangkan Missed Oppurtunity pada ibu hamil dalam mendapatkan
pelayanan antenatal terpadu, komprehensif dan berkualitas.
c. Mendeteksi secara dini dan melakukan intervensi dini terhadap kelainan / penyakit /
gangguan yang di derita ibu hamil.
d. Melakukan rujukan kasus ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan sistem
rujukan yang ada.
IV.

KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


NO

KEGIATAN POKOK

RINCIAN KEGIATAN

Pelayanan Antenatal Kader :


( ANC ) Terpadu
1. Mengumpulkan Ibu hamil di tempat yang ditentukan.
2. Membantu petugas dalam persiapan tempat pelayanan.
Bidan :
1. Melalukan persiapan alat dan bahan
2. Melakukan pemeriksaan :
a. Timbang Berat Badan & Ukur Tinggi Badan
b. Ukur lingkar lengan atas ( LILA )
c. Ukur tekanan darah
d. Ukur tinggi fundus uteri ( TFU )
e. Hitung denyut jantung janin ( DJJ )
f. Tentukan presentasi janin
g. Beri imunisasi Tetanus Toksoid ( TT )
3. Mencatat hasil pemeriksaan dan menyimpulkan hasil
pemeriksaan
4. Menyampaikan kepada ibu hasil pemeriksaan
5. Melakukan penyuluhan kesehatan.
6. Memberikan tablet FE dan Calcium Lactat dan
menjelaskan cara meminumnya.
7. Melanjutkan Penanganan kasus dan konseling dan KIE
efektif, meliputi : Kesehatan Ibu; PHBS; P4K; Tanda
bahaya kehamilan, persalinan dan nifas serta kesiapan
menghadapi komplikasi; Gizi seimbang; P2M; PMTCT;
IMD dan ASI Eksklusif; KB pasca bersalin; Imunisasi,
Brain Booster.
Petugas Laboratorium :
1. Melakukan pemeriksan laboratorium, Rutin ( Gol.darah;
Hb; Protein Urine; Reduksi ) dan Khusus ( pemeriksaan
darah malaria; tes sifillis; HIV; BTA )
Petugas Gigi / Dokter Gigi :
1. Melakukan pemeriksaan kesehatan gigi Ibu hamil.
Dokter Umum :
1. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum pada ibu
hamil
2. Memberikan terapi yang dibutuhkan sesuai degan
kondisi ibu hamil
Petugas Gizi
1. Melakukan pemeriksaan status gizi dan konseling gizi

Ibu hamil.

V.

CARA PELAKSANAAN KEGIATAN


Cara pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah dengan cara mengumpulkan sasaran di
Poskesdes / Pustu dan memberikan pelayanan antenatal terpadu yang berkualitas serta
penanganan / tata laksana kasus, dengan metode Wawancara, Pemeriksaan kehamilan 10T,
dan KIE menggunakan media Buku KIA.

VI.

SASARAN DAN PELAKSANA


Sasaran
: Ibu Hamil di 5 Desa Kecamatan Asembagus
Pelaksana
: 1. Bidan
: Yuli Nurcahyani, S.ST
: 2. Petugas Laboratorium
: Pooja Julianelys Kastura, A.Md.Kes
: 3. Dokter Umum
: dr. Siti Choiroh
: 4. Dokter gigi
: drg. Nourma Yunita

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Tanggal / Hari : April 2016
Lama kegiatan : 1 ( Satu ) hari
Waktu
18 Mei 2016
19 Mei 2016
23 Mei 2016
29 Mei 2016
30 Mei 2016

Tempat
Desa Gudang
Desa Awar-Awar
Desa Mojosari
Desa Bantal
Desa Trigonco

Penanggung jawab
Bidan Koordinator
Bidan Koordinator
Bidan Koordinator
Bidan Koordinator
Bidan Koordinator

Keterangan

VIII. KELUARAN / OUTPUT


1. Terlaksananya pelayanan antenatal ( ANC ) Terpadu di fasilitas pelayanan kesehatan
sesuai perencanaan dan anggaran.
2. Digunakannya logistik pendukung yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pelayanan
antenatal terpadu.
3. Tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan antenatal terpadu sesuai standart.
4. Digunakannya informasi sistem dan tempat rujukan dalam pelaksanaan pelayanan
antenatal terpadu.
IX.

PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Pencatatan pelayanan antenatal terpadu menggunakan formulir yang sudah ada yaitu :
a. Kartu Ibu
b. Register kohort ibu
c. Buku KIA ( dipegang Ibu )
d. Pencatatan dari program yang sudah ada ( catatan dari imunisasi. Malaria, gizi,
Kb, TB, dll )
2. Pelaporan pelayanan antenatal terpadu menggunakan formulir pelaporan yang sudah
ada, yaitu :
a. LB3 KIA
b. PWS KIA
c. PWS Imunisasi
d. Bukti pelaporan yang disepakati oleh masing masing program.
3. Evaluasi dari kegiatan pelayanan antenatal terpadu yaitu meningkatnya cakupan kasus
Ibu hamil resiko tinggi dan Komplikasi yang tertangani serta berlakunya sistem
rujukan.

X.

BIAYA
Dana didapatkan dari anggaran BOK Puskesmas Asembagus tahun 2016 dengan rincian
sebagai berikut :
Transport Petugas 6 ptgs x 15 pos x 1 kl x 2 lt x 8.500
Rp. 1.530.000,Nasi Kotak
15 bumil x 15 posyandu x 1 kl x 9.000
Rp. 2.025.000,Makmin Petugas
6 ptg x 15 pos x 1 kl x 20.000
Rp. 1.800.000,-

TOTAL

= Rp. 5.355.000,-

Demikian Kerangka Acuan Pelayanan antenatal ( ANC ) Terpadu, sebagai acuan dalam
melakukan kegiatan tersebut pada tahun 2016.

Mengetahui
Kepala UPTD Puskesmas Asembagus

drg. S U G I Y O N O
NIP. 19740202 200501 1 010

Asembagus,
2016
Penanggung jawab Program KIA

Yuli Nurcahyani, S.ST


NIP. 19720730199203 2 006