Anda di halaman 1dari 3

KELUARGA SADAR GIZI

(Kadarzi)
Kadarzi adalah keluarga yang berperilaku
gizi seimbang, mampu mengenali dan
mengatasi masalah gizi anggotanya.

MAK
ANA
N
SEIM
BAN
G
Makanan seimbang adalah pilihan makanan
keluarga yang mengandung semua zat gizi
yang diperlukan masing-masing anggota
keluarga dalam jumlah yang sesuai dengan
kebutuhan dan bebas dari pencemaran.

PERILAKU GIZI
SEIMBANG
Perilaku gizi seimbang adalah pengetahuan,
sikap dan praktek keluarga meliputi
mengkonsumsi makanan seimbang dan
berperilaku hidup sehat.

UNIVERSITAS BAKTI
INDONESIA
(UBI)
CLURING BANYUWANGI
2012

Contoh Perilaku SADAR GIZI:


1. Memantau berat badan
2. Makan beraneka ragam
3. Mengkonsumsi garam beryodium
4. Memberikan hanya ASI saja kepada
bayi sampai usia 6 bulan
5. Mendapatkan
dan
memberikan
suplementasi gizi bagi anggota
keluarga yang membutuhkan.
6. Mengikuti Pedoman Umum Gizi
Seimbang (PUGS)

Mengapa perlu memantau berat badan


secara teratur
1. Perubahan
berat
badan
menggambarkan perubahan konsumsi
makanan atau gangguan kesehatan.
2. Menimbang dapat dilakukan oleh
keluarga dimana saja.
3. Keluarga dapat mengenali masalah
kesehatan
dan
gizi
anggota
keluarganya
4. Keluarga
mampu
mengatasi
masalahnya baik oleh sendiri atau
dengan bantuan petugas

Mengapa perlu makan beraneka ragam?


1.
Tubuh manusia
memerlukan semua zat gizi (energi,
lemak, protein, vitamin dan mineral)
sesuai kebutuhan
2.
Tidak ada satu
jenis bahan makanan pun yang lengkap
kandungan zat gizinya
3.
Mengkonsumsi
makanan beraneka ragam yang
mengandung sumber energi, lemak,
protein, vitamin dan mineral untuk
menjamin pemenuhan kebutuhan gizi
4.
Apabila tersedia
pilihlah makanan yang telah diperkaya
dengan zat gizi tertentu. Maksudnya
produk fortifikasi, seperti kecap

dengan fortifikasi Fe, mentega dengan


fortifikasi Zn, susu anak dengan
fortifikasi omega 3, dll.
Mengapa
keluarga
perlu
selalu
mengkonsumsi garam beryodium?
1. Zat yodium diperlukan tubuh setiap
hari
2. Gangguan akibat kekurangan yodium
(GAKY) menimbulkan penurunan
kecerdasan, gangguan pertumbuhan
dan pembesaran kelenjar gondok
3. Kandungan zat yodium dalam air dan
tanah di beberapa daerah belum
mencukupi kebutuhan

Mengapa perlu suplementasi zat gizi ?


1. Kebutuhan zat gizi pada kelompok
bayi, balita, ibu hamil dan ibu
menyusui meningkat dan seringkali
tidak bisa dipenuhi dari makanan
sehari-hari, terutama vitamin A untuk
balita, zat besi untuk ibu dan yodium
untuk penduduk di daerah endemis
gondok
2. Suplementasi zat gizi (tablet, kapsul
atau bentuk lain) diperlukan untuk
memenuhi kebutuhan zat gizi tersebut

3. Apabila kebutuhan zat-zat gizi tersebut


dipenuhi dari pengkayaan makanan,
maka suplementasi zat gizi dapat
dihentikan secara bertahap