Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang Magang


Marketing dimengerti sebagai proses membentuk hubungan antara

produsen dengan individu atau grup dalam menyampaikan jenis-jenis produk,


barang, dan jasa; dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan (needs and
wants), guna mencapai tingkat kepuasan yang lebih tinggi melalui penciptaan
produk yang berkualitas (Kotler, 2008: 5). Marketing communication berperan
dalam penanaman pengertian dan pemahaman tersebut kepada konsumen agar
dapat mempengaruhi konsumen sampai ke tingkat kognisi, afeksi, dan konasi
dalam memandang brand dari suatu perusahaan.
Orang-orang yang piawai dalam mengelola hal-hal tersebut tentunya
sangat dibutuhkan agar tercapai tujuan dari marketing communication tersebut.
Hal ini didukung oleh Kennedy dan Soemanegara (Dewi, 2011: 9) yang
mendeskripsikan marketing communication sebagai bentuk komunikasi yang
bertujuan untuk memperkuat strategi pemasaran, guna meraih segmentasi yang
lebih luas. Dalam ranah strategi komunikasi, kompilasi antara visual dan pesan
yang tepat akan sangat membantu keberhasilan program promosi. Konsep AIDDA
(Attention, Interest, Desire, Decision, and Action) banyak dipergunakan untuk
menumbuhkan kesadaran konsumen untuk memiliki atau membeli suatu produk.
Tidak hanya sekedar menciptakan kesadaran konsumen untuk membeli
suatu produk, namun dengan marketing communication juga bertujuan agar dapat
tercipta konsumen yang loyal terhadap perusahaan. Loyalitas pelanggan memiliki
peran penting dalam suatu perusahaan, karena mempertahankan pelanggan berarti
mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Usaha untuk memperoleh
pelanggan yang loyal tidak bisa dilakukan sekaligus tetapi melalui beberapa
tahapan yang berlangsung cukup lama.
Penerapan strategi-strategi marketing communication dalam dunia kerja
nyata tentunya tidak akan sebatas mengaplikasikan pengetahuan dan teori, namun

juga membutuhkan kreatifitas, ketrampilan, serta keahlian lainnya untuk mencapai


tujuan-tujuan marketing communication tersebut. Kreatifitas, ketrampilan, serta
keahlian-keahlian lainnya dapat diperoleh dan diasah melalui berbagai
pengalaman. Oleh karena itu, dalam kegiatan magang ini mahasiswa dapat
memperoleh berbagai pengalaman dimana mahasiswa tidak hanya dapat
menerapkan ilmu yang bersifat teoritis, namun juga secara tidak langsung akan
mengasah kreatifitas, ketrampilan, dan keahlian-keahlian lainnya. Perpaduan
antara teori dan praktek di lapangan inilah, yang akan memacu jiwa dan mental
setiap mahasiswa untuk senantiasa siap menghadapi dunia kerja yang dinamis dan
kompetitif.
Melalui program magang ini setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk
memahami serta menghayati pekerjaan yang sesungguhnya terjadi di lapangan.
Dengan diadakannya program magang ini setiap mahasiswa secara tidak langsung
diberikan bekal untuk terjun ke dalam dunia kerja sekaligus sebagai sarana
pelatihan bagi mahasiswa.

1.2.

Tujuan Magang
Melalui program magang ini diharapkan mahasiswa yang mengikutinya

dengan baik dan memperoleh hal hal baru yang tidak dapat ditemukan dalam
kegiatan belajar dan mengajar di kampus. Pelaksanaan magang ini memiliki
tujuan tertentu.
Adapun tujuan dari pelaksanaan magang ini antara lain sebagai berikut :
a. Meningkatkan keterampilan dan wawasan peserta magang akan penerapan
ilmu marketing, baik secara teknis maupun hubungan sosial kemanusiaan
dalam dunia kerja.
b. Meningkatkan kedisplinan dan kemandirian peserta magang melalui
pemahaman akan budaya kerja profesional yang menuntut kerjasama,
ketepatan waktu, kepemimpinan, dan tanggung jawab.
c. Menumbuhkan

kepekaan

dalam

menangkap

permasalahan

kerja,
2

menganalisis, dan menyelesaikannya sesuai ilmu yang dimiliki.


d. Sebagai wadah untuk mempersiapkan diri dalam kegiatan yang berkaitan
dengan penyusunan tugas akhir pada Sekolah Komunikasi dan Multimedia
konsentrasi Marketing Communication di Institut Manajemen Telkom.

1.3

Manfaat Pelaksanaan Program Magang


Dari setiap pelaksanaan program magang ini diharapkan memiliki manfaat

yang dapat diperoleh bagi semua pihak yang bersangkutan. Manfaat yang
diperoleh dari kegiatan magang antara lain:
a. Bagi Mahasiswa
Manfaat program magang ini bagi mahasiswa adalah sebagai berikut:
a. Memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada setiap
mahasiswa tentang kondisi yang terdapat di lapangan secara nyata.
b. Membuka wawasan yang lebih bagi para mahasiswa untuk
mendapatkan pengetahuan melalui kegiatan magang.
c. Mengembangkan sikap profesional yang dibutuhkan mahasiswa untuk
memasuki dunia kerja yang nyata.
d. Memperoleh

masukan

dan

umpan

balik

(feed

back)

untuk

meningkatkan dan memperbaiki kemampuan serta keahlian mahasiswa.

b. Bagi Lembaga Pendidikan (Institut ManajemenTelkom)


Manfaat yang dapat diperoleh bagi Institut Manajemen Telkom yaitu:
a. Meningkatkan kualitas mahasiswa untuk menjadi calon Intrapreneur
dan Entrepreneur yang handal.
b. Mengukur keberhasilan pendidikan terhadap mahasiswa.
c. Memperluas sarana bagi institusi untuk menyalurkan lulusannya.

c. Bagi PT. Telkom Indonesia


Manfaat yang dapat diperoleh oleh PT. Telkom adalah sebagai berikut:
a. Hasil laporan dapat menjadi masukan bagi peningkatan dan kemajuan
perusahaan.
b. Menjalin kemitraan dengan Institut Manajemen Telkom.