Anda di halaman 1dari 3

APA ITU HOMECARE ?

Homecare adalah perawatan pasien di rumah yang melibatkan anggota keluarga


dalam proses perawatan dan penyembuhan pasien. Perawatan ini dibantu oleh
tim kesehatan profesional (dokter, perawat atau fisiotherapist) yang bisa
didatangkan ke rumah pasien sewaktu-waktu, jika diperlukan.
Rumah Sakit di kota besar biasanya mempunyai fasilitas homecare, artinya
Rumah Sakit yang mempunyai pelayanan untuk menugaskan perawat atau tim
kesehatan profesional-nya (dokter, perawat atau fisiotherapist) melakukan
kunjungan perawatan ke rumah pasien. Umumnya pihak Rumah Sakit hanya
menyediakan tenaga medis*) saja. sedangkan alat kesehatan yang dibutuhkan
perawatan pasien seperti oksigen, kursi roda, nebulizer, suction pump harus
disediakan oleh pasien.
MANFAAT PERAWATAN PASIEN DI RUMAH
Pasien lebih dekat dengan keluarganya sehingga menciptakan rasa aman
dan nyaman antara pasien dan keluarganya

Melibatkan keluarga dalam perawatan pasien sehingga pasien tidak


merasa diabaikan.

Meningkatkan kualitas hidup pasien.

Menghemat biaya, artinya keluarga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya


(kamar) RS, transport pp rumah-RS untuk menemani pasien di RS

Keluarga tidak kehilangan waktu dan tenaga untuk pergi-pulang ke rumah


sakit.

PASIEN HOMECARE
Umumnya pasien homecare adalah :

Penderita lanjut usia (lansia) yang tidak dirawat di Rumah Sakit tapi masih
memerlukan pelayanan kesehatan.

Bayi/Anak-anak yang berkebutuhan khusus dan memerlukan pelayanan


kesehatan khusus untuk tumbuh kembang mereka. Contoh: penderita Autis,
Down Syndrome, ADD/ADHD (Attention Deficit Disorders/ Attention Deficit
Hyperactive Disorders), keterlambatan bicara, Cerebral Palsy (CP), dll. Bagi
orangtua yang sibuk bekerja, biasanya mereka menyerahkan perawatan anakanaknya kepada perawat khusus/baby sitter, ada baiknya anak juga dilatih
oleh therapistkhusus tumbuh kembang (developmental therapy); seperti terapi
wicara, terapi okupasi, jika perlu.

Pasien pasca rawat inap dari Rumah Sakit yang mempunyai kondisi berat
dengan nyeri kronik seperti pasien stroke, hepatitis kronis, gagal ginjal, kanker
stadium lanjut namun atas permintaan keluarga pasien itu dibawa pulang
untuk perawatan lanjut di rumah.

Pasien yang dinyatakan oleh ahli medis bahwa penyakitnya parah dan
secara medis tidak dapat disembuhkan lagi. Andaikata pasien sudah tidak
memiliki harapan untuk hidup maka Dokter biasanya menyarankan agar
pasien dirawat di rumah agar dekat dengan keluarganya. Selain itu untuk
membantu keluarga pasien untuk menekan biaya Rumah Sakit (sewa kamar di
RS, dll.) dan biaya pengobatan.
Khusus untuk perawatan pasien kronis atau penyakit yang secara medis tidak
bisa disembuhkan lagi, perawatan Homecare biasanya lebih fokus pada
penanggulangan rasa nyeri yang muncul akibat penyakit pasien. Nyeri yang
diderita ini dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup pasien.
Tim Homecare biasanya memberikan penyuluhan kepada anggota keluarga
pasien mengenai kondisi pasien, perawatan pasien mulai dari menjaga

kebersihan, pemberian nutrisi hingga cara menanggulangi rasa nyeri yang


terjadi pada pasien. Jadi pihak keluarga tidak panik jika pasien mendadak
mengalami rasa nyeri, mereka sudah mengetahui cara menanggulanginya.
Namun jika kondisi pasien makin memburuk dan memerlukan tindakan medis
khusus, disarankan hubungi dokter atau segera bawa pasien ke Unit Gawat
Darurat Rumah Sakit terdekat.
(http://homecare.griyakami.com/2011/11/17/merawat-pasien-di-rumahhomecare)

Homecare merupakan salah satu jenis dari perawatan jangka panjang (Long
term care) yang dapat diberikan oleh tenaga profesional maupun nonprofesional
yang telah mendapatkan pelatihan(3). Homecare juga merupakan suatu
komponen komprehensif diberikan kepada individu dan keluarga di tempat
tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau
memulihkan kesehatan serta memaksimalkan tingkat kemandirian, sehingga
yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan homecare ini adalah
keberhasilan proses discharge planning pasien yang perlu diperhatikan selama
pasien dalam perawatan dan koordinasi yang terjalin dengan baik antara
pemberi pelayanan kesehatan di rumah sakit dengan tim pemberi pelayanan
kesehatan di komunitas.
Perawatan kesehatan di rumah bertujuan :
1. Membantu klien memelihara atau meningkatkan status kesehatan dan
kualitas hidupnya,
2. Meningkatkan keadekuatan dan keefektifan perawatan pada anggota
keluarga dengan masalah kesehatan dan kecacatan,
3. Menguatkan fungsi keluarga dan kedekatan antar keluarga,
4. Membantu klien tinggal atau kembali ke rumah danmendapatkan perawatan
yang diperlukan, rehabilitasi atau perawatan paliatif,
5. Biaya kesehatan akan lebih terkendali.
Secara umum lingkup perawatan kesehatan di rumah (home care) dapat
dikelompokkan sebagai berikut ;
1. Pelayanan medik dan asuhan keperawatan,
2. Pelayanan sosial dan upaya menciptakan lingkungan yang terapeutik,
3. Pelayanan rehabilitasi dan terapi fisik,
4. Pelayanan informasi dan rujukan,
5. Pendidikan, pelatihan dan penyuluhan kesehatan,
6. Higiene dan sanitasi perorangan serta lingkungan,
7. Pelayanan perbaikan untuk kegiatan sosial
(repository.usu.ac.id)
What is HOSPICE?
Hospice adalah perawatan pasien terminal (stadium akhir) dimana pengobatan terhadap penyakitnya tidak
diperlukan lagi (dokter sudah angkat tangan). Perawatan ini bertujuan meringankan penderitaan dan rasa tidak
nyaman dari pasien, berlandaskan pada aspek bio-psiko-spiritual.
Tujuannya:

Meringankan pasien dari penderitaannya, baik fisik (misalnya rasa nyeri, mual, muntah, dll), maupun
psikis (sedih, marah, khawatir, dll) yang berhubungan dengan penyakitnya.

Memberikan dukungan moril, spiritual maupun pelatihan praktis dalam hal perawatan pasien bagi
keluarga pasien dan perawat.

Memberikan dukungan moril bagi keluarga pasien selama masa duka cita.

KRITERIA PASIEN HHC

Pasien kanker stadium terminal (stadium ditentukan oleh dokter onkologi).

Ada permintaan dari pasien dan keluarga berdasarkan kebutuhan bio-psiko-sosial-spirituil.

Ada perawat (care giver) di rumah pasien.