Anda di halaman 1dari 1

Pubertas

Sekresi testosteron telah terlihat pada fetus yang berjenis kelamin laki-laki sebelum
kelahiran. Pada periode neonatal, terdapat juga sekresi testosteron ini, yang
fungsinya belum diketahui, tapi kemudian sel Leydig menjadi diam. Semua mamalia
akan mengalami periode di mana gonad dari kedua sex menjadi diam sampai
mereka diaktifkan oleh gonadotropin dari hipofisis untuk memberikan pematangan
sempurna yang kita sebut masa remaja atau pubertas. Pubertas adalah periode di
mana fungsi endokrin dan fungsi gametogenik dari gonad melakukan berkembang
pertama sampat ke titik di mana reproduksi menjadi suatu hal yang mungkin.
Usia ketika pertama kali mengalami pubertas sangat bervariasi. Saat ini, di Amerika
rata-rata pubertas terjadi pada usia 8-13 tahun pada perempuan dan 9-14 tahun
pada laki-laki. Hal lain yang juga menentukan kapan terjadinya pubertas adalah
penambahan sekresi dari androgen adrenal. Kemunculan dari peningkatan ini
disebut sebagai adrenarche. Hal ini terliat pada usia 8-10 tahun untuk perempuan
dan 10-12 tahun untuk laki-laki.
Kontrol dari Kemunculan Pubertas
Gonad pada anak-anak dapat distimulasi oleh gonadotropin. Hipofisis mereka
mengandung gonadotropin dan hipotalamus mereka mengandung GnRH. Tetapi,
pada saat itu gonadotropin tidak disekresikan. Selama periode dari kelahiran sampai
pubertas, mekanisme saraf bekerja untuk mencegah pelepasan dari GnRH.
Mekanisme dalam menghambat keluarnya GnRH ini masih belum diketahui.
Hipotesis yang menarik adalah ada kemungkinan satu atau lebih gen yang
memproduksi produk yang menstimulasi sekresi dari GnRH dan produk yang
menginhibisi gen yang menstimulasi sekresi GnRH sebelum pubertas.