Anda di halaman 1dari 10

METODE CBR

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga
makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan
banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan
memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk
maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih


banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.

Makassar,24 January 2016

Penulis
TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH
BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 1

METODE CBR

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1
A. LATAR BELAKANG...................................................................................1
B. RUMUSAN MASALAH..............................................................................1
C. TUJUAN.......................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................2
A. LANDASAN TEORI....................................................................................2
B. JENIS JENIS CBR........................................................................................4
C. LANGKAH LANGKAH PERCOBAAN CBR............................................5
D. CARA MENGOLAH DATA PERCOBAAN...............................................7
E. CONTOH ALAT ALAT CBR.......................................................................7
BAB III PENUTUP.................................................................................................8
A. KESIMPULAN.............................................................................................8
B. SARAN.........................................................................................................8
C. DAFTAR PUSTAKA....................................................................................8

TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH


BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 2

METODE CBR

BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Metoda ini awalnya diciptakan oleh O.J poter kemudian di kembangkan oleh
California State Highway Departement, kemudian dikembangkan dan
dimodifikasi oleh Corps insinyur-isinyur tentara Amerika Serikat (U.S Army
Corps of Engineers). Metode ini menkombinasikan percobaan pembebanan
penetrasi di Laboratorium atau di Lapangan dengan rencana Empiris untuk
menentukan tebal lapisan perkerasan. Hal ini digunakan sebagai metode
perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) suatu jalan. Tebal suatu bagian
perkerasan ditentukan oleh nilai CBR.

B. RUMUSAN MASALAH
1.
2.
3.
4.

Apa definisi dari CBR?


Apa saja jenis jenis CBR?
Bagaimana cara melakukan percobaan CBR?
Bagaimana cara mengolah data percobaan cbr?

C. TUJUAN
1.
2.
3.
4.

Mengetahui definisi CBR


Mengetahui jenis jenis CBR
Mengetahui cara melakukan percobaan CBR
Mengetahui cara mengolah data percobaan cbr

TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH


BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 1

METODE CBR

BAB II PEMBAHASAN
A. LANDASAN TEORI
CBR (California Bearing Ratio) adalah percobaan daya dukung tanah yang
dikembangkan oleh California State Highway Departement. Prinsip pengujian
ini adalah pengujian penetrasi dengan menusukkan benda ke dalam benda uji.
Dengan cara ini dapat dinilai kekuatan tanah dasar atau bahan lain yang
dipergunakan untuk membuat perkerasan.
Kekuatan tanah diuji dengan uji CBR sesuai dengan SNI-1744-1989. Nilai
kekuatan tanah tersebut digunakan sebagai acuan perlu tidaknya distabilisasi
setelah dibandingkan dengan yang disyaratkan dalam spesifikasinya.
Pengujian CBR adalah perbandingan antara beban penetrasi suatu bahan
terhadap bahan standar dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi yang sama.
Nilai CBR dihitung pada penetrasi sebesar 0.1 inci dan penetrasi sebesar 0.2
inci dan selanjutnya hasil kedua perhitungan tersebut dibandingkan sesuai
dengan SNI 03-1744-1989 diambil hasil terbesar.
Nilai CBR adalah perbandingan (dalam persen) antara tekanan yang
diperlukan untuk menembus tanah dengan piston berpenampang bulat seluas 3
inch2dengan kecepatan 0,05 inch/menit terhadap tekanan yang diperlukan
untuk menembus bahan standard tertentu. Tujuan dilakukan pengujian CBR
ini adalah untuk mengetahui nilai CBR pada variasi kadar air pemadatan.
Untuk menentukan kekuatan lapisan tanah dasar dengan cara percobaan CBR
diperoleh nilai yang kemudian dipakai untuk menentukan tebal perkerasan
yang diperlukan di atas lapisan yang nilai CBRnya tertentu (Wesley,1977)
Dalam menguji nilai CBR tanah dapat dilakukan di laboratorium. Tanah dasar
(Subgrade) pada kontruksi jalan baru merupakan tanah asli, tanah timbunan,
atau tanah galian yang sudah dipadatkan sampai mencapai kepadatan 95% dari
kepadatan maksimum. Dengan demikian daya dukung tanah dasar tersebut
merupakan nilai kemampuan lapisan tanah memikul beban setelah tersebut
TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH
BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 2

METODE CBR

tanah dipadatkan. CBR ini disebut CBR rencana titik dan karena disiapkan di
laboratorium, disebut CBR laborataorium. Makin tinggi nilai CBR tanah
(subgrade) maka lapisan perkerasan diatasnya akan semakin tipis dan semakin
kecil nilai CBR (daya dukung tanah rendah), maka akan semakin tebal lapisan
perkerasan di atasnya sesuai beban yang akan dipikulnya
Ada dua macam pengukuran CBR yaitu :
1. Nilai CBR untuk tekanan penetrasi pada 0.254 cm (0,1) terhadap penetrasi
standard besarnya 70,37 kg/cm2 (1000 psi).
Nilai CBR = (PI/70,37) x 100 % ( PI dalam kg / cm2 )
2. Nilai CBR untuk tekanan penetrasi pada penetrasi 0,508 cm (0,2) terhadap
penetrasi standard yang besarnya 105,56 kg/cm2 (1500 psi)
Nilai CBR =PI/105,56) x 100 % ( PI dalam kg / cm2 )
Dari kedua hitungan tersebut digunakan nilai terbesar.
Harga CBR dihitung pada harga penetrasi 0,1 dan 0,2 inchi, dengan cara
membagi beban pada penetrasi ini masins-masing dengan beban sebesar 3000
dan 4500 pound (lbs). CBR adala perbandingan antara beban penetrasi suatu
bahan terhadap beban standar dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi yang
sama. Benda ini adalah beban standar yang diperoleh dari percobaan terhadap
bermacam-macam batu pecah (standar material) yang dianggap mempunyai
CBR 100%, jadi harga CBR adalah perbandingan antara kekuatan tanah yang
bersangkutan dengan kekuatan bahan aggregat yang dianggap standar.
Percobaan CBR dapat dilakukan pada contoh tanah asli (undisturb samples)
ataupun pada contoh tanah yang dipadatkan (compated samples), juga dapat
dilakukan di lapangan langsung pada tanah yang akan di uji. Contoh tanah
yang dipadatkan (compaction samples) untuk percobaan CBR biasanya dibuat
dalam cetakan yang mempunyai diameter 6 inchi. Tinggi contoh tanah dibuat
sama seperti pada percobaan pemadatan, dan cara memadatkan tanahnya juga
TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH
BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 3

METODE CBR

sama yaitu dengan memakai alat pemukul dan jumlah lapisan yang sama,
karena luas cetakan CBR lebih besar dari luas cetakan pemadatan, maka
banyaknya pukulan harus ditambah untuk mendapatkan daya pemadatan yang
sama.

B. JENIS JENIS CBR


Berdasakan cara mendapatkan contoh tanahnya, CBR dapat dibagi menjadi :
1.

CBR Lapangan (CBR inplace atau field Inplace)


Digunakan untuk memperoleh nilai CBR asli di Lapangan sesuai
dengan kondisi tanah pada saat itu. Umum digunakan untuk
perencanaan tebal perkerasan yang lapisan tanah dasarnya tidak akan
dipadatkan lagi. Pemeriksaan ini dilakukan dala kondisi kadar air tanah
tinggi (musim penghujan), atau dalam kondisi terbuuk yang mungkin
terjadi. Juga digunakan apakah kepadatan yang diperoleh dengan

2.

sesuai dengan yang kita inginkan.


CBR lapangan rendaman (undisturbed soaked CBR)
Digunakan untuk mendapatkan besarnya nilai CBR asli di Lapangan
pada keadaan jenuh air dan tanah mengalami pengembangan (swell)

yang maksimum.
Hal ini sering digunakan untuk menentukan daya dukung tanah di
daerah yang lapisan tanah dasarnya tidak akan dipadatkan lagi, terletak
pada daerah yang badan jalannya sering terendam air pada musim
penghujan dan kering pada musim kemarau. Sedangkan pemeriksaan

dilakukan di musim kemarau.


Pemeriksaan dilakukan dengan menambil contoh tanah dalm tabung
(mould) yang ditekan masuk kedalam tanah mencapai kedalaman yang
diinginkan. Tabung berisi contoh tanah dikeluarkan dan direndam
dalam air selama beberapa hari sambil diukur pengembangannya.
Setelah

pengembangan

tidak

terjadi

pemeriksaan besarnya CBR.


3.

CBR Laboratorium

TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH


BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 4

lagi,

barulah

dilakukan

METODE CBR

Tanah dasar (Subgrade) pada konstuksi jalan baru dapat berupa tanah
asli, tanah timbunan atau tanah galian yang telah dipadatkan sampai
menncapai kepadatan 95% kepadatan maksimum. Dengan demikian
daya dukung tanah dasar tersebut merupakan nilai kemampuan lapisan
tanah memikul beban setelah tanah tersebut dipadatkan. CBR ini

disebut CBR laboratoium , karena disiapkan di Laboratorium.


CBR Laboratorium dibedakan atas 2 macam, yaitu CBR Laboratorium
rendaman dan BR Laboratorium tanpa rendaman.

C. LANGKAH LANGKAH PERCOBAAN CBR


PERALATAN

Satu set mesin CBR yang terdiri dari :


Kerangka Beban (Load Frame)
Piston standar
Proving Ring
Dial
Silinder cetakan contoh yang sesuai
Palu Standard
Timbangan dengan ketelitian 0,1 gr
Saringan No. 4
Palu karet
Baki yang sesuai
Sendok Tanah
Stop Watch
Keping beban
Alat pengukur kadar air.

LANGKAH KERJA
A. Persiapan Contoh Tanah
Contoh tanah yang telah diketahui harga Kadar Air Optimum (OMC)nya, dikeringkan (dijemur diterik matahari).

TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH


BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 5

METODE CBR

Bongkahan-bongkahan tanah dihancurkan dengan palu karet,

kemudian disaring dengan saringan N0. 4.


Contoh yang lolos saringan N0. 4 dibuat 3 bagian masing-masing
beratnya 4,5 kg (untuk 3 contoh) kemudian ditambahkan kadar
airnya (dibuat) hingga kadar airnya sama dengan OMC, diaduk dengan

merata dan diamkan selama 24 jam.


Contoh tanah dipadatkan di dalam silinder cetakan dengan
menggunakan palu standar (sesuai dengan test pemadatan tanah)
dengan jumlah tumbukan 10 ; 25 ; 56 kali setiap lapis, kemudian

bagian atas (permukaan silinder diratakan).


Salah satu contoh langsung dilakukan CBR test (tanpa direndam)
B. Pengujian
Pasang Proving Ring dan piston dalam rangka beban.
Tempatkan contoh tanah di atas dongkrak dari rangka beban.
Atur posisi piston hingga menyentuh permukaan tanah, kemudian stel

bacaan ring pada posisi nol stand.


Beri keping pemberat pada permukaan contoh tanah dan pasang dial

pengukuran penetrasi.
Siapkan stop watch dan alat pencatat.
Putar dongkrak hingga piston berpenetrasi dengan kecepatan penetrasi
0,005 permenit (1,25 mm/menit) sambil dicatat bacaan ring pada

interval : ; ; 1 ; 2 ; 3 ; 4 ; 6 ; 8 dan 10 menit.


Setelah itu piston dilepas.
Ukur kadar airnya.

D. CARA MENGOLAH DATA PERCOBAAN


Perhitungan dilakukan pada contoh dengan penumbukan 10, 25 dan 56 kali.
- CBR pada 0,1 inchi.
Data :

Pembacaan dial = ........ divisi


Kalibrasi proving ring = ........ Lbs/div
Beban = Pembacaan dial * Kalibrasi proving ring = ........ Lbs.

TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH


BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 6

METODE CBR

Nilai CBR = Beban / 3000 Lbs

- CBR pada 0,2 inchi.


Data :

Pembacaan dial = ........ divisi


Kalibrasi proving ring = ........ Lbs/div
Beban = Pembacaan dial * Kalibrasi proving ring = ........ Lbs.
Nilai CBR = Beban / 4500 Lbs

E. CONTOH ALAT ALAT CBR

BAB III PENUTUP


A. KESIMPULAN
CBR (California Bearing Ratio) adalah percobaan daya dukung tanah yang
dikembangkan oleh California State Highway Departement. Prinsip
pengujian ini adalah pengujian penetrasi dengan menusukkan benda ke
dalam benda uji. Dengan cara ini dapat dinilai kekuatan tanah dasar atau
bahan lain yang dipergunakan untuk membuat perkerasan.
TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH
BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 7

METODE CBR

B. SARAN
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin
masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat
mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi
kesempurnaan makalah ini.

C. DAFTAR PUSTAKA
http://kampuzsipil.blogspot.co.id/2012/12/metoda-rasio-daya-dukung.html
http://sci-geoteknik.blogspot.co.id/2012/05/pengujian-tanah-ii.html
http://lauwtjunnji.weebly.com/cbr-lapangan.html
http://labmektansipilusu.blogspot.co.id/2011/02/cbr-california-bearingratio.html
http://asat.staff.umy.ac.id/?p=1765
http://karpetilmusipil.blogspot.co.id/2010/01/cbr-california-bearingratio.html

TUGAS MAKALAH MEKANIKA TANAH


BY : YUSRIANTO P KOBBA
Page 8