Anda di halaman 1dari 4

1.

1 Pengkajian
Pada tahap pengkajian meliputi:
1. Identitas pasien
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.

Nama Klien
Tempat Tgl Lahir
Umur Klien
Jenis Kelamin
Alamat
Status Perkawinan
Agama
Suku
Pendidikan
Pekerjaan
Tanggal MRS
NO. RM
Tanggal Pengkajian
Diagnosa medis

: Ny.
:
: 30-40
: Wanita
:
: kawin
:
:
:
:
:
:
:
: Preeklampsia

Identitas penanggung jawab


a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

Nama
Agama
Pekerjaan
Pendidikan
Status perkawinan
Suku bangsa
Alamat
Hubungan dengan pasien
Alasam MRS

:
:
:
:
:
:
:
:
:

2. Riwayat kesehatan
Pengakajian riwayat kesehatan didapatkan melalui anamnesa, baik dengan
pasien maupun dengan keluarga pasien. Riwayat pengkajian pasien terdiri dari:

a. Riwayat kesehatan dahulu


1. Kemungkinan ibu menderita penyakit hipertensi sebelum hamil.

2. Kemungkinan ibu mempunyai riwayat preeklamsia pada kehamilan


terdahulu.
3. Biasanya mudah terjadi pada ibu dengan obesitas.
4. Ibu mungkin pernah menderita penyakit gagal kronis.
b. Riwayat kesehatan sekarang
1. Ibu merasa sakit kepala di daerah frontal.
2. Terasa sakit di ulu hati/nyeri epigastrum.
3. Mual dan muntah, tidak ada nafsu makan.
4. Gangguan serebral lainnya : terhuyung-huyung, refleks tinggi, dan tidak
tenang.
5. Edema pada ekstremitas.
6. Tengkuk terasa berat.
3. Pemeriksaan fisik
Pemeriksaan tanda-tanda vital:
a.
b.
c.
d.

Keadaan umum
Tekanan darah
Nadi
Suhu

: tampak lemah
: tekanan darah tinggi (diatas 140/90 mmHg)
: meningkat
: normal

1. Kepala
-

Klien mengeluhkan nyeri pada kepala

Pasien mengeluh pusing

2. Mata
-

konjungtifa sedikit anemis


edema pada retina.

3. Telinga
-

Tidak terjadi keluhan, namun bila keadaan semakin buruk maka keluhan yang
dirasakan akan semakin berat diseluruh bagian tubuh.

4. Hidung
-

Tidak terjadi keluhan, namun bila keadaan semakin buruk maka keluhan yang
dirasakan akan semakin berat diseluruh bagian tubuh

5. Mulut

Tidak terjadi keluhan, namun bila keadaan semakin buruk maka keluhan yang
dirasakan akan semakin berat diseluruh bagian tubuh

6. Leher
-

Terdapat nyeri dileher akibat perdarahan diabdomen yang mencapai


diafragma.

7. Dada
-

Terdapat nyeri didada akibat perdarahan diabdomen yang mencapai


diafragma.

8. Pencernaan abdomen
- Nyeri daerah epigastrium, anoreksia, mual dan muntah.
9. Ekstremitas
- Edema pada kaki juga pada tangan juga pada jari-jari.
10. Genituorinaria
- oligura, proteinuria.
11. Pemeriksaan janin
- bunyi detak janin tidak teratur, gerakan janin melemah.

4. Pemeriksaan penunjang
a) Pemeriksaan Laboratorium
a

Pemeriksaan darah lengkap dengan hapusan darah


1

Penurunan hemoglobin ( nilai rujukan atau kadar normal


hemoglobin untuk wanita hamil adalah 12-14 gr% )

Hematokrit meningkat ( nilai rujukan 37 43 vol% )

Trombosit menurun ( nilai rujukan 150 450 ribu/mm3 )

Urinalisis
Ditemukan protein dalam urine.

Pemeriksaan Fungsi hati


1

Bilirubin meningkat ( N= < 1 mg/dl )

LDH ( laktat dehidrogenase ) meningkat

Aspartat aminomtransferase ( AST ) > 60 ul.

Serum Glutamat pirufat transaminase ( SGPT ) meningkat ( N= 15-45


u/ml )

Serum glutamat oxaloacetic trasaminase ( SGOT ) meningkat ( N=


<31 u/l )

6
d

Total protein serum menurun ( N= 6,7-8,7 g/dl )

Tes kimia darah


Asam urat meningkat ( N= 2,4-2,7 mg/dl )

1 Radiologi
a

Ultrasonografi
Ditemukan retardasi pertumbuhan janin intra uterus. Pernafasan
intrauterus lambat, aktivitas janin lambat, dan volume cairan ketuban
sedikit.

Kardiotografi
Diketahui denyut jantung janin lemah.