Anda di halaman 1dari 98

Bab 1

Bilangan

Kata Kunci





Bilangan Asli
Bilangan Cacah
Bilangan Bulat
Bilangan Bulat Positif
Bilangan Bulat Negatif
Bilangan Pecahan

K ompetensi
D asar
1.

Membandingkan dan
mengurutkan berbagai
jenis bilangan serta
menerapkan operasi
hitung bilangan bulat dan
bilangan pecahan dengan
memanfaatkan berbagai
sifat operasi.
2. Menggunakan pola
dan generalisasi untuk
menyelesaikan masalah.

Pengalaman
Belajar

Sumber: Kemdikbud

Sejarah Bilangan

Sejarah mencatat bahwa permulaan munculnya bilangan


(Matematika) berasal dari bangsa yang bermukim sepanjang
aliran sungai. Bangsa Mesir disungai Nil, Bangsa Babilonia
sungai Tigris dan Eufrat, Bangsa Hindu di sungai Indusdan
Gangga, serta Bangsa Cina di sungai Huang Ho dan
Yang Tze. Bangsa-bangsa itu memerlukan matematika,
khusunya bilangan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari
seperti berikut: perhitungan perdagangan, penanggalan,
perhitungan perubahan musim, pengukuran luas tanah,
dan lain-lain.Pada perkembangan peradaban, matematika
diperlukan dalam kegiatan perdagangan, keuangan, dan
pemungutan pajak. Sistem bilangan yang digunakan oleh
bangsa-bangsa zaman dahulu bermacam-macam hingga
akhirnya berkembang menjadi bilangan yang sekarang kita
gunakan, yaitu sistem bilangan hindu-arab.

1. Siswa dapat membandingkan berbagai jenis bilangan bulat dan pecahan.


2. Siswa dapat mengurutkan berbagai jenis bilangan bulat dan pecahan.
3. Siswa dapat menerapkan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan dengan
memanfaatkan berbagai sifat operasi.
4. Siswa dapat menggunakan pola dan generalisasi untuk menyelesaikan masalah.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

Peta
Konsep

Membandingkan
dan Mengurutkan
Bilangan

Operasi
Bilangan

Bilangan

Bilangan
Rasional

Bilangan
Pecahan

Bilangan
Bulat

Bilangan
Cacah

Bilangan
Bulat Negatif

Bilangan Nol
0

Bilangan Bulat Positif


atau
Bilangan Asli

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Leonardo da Pisa atau Leonardo Pisano,


lebih dikenal dengan sebutan Fibonacci,
adalah matematikawan Italia yang dikenal
sebagai penemu bilangan Fibonacci.
Leonardo berperan dalam mengenalkan
sistem penulisan dan perhitungan bilangan
Arab ke dunia Eropa.

Leonardo da Pisa
(1175 - 1250 M)

Bapak dari Leonardo, Guilielmo (William)


mempunyai nama panggilan Bonacci yang
artinya bersifat baik atau sederhana.
Setelah meninggal, Leonardo sering disebut
dengan nama Fibonacci (dari kata filius
Bonacci, anak dari Bonacci). William
memimpin sebuah pos perdagangan
(beberapa catatan menyebutkan beliau
adalah perwakilan dagang untuk Pisa)
di Bugia, Afrika Utara (sekarang Bejaia,
Aljazair). Sebagai anak muda, Leonardo

berkelana ke sana untuk menolong ayahnya. Di sanalah Leonardo belajar tentang


sistem bilangan Arab.
Melihat sistem bilangan Arab lebih sederhana dan efisien dibandingkan bilangan
Romawi, Fibonacci kemudian berkelana ke penjuru daerah Mediterania untuk belajar
kepada matematikawan Arab yang terkenal pada masa itu. Leonardo baru pulang
kembali sekitar tahun 1200-an. Pada tahun 1202, di usia 27, ia menuliskan apa yang
telah dipelajari dalam buku Liber Abaci, atau Buku Perhitungan. Buku ini menunjukkan
kepraktisan sistem bilangan Arab dengan cara menerapkannya ke dalam pembukuan
dagang, konversi berbagai ukuran dan berat, perhitungan bunga, pertukaran uang dan
berbagai aplikasi lainnya. Buku ini disambut baik oleh kaum terpelajar Eropa, dan
menghasilkan dampak yang penting kepada pemikiran Eropa, meski penggunaannya
baru menyebar luas setelah ditemukannya percetakan sekitar tiga abad berikutnya.
Hikmah yang bisa diambil
1. Sebelum orang mengenal angka arab yang kita gunakan, orang zaman dulu sudah
mengenal sistem bilangannya sendiri. Kelemahan sistem-sistem bilangan yang
ditemukan zaman dulu adalah susah untuk dioperasikan dan tidak efisien dalam
penulisan. Dengan diperkenalkannya sistem bilangan arab yang kita gunakan
hingga sekarang, orang lebih mudah untuk melakukan perhitungan matematika dan
lebih efisien dalam penulisan.
2. Mari mencontoh sikap Leonardo yang giat untuk mempelajari tentang ilmu hitung
sistem bilangan arab hingga jauh meninggalkan tempat tinggalnya. Leonardo
dikenal banyak orang hingga sekarang karena dia bisa memberikan manfaat kepada
orang banyak, yang masih kita rasakan hingga saat ini.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

Kegiatan 1.1

Membandingkan Bilangan Bulat

Masalah1.1
Diketahui dua bilangan bulat A = 6584678656 dan B = 6473263749, bagaimana cara
kalian membandingkan kedua bilangan bulat tersebut? Jelaskan.
Masalah1.2
Diketahui dua bilangan bulat negatif C dan D. Bilangan C tersusun dari 7 angka dengan
angka paling kiri adalah 9, sedangkan bilangan D tersusun dari 8 angka dengan angka
terkiri adalah 6. Tentukan manakah bilangan yang lebih besar. Jelaskan.
Beberapa dari teman kalian mungkin sudah bisa memecahkan masalah tersebut, beberapa
yang lain mungkin masih belum bisa. Masih banyak masalah yang terkait bilangan bulat.
Untuk memahami lebih lanjut tentang bilangan bulat silahkan ikuti kegiatan berikut.
Ayo
Kita Amati
Mengenal bilangan bulat
Pembagian zona waktu dunia berdasarkan GMT (Greenwich Meredian Time) menjadi
standar acuan waktu dunia. Jika sekarang di Greenwich pukul 00.00 pukul berapakah di
Jakarta dan di Kalimantan?
Greenwich
Mean Time

Zona Waktu Dunia


-11

-10

-9

-8

-7

Sumber: Kemdikbud

-6

-5

-4

-3

-2

-1

+1

+2

+3

+4

+5

+6

+7

+8

+9

+10

+11

Gambar 1.1 Zona waktu GMT

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

+12

Dengan penetapan kota Greenwich sebagai titik acuan atau titik nol waktu dunia
dapat kita lihat pada pengelompokan daerah dan urutannya. Pandang urutan bilangan
yang ada pada Gambar 1.1. Maka berdasarkan GMT diperoleh sebagai berikut.

Untuk menetapkan waktu Jakarta tambahkan waktu Greenwich sebesar 7 satuan,


maka diperoleh waktu Jakarta adalah pukul 07.00 GMT.

Posisi Kalimantan berada pada +8 terhadap waktu Greenwich jadi diperoleh


waktu di Kalimantan adalah pukul 08.00 GMT.

Perhatikan berita berikut.


Sepanjang bulan Januari 2014, suhu di Eropa berubah naik turun secara drastis. Saat
siang hari bisa mencapai 10 C (baca 10 derajat Celsius) di atas titik beku (0 C),
sedangkan pada malam hari turun hingga 15 C di bawah titik beku.
Ungkapan 10 di atas titik beku, dan 15 di bawa titik
beku, secara berurutan bisa ditulis sebagai bilangan bulat
+10 (baca positif sepuluh) dan15 (baca negatif
lima belas). Untuk bilangan +10 cukup ditulis 10.

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.2 Termometer

Bilangan bulat dibedakan menjadi tiga bagian,


yaitu bilangan bulat negatif, nol, dan bilangan bulat
positif. Pada garis bilangan, bilangan bulat positif
terletak di kanan bilangan nol. Sedangkan bilangan
bulat negatif terletak di kiri nol. Untuk lebih jelasnya
perhatikan garis bilangan berikut.

Bilangan cacah
Bilangan bulat Negatif

-10 -9 -8

-7 -6 -5

-4 -3 -2

-1

Nol

Bilangan bulat positif

10

Gambar 1.3 Pembagian bilangan bulat pada garis bilangan

Anggota himpunan bilangan bulat negatif adalah -1, -2, -3, -4, -5, ...
Anggota himpunan bilangan bulat positif atau bilangan asli adalah 1, 2, 3, 4, 5, ...
Anggota himpunan bilangan cacah adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, ...
Keterangan:
Dalam hal ini, istilah himpunan dimaknai sebagai kumpulan. Topik Himpunan akan
dibahas lebih lanjut di Bab 2 Himpunan.
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

Setiap anggota himpunan bilangan bulat positif mempunyai lawan di himpunan bilangan
bulat negatif. Lawan yang di maksud tersebut adalah dua bilangan yang jarak terhadap nol
adalah sama. Jumlah dari setiap pasangan bilangan yang berlawanan tersebut adalah nol.
Bilangan-bilangan yang saling berlawanan tersebut antara lain : 1 dengan -1, 2, dengan
-2, 3 dengan -3, dan seterusnya. Untuk memahami bahwa jumlah bilangan yang saling
berlawanan adalah nol akan dipelajari di Kegiatan 1.2.

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan yang memuat kata membandingan bilangan bulat.


Contoh : Bagaimana cara membandingkan bilangan yang sangat besar atau sangat
kecil?

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

Untuk membandingkan dua bilangan bulat yang mendekati nol (angka penyusun
bilangan tersebut sedikit), kalian cukup melihat posisi kedua bilangan tersebut
pada garis bilangan. Tentunya hal itu tidak sulit. Bilangan yang lebih besar selalu
berada di kanan bilangan yang lebih kecil. Namun untuk membandingkan bilanganbilangan bulat positif yang sangat besar, atau bilangan-bilangan bulat negatif yang
sangat kecil tentunya tidak efektif menggunakan garis bilangan.
Untuk membandingkan bilangan bulat positif yang sangat besar atau bilangan bulat
negatif sangat kecil, kalian bisa dengan mengamati angka-angka penyusunnya.
Bilangan tersusun atas angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.
Bilangan 7 baca tujuh tersusun dari angka 7 saja.
Bilangan 12 baca dua belas tersusun dari angka 1 dan 2.
Bilangan 123 baca seratus dua puluh tiga tersusun dari angka 1, 2, dan 3.
Bilangan 6123987 baca enam juta seratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus
delapan puluh tujuh tersusun dari angka 1, 2, 3, 6, 7, 8, dan 9.
Angka 6 pada posisi jutaan, bernilai 6 1.000.000 = 6.000.000.
Angka 1 pada posisi ratusribuan, bernilai 1 100.000 = 100.000.
Angka 2 pada posisi puluhribuan, bernilai 2 10.000 = 20.000.
Angka 3 pada posisi ribuan, bernilai 3 1.000 = 3.000.
Angka 9 pada posisi ratusan, bernilai 9 100 = 900.
Angka 8 pada posisi puluhan, bernilai 8 10 = 80.
Angka 7 pada posisi satuan, bernilai 7 1 = 1.

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Tabel 1.1 Nilai angka pada bilangan

Nilai Angka

Baca

Posisi

Satu

Satuan

10

Sepuluh

Puluhan

100

Seratus

Ratusan

1.000

Seribu

Ribuan

10.0000

Sepuluh ribu

Puluh ribuan

100.000

Seratus ribu

Ratus ribuan

1.000.000

Satu juta

Jutaan

10.000.000

Sepuluh juta

Puluh jutaan

100.000.000

Seratus juta

Ratus jutaan

1.000.000.000

Satu Milyar

Milyaran

10.000.000.000

Sepuluh Milyar

Puluh milyaran

100.000.000.000

Seratus Milyar

Ratus milyaran

1.000.000.000.000

Satu Triliun

Triliunan

Contoh 1.1
Pak Yogi berencana menjual rumahnya karena akan ditinggalkan pergi ke luar negeri.
Penawar pertama menawar harga rumah Pak Yogi dengan harga Rp250.000.000,00.
Sedangkan penawar kedua menawar harga rumah Pak Yogi dengan harga Rp260.000.000,00.
Jika Pak Yogi ingin menjual dengan harga setinggi mungkin, maka penawar yang manakah
yang seharusnya diterima oleh Pak Yogi?
Alternatif
Penyelesaian
Untuk membandingkan kedua harga yang ditawarkan oleh kedua penawar tersebut,
kita bisa melihat angka-angka penyusun bilangan tersebut.
Pada posisi ratus ribuan nilai angka 6 lebih dari nilai angka 5. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa 260.000.000 lebih besar dari 250.000.000. Jadi, penawar yang
seharusnya diterima oleh Pak Yogi adalah penawar kedua.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

Ayo Kita
Menalar
1. Diketahui bilangan bulat positif M dan bilangan bulat negatif N. Bilangan M
tersusun dari dua angka, sedangkan bilangan N tersusun dari lima angka.
Manakah bilangan yang lebih besar? Jelaskan.
2. Diketahui bilangan A dan B adalah bilangan bulat negatif. Bilangan A dan B
tersusun dari empat angka. Bagaimanakah langkah untuk menentukan bilangan
mana yang lebih besar? Jelaskan.
3. Diketahui bilangan C dan D adalah bilangan bulat positif. Bilangan C tersusun
dari tiga angka, sedangkan bilangan B tersusun dari empat angka. Manakah
bilangan yang lebih besar? Jelaskan.
4. Diketahui bilangan bulat positif X dan Y.
Bilangan X = 5abcdef
Bilangan Y = 45abcde
Jika setiap huruf pada bilangan tersebut mewakili suatu angka, bilangan manakah
yang lebih besar? Jelaskan.
5. Diketahui bilangan bulat positif K dan L.
Bilangan K = abcdefgh4
Bilangan L = abcdefgh5
Jika setiap huruf pada bilangan tersebut mewakili suatu angka, bilangan manakah
yang lebih kecil? Jelaskan.
6. Tentukan pemecahan Masalah 1.1
7. Tentukan pemecahan Masalah 1.2

Ayo Kita
Berbagi

Sajikan jawaban kalian di depan kelas. Diskusikan dengan teman-teman dan/atau


guru ketika jawaban kalian tidak sama.

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

?!

Latihan 1.1

1.

Diketahui bilangan bulat positif K dan bilangan bulat negatif L. Bilangan M


tersusun dari 4 angka, sedangkan bilangan N tersusun dari 5 angka. Manakah
bilangan yang lebih besar? Jelaskan.

2.

Diketahui bilangan A dan B adalah bilangan bulat positif. Bilangan A dan


B sama-sama tersusun dari 4 angka. Bagaimanakan langkahmu untuk
menentukan bilangan yang lebih besar? Jelaskan.

3.

Diketahui bilangan C dan D adalah bilangan bulat negatif. Bilangan C


tersusun dari 3 angka, sedangkan bilangan B tersusun dari 4 angka. Manakah
bilangan yang lebih besar? Jelaskan.

4.

Diketahui bilangan X, Y, dan Bilangan Z.

Bilangan X = 123abc

Bilangan Y = 45bcde

Bilangan Z = 9abcd

Jika setiap huruf pada bilangan tersebut mewakili suatu angka, urutkan
bilangan tersebut dari yang terbesar? Jelaskan.

5.

Diketahui bilangan bulat positif K dan L.

Bilangan K = abcdefgh6

Bilangan L = abcdefg45

Jika setiap huruf pada bilangan tersebut mewakili suatu angka, bilangan
manakah yang lebih kecil? Jelaskan.

6.

Pak Adri dan Pak Beni adalah peternak ayam di desanya. Saat musim panen
Pak Adri berhasil memanen 231.475 ekor ayam sedangkan Pak Beni berhasil
memanen 231.574 ekor ayam. Manakah yang bersil memanen ayam lebih
banyak?

7.

Ani dan Budi menyembunyikan dua bilangan berbeda. Ani mengatakan


bahwa bilangannya terdiri dari 6 angka dengan susunan abcdef. Sedangkan
Budi mengatakan bahwa bilangannya terdiri dari 7 angka dengan susunan
abcdefg. Tentukan:

a.

Jika kedua bilangan yang dimiliki oleh Ani dan Budi adalah bilangan
bulat positif, maka siapakah yang memiliki bilangan lebih besar?
Jelaskan.

b.

Jika bilangan yang dimiliki oleh Ani dan Budi adalah bilangan bulat
negatif, maka siapakah yang memiliki bilangan lebih besar? Jelaskan.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

Kegiatan 1.2

Menjumlahkan dan
Mengurangkan Bilangan Bulat

Berikut disajikan beberapa masalah dan contoh terkait penjumlahan dan pengurangan
bilangan bulat. Diskusikan pemecahan masalah berikut bersama teman kalian. Jika
memungkinkan temukan pemecahannya.
Masalah 1.3
Dengan mengamati pola penjumlahan bilangan bulat berikut, tentukan hasil dari
125 + (-225) + 325 + (-425) + 525 + (-625) + 725 + (-825) + ... + 1.925 + (-2.025)
Masalah 1.4
Seekor katak terjebak di dasar sumur dengan
kedalaman 20 meter. Katak tersebut berusaha
keluar dari sumur tersebut dengan cara merayap
di dinding sumur. Satu jam pertama katak naik 3
meter. Satu jam berikutnya turun 2 meter. Satu jam
lagi naik naik 3 meter, kemudian turun 2 meter.
Begitu seterusnya hingga si katak mencapai bibir
sumur. Tentukan pada jam ke berapakah, katak
tepat berada di bibir sumur.
Apakah kalian bisa memecahkan masalah tersebut.
Jika belum bisa mari ikuti kegiatan berikut. Jika
sudah bisa pun masih banyak informasi yang bisa
Sumber: Kemdikbud
Gambar 1.3 Katak di dalam sumur
kalian dapat dari kegiatan berikut.

Ayo
Kita Amati
Contoh 1.2
Mia mempunya 3 boneka di rumahnya. Saat ulang tahun,
Mia mendapatkan hadiah dari teman-temannya 4 boneka
lagi. Berapakah boneka yang dimiliki Mia sekarang?
10

Sumber: Kemdikbud
Gambar 1.4 Boneka

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif
Penyelesaian
Secara matematis soal tersebut dapat dinyatakan dengan 3 + 4 = ...
Kita bisa menggunakan garis bilangan di bawah ini untuk memaknai penjumlahan 3
ditambah 4.

-4

-3

-2

-1

Gambar 1.5 Penjumlahan 3 + 4

Karena Mia memiliki 3 boneka, maka dari titik asal (0) bergerak 3 satuan ke kanan.
Kemudian, karena mendapatkan 4 boneka lagi, berarti terus bergerak ke kanan 4
satuan. Sehingga hasil akhirnya adalah 7.
Jadi, boneka yang dimiliki Mia sekarang adalah 7 boneka.
Selisih antara dua bilangan bulat sama dengan jarak kedua bilangan tersebut pada
garis bilangan. Misalnya,
(1) selisih antara 1 dengan 4 adalah 3 satuan,
(2) selisih antara -2 dengan 3 adalah 5 satuan.
Perhatikan ilustrasi berikut.
selisih antara 1 dengan 4

-4

-3

-2

-1

selisih antara 2 dan 3


Gambar 1.6 Selisih antara dua bilangan bulat

Selisih dari dua bilangan bulat adalah positif. Dari Gambar 1.6 kita bisa melihat
bahwa selisih dari dua bilangan bulat (berbeda) a dan b, dengan a < b, adalah b a.
Di sekolah dasar, kalian sudah mengenal operasi sederhana beberapa bilangan
bulat. Berikut diurakan kembali tentang yang sudah kalian pelajari di sekolah dasar
dulu, diperdalam dengan pemahaman terhadap berbagai kondisi penjumlahan dan
pengurangan pada bilangan bulat.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

11

Contoh 1.3
Nia mempunyai 6 pasang sepatu di rumahnya.
Nia memberikan 2 pasang sepatu kepada
sepupunya. Berapakah pasang sepatu yang
dimiliki Nia sekarang?

Sumber: Kemdikbud
Gambar 1.7 Sepatu
Alternatif
Penyelesaian
Secara matematis soal tersebut dapat dinyatakan dengan 6 2 = ...
Dalam garis bilangan dapat dituliskan sebagai berikut.

-4

-3

-2

-1

Gambar 1.8 Pengurangan 6 2 pada garis bilangan

Awalnya Nia memiliki 6 pasang sepatu, maka bergerak dari titik nol ke kanan 6
satuan. Karena dikurang 2, berarti panah berbalik arah ke kiri 2 satuan. Sehingga
hasil akhirnya adalah 4.

Contoh 1.4
Seorang penyelam amatir mula-mula
berlatih menyelam di kedalaman 2 meter
di bawah permukaan laut. Setelah merasa
lancar menyelam di kedalaman 2 meter,
kemudian ia turun lagi hingga kedalaman
5 meter di bawah permukaan laut.
Berapakah selisih kedalaman pada dua
kondisi tersebut?
Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.9 Penyelam

12

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif
Penyelesaian
5 mewakili posisi 5 meter di bawah permukaan laut. Sedangkan 2 mewakili posisi
2 meter di bawah air laut. Bilangan 2 lebih besar dari pada 5 (mengapa?)
Bentuk soal tersebut bisa kita tulis (2) (5) = ...
Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi berikut.

-4

-3

-2

-1

Gambar 1.10 Pengurangan 2 (5)

Dari Gambar 1.10 diperoleh (2) (5) = 3.


Jadi selisih kedalaman penyelam pada dua kondisi tersebut adalah 3 meter.
Hasil dari 2 (5) sama dengan hasil dari 2 + 5 yaitu 3.
Secara umum, jika a sebarang bilangan bulat, dan b sebarang bilangan bulat positif,
maka a (b) = a + b.

Contoh 1.5
Tentukan hasil dari 100 275
Alternatif
Penyelesaian

-200 -175 -150 -125 -100 -75

-50

-25

25

50

75

100 125

Gambar 1.11 Pengurangan 100 275

Dari Gambar 1.11 didapatkan 100 275 = 175

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

13

Untuk mengoperasikan (menjumlahkan atau mengurangkan) bilangan-bilangan


yang terdiri dari banyak angka tentunya tidak efektif jika selalu menggunakan garis
bilangan. Pada Contoh 1.5, hasil dari 100 275 sama dengan lawan (negatif) dari
275 100. Perhatikan ilustrasi berikut.

25

50

75

100

125

150

175

200 225

250

275

300

Gambar 1.12 Pengurangan 275 100

Berikut ini lawan (negatif) dari 275 100

-300

-275 -250 -225 -200 -175

-150 -125 -100 -75

-50

-25

Gambar 1.13 Lawan (negatif) dari 275 100

Dari Gambar 1.13 dapat dilihat bahwa lawan (negatif) dari 275 100 adalah 175. Jadi
hasil dari 100 275 = 175
Untuk selanjutnya untuk menjumlahkan atau mengurangkan tidak harus menggunakan
garis bilangan. Kalian bisa menggunakan cara yang kalian peroleh ketika masih di
SD untuk menjumlahkan atau mengurangkan bilangan bulat.
Contoh 1.6
Tentukan hasil dari 2.014 3.210
Alternatif
Penyelesaian
Pada soal tersebut, bilangan pengurang lebih besar dari yang dikurangi, sehingga kita
bisa menduga bahwa hasilnya adalah negatif (). Untuk menentukan hasil operasi
bilangan tersebut kita bisa membalik bilangan pengurang menjadi bilangan yang
dikurangi, dan sebaliknya. Perhatikan pengurangan bersusun berikut.
3 2 1 0
2

Lawan dari 196 adalah 196.


Jadi hasil dari 2.014 3.210 adalah 196
14

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Masalah 1.5
Tanpa mengoperasikan satu-satu tentukan hasil dari
1 + 2 + 3 + ... + 48 + 49 + 50
Alternatif Pemecahan Masalah

}} }

Amati bahwa setiap bilangan berikut bisa dijumlahkan sehingga membentuk pasanganpasangan bilangan yang hasil penjumlahannya 51,
1 + 2 + 3 + ... + 48 + 49 + 50
seperti pada ilustrasi berikut.
51
Jika lanjutkan terus akan ada sebanyak 25 pasang
bilangan yang jumlahnya 51.
51
51

1 + 2 + 3 + ... + 48 + 49 + 50 = 51 + 51 +5 1 + ... 51
25 kali
Bisa ditulis 25 51 = 1.275

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan yang berkaitan dengan operasi penjumlahan dan pengurangan


bilangan bulat.
Contoh:
Bagaimana menjumlahkan bilangan bulat yang terdiri dari banyak angka?
Apakah hasil penjumlahan atau pengurangan bilangan bulat selalu bilangan bulat juga?

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

Pada penjumlahan bilangan bulat berlaku sifat


1. Komutatif (pertukaran)

Untuk sebarang bilangan bulat a, dan b berlaku a + b = b + a

2. Asosiatif (pengelompokan)

Untuk sebarang bilangan bulat a, b, dan c berlaku (a + b) + c = a + (b + c)

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

15

Untuk memahami kalimat komutatif dan asosiatif, mari melakukan pengecekan


dengan melengkapi Tabel 1.2.
Tabel 1.2 Pengecekan sifat komutatif dan asosiatif pada penjumlahan bilangan bulat

a
1
2
3
4
5

b
6
7
8
9
10

c
11
12
13
14
16

a+b

b+a

(a + b) + c

a + (b + c)

Dengan memperhatikan Tabel 1.2 simpulkan hubungan antara kolom 4 dan 5, serta 6
dan 7. Jika perlu, cobalah untuk sebarang bilangan lain.

Sedikit
Informasi
Misal, a dan b bilangan bulat positif, berlaku (a) + (b) = a b
Untuk memahami sifat tersebut mari perhatikan contoh pada garis bilangan berikut.

11 10

8 7

Gambar 1.14 Penjumlahan 5 + (6)

11 10

8 7

Gambar 1.15 Pengurangan 5 6

16

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Ayo Kita
Menalar
Pada Masalah 1.2 dan 1.3, tentunya cukup lama untuk menyelesaikan permasalahan
tersebut jika kita melakukan operasi satu persatu dari depan. Kalian bisa menerapkan
sifat komutatif dan/atau asosiatif pada penjumlahan bilangan berpola tersebut.
1. Tentukan hasil dari 43.210 56.789 + 1.232.
2. Tentukan solusi dari Masalah 1.2. Langkah-langkah:
a. Amati pola jumlah masing-masing dua bilangan yang berurutan.
b. Tentukan banyak pola yang teratur, lalu jumlahkan.
3. Tentukan solusi dari Masalah 1.3. Langkah-langkah:
a. Buatlah bentuk matematis dari masalah.
b. Amati pola dari bentuk yang dibuat, lalu selesaikan.
4. Apakah sifat komutatif dan asosiatif berlaku juga untuk operasi pengurangan
bilangan bulat. Jika ya, tunjukkan, jika tidak jelaskan dengan contoh penyangkal.
5. Apakah jumlah dua bilangan positif hasilnya selalu positif? Jelaskan.
6. Apakah pengurangan bilangan positif terhadap bilangan positif selalu bilangan
positif? Jelaskan.
7. Jika a dan b adalah bilangan negatif, pada kondisi yang bagaimana hasil a b
bernilai positif? Jelaskan.
8. Jika a dan b adalah bilangan negatif, pada kondisi yang bagaimana hasil a b
bernilai positif?
Jelaskan.
Ayo Kita
Berbagi
Sajikan jawaban kalian di depan kelas. Bandingan dengan jawaban teman kalian.

?!

Latihan 1.2

1. Tentukan operasi berikut menggunakan garis bilangan (sketsa saja) dan tentukan
hasilnya
a. 35 + 47 + (119)
b. 132 713 + 915
c. 9.000 1.400 + 800 700

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

17

2. Nyatakan operasi yang ditunjukkan pada garis bilangan berikut dan tentukan
hasilnya
a.

9 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12


-11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

b.

9 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12


-11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

c.

9 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12


-11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

3. Pak Abdul mempunyai hutang pada Pak Boas sebesar Rp700.000,00. Karena
anak Pak Abdul mengalami kecelakaan, Ia terpaksa meminjamuang lagi pada Pak
Boas sebesar Rp200.000,00. Gambarkanlah permasalahan ini pada garis bilangan
dan tentukan berapa hutang Pak Abdul seluruhnya kepada Pak Boas.
4. Tentukan hasil dari (tanpa menghitung satu persatu)
a. 1 + 3 + 5 + 7 + 9 + ... + 99
b. 1 2 + 3 4 + 5 6 + 7 8 + ... 100
c. 100 99 98 2 1 0 + 1 + 2 + ... + 48 + 49 + 50
5. Edward ingin membuat katrol timba air. Ketinggian katrol di atas permukaan tanah 2 m
dan permukaan air 3 m di bawah permukaan tanah. Berapa panjang tali dari permukaan
air ke katrol?
6. Dua ekor ikan mas berada di dalam akuarium. Ikan yang besar 15 cm berada di
bawah permukaan air dan ikan yang kecil 9 cm berada di bawah permukaan air.
Berapa perbedaan jarak kedua ekor ikan dari permukaan air?
7. Sebuah kapal selam, mula-mula menyelam 120 m di bawah permukaan laut,
kemudian kapal bergerak ke bawah sejauh 60 m. Coba nyatakan posisi kapal
selam dari permukaan laut dengan penjumlahan bilangan bulat!

18

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

8. Pak Agum memiliki usaha penjualan ayam potong di pasar. Pada bulan pertama
ia mendapat untung 4 juta, bulan kedua mengalami kerugian sebesar 6 juta. Pada
bulan ketiga dan keempat, hasil penjualan Pak Agum mengalami kerugian sebesar
2 juta dan 3 juta.
a. Apakah Pak Agum mengalami untung atau rugi dari hasil penjualan pada bulan
pertama dan kedua?
b. Hitunglah total kerugian Pak Agum untuk bulan ketiga dan keempat?
9. Setiap hari Sabtu, Widodo selalu mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka
yang diadakan di lapangan sekolah. Pada saat latihan baris berbaris diperintahkan
dari komandan regu: Maju 3 langkah, hal ini berarti jarak pergerakan barisan
adalah 3 langkah ke depan.
Jika perintah pimpinan pasukan: Mundur 4 langkah, hal ini berarti bahwa
pasukan akan bergerak melawan arah sejauh 4 langkah, demikian seterusnya.
Suatu ketika komanda pasukan memerintahkan Widodo untuk maju 10 langkah,
kemudian mundur 8 langkah, dan maju lagi 3 langkah.

a. Nyatakan langkah widodo dalam operasi bilangan bulat.

b. Tentukan posisi terakhir widodo terhadap posisi awal.

10. Dalam suatu kelas terdiri dari 38 siswa, dengan 15 siswa di antaranya adalah
perempuan. 13 siswa suka mengendarai sepeda ke sekolah, dan 9 di antaranya
adalah perempuan. Tentukan banyak siswa laki-laki yang tidak suka mengendarai
sepeda ke sekolah.
11. Dengan memperhatikan susunan bilangan berikut, jika kita melanjutkan hingga
baris ke-12, tentukan:
1
a. Bilangan pertama pada baris ke-12
2 3
b. Jumlah dari bilangan-bilangan yang terdapat
4 5 6
pada baris ke-12.
7 8 9 10
12. Pak Manuputi adalah seorang peternak ayam potong dan ayam kampung.
Ia memelihara 650 ekor ayam potong dan 135 ekor ayam kampung. Akibat
terjangkit flu burung, dalam minggu yang sama terdapat 65 ayam potongdan 45
ayam kampung yang mati.

a. Berapa banyak ayam potong yang masih hidup?

b. Berapa selisih banyak ayam potong dan ayam kampung yang mati?

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

19

13. Isilah kotak-kotak pada persegi berikut dengan bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, atau


9, sedemikian sehingga jumlah bilangan pada susunan horisontal, vertikal, dan
diagonalnya sama. Satu bilangan hanya bisa bisa diisikan satu kali.

14. Isilah lingkaran kosong pada segitiga berikut dengan bilangan 1, 2, 3, 4,


5, atau 6, sedemikian sehingga jumlah bilangan pada setiap sisinya sama.
setiap bilangan hanya bisa digunakan sekali.

15.

20

Isilah lingkaran kosong pada segitiga berikut dengan bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6,


7, 8, atau 9 sedemikian sehingga jumlah bilangan pada setiap sisinya sama.
setiap bilangan hanya bisa digunakan sekali.

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Mengalikan dan
Membagi Bilangan Bulat

Kegiatan 1.3
a. Perkalian Bilangan Bulat
Apakah ada hubungan antara operasi perkalian
dengan operasi penjumlahan pada bilangan
bulat? Mari kita temukan konsep perkalian
dengan memahami permasalahan nyata
berikut.
Pernahkah kalian melihat resep dokter seperti
pada Gambar 1.16.
Resep dokter tersebut bermakna bahwa pasien
tersebut sebaiknya meminum obat 3 kali dalam
1 hari. Dengan kata lain 3 1 = 1 + 1 + 1.

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.16 Resep dokter

Contoh 1.7
Suatu gedung tersusun atas 5 lantai. Jika
tinggi satu lantai gedung adalah 6 meter,
tentukan tinggi gedung tersebut (tanpa
atap).

Alternatif
Penyelesaian
Sumber: Kemdikbud

Permasalahan tersebut dapat


disajikan dalam bentuk perkalian

Gambar 1.17 Gedung 5 lantai

5 6 = 6 + 6 + 6 + 6 + 6 = 30
Jadi tinggi gedung tersebut adalah 30 meter.
Perhatikan ilustrasi penjumlahan tersebut dalam garis bilangan pada Gambar 1.18
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Gambar 1.18 Perkalian 5 6

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

21

Contoh 1.8
Endang adalah anak yang rajin menabung. Tiap
akhir bulan dia selalu menabung Rp500.000,00.
Jika Endang menabung selama 7 bulan secara
berturut-turut, tentukan banyak tabungan
Endang dalam 7 bulan tersebut. (potongan dan
bungan bank diabaikan)

Sumber: kemdikbud

Gambar 1.19 Anak menabung di


bank

Alternatif
Penyelesaian
Permasalahan tersebut dapat disajikan dalam bentuk perkalian
7 500.000 = 500.000 + 500.000 + 500.000 + 500.000 + 500.000 + 500.000 + 500.000

= 3.500.000
1000

500

1.000

1.500

2.000

2.500

3.000

3.500

4.000

Gambar 1.20 Perkalian 7 500.000

Perkalian tersebut dapat disajikan dalam garis bilangan pada Gambar 1.20
Dengan memperhatikan Gambar 1.20, dapat kita simpulkan bahwa banyak tabungan
Endang dalam 7 bulan adalah Rp3.500.000,00.

Contoh 1.9
Ketika memasuki musim dingin, suhu di negara
Eropa sering kali turun drastis. Setiap 1 jam suhu
turun sebesar 2C. Jika pada pukul 18.00 suhu di
sana adalah 10C, tentukan suhunya ketika pukul
24.00 waktu setempat.

Sumber: kemdikbud

Gambar 1.21 Musim dingin

22

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif
Penyelesaian
Dari pukul 18.00 hingga pukul 24.00 berarti sudah berlangsung 6 jam. Karena setiap
1 jam suhunya turun 2C, maka turunnya suhu selama 6 jam tersebut dapat disajikan
dalam bentuk perkalian
6 (2) = (2) + (2) + (2) + (2) + (2) + (2) = 12
Perkalian tersebut dapat dilustrasikan garis bilangan pada Gambar 1.22.

-20 -19 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Gambar 1.22

Selama 6 jam suhu di Eropa turun 12C atau dapat ditulis 12C. Jadi suhu di Eropa
ketika pukul 24.00 (waktu setempat) adalah 10 + (12) = 2C.
Secara umum, jika a bilangan bulat positif, dan b bilangan bulat, maka

a b = b + b + b + ... + b
a kali

Pada operasi perkalian juga berlaku sifat komutatif, asosiatif, dan distributif. Untuk
sebarang bilangan bulat a, b, dan, c berlaku
1. Komutatif

ab=ba

2. Asosaiatif
(a b) c = a ( b c)
3. Distributif

Perkalian terhadap penjumlahan

a (b + c) = a b + a c

Perkalian terhadap pengurangan

a (b c) = a b a c

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

23

Untuk memahami sifat komutatif, dan asosiatif, mari lakukan pengecekan dengan
melengkapi Tabel 1.3 berikut.
Tabel 1.3 Pengecekan sifat komutatif dan asosiatif pada perkalian
No.

1.

2.

-2

3.

4.

-8

ab

ba

(a b) c

bc

a (b c)

5.

Amati hasil di kolom 5, 6, 7, dan 9. Kalian bisa mencoba untuk sebarang bilangan
bulat yang lain.
Untuk memahami sifat komutatif, dan asosiatif, mari lakukan pengecekan dengan
melengkapi Tabel 1.4 berikut.
Tabel 1.4 Pengecekan sifat distributif pada perkalian terhadap penjumlahan
No.

1.

2.

3.

4.

b+c

a (b + c)

ab

ac

(a b) + (a c)

5.

Amati hasil di kolom 6 dan 9. Kalian bisa mencoba untuk sebarang bilangan bulat
yang lain.
Tabel 1.5 Pengecekkan sifat distributif pada perkalian terhadap penjumlahan
No.

1.

2.

3.

4.

bc

a (b c)

ab

ac

(a b) (a c)

5.

Amati hasil di kolom 6 dan 9. Kalian bisa mencoba untuk sebarang bilangan bulat
yang lain.

24

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Masalah 1.5
Untuk menyembuhkan suatu penyakit kronis,
seorang pasien mengikuti program pengobatan
seorang dokter. Dokter tersebut menuliskan resep
sebagai berikut.
Obat A diminum 3 kali sehari pada waktu pagi
siang dan malam setelah makan.

Setiap setelah meminum obat selama 3 hari


berturut-turut, pasien harus beristirahat dan
tidak
meminum obat A selama 1 hari.
Kemudian melanjutkan meminum kembali
dengan pola yang sama.

Obat B diminum 2 kali sehari pada waktu pagi


hari dan malam setelah makan

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.23 Pasien dan dokter

Obat C diminum 1 kali sehari pada waktu siang hari setelah makan
Jika mengikuti resep dokter, pasien tersebut diperkirakan akan sembuh ketika sudah
menghabiskan 100 obat B (obat A dan obat C dikonsumsi seperti pada resep) . Harga obat
A = Rp50.000,00 perbutir, obat B = Rp100.000,00 perbutir, dan obat C = Rp200.000,00.
perbutir. Berdasarkan resep dokter tentukan.
a. Setelah berapa hari pasien tersebut diperkirakan sembuh?
b. Berapa banyak obat A, dan C yang harus diminum pasien tersebut?
c. Berapakah biaya si pasien untuk membeli obat yang diresepkan oleh dokter?
Ikuti langkah-langkah berikut untuk memecahkan Masalah 1.5
1. Perhatikan bahwa setiap hari pasien tersebut harus meminum 2 obat B. Pasien
tersebut diperkirakan akan sembuh ketika sudah meminum sebanyak 100 obat
B, sehingga untuk menentukan lama hari hingga pasien tersebut sembuh, kalian
harus menentukan bilangan yang dikalikan 2 sama dengan 100.
2. Untuk menentukan banyak obat A dan C yang dikonsumsi si pasien hingga
sembuh, kalian bisa mengalikan banyak obat yang dikonsumsi setiap hari dengan
lama hari hingga pasien tersebut sembuh. Perhatikan bahwa obat A mempunyai
siklus istirahat setiap 3 hari, sehingga kalian harus mengurangi banyak hari si
pasien tersebut selama proses penyembuhan.
3. Untuk menentukan biaya total yang harus dikeluarkan pasien hingga sembuh
adalah dengan mengalikan harga masing-masing obat dengan banyak obat yang
dikonsumsi, kemudian menjumlahkan semua.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

25

Ayo
Kita Amati
Perhatikan perkalian antara dua bilangan bulat tak nol (bilangan bulat positif dan
bilangan bulat negatif) pada Tabel 1.6 berikut.
Tabel 1.6 Perkalian dua billangan bulat tak nol

Bilangan I

Bilangan II

Hasil

Positif (+)

Positif (+)

Positif (+)

Positif (+)

Negatif ()

Negatif ()

Negatif ()

Positif (+)

Negatif ()

Negatif ()

Negatif ()

Positif (+)

Keterangan:
Positif (+) : Sebarang bilangan bulat positif
Negatif () : Sebarang bilangan bulat negatif
Untuk mengecek kebenaran jawaban kalian, lengkapi tabel-tabel perkalian berikut
dengan mengamati pola hasil kalinya.
Tabel 1.7 Pengecekan hasil perkalian bilangan positif dengan negatif

ab

Tabel 1.8 Pengecekan hasil perkalian bilangan negatif dengan positif

ab

12

Tabel 1.9 Pengecekan hasil perkalian bilangan negatif dengan negatif

ab

26

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Cara yang sering digunakan untuk mengalikan dua bilangan yang terdiri lebih
dari atau sama dengan dua angka adalah dengan perkalian bersusun. Perhatikan
Contoh 1.10.
Contoh 1.10
Tentukan hasil dari 147 23
Alternatif
Penyelesaian
1 4 7

2 3

Pada tahun 1500 Masehi, di Italia ditemukan metode mengalikan dua bilangan bulat
dengan nama metode lattice.
Berikut penerapan metode Lattice tersebut.
Keterangan:
Bilangan yang dikalikan ditulis
di sebelah kanan dan atas dengan
susunan seperti di atas.
Hasil perkalian masing-masing
angka pada bilangan tersebut
dituliskan
secara
terpisah
(dipisahkan oleh diagonal).
Bilangan-bilangan yang tersusun
secara diagonal dijumlahkan. Jika
hasilnya dua angka, maka angka
dengan nilai puluhan ditambahkan
ke diagonal di kirinya.

0
3

2
0

8
1

3
3

4
2

2
8

2
3

Gambar 1.24 Perkalian metode Lattice

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

27

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan berdasarkan informasi yang kalian dapatkan tentang perkalian


dan pembagian bilangan bulat. Pertanyaan kalian sebaiknya memuat kata perkalian
dan pembagian bilangan bulat.
Contoh:
Bagaimanakah penerapan perkalian dan pembagian bilangan bulat dalam kehiupan
sehari-hari?

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

b. Faktor Bilangan Bulat


Diketahui a dan b adalah bilangan bulat. a disebut faktor dari b jika ada n
sedemikian sehingga b = a n, dengan n adalah bilangan bulat.
Contoh 1.11
Tentukan semua faktor positif dari 6. Jelaskan.
Alternatif
Penyelesaian
2 adalah faktor dari 6, karena ada 3 sedemikian sehingga 6 = 2 3
3 adalah faktor dari 6, karena ada 2 sedemikian sehingga 6 = 3 2
1 dan 6 juga faktor dari 6 (mengapa?)
Jadi faktor dari 6 adalah 1, 2, 3, dan 6.
c. Bentuk pangkat bilangan bulat
Untuk menyederhanakan penulisan, a a a ... a sebanyak n kali, ditulis an
dibaca a pangkat n, dengan n adalah bilangan bulat positif.

an = a a a a
n faktor

a disebut basis, sedangkan n disebut pangkat

28

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Contoh 1.12
104 = 10 10 10 10 = 10.000
53 = 5 5 5 = 125
26 = 2 2 2 2 2 2 = 64
Diskusikan.
1.
2.


Apakah 26 = 43?
Nyatakan bilangan berikut dalam bentuk pangkat bilangan basis lain
a. 104
b. 56
c. 38

d. Bilangan Prima
Bilangan prima adalah bilangan bulat positif yang hanya memiliki dua faktor, yaitu
1 dan bilangan itu sendiri. Misal p adalah bilangan prima maka faktor dari p hanya
1 dan p.
Dengan melakukan percobaan berikut, mari menemukan bilangan prima antara 1
sampai 100. Ikuti langkah berikut.
1. Coretlah bilangan 1
2. Coretlah bilangan kelipatan 2 kecuali 2
3. Coretlah bilangan kelipatan 3 kecuali 3
4. Coretlah bilangan kelipatan 5 kecuali 5
5. Coretlah bilangan kelipatan 7 kecuali 7
1

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38

39

40

41

42

43

44

45

46

47

48

49

50

51

52

53

54

55

56

57

58

59

60

61

62

63

64

65

66

67

68

69

70

71

72

73

74

75

76

77

78

79

80

81

82

83

84

85

86

87

88

89

90

91

92

93

94

95

96

97

98

99

100

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

29

Dengan mengikuti langkah di atas didapatkan bilangan-bilangan yang tidak tercoret


itulah bilangan prima antara 1 sampai 100. Daftarlah semua bilangan prima yang
kalian dapatkan!
2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, ..., ..., ..., ..., ..., ..., ..., ..., ..., ..., ..., ...
Keterangan:
Bilangan bulat positif selain 1 dan prima disebut dengan bilangan komposit.

Diskusikan.
Mengapa 1 bukan bilangan prima?

e. Pembagian bilangan bulat


Pada bilangan bulat positif, jika a b = n, dengan a, b, n bilangan bulat positif maka
n dapat dinyatakan sebagai pengurangan berulang

{ {

n b b b ... b = 0
a kali
atau

n a a a ... a = 0
b kali

Contoh 1.13
Karena sedang baik hati bu Futri ingin
membagi-bagikan kue kepada tetangganya.
Kue yang dimiliki Bu Futri adalah 20 kue,
sedangkan tetangga yang akan dibei kue
tersebut ada 10 tetangga. Jika Bu Futri ingin
membagi rata semua kue tersebut, maka
masing-masing tetangga mendapatkan
berapa kue?

Sumber: Kemdikbud

30

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Gambar 1.25 Ibu membawa kue


Semester I

Di unduh dari : Bukupaket.com

Alternatif
Penyelesaian
20 dibagi 10 dapat diartikan pengurangan 20 oleh 10 secara berulang hingga habis.
Dapat ditulis 20 10 10 = 0. 20 dikurangi 10 secara berulang hingga 2 kali hingga
20
habis, dengan kata lain hasil dari 20 dibagi 10 adalah 2, ditulis
= 2.
10
Jadi masing-masing tetangga Bu Futri mendapatkan 2 kue.
Pada pembagian di atas 20 adalah bilangan yang dibagi, 10 adalah pembagi, sedangkan 2
adalah hasil bagi.
1
Misalkan a dan b bilangan bulat, a b = a
, b 0
b

Contoh 1.14
Seekor Tupai mula-mula berdiri di titik 0,
Tupai itu dapat melompat ke kiri atau ke kanan.
Sekali melompat jauhnya 3 satuan. Tupai telah
melompat ke kiri dan berada di titik 15 sebelah
kiri nol. Berapa kali Tupai telah melompat?

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.26 Tupai melompat

Alternatif
Penyelesaian
Tupai melompat ke arah kiri (ke arah kiri titik nol artinya daerah bilangan negatif).
Gerakan Tupai dapat digambarkan pada garis bilangan berikut ini.
15

-20 -19 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1
Gambar 1.27 Ilustrasi tupai melompat

Jarak yang ditempuh tupai untuk satu kali melompat adalah 3 satuan.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

31

Untuk menempuh titik 15 (15 artinya titik 15 di sebelah kiri nol), tupai harus
melompat sebanyak 5 kali (ke kiri).
Misal banyak lompatan kangguru adalah t.
1
t = 15 3 = 5
atau t = 15
maka t = 5.
3
(lihat garis bilangan di atas, 5 adalah banyak anak panah 3 satuan arah ke kiri).
Jadi tupai telah melompat sebanyak 5 kali.
Secara umum jika a, b, dan c adalah bilangan bulat.
c
c
Jika a b = c maka a = , dengan b 0 atau Jika a b = c maka b = , dengan
b
a
a0
f. Bilangan habis dibagi
12 3 = 4
Dari pembagian bilangan bulat ini kita dapat menyebut:
a. 12 adalah bilangan yang dibagi
b. 3 adalah bilangan pembagi
c. 4 adalah bilangan hasil bagi
d. 3 habis membagi 12
e. 12 habis dibagi 3
20 2 = 10
Dari pembagian bilangan bulat ini kita dapat menyebut:
a. 20 adalah bilangan yang dibagi
b. 2 adalah bilangan pembagi
c. 10 adalah bilangan hasil bagi
d. 2 habis membagi 20
e. 20 habis dibagi 2
Misalkan a dan b bilangan bulat. Bilangan a dikatakan habis dibagi b dengan b
0 jika ada bilangan bulat k sehingga berlaku a = k b atau a merupakan kelipatan
dari b.

Diskusikan.
Apakah 2 habis membagi bilangan ganjil?

32

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Masalah 1.6
Setelah satu tahun menikah, akhirnya bu Nikma melahirkan anak pertamanya pada
hari rabu. Bu Nikma berjanji akan mengadakan acara syukuran kelahiran anak
pertamanya setelah 365 hari lagi. Pada hari apakah Bu Nikma akan mengadakan
syukuran?
Alternatif Pemecahan Masalah
Untuk memecahkan Masalah 1.6 amati pola pada Tabel 1.10 berikut.
Tabel 1.10 Pola n hari kemudian

... hari kemudian

Nama hari

Pola ke-

Kamis

Jumat

Sabtu

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

8=17+1

Kamis

9=17+2

Jumat

10 = 1 7 + 3

Sabtu

10

Perhatikan pola hari tersebut. Hari pada pola ke-1 sama dengan pola ke-8, pola ke-2 sama
dengan pola ke-9, pola ke-3 sama dengan pola ke-10, dan seterusnya. Artinya, setiap pola
hari selalu berulang 7 hari. Oleh karena itu, untuk menentukan n hari kemudian hari apa,
kita cukup melihat sisa hasil bagi n oleh 7. Hasil bagi 365 oleh 7 adalah 52 sisa 1, dengan
kata lain 365 = 52 7 + 1. Karena sisanya adalah 1 berarti 365 hari lagi sama dengan 1
hari lagi setelah hari Rabu yaitu hari Kamis.
Masalah 1.7
Dua orang sahabat bernama Dina dan Okta membuat kesepakatan untuk berpisah dalam
waktu yang lama demi mengejar cita-cita di luar negeri. Mereka membuat perjanjian
akan bertemu lagi 22014 hari lagi setelah mereka membuat perjanjian. Jika Dina dan Okta
membuat perjanjian pada hari senin, maka seandainya mereka bisa memenuhi janji
mereka akan bertemu lagi pada hari apa?

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

33

Alternatif Pemecahan Masalah


Untuk memecahkan Masalah 1.7, amati pola pada Tabel 1.11 berikut.
Tabel 1.11 Pola 2n hari kemudian

2n

... hari kemudian

Hari

Pola ke

21 = 2

Rabu

2 =4

Jumat

23 = 8

Selasa

2 = 16

16

Rabu = pola ke-1

25 = 32

32

Jumat = pola ke-2

2 = 64

64

Selasa = pola ke-3

Dengan melihat Tabel 1.11, kita bisa melihat hari pada pola ke-1 sama dengan
pola ke-4, pola ke-2 sama dengan pola ke-5, pola ke-3 sama dengan pola ke-6, dan
seterusnya. Artinya pola bilangan tersebut berpola 3 pada bilangan pangkatnya. Oleh
karena itu, untuk mengetahui 22014 hari apa, kita cukup melihat sisa hasil bagi 2014
oleh 3. Karena sisa hasil bagi 2014 oleh 3 adalah 1, maka 22014 hari lagi sama dengan
pola ke-1 (21) lagi yaitu hari Rabu.

Ayo Kita
Menalar
1. Pada perkalian bilangan bulat a b, jika salah satu a atau b adalah 0, tentukan
kemungkinan hasil kalinya.
2. Sifat tertutup pada himpunan Bilangan Bulat terhadap operasi perkalian artinya
hasil perkalian dua bilangan bulat adalah bilangan bulat juga. Buatlah dugaan.
a. Apakah operasi perkalian pada himpunan Bilangan Bulat memenuhi sifat
tertutup? Jelaskan.
b. Apakah operasi pembagian pada himpunan Bilangan Bulat memenuhi sifat
tertutup? Jelaskan.
3. Salin dan lengkapi Tabel 1.12 berikut.

34

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Tabel 1.12 Perkalian bilangan bulat

Bilangan I

Bilangan II

Bilangan bulat
positif (+)

Bilangan bulat
negatif ()

0
Bilangan bulat positif (+)
Bilangan bulat negatif ()

Operasi pembagian pada bilangan bulat

4. Jika a dan b adalah sebarang bilangan bulat tak nol. Tentukan kemungkinan hasil
dari a b.
5. Jika a = 0, dan b adalah sebarang bilangan bulat. Tentukan kemungkinan hasil
dari a b.
6. Jika b = 0, dan a adalah sebarang bilangan bulat. Tentukan kemungkinan hasil
dari a b.
Tabel 1.13 Pembagian bilangan bulat

Bilangan yang dibagi


0

Bilangan bulat
positif (+)

Bilangan bulat
negatif ()

Pembagi

0
Bilangan bulat positif (+)
Bilangan bulat negatif ()

8. Apakah operasi pengurangan dan pembagian memenuhi sifat komutatif?


Jelaskan.
9. Tentukan pemecahan masalah 1.5
10. Jika hari ini adalah hari minggu, maka 32014 hari sebelumnya adalah hari apa?
Ayo Kita
Berbagi
Presentasikan jawaban kalian di depan kelas. Beri tanggapan kepada teman-teman
kalian yang mempunyai jawaban berbeda.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

35

?!

Latihan 1.3

1. Tentukan hasil operasi berikut menggunakan garis bilangan dan tentukan hasilnya

a. 4 6

b. 4 (6)

c. (4) 6

d. 6 (4)

e. (4) (6)

2. Nyatakan operasi yang ditunjukkan pada garis bilangan berikut dan tentukan hasilnya
a.

-20 -19 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
b.

-20 -19 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
c.


-16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
3.

Tentukan hasil dari

a.
b.
c.

5 ( 15 6)
12 ( 7) + (16) (2)
15 (3) 7 (4)

d.

[1 + 2 3 4] [9 x 7 (7 8) (6 + 5)]

4.

Pak Margono memiliki ladang salak pondoh yang sudah ditanam mulai ia berumur
15 tahun. Produksi salaknya selalu meningkat setiap tahun. Pada tahun pertama
ladang tersebut menghasilkan 1 ton buah salak, Tahun kedua menghasilkan 2 ton
buah begitu seterusnya setiap tahun. Dapatkah kamu menemukan total hasil produksi
salak Pak Margono hingga tahun ke 50?

5.

Astronomi. Edmund Halley (16561742) adalah orang yang pertama


kali melihat komet yang dinamakan
Komet Halley pada tahun 1682. Ia
dengan tepat memprediksi bahwa
komet tersebut akan muncul setiap 76
tahun kemudian.
a. Berdasar perhitungan Halley, tahun berapakah Komet Halley muncul di
abad yang lalu?

36

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

6.

b. Kapan Komet halley diharapkan muncul kembali?


c. Apakah Edmund Halley dapat melihat komet tersebut untuk kedua kalinya?
Jelaskan.
Buatlah suatu soal yang melibatkan operasi perkalian, pembagian, penjumlahan
dan pengurangan yang hasil adalah 8.

7.

Pak Asari memiliki memilik 12 lembar uang $10,00. Pak Asari ingin
menukarkan dengan mata uang rupiah untuk membeli suatu barang. Jika
kurs rupiah saat ini adalah Rp.12.500,00 tiap $1,00, tentukan jumlah uang
yang diterima Pak Asari setelah ditukarkan menjadi rupiah.

8.

Sebelum berangkat umroh, Pak Ahmad menukarkan uangnya senilai


Rp.16.500.000,00 menjadi 5.000 Real (mata uang Arab saudi). Tentukan kurs
(nilai tukar) rupiah terhadap Real pada saat Pak Ahmad menukarkan uangnya.

9.

Seekor katak mula-mula di titik asal (titik 0). Katak itu dapat melompat ke
kiri atau ke kanan. Sekali melompat jauhnya 4 satuan. Jika katak melompat
dua kali ke kanan, kemudian 3 kali ke kiri, tentukan posisi katak itu setelah
lompatan terakhir.

10. Tentukan:
a. Banyak angka 0 pada hasil bagi 201420142014 2014.
b. Apabila angka 2, 1, 0, dan 4 masing-masing terdapat 300 angka seperti
pola soal a, berapakah hasil baginya ketika dibagi 2014?
11.

Untuk mengisi liburan sekolah Adi dan Budi bekerja serabutan. Adi bekerja
selama 5 hari, setiap hari bekerja selama 7 jam dengan gaji Rp. 10.000,00
perjam. Sedangkan Budi bekerja selama 6 hari, setiap hari bekerja selam 8
jam dengan gaji Rp. 12.000,00 perjam. Tentukan jumlah gaji yang diterima
oleh Adi dan Budi.

12. Suatu olimpiade matematika memiliki aturan sebagai berikut. Jika jawaban benar
memdapatkan nilai 4, jika jawaban salah -2, jika tidak dijawab -1. Soal olimpiade
terdiri dari 50 soal
a. Siswa A menjawab 45 soal, dengan 35 soal berhasil dijawab dengan
benar. Berapakah nilai siswa A?
b. Siswa B menjawab 40 soal, dengan nilai 96. Berapa soal yang berhasil
dijawab oleh siswa B?
13. Sandi merayakan hari ulang tahunnya yang ke-25 pada hari jumat. Jika
selama hidup Sandi melewati 6 kali tahun kabisat, maka Sandi lahir pada
hari apa? Jelaskan.
14. Jika hari ini adalah hari selasa, maka 52000 lagi hari apa?
15. Jika hari ini adalah hari senin, maka 71000000 hari yang lalu hari apa?

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

37

Kegiatan 1.4

Kelipatan dan
Faktor Bilangan Bulat

Saat masih duduk di sekolah dasar kalian sudah mengenal dengan istilah Kelipatan
Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Di kelas VII
ini kalian akan mempelajari lebih dalam tentang KPK dan FPB beserta aplikasinya
dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.

Masalah 1.8
Zainul, Evan, dan Tohir mempunyai
langganan bakso yang sama. Zainul
membeli bakso setiap 2 hari sekali, Evan
setiap 3 hari sekali, sedangkan Tohir
setiap 5 hari sekali. Jika pada hari ini
mereka membeli bakso bersama-sama,
tentukan setiap berapa hari mereka makan
bakso bersama-sama. Jelaskan.
Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.28 Makan bakso

Masalah 1.9

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.29 Regu pramuka

38

Utusan anggota pramuka dari kelas VII,


VIII, dan IX sebuah SMP untuk mengikuti
Perkemahan Sabtu Minggu (Persami)
sebanyak 108 orang. Utusan dari kelas VII
sebanyak 30 orang, kelas VIII sebanyak
36 orang dan dari kelas IX sebanyak 42
orang. Untuk acara baris-berbaris semua
utusan dibagi dalam beberapa kelompok.
Tiap kelompok merupakan campuran dari
kelas VII, VIII, dan IX, dengan jumlah
anggota tiap kelompok adalah sama.
1) Berapa
sebanyakbanyaknya
kelompok yang dapat dibentuk?
2) Berapa banyak anggota tiap
kelompok?

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Beberapa dari kalian mungkin sudah bisa memecahkan masalah di atas, beberapa
juga masih belum bisa. Untuk memahami lebih lanjut tentang KPK dan FPB mari
ikuti kegiatan berikut.
Ayo
Kita Amati
Untuk memahami masalah tersebut, coba kalian pahami tentang perkalian persekutuan
dan faktor persekutuan.
a. Kelipatan Persekutuan
Daftarlah sepuluh kelipatan bilangan berikut secara urut dari yang terkecil hingga
terbesar. Kelipatan yang dimaksud adalah kelipatan bilangan bulat positif. Perhatikan
Tabel 1.14 berikut.
Tabel. 1.14 Kelipatan bilangan
Bilangan
a

a1

a2

a3

a4

a5

a6

a7

a8

a9

a 10

10

10

12

14

16

18

20

12

15

18

21

24

27

30

12

16

20

24

28

32

36

40

10

15

20

25

30

35

40

45

50

12

18

24

30

36

42

48

54

60

14

21

28

35

42

49

56

63

70

16

24

32

40

48

56

64

72

80

Dari Tabel 1.14 daftar bilangan-bilangan yang sama antara kelipatan 1 dan 2 adalah 2, 4,
6, 8, dan 10
Bilangan 2, 4, 6, 8, dan 10 disebut sebagai kelipatan persekutuan dari 1 dan 2.
Sedangkan 2 disebut Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari 1 dan 2.

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan yang memuat kata KPK dan FPB

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

39

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

Contoh 1.15
Dengan mengamati pola pada Tabel 1.12, daftarlah lima bilangan kelipatan dari
bilangan-bilangan berikut serta tentukan KPKnya.
a. 1 dan 3
b. 2 dan 5
c. 3 dan 6
d. 4 dan 7
e. 3, 4, dan 7
Alternatif
Penyelesaian
a. Kelipatan bilangan 1 dan 3 adalah 3, 6, 9, 12, 15
b. Kelipatan bilangan 2 dan 5 adalah 10, 20, ..., ..., ...
c. Kelipatan bilangan 3 dan 6 adalah 6, 12, ..., ..., ...
d. Kelipatan bilangan 4 dan 7 adalah 28, ..., ..., ..., ...
e. Kelipatan bilangan 3, 4, dan 7 adalah ..., ..., ..., ..., ...
Dari daftar lima bilangan kelipatan di atas, bisa kita amati sebagai berikut.
KPK dari 1 dan 3 adalah 3
KPK dari 2 dan 5 adalah 10
KPK dari 3 dan 6 adalah 6
KPK dari 4 dan 7 adalah 28
KPK dari 3, 4, dan 7 adalah ...

Contoh 1.16
Tentukan KPK dari bilangan-bilangan berikut.
a. 6 dan 15
b. 3, 6, 8
c. 16 dan 18
d. 17 dan 23

40

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif
Penyelesaian
a. Daftar kelipatan dari 6 dan 15

Kelipatan 6 adalah 6, 12, 18, 24, 30

Kelipatan 15 adalah 15, 30

Dari daftar tersebut KPK dari 6 dan 15 adalah 30

b. Daftar kelipatan dari 3, 6, dan 8


Kelipatan 3 adalah 3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24

Kelipatan 6 adalah 6, 12, 18, 24

Kelipatan 8 adalah 8, 16, 24

Dari daftar tersebut KPK dari 3, 6, dan 8 adalah 24

c. Daftar beberapa kelipatan dari 16 dan 18


Kelipatan 16 adalah 16, 32, 48, 64, 80, 96, 112, 128, 144

Keliapatn 18 adalah 18, 36, 54, 72, 90, 108, 126, 144

Dari daftar tersebut KPK dari 16 dan 18 adalah ...

d. Daftar beberapa kelipatan dari 17 dan 23


Kelipatan 17 adalah 17, 34, ..., ..., ... dan seterusnya

Kelipatan 23 adalah ..., ..., ... dan seterusnya

Dari daftar tersebut KPK dari 17 dan 23 adalah ....

Untuk Contoh soal nomor 1.16a dan 1.16b, cara mendaftar cukup cepat untuk
menemukan KPK dari bilangan-bilangan yang dimaksud. Namun untuk contoh
soal 1.16c dan 1.16d, cara mendaftar kurang efektif untuk menentukan KPK dari
bilangan-bilangan yang dimaksud di atas.
Untuk bilangan yang KPK-nya cukup besar kalian bisa menggunakan cara:
1. Faktorisasi prima
2. Pembagian bersusun
b. Menentukan KPK dengan Faktorisasi Prima
Untuk menentukan KPK dengan cara faktorisasi prima, kalian harus bisa menyatakan suatu bilangan bulat positif dalam bentuk perkalian bilangan-bilangan prima.
Contoh 1.17
Tentukan KPK dari 90 dan 168

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

41

Alternatif
Penyelesaian
Langkah 1: menyatakan bilangan 90 dan 168 ke dalam bentuk faktorisasi prima.
Untuk menentukannya bisa menggunakan bantuan pohon faktor, sebagai berikut.
90

168
45

15

84

42

21

2
3

Dari pohon faktor tersebut dapat dituliskan sebagai berikut.


90 = 2 32 5
168 = 23 3 7
Langkah 2 : Mengalikan semua faktor-faktor pada masing-masing bilangan dengan
ketentuan: Jika terdapat faktor prima yang sama pada kedua bilangan, maka dipilih
yang pangkat tertinggi.
KPK dari 90 dan 168 adalah 23 32 5 7 = 2.520

Menentukan KPK dengan Pembagian Bersusun

Contoh 1.18
Tentukan KPK dari 9, 15, dan 42

42

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif
Penyelesaian
Langkah 1: Bagi ketiga bilangan tersebut secara berususun hingga hasil bagi semua
bilangan adalah 1, seperti berikut.
9

15

42
3

14

2
7
3

5
3
1

Keterangan:
Tanda panah merah berarti bilangan tersebut tidak terbagi habis oleh pembaginya.
Langkah 2: Kalikan semua pembagi
KPK dari 9, 15, dan 42 adalah 3 2 7 5 3 = 630
Tugas kalian
1. Tentukan KPK dari 54, 90, dan 168 dengan cara faktorisasi prima.
2. Tentukan KPK dari 90 dan 168 dengan cara pembagian bersusun.
Masalah 1.10
1. Diketahui tiga bola lampu, A, B, dan C. Lampu A
menyala setiap 2 menit sekali. Lampu B menyala setiap
3 menit sekali. Lampu C menyala setiap 5 menit sekali.

Suatu ketika seorang pengamat mengamati lampu A


menyala pada menit ke-1. Lampu B menyala 2 menit
setelah lampu A menyala. Sedangkan lampu C menyala
3 menit setelah lampu A menyala. Tentukan:
a. Pada menit ke berapa ketiga lampu tersebut
menyala bersama untuk pertama kali (sejak lampu
A menyala)
b. Pada menit ke berapa ketiga lampu tersebut menyala
bersama untuk kedua kali (sejak lampu A menyala)
c. Pola ketiga lampu menyala bersama

C
Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.30 Bola lampu

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

43

Alternatif Pemecahan Masalah


a. Untuk mengetahui waktu ketika ketiga lampu menyala bersama-sama kita bisa
mendaftar menit-menit lampu tersebut menyala, dengan kata lain, kita mendaftar
kelipatan dari menit menyalanya lampu

Jadi ketiga lampu tersebut menyala bersama untuk pertama kali adalah pada
menit ke-9 atau 8 menit setelah lampu A menyala.

b. Untuk menentukan ketiga lampu menyala ketiga kali, kita bisa meneruskan
mendaftar pola kelipatan. Namun cara tersebut kiranya cukup lama, kita bisa
menghitung KPK dari 2, 3, dan 5 untuk menentukan waktu ketiga lampu menyala
pertama kali.

KPK dari 2, 3, dan 5 adalah 2 3 5 = 30


Jadi ketiga lampu tersebut menyala untuk kedua kali pada menit ke-39 atau 30
menit sejak ketiga lampu menyala pertama kali

c. Berikut pola waktu di mana ketiga lampu tersebut menyala bersama-sama


9, 39, 69, 99, ....

Atau ditulis dengan notasi

9 + k 30, dengan k = bilangan bulat positif

c. Faktor Persekutuan
a dikatakan faktor dari bilangan bulat b jika a membagi habis b. Dengan kata lain
dapat ditulis b = a n, dengan n adalah suatu bilangan bulat.
Daftarlah faktor-faktor positif dari bilangan berikut!
Faktor positif dari 6 adalah 1, 2, 3, 6
Faktor positif dari 8 adalah 1, 2, 4, 8
Faktor positif dari 9 adalah 1, 3, 9
Faktor positif dari 13 adalah 1 dan 13
Faktor positif dari 15 adalah 1, 3, 5, dan 15
Faktor positif dari 24 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, dan 24
Faktof positif dari 36 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, ..., ...
Faktof positif dari 48 adalah 1, 2, 3, 4, 6, 8, ..., ..., ..., ...,
44

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Contoh 1.19
Tentukan FPB dari bilangan-bilangan berikut.
a. 6 dan 8
b. 6 dan 9
c. 8 dan 13
d. 15 dan 6
e. 24 dan 36
f. 24 dan 48
g. 36 dan 48
Alternatif
Penyelesaian
Dengan melihat daftar di atas, FPB dari
a. 6 dan 8 adalah 2
b. 6 dan 9 adalah 3
c. 8 dan 13 adalah 1
d. 15 dan 6 adalah 3
e. 24 dan 36 adalah 12
f. 24 dan 48 adalah ...
g. 36 dan 48 adalah ...
d. Menentukan FPB dengan Faktorisasi Prima
Contoh 1.20
Tentukan FPB dari 90 dan 168
Alternatif
Penyelesaian
Langkah 1: menyatakan bilangan 90 dan 168 ke dalam bentuk faktorisasi prima
Untuk menentukannya bisa menggunakan bantuan pohon faktor, sebagai berikut.
90

168
45

2
3

15

90 = 2 3 5

84

42

168 = 23 3 7

21

2
3

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

7
45

Langkah 2: Mengalikan semua faktor-faktor yang sama pada masing-masing bilangan


dengan ketentuan : pilih yang pangkat terendah.
FPB dari 90 dan 168 adalah 2 3 = 6
e. Menentukan FPB dengan Pembagian Bersusun
Contoh 1.21
Tentukan KPK dari 24, 48, 72
Langkah 1: Bagi ketiga bilangan tersebut secara berususun hingg hasil bagi semua
bilangan adalah 1, seperti berikut.
24

48

72

12

24

36

12

18

2
2
3
3
2
2

Langkah 2: Kalikan pembagi yang habis membagi semua bilangan.


FPB dari 24, 48, dan 72 adalah 2 2 3 = 12
Tugas kalian
1. Tentukan FPB dari 24, 48, dan 72 dengan cara faktorisasi prima.
2. Tentukan FPB dari 90 dan 168 dengan cara pembagian bersusun.
Alternatif Pemecahan Masalah 1.8
Setelah memahami konsep kelipatan persekutuan, kita bisa menemukan pemecahan
Masalah 1.8 yang disajikan di awal Sub Bab ini.
Pola makan Zainul, Evan, dan Tohir adalah kelipatan persekutuan dari 2, 3, dan 5.
Jadi Zainul, Evan, dan Tohir akan makan bersama-sama lagi setelah 30 hari, 60 hari, 90 hari,
dan seterusnya. Jadi, mereka akan makan bersama lagi untuk kedua kalinya setelah 30 hari.

46

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif Pemecahan Masalah1.9


Dengan memahami konsep faktor persekutuan, kita bisa menemukan pemecahan
Masalah 1.9 yang disajikan di awal Sub Bab ini.
a. Banyak kelompok yang bisa dibuat adalah faktor persekutuan dari 30, 36, dan 42
yaitu 1, 2, 3, atau 6 kelompok.

Jika 1 kelompok artinya anak-anak tersebut tidak dibagi dalam kelompok

Jadi kelompok yang mungkin bisa dibuat adalah 2, 3, atau 6
b. Banyak anggota tiap kelompok
Jika banyak kelompok = 2, maka banyak anggota tiap kelompok 108 = 54 anak.
2
Jika banyak kelompok = 3, maka banyak anggota tiap kelompok

108
= 36 anak.
3

Jika banyak kelompok = 6, maka banyak anggota tiap kelompok

108
= 18 anak.
6

Masalah 1.11
FPB dari dua bilangan asli adalah A, dan B adalah 5. Sedangkan hasil kalinya (A B)
adalah 1000. Tentukan bilangan A dan B yang jumlahnya (A + B) paling kecil.
Alternatif pemecahan masalah
Hasil kali dari dua bilangan sama dengan hasil kali dari FPB dan KPK-nya (selikilah).
Karena FPB-nya adalah 5, dan hasilnya kalianya adalah 1000, maka
KPK (A, B) =

2.000
s

200 = 23 52

Karena FPB (A, B) = 5, maka hanya satu bilangan saja yang mempunya faktor 5.
Sedangkan bilangan yang lain pasti mempunyai faktor 52 (agar KPK-nya 200). Pasangan
yang mungkin adalah
A

23 52 = 200

23 5 = 40

52 = 25

Dari kedua bilangan yang mungkin tersebut yang jumlahnya paling kecil adalah 40
+ 25 = 65
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

47

Ayo Kita
Menalar
1. Misal ada dua bilangan prima a dan b. Tentukan FPB dan KPK dari kedua
bilangan tersebut. Jelaskan.
2. .Diketahui bilangan bulat positif c dan d.

6 membagi c.

6 membagi d.
a. Apakah 6 adalah FPB dari c dan d? Jelaskan.
b. Apakah syarat kita bisa memastikan bahwa 6 adalah FPB dari c dan d.

3. Diketahui tiga bilangan bulat positif e, f, dan g. e dan f keduanya membagi g.


Jelaskan langkah kalian untuk memastikan bahwa g adalah KPK dari e dan f.
4. Dua bilangan asli X dan Y memiliki FPB = 4, dan KPK = 72. 4 dan 72 adalah
salah satu pasangan bilangan yang dimaksud, tentukan semua pasangan bilangan
lainnya. Jelaskan
5. Diketahui tiga bola lampu, A, B, dan C. Lampu A menyala setiap 3 menit sekali.
Lampu B menyala setiap 4 menit sekali. Lampu C menyala setiap 7 menit sekali.

Suatu ketika seorang pengamat mengamati lampu A menyala pada menit ke1. Lampu B menyala 1 menit setelah lampu A menyala. Sedangkan lampu C
menyala 2 menit setelah lampu A menyala. Tentukan:
a. Pada menit ke berapa ketiga lampu tersebut menyala bersama untuk pertama
kali (sejak lampu A menyala)
b. Pada menit ke berapa ketiga lampu tersebut menyala bersama untuk kedua
kali (sejak lampu A menyala)
c. Pola ketiga lampu menyala bersama (sejak lampu A menyala)
Ayo Kita
Berbagi

Sajikan hasil menalar kalian di depan kelas. Sampaikan alasan kalian sebaik mungkin.
Tanggapi pendapat teman kalian yang berbeda.

48

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

?!

Latihan 1.4

1. Pada suatu hari Vera dan Veronika belanja bersamaan di sebuah pasar
swalayan. Vera belanja setiap 12 hari sekali. Sedangkan Veronika belanja
setiap 14 hari sekali. Setelah berapa hari, Vera dan Veronika akan bersamaan
belanja di Swalayan tersebut ?
2. Pada sebuah pertunjukan sirkus, terdapat 3 buah lampu, yaitu lampu warna
merah, kuning, dan hijau. Mula-mula ketiga lampu itu menyala bersamaan.
Kemudian lampu merah menyala setiap 5 detik, lampu kuning menyala setiap
4 detik dan lampu hijau menyala setiap 8 detik. Tiap berapa detik ketiga lampu
itu menyala bersamaan?
3. Tentukan KPK dari bilangan-bilangan berikut.

a. 12 dan 28

b. 25 dan 25

c. 16, 24 dan 36

d. 24, 48, dan 72

4. Tentukan FPB dari bilangan-bilangan berikut.


a. 36 dan 48

b. 24 dan 72

c. 24, 36, dan 72

d. 15, 30, 60, dan 105

5. Tentukan bilangan bulat positif terkecil yang dapat dibagi oleh 3, 4, 5, dan 7.
6. Apakah 480 adalah KPK dari 120 dan 160? Jelaskan.
7. Apakah 20 adalah FPB dari 120 dan 160? Jelaskan.
8. Ibu Mona memiliki kelinci sebanyak 80 ekor. Ia ingin membagi kelinci
tersebut dalam beberapa kandang. Banyak kandang sama dengan banyak
faktor bilangan 80 dan banyak kelinci dalam setiap kandang adalah hasil bagi
banyak kelinci dengan banyak kandang.

a. Berapakah banyak kandang yang harus dibuat Ibu Mona?

b. Berapakah banyak kelinci dalam setiap kandang?


c. Apakah banyak kelinci dalam setiap kandang juga merupakan faktor dari
banyaknya kelinci keseluruhan? Berikan alasanmu.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

49

9. Diberikan bilangan 37, 41, 51.


a. Tentukan faktor dan faktor prima bilangan tersebut.

b. Apakah berbeda faktor bilangan dengan faktor primanya ? Jelaskan


alasanmu.

10. Diberikan bilangan 30 dan 60


a. Tentukan faktor-faktor kedua bilangan tersebut

b. Apakah ada faktor bilangan yang sama diantara faktor-faktor bilangan


itu? Sebutkan.

c. Berapa banyak faktor prima yang sama diantara faktor-faktor bilangan itu.

11. Rina, Rini dan Reni bekerja di percetakan. Setiap 45 menit Rina minum
segelas air. Rini minum air setiap 60 menit dan Reni minum setiap 90 menit.
Jika mereka minum bersama pada jam 08.00, setelah berapa menitkah mereka
akan minum bersama lagi? Jam berapakah itu?
12. Tedy, Saleh dan Aris sedang menanam benih di kebun. Setiap memasukkan
benih ke dalam tiga lubang Tedy merogoh kantong benih di pinggangnya.
Saleh merogoh kantongnya setiap mengisi 4 lubang, sementara Aris merogoh
kantongnya setelah mengisi 5 lubang. Jika pada lubang pertama mereka mengisi
bersamaan setiap berapa lubangkah mereka akan mengisi bersama lagi?
13. Seorang peternak telur sedang memanen telur. Dia memasukkan telur telur
tersebut secara rapi ke dalam kotak-kotak. Dia lupa menghitung banyak telur
yang dimasukkan kotak ketika itu. Yang dia ingat, jika diambil 2an, maka
tersisa 1, jika diambil 3an juga tersisa 1, jika diambil 4an, 5an , dan 6an, juga
tersisa 1. Tentukan banyak telur yang dipanen oleh peternak telur tersebut?
14. Seorang peternak telur sedang memanen telur. Dia memasukkan telur telur
tersebut secara rapi ke dalam kotak-kotak. Dia lupa menghitung banyak telur
yang dimasukkan kotak ketika itu. Yang dia ingat, jika diambil 2an, maka
tersisa 1, jika diambil 3an juga tersisa 1, jika diambil 4an, 5an , dan 6an, juga
tersisa 1. Tentukan tentukan banyak telur yang dipanen oleh peternak telur
tersebut?
15. Di suatu galaksi yang jauh di sana, 3 komet mampu dilihat dari planet X.

50

Komet A terlihat setiap 6 tahun sekali, terakhir terlihat pada tahun 2007

Komet B terlihat setiap 7 tahun sekali, terakhir terlihat pada tahun 2009

Komet C terlihat setiap 8 tahun sekali, terakhir terlihat pada tahun 2009

Pada tahun berapa ketiga komet tersebut dapat terlihat secara bersama-sama?

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Membandingkan
Bilangan Pecahan

Kegiatan 1.5

Dalam kehidupan sehari-hari kadang kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang


berkaitan dengan bilangan pecahan.Misalnya, lebih memilih 1 bagian atau 3
2
4
bagian? Jika tujuanyaadalah memilih bagian yang lebih banyak tentunya kita harus
tahu, manakah di antara bilangan pecahan tersebut yang lebih besar nilainya.
Berikut disajikan masalah yang terkait dengan bilangan pecahan. Diskusikan
pemecahan masalah bersama teman kalian (tidak harus langsung terpecahkan).

Masalah 1.12
Dalam suatu acara ulang tahun, undangan
yang datang dibagi menjadi 4 kelompok
untuk menikmati kue yang sama (bentuk
dan ukuran), yang sudah dihidangkan pada
masing meja di kelompok tersebut. Kue
tersebut dibagi sama rata kepada anak yang
menghadap meja. Setiap undangan yang
datang boleh memilih duduk di bangku meja
mana pun. Adit adalah peserta undangan
terakhir yang datang di acara tersebut, melihat
bangku meja A sudah ada 6 anak, meja B ada
7 anak, meja C ada 8 anak, dan meja D ada
9 anak.

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.31 Kue ulang tahun

a. Jika Adit memilih bergabung di bangku meja B, maka banyak bagian kue yang
akan didapatkan oleh Adit akan sama dengan dengan anak yang memilih meja
apa? Jelaskan.
b. Jika Adit ingin mendapatkan bagian kue yang paling banyak di antara keempat
pilihan, maka seharusnya Adit memilih meja apa? Jelaskan.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

51

Masalah 1.13
Dalam suatu acara syukuran
kenaikan kelas, Dita mengundang
teman-temannya ke rumahnya. Dita
mempersiapkan dua kelompok yang
sudah diatur pada dua meja. Meja
X diberikan 2 kue, sedangkan meja
Y diberikan 3 kue. Kue tersebut
dibagi sama rata kepada anak
yang menghadap meja. Undangan
yang datang boleh memilih duduk
X
Y
di bangku meja mana pun. Antin
adalah peserta undangan terakhir
Sumber: Kemdikbud
yang datang di acara tersebut,
Gambar 1.32 Syukuran kenaikan kelas
melihat bangku meja X sudah ada
6 anak, dan meja Y ada 8 anak. Jika Antin ingin mendapatkan bagian kue yang lebih
banyak di antara kedua pilihan, maka seharusnya Antin memilih meja apa? Jelaskan.
Untuk memecahkan masalah tersebut kalian harus memahami cara membandingkan
bilangan pecahan.
Ayo
Kita Amati
Ada kalanya dalam kehidupan sehari-hari kita tidak cukup dengan bilangan bulat
saja. Seperti pada masalah berikut. Bagaimanakan menyatakan : (a) banyak kue yang
tersisa, (b) banyak air dalam gelas, (c) panjang potongan kain.

5
4
3
2
1

(a) Potongan kue

(c) Potongan kain

(b) Gelas air


Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.33 Potongan kue, gelas air, potongan kain

52

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Untuk menyatakan Gambar 1.33 kita perlu menggunakan bilangan pecahan.


Dengan membagi menjadi bagian-bagian seperti pada Gambar 1.33, kita bisa
menyatakan sebagai berikut.
a. Pada Gambar 1.33 kue dibagi menjadi 4 bagian yang sama. bagian yang tersisa

adalah 3 bagian. Sehingga banyak kue adalah 3 dari 4 bagian kue atau

3
bagian kue.
4

b. Pada Gambar 1.33 tinggi gelas dibagi menjadi 5 bagian sama. Tinggi air yang
3
tersisa di dalam gelas adalah 3 dari 5 bagian. Sehingga banyak air adalah gelas air.
5
c. Pada Gambar 1.33 panjang kain dibagi menjadi 3 bagian sama. panjang kain

yang tersisa adalah 2 dari 3 bagian. Sehingga panjang kain yang tersisa adalah 2
3
potong kain.

Bilangan pecahan pada beberapa pernyataan di atas adalah untuk menyatakan bagian dari
keseluruhan. Jika a dan b adalah bilangan bulat, dengan b 0 dan b > a, maka bilangan
a
merepresentasikan a bagian dari b bagian sebagai objek keseluruhannya,
b
a
misal panjang, tinggi, luas, berat, volume, dan lain-lain. Pada bilangan pecahan , a
b

pecahan

disebut pembilang, sedangkan b disebut penyebut.


Untuk memperluas pemahaman kalian tentang pecahan, silahkan amati dan lengkapi
Tabel berikut. Nyatakan bagian yang berwarna biru sebagai pecahan.
Tabel 1.15 Ilustrasi pecahan

Gambar

Pecahan

1
4

1
4

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

53

2
6

5
12

4
12

2
4

3
8

4
8

54

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Ayo Kita
Menanya

Berdasakan informasi yang kalian dapatkan dari mengamati di atas, buatlah pertanyaan
yang memuat kata membandingkan bilangan pecahan

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

Suatu bilangan pecahan 2 , 3 menyatakan nilai yang sama, yaitu 1 . Pecahan2


4 6
pecahan yang senilai disebut pecahan ekuivalen atau sama. Perhatikan ilustrasi
berikut. Bagian yang berwarna kuning jika dinyatakan dalam bentuk pecahan adalah
sebagai berikut.

1
2

1
4

2
4

3
6

2
8

3
12

Gambar 1.34 Pecahan Ekuivalen (Senilai)

Untuk a, b, c, dan d bilangan bulat, dengan b 0 dan d 0


Pecahan a ekuivalen (senilai) dengan c jika a d = c b.
b
d

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

55

Ayo Kita
Menalar
1. Dengan menggunakan tanda = sama dengan, > lebih dari, atau <
kurang dari. Bandingkan pecahan-pecahan berikut:

2 ... 3
a.
7
7
b. 1 ... 1
2
3
c. 2 ... 1
6
3
d. 4 ... 5
5
6
1 ... 1
e.
2.013
2.014

2.012

... 2.014
2.013
2.015
2. Urutkan bilangan pecahan berikut dari yang terkecil
1, 2, 3 , 6

3 5 15 7
f.

3.

Tentukan bilangan yang lebih besar dari bilangan berikut.

a. 2 ... 3
a
a

a adalah bilangan bulat positif

b. 4 ... 5
b
b
2
c. 2 ...

d
c

b adalah bilangan bulat negatif


c dan d adalah bilangan bulat positif, dengan c > d

a
c
4. Tuliskan langkah kalian untuk membandingkan bilangan pecahan dengan ,
b
a
a, b, c, dan d adalah bilangan bulat, c dan d 0
5. Tentukan pemecahan masalah 1.12.
6. Tentukan pemecahan masalah 1.13.
Ayo Kita
Berbagi
Presentasikan jawaban kalian di depan kelas. Diskusikan dengan teman dan guru di
kelas, jika ada jawaban teman kalian yang berbeda.
56

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

?!
1.



Latihan 1.5
Dengan menggunakan tanda
= sama dengan
> lebih dari
atau < kurang dari
Bandingkan pecahan-pecahan berikut:
a. 3 ... 5
100
100
b.

1 ... 1
10
100

c. 2 ... 1
5
4
d.

99 ... 100
100
101

e.

1 ... 1
5000
5001

2. Urutkan bilangan pecahan berikut dari yang terkecil

1 , 11 , 3 , 6
a.
2 16 32 8
7 , 3, 1, 3
b.
24 6 3 8
4, 7 , 4 , 7
c.
5 10 25 15
d.

1 , 9 , 3 , 6
10 40 20 30

e. 1 , 2 , 3 , 4
2 5 4 5
3. Suatu ketika

1
2
siswa laki-laki dan siswa perempuan mengadakan kerja bakti
2
3

di lapangan sekolah. Jumlah siswa laki-laki dan perempuan tersebut adalah 60%
dari seluruh siswa dalam sekolah tersebut. Tentukan banyak siswa dalam sekolah
tersebut.
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

57

Kegiatan 1.6

Menjumlahkan dan Mengurangkan


Bilangan Pecahan

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menemui masalah tentang penjumlahan atau
1
pengurangan bilangan pecahan. Seperti, menjumlahkan 5 kilogram jeruk dengan
2
1
2
1
2 kilogram apel, mengurangkan 7 kilogram beras oleh
kilogram beras, dan
3
3
4
lain-lain. Untuk bisa menjumlahkan atau mengurangkan bilangan-bilangan pecahan
tersebut perhatikan contoh berikut.

Contoh 1.22
Nina membeli 1 kg buah jeruk. Mengingat teman-temannya akan datang ke rumah,
4
Ia membeli lagi 3 kg buah jeruk. Berapa kg berat jeruk keseluruhan?
4
Alternatif
Penyelesaian
Pada Contoh 1.22 tersebut bisa kita membuat bentuk matematikanya sebagai berikut.

1
3 1+ 3
4
+ =
= =1
4
4
4
4
Jadi berat buah jeruk yang dibeli oleh Nina adalah 1 kg.

Contoh 1.23
Karena sedang mendapatkan nilai bagus di sekolah, Asad ingin berbagi kue yang ia
1
miliki kepada Heri dan Sugeng. Heri diberi bagian, sedangkan Sugeng mendapatkan
4
2 bagian. Berapa bagian yang masih dimiliki oleh Asad setelah diberikan kepada
5
kedua temannya tersebut?
58

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Alternatif
Penyelesaian
Sisa kue yang masih dimiliki Asad sama dengan 1 kue utuh dikurangi 1/4 untuk Heri
dan 2/5 untuk sugeng. Kita bisa membuat bentuk matematikanya sebagai berikut.
1 2
1 5 2 4
1 + =1
+

20
4 5
20

5
8
= 1 +
20 20

= 1 13
20

20 13

20

7
20

menyamakan penyebut

menyamakan penyebut

Jadi sisa kue yang masih dimiliki Asad adalah

7
bagian.
20

Pada contoh 1.22 penjumlahan dua bilangan pecahan tersebut lebih sederhana,
yaitu dengan cara menjumlahkan kedua pembilangnya, karena kedua penyebut
bilangan tersebut sama.
Sedangkan pada Contoh 1.23 ada proses mengubah penyebut menjadi sama sebelum
melakukan operasi penjumlahan maupun pengurangan. Karena penyebut berubah,
maka pembilang pun ikut berubah agar manjadi pecahan yang ekuivalen.

Masalah 1.14
Untuk keperluan menyambut hari Raya Idul Fitri, Bu Zubaidah berencana membuat
kue nastar spesial. Berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue
nastar spesial tersebut.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

59

Bahan yang diperlukan :


4 butir kuning telur (125 gram per butir)
kg tepung terigu
kg mentega butter atau margarin
100gram gula halus
1 bungkus vanili (45 gram)
100 gram keju Gouda/ chedar
2 butir kuning telur untuk olesan
1 potong kecil kayu manis
50 gram kismis
Bahan selai nanas kue Nastar:
1 buah nanas (0,5 kg)
300 gram gula pasir

Sumber: resep4.blogspot.com

Gambar 1.35 Kue nastar spesial

a. Tentukan total berat bahan seluruhnya yang dibutuhkan Bu Zubaidah untuk


membuat kue nastar spesial tersebut.
b. Jika dengan resep itu Bu Zubaidah bisa membuah 50 butir kue nastar, maka untuk membuat 125 butir kue nastar dibutuhkan berapa berat bahan?
Beberapa teman kalian mungkin sudah bisa memecahkan masalah tersebut, beberapa
juga juga masih belum bisa. Untuk memecahkan Masalah 1.14 dan menambah
pemahaman kalian tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan mari
ikuti kegiatan berikut.
Ayo
Kita Amati
Penjumlahan Bilangan Pecahan
Contoh 1.24
Tentukan hasil dari

1 2
+
3 3

Penyelesaian
Penjumlahan

60

1 2
+ dapat diilustrasikan menggunakan pita pecahan berikut.
3 3

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

2
3

+
1
3

=
3
3
Gambar 1.36 Pita pecahan

Perhatikan bahwa 1 objek utuh (keseluruhan) pada pita pecahan di atas tersusun dari
3 bagian yang sama (sepertigaan).
Jadi

1
3
2
+ =
=1
3
3
3

3
bermakna 3 bagian dari 3 bagian yang sama dan berarti 1 objek utuh.
3

Contoh 1.25
Tentukan hasil dari

2
4
+
5
5

Alternatif
Penyelesaian
Penjumlahan

2
4
+ dapat diilustrasikan menggunakan pita pecahan berikut.
5
5

2
5

+
4
5

=
5
5

+
1
5
Gambar 1.37 Pita pecahan

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

61

Perhatikan bahwa 1 objek utuh (keseluruhan) pada pita pecahan ini tersusun dari 5
bagian yang sama (seperlimaan).
Jadi

2
1
1 6
5
4
+ = + = =1
5
5
5 5
5
5

1
bermakna 1 objek utuh dan 1 bagian dari 5 bagian yang sama dari 1 objek utuh.
5

6
bermakna 6 bagian dari 2 objek utuh (keseluruhan)
5

Contoh 1.26
Tentukan hasil dari

1
2
+
2
5

Alternatif
Penyelesaian
Penjumlahan

1
2
+ tidak dapat langsung dijumlahkan karena kedua pecahan
2
5

tersebut memiliki bagian keseluruhan yang berbeda.

2
5
1
2

Gambar 1.38 Pita pecahan

Untuk menjumlahkan kedua pecahan tersebut kita harus mengubah menjadi pecahan
ekuivalen yang penyebutnya sama. Dalam hal ini

2
1
5
4
+ dapat ditulis
+
,
5
2
10 10

1
2
5
karena 4 ekuivalen dengan
, sedangkan
ekuivalen (senilai) dengan .
2
5
10
10

62

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Perhatikan ilustrasi menggunakan pita pecahan berikut.


4
10

+
5
10

9
10

Gambar 1.39 Pita pecahan

Perhatikan bahwa 1 objek utuh (keseluruhan) pada pita pecahan ini tersusun dari 10
bagian yang sama (sepersepuluhan).
Jadi

9
10

4
2
1
5
9
+ =
+
=
5
2 10 10 10
bermakna 9 bagian yang sama dari 1 objek utuh (10 bagian yang sama).

Contoh 1.27
Tentukan hasil dari

1
2

2
5

Alternatif
Penyelesaian

1
2
Untuk menentukan hasil dari

kita harus menyamakan penyebutnya terlebih


2
5
dahulu
1
2
2
5

Gambar 1.40 Pita pecahan

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

63

Dalam hal ini


dangkan

1
1
2
4
5
5

dapat ditulis

, karena
ekuivalen dengan , se2
2
5
10
10
10

2
4
ekuivalen dengan . Perhatikan ilustrasi menggunakan pita pecahan
5
10

berikut.
5
10

4
10

1
10
Gambar 1.41 Pita pecahan

Jadi

1
2
4
5
1
=

=
2
5 10
10
10

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan yang berkaitan dengan Masalah 1dan pengamatan contoh-contoh


kegiatan Ayo Kita Amati. Sebaiknya pertanyaan kalian memuat kata penjumlahan
dan pengurangan bilangan pecahan.

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

Perhatikan bilangan-bilangan berikut.


1 , 2 , 2 , 4 , 6 , 5 , 1 , 1 , 0,5, 1,25, 3
1
2
2 4 5 7 5 2 2
5

Bilangan-bilangan tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat bilangan, yaitu:


1. Pecahan sejati: Pecahan yang pembilangnya kurang dari penyebut, dan FPB
dari pembilang dan penyebutnya adalah 1.

64

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Bilangan di atas yang termasuk bilangan pecahan sejati adalah 1 , 2 , dan 4


2 5
7
Untuk bilangan 2 bukan bilangan pecahan sejati karena FPB dari
4
pembilang dan penyebutnya adalah 2.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya pecahan 2 adalah pecahan yang


4
ekuivalen atau senilai dengan 1 .
2

Untuk bilangan pecahan dengan penyebut 100 disebut persen

Sedangkan bilangan pecahan dengan penyebut 100 dosebut permil
Misal:
5

= 5% (dibaca lima persen)
100

5
= 5 (dibaca lima permil)
1000

2. Pecahan tidak sejati : Pecahan yang pembilangnya lebih dari penyebut.



Bilangan di atas yang termasuk bilangan pecahan tidak sejati adalah 6 dan 5
5
2
3. Bilangan campuran

Bilangan campuran yang dimaksud adalah campuran antara bilangan


bulat dengan bilangan pecahan.

Bilangan di atas yang termasuk bilangan campuran adalah 1 1 dan 2 1


2
5

Bilangan campuran bisa diubah menjadi bilangan pecahan dengan cara


sebagai berikut

1 1 2 + 1 2 + 1 3
=
=
=
2
2
2
2

2 5 + 1 10 + 1 11
1
=
=
=
5
5
2
5

Secara umum, jika ada bilangan campuran c a dengan a dan b adalah bilangan
b
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

65

bulat positif, dan c adalah bilangan bulat. Bisa diubah menjadi pecahan
a
cb + a
c
=
b
b

4. Bilangan desimal

Sistim bilangan desimal bilangan tersusun dari angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.

Bilangan yang termasuk bilangan desimal adalah 0,5, 1,25, dan 3.

Bilangan bulat juga termasuk ke dalam bilangan desimal.

Pada bilangan 1,25

Angka 1 bernilai 1 1 = 1
1
2
Angka 1 bernilai 2
=
10 10
Angka 1 bernilai 5

1
5
=
100 100

Ayo Kita
Menalar
1. Ubahlah bilangan berikut menjadi bilangan pecahan paling sederhana
a. 2,4
b. 75%
2. Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil
a. 3 , 70%, 0,55, 500
5

1 , 350, 30%, 0,25


b.
6
3. Tentukan hasil dari
1
2
1
a. 5 + 1 2
4
3
6

b. 7,5 25% + 1

2
5

4. Jika diketahui dua bilangan pecahan

a
c
dan
, dengan a,b,c, dan d adalah
b
d

bilangan bulat, b dan d 0.


66

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

a. Nyatakan hasil penjumlahan kedua bilangan pecahan tersebut. Jalaskan


langkah kalian mendapatkan hasilnya
b. Nyatakan hasil pengurangan kedua bilangan pecahan tersebut. Jalaskan
langkah kalian mendapatkan hasilnya
5.

Tentukan pemecahan masalah 1.10. Nyatakan satuannya dalam satuan gram.


Ayo Kita
Berbagi

Presentasikan jawaban kalian di depan kelas. Bandingkan dengan jawaban teman kalian.
Diskusikan bersama dengan guru jika ada jawaban yang berbeda untuk menentukan
jawaban yang benar.

?!

Latihan 1.6

1. Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil.


a. 2 , 45%, 0,50, 0,7
7
b. 4 , 55, 45%, 0,5
5
c. 750, 0,65, 70%, 8
10
2. Tentukan hasil penjumlahan berikut.
a. 4 + 2 d. 2 + 3 5
9 9
3
9
b. 3 + 5 e. 2 + 2 1 + 3 1
6 6
3
2
4
c. 2 1 + 3
3 4
3. Tentukan hasil dari
1
2
7
a. 2 1 + 3 d.
10 + 1 + 20
4
3
8
15 2 10
b. 3 + 4 13
7 21 14

e.

2,25 + 25% + 1

1
2

2 1
3
c. 4 1 + 2
5 3
4
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

67

4. Tentukan hasil dari


3 1
1
7
a. c.
7 6
8 4
3
8

7
3
1
4 11 5
2
b. +
4 d. + +
4
30 20
4
9 18 27
3
5. Ibu Sindy membeli dua ekor ayam. Satu ekor beratnya 1
lainnya beratnya 2

1
kg dan satu ekor
4

4
kg. Berapa kg berat kedua ekor ayam?
5

6. Ibu Sundari membel 1 kg minyak goreng. Ditengah jalan, minyak goreng itu
1
tumpah. Ternyata sisa minyak goreng yang tersisa adalah
kg. Berapa kg
3
minyak goreng yang tumpah?
7. Setelah Pak Majid pensiun dari pegawai negeri, Ia membeli satu hektar tanah.
4
Pada tanah itu, Ia menanami berbagai jenis bunga seluas
hektar dan di tanah
5
yang masih kosong Ia mendirikan pondok pesantren. Berapakah luas tanah
tempat pondokan pesantren?
3
3
8. Dua karung beras masing-masing beratnya 20
kg dan 31
kg. Berapa
4
10
kilogram berat kedua karung beras itu seluruhnya?
3
9. Mula-mula Ati membeli
liter minyak goreng. Kemudian, ia membeli lagi 1
4

2
liter. Berapa liter jumlah minyak goreng yang dibeli oleh Ati?
3
10. Tiga buah truk mengangkut kelapa sawit. Truk I memuat 4
mengangkut 5

2
3

ton, truk II

5
1
ton, dan truk III mengangkut 4
ton. Berapa kuintal kelapa
8
4

sawit yang dapat diangkut oleh ketiga truk itu?


11. Pak Sani dan 3 orang temannya harus menyelesaikan panen tomatnya dalam
minggu ini, karena minggu depan Ia harus mempersiapkan pesta perkawinan
putrinya. Agar panen dapat selesai, tiap-tiap mereka berempat harus dapat
3
memanen
petak tomat. Berapa petak keseluruhan tomat?
5
68

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Mengalikan dan Membagi


Bilangan Pecahan

Kegiatan 1.7

Contoh 1.28
Untuk meracik suatu ramuan obat seorang
1
menuang liter cairan X setiap satu jam
2
selama 5 jam. Berapa liter kandungan
cairan X dalam ramuan obat tersebut?
Alternatif
Penyelesaian

Sumber: Kemdikbud
Gambar 1.42 Cairan kimia

-1

Permasalahan tersebut bisa ditulis

Gambar 1.43 Perkalian pecahan dalam garis bilangan

1
5
2

5
1
1
5 = 2 atau
2
2
2
1
Jadi banyak kandungan cairan X dalam ramuan obat tersebut adalah 2 liter.
2

Dengan bantuan garis bilangan di atas, didapatkan

Contoh 1.29
Untuk meracik suatu ramuan obat seorang menuang

2
liter cairan X setiap satu jam
3

selama 3 jam. Berapa liter kandungan cairan X dalam ramuan obat tersebut?
Alternatif
Penyelesaian

Tentukan hasil dari

2
3
3

Gambar 1.44 Perkalian pecahan dalam garis bilangan

Dengan bantuan garis bilangan di atas, didapatkan

2
3=2
3
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

69

Masalah 1.15
Pak Dedi seorang petani sukses di daerahnya.
Suatu ketika Pak Dedi sedang panen padi
besar-besaran. Sebelum digiling menjadi
beras, hasil panen padi harus dijemur hingga
kandungan airnya berkurang 30%.
1. Jika rata-rata tiap butir padi terkandung
20% air, tentukan kandungan air yang
hilang setelah dijemur.
2. Jika Pak Dedi memiliki 10 ton padi hasil
panen, tentukan bobot padi Pak Dedi
setelah dijemur.

Sumber: Kemdikbud

Gambar 1.45 Petani menjemur padi

Untuk memecahkan masalah di atas kalian harus memahami perkalian bilangan


pecahan. Bagaimanakah memahami perkalian bilangan pecahan dengan bilangan
pecahan.

Ayo
Kita Amati
Contoh 1.30
Seorang apoteker ingin mengambil 1 dari
2
cairan Y yang ada di dalam botol. Jika banyak
cairan dalam botol adalah

4
bagian.
5

Tentukan banyak cairan yang diambil oleh


Sumber: Kemdikbud

apoteker tersebut.

Gambar 1.46 Apoteker

Alternatif
Penyelesaian
1
4
Bentuk permasalahan tersebut dapat diubah menjadi bagian dari cairan Y dalam
32
5
1
4
botol. Jika dituliskan dalam perkalian
32
5
70

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Untuk memahami perkalian dua bilangan pecahan agak sulit jika menggunakan garis
bilangan. Kita bisa menggunakan pita bilangan untuk mengilustrasikan perkalian dua
bilangan pecahan tersebut.

4
5

1
2

1
4

2
5

Gambar 1.47 Perkalian menggunakan pita pecahan

Perhatikan daerah yang dikenai arsiran biru dan arsiran kuning. Daerah yang terkena
arsiran biru dan kuning ada sebanyak 4 bagian dari 10 bagian yang sama atau
Jadi 1 4 = 4
2
5
10

4
.
10

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan tentang hal yang telah kalian amati pada kegiatan Ayo Kita
Amati. Sebaiknya pertanyaan yang kalian buat memuat kata perkalian bilangan
pecahan.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

71

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

Masalah 1.16
Perkalian suatu bilangan pecahan bermakna bagian dari. Misal pada masalah menjemur
pada di atas, kandungan air pada padi adalah 20%, artinya 20% bagian dari padi adalah air.
Lalu, setelah dijemur kadar air hilang 30%. Artinya 30% dari 20% kadar air yang
terkandung di dalam padi hilang.
Pada masalah tersebut terdapat dua perkalian
1.

20
1
atau 1
100
5

1
1
=
5
5

2.

20
3
3
1
30/100 atau
=
100
50
5 10

Untuk memahami perkalian dua bilangan pecahan perhatikan ilustrasi berikut.

3
10

1
5

72

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

1 3

5 10

Gambar 1.48 Perkalian pecahan

Perhatikan daerah yang dikenai arsiran biru dan arsiran kuning. Daerah yang terkena
3
arsiran biru dan kuning ada sebanyak 3 bagian dari 50 bagian yang sama atau
.
50
Jadi

3
3
1

=
50
5 10

Secara umum, jika

dan

adalah bilangan pecahan, maka


b
d
a c

=
b d
Pembagian Bilangan Pecahan
Pembagian bilangan pecahan oleh bilangan bulat
a
Jika adalah bilangan pecahan, dengan c adalah bilangan bulat maka
b
a
a
c=
bc
b

Contoh 1.30
Seorang apoteker mempunyai

gelas cairan kimian. Jika cairan tersebut akan


3
dibagi menjadi 2 gelas secara merata, maka masing-masing gelas terisi berapa
bagian?

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

73

1
3

5
4
3

5
4
3

5
4
3

2
1

2
1

2
1

gelas

gelas

gelas

Dari ilustrasi di atas terlihat bahwa masing-masing-masing gelas terisi


Sehingga

1
3

2=

1
6

1
6

bagian.

bagian.

Pembagian bilangan pecahan oleh bilangan pecahan dengan penyebut sama


a
b
Misal
dan adalah bilangan pecahan, dengan b 0 maka
c
c
a
a
b
=
c
b
c

Contoh 1.31

meter kayu papan akan dipotong-potong menjadi

7
kayu yang dihasilkan?

2
7

meteran. Ada berapa bagian

Alternatif
Penyelesaian
Soal tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut

+
=
+

74

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Dari ilustrasi di atas dapat dilihat bahawa

6
7

meter kayu papan dapat dipotong

menjadi 3potongan yang panjangnya masing-masing

meter. Ditulis

6 2 6
: = =3
7 7 2

Pembagian bilangan bulat oleh bilangan pecahan


Untuk membagi bilangan bulat dengan bilangan pecahan, kita dapat mengubah
bilangan bulat tersebut menjadi pecahan senilai dengan penyebut sama dengan
bilangan pecahan pembagi.
a
adalah bilangan pecahan, dengan c adalah bilangan bulat, dan a 0 maka
Jika
b
bc
bc
a c
a
a
c =
=

=
b
a
b 1
b
b

Contoh 1.32

5
4
3

1
Seorang apoteker ingin membagi segelas cairan kimia menjadi
an
3
gelas. Ada berapa bagian yang didapatkan?

2
1
0

5
4
3

5
4
3

5
4
3

5
4
3

2
1

2
1

1
3

gelas

2
1

2
1

1
3

gelas

gelas

Dari ilustrasi Contoh 1.32 dapat terlihat bahwa 1 gelas cairan kimia dapat dibagi
menjadi 3 bagian yang berisi

1
3

an gelas. Dituliskan 1

1
3

3
3

3
1

=3

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

75

Pembagian bilangan pecahan oleh bilangan pecahan dengan penyebut berbeda


Untuk membagi bilangan pecahan dengan bilangan pecahan, kita dapat mengubah kedua
bilangan pecahan tersebut menjadi pecahan senilai dengan penyebut sama.
a
c
Jika
dan
adalah bilangan pecahan, dengan c 0 maka
b
d
a c ad bc
=

b d bd bd
ad
=
bc

Contoh 1.33
Bagaimana kalau
dari

1
6

1
3

gelas cairan kimia dibagi lagi menjadi bagian-bagian yang terdiri

an gelas.

Alternatif
Penyelesaian
Soal tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut

1
3

5
4
3

5
4
3

5
4
3

2
1

2
1

2
1

gelas

Dari ilustrasi di atas dapat terlihat bahwa


2 bagian yang berisi

76

1
6

1
3

an gelas. Dituliskan

gelas

gelas

gelas cairan kimia dapat dibagi menjadi

1
3

1
6

16
31

6
3

=2

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Contoh 1.34
Tentukan hasil dari

3
1

4
2

Alternatif
Penyelesaian

3
1
1
4
=

4
2
2
3
2
4
= =
3
6
Ayo Kita
Menalar
1. Buatlah masalah perkalian yang diilustrasikan
oleh gambar berikut.
2. Apakah hasil bagi suatu bilangan selalu
menghasilkan bilangan yang lebih kecil?
Jelaskan.
3. Sebelum meninggal Pak Imron menuliskan
sebuah wasiat. Isi wasiat tersebut adalah
pembagian 19 sapi yang dimiliki Pak Imron
kepada tiga anaknya. Anak
1
pertama diwari sapi, anak kedua diwarisi
4
2
3

sapi, dan anak ketiga diwarisi
5
10
sapi. Pencatat warisan bingung untuk membagi warisan tersebut karena sapi yang
tersedia hanya 19 ekor. Seorang kerabat punya ide membagi sebagai berikut.
Alternatif
Penyelesaian
Meminjam 1 sapi sehingga sapi yang diwariskan menjadi 20 ekor.
1
Anak pertama mendapatkan 20 5 ekor
4
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

77

Anak kedua mendapatkan 20

5
3

Anak ketiga mendapatkan 20

= 8 ekor

= 6 ekor
10
Sedangkan 1 ekor sisanya dikembali lagi.
Jelaskan mengapa dibutuhkan 1 ekor sapi untuk membantu pembagian tersebut.
4. Jika

a
b

b
c

c
d

, dan

d
e

adalah bilangan pecahan, tentukan hasil dari

a b c d
a.
b c d e
a b c d
b.
b c d e
Ayo Kita
Berbagi
Sajikan jawaban kalian di depan kelas. Tanggapi pertanyaan dari teman kalian.
Diskusikan bersama guru kalian, jika ada jawaban teman kalian yang beda. Sajikan
juga hasil diskusi pemecahan masalah 1.12.

?!

78

Latihan 1.7
1.

Buatlah masalah perkalian yang diilustrasikan oleh gambar berikut.

a.

b.

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

2. Nyatakan hasil perkalian bilangan-bilangan berikut dengan pita pecahan


1
a. 7
2

1 3
b.
3 5
2 1
c.
3
5
3
5
d.
4
8
5 3 4
e.
8 4 5
3. Tentukan hasil dari pembagian bilangan-bilangan berikut menggunakan pita
pecahan

1 1
1
a. 7 d.
4 12
2
b. 7

4 1
e.
2
5 3

5 7
2 3
1
c. f.
9 9
3 4 6

4. Tentukan hasil dari pembagian bilangan-bilangan berikut
2
a. 6
3
b. 20

4
7

3 5
c. 1
8 8
5. Suatu ketika Pak Paijo menjemur jagung hasil panennya agar dapat disimpan

dalam waktu lama. Jagung tersebut dijemur selama 2 hari. Setiap hari

1
5

dari

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

79

kadar air berkurang. Jika pada jagung mengandung

kadar air tersisisa setelah Pak Paijo menjemur jagung tersebut selama 2 hari.

kadar air. Berapakah

6. Ibu Nunung memiliki selembar kain sepanjang 1m yang akan dijahit menjadi
sapu tangan. Kemudian ia memotong kain tersebut menjadi 6 bagian. Berapa
banyak sapu tangan yang dapat dihasilkan oleh Ibu Nunung?
7. Karena tidak mengerjakan tugas, 9 orang siswa diberi hukuman menulis kata

2
tugas. Tiap-tiap siswa harus menulis
halaman buku. Berapa halaman buku,
3
hasil menulis kata tugas itu?

8. Seorang penjahit menerima


2
3

m kain putih berbunga-bunga untuk dijadikan

1
sapu tangan. Untuk tiap saputangan memerlukan
m. Berapa banyak sapu
6
tangan yang dapat dibuat?

9. Ibu menerima gaji untuk dua bulan sebesar Rp. 3. 000. 000. Untuk biaya sekolah

anak-anaknya, Ia harus menggunakan uang sebesar

kebutuhan belanja dapur, Ia harus mengeluarkan uang sebesar 1

biaya sekolah. Berapa rupiah untuk keperluan dapur ?

dari gaji satu bulan. Untuk

1
2

dari biaya

10. Seorang pemain sirkus akan mempertunjukkan berjalan di atas tali yang

80

panjangnya 10 meter. Sekali melangkah, Ia mencapai

dibutuhkan agar sampai diujung tali?

1
2

m. Berapa langkah yang

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Kegiatan 1.8

Memahami Bilangan Rasional

Masalah 1.17
Pada pelajaran fisika pokok bahasan pengukuran di laboratorium, guru memberikan
tugas kepada 6 orang siswa untuk mengukur berat tepung yang telah tersedia pada
masing-masing meja siswa. Hasil pengukuran keenam orang siswa itu adalah: 0,2
gram, 2 gram, 0,55 gram, 10 gram, 2,4 gram, dan 0,007 gram. Kemudian guru
menyuruh salah seorang siswa menuliskan hasil pengukuran keenam siswa tersebut
ke dalam satu lembar kertas.
1) Jika aturan pencatatan adalah hasil pengukuran yang diperoleh siswa dikurangi
dengan 1 gram, bantulah siswa tersebut menuliskan hasil pengukuran keenam
siswa tersebut!
2) Tuliskanlah hasil pengukuran berat tepung tersebut ke dalam bentuk pecahan
biasa (bukan pecahan desimal)!
Ayo
Kita Amati
Alternatif Pemecahan Masalah
Hasil pengukuran berat tepung sebelum masing-masing ukuran di kurang 1 gram
adalah sebagai berikut.
-
-
-
-
-
-

Hasil pengukuran Siswa 1 adalah 0,2 gram.


Hasil pengukuran Siswa 2 adalah 2 gram.
Hasil pengukuran Siswa 3 adalah 0,55 gram.
Hasil pengukuran Siswa 4 adalah 10 gram.
Hasil pengukuran Siswa 5 adalah 2,4 gram.
Hasil pengukuran Siswa 6 adalah 0,007 gram.

Hasil pengukuran berat tepung setelah masing-masing ukuran di kurang 1 gram


sebagai berikut.

-
-
-
-
-
-

Siswa 1 = 0,8 gram.


Siswa 2 = 21 gram.
Siswa 3 = 0,45 gram.
Siswa 4 = 9 gram.
Siswa 5 = 1,4 gram.
Siswa 6 = 0,997 gram.
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

81

Penulisan hasil pengukuran berat tepung tersebut ke dalam bentuk pecahan biasa.
8
- Siswa 1 =
gram.
10
- Siswa 2 =

42

gram.

Siswa 3 =

Siswa 4 =

Siswa 5 =

Siswa 6 =

45
100

27
3
14
10

gram.

gram.
gram.

997
1.000

gram.

Apakah kalian mampu menuliskan hasil-hasil pengukuran keenam siswa tersebut


dengan bilangan-bilangan selain yang telah tertulis di atas? Silahkah mencoba!
Seluruh bilangan-bilangan yang tertulis pada alternatif pemecahan masalah di atas
merupakan bilangan rasional.

Ayo Kita
Menanya

Buatlah pertanyaan yang memuat kata bilangan rasional.


+

=+

Ayo Kita
Menggali Informasi

a
Bilangan rasional adalah suatu bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk , a, dan
b
b bilangan bulat dan b 0
Perhatikan definisi di atas, untuk a dan b bilangan bulat serta b 0, bilangan apa yang
dihasilkan

82

a
b

jika:

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

a = 0?
a = b?
a > b, a dan b memiliki faktor prima?
a < b, a dan b memiliki faktor prima?
a > b, a faktor dari b?
a < b, a kelipatan dari b?
(1) Jika a = 0
a
Jika a = 0 (tentu b 0) maka

b
0
0
0
0
0
0

= 0;
= 0;
= 0;
= 0;
= 0;
=0
1
2.013
s
100
20
2
a
Maka
selalu menghasilkan bilangan 0
b
(2)
a=b

Silahkan coba sendiri, kemudian buatlah suatu kesimpulan

(3)

a < b, a, dan b memiliki faktor prima


2 3 7

, ,
3 7 11

Maka

(4)

a > b, a, dan b memiliki faktor prima

Silahkan coba sendiri, kemudian buatlah suatu kesimpulan

(5)

a > b, a kelipatan dari b

Maka

(6)

a < b, a kelipatan dari b?

= 2;

a
b

selalu menghasilkan bilangan pecahan

99
3

= 33;

10
2

=5

selalu menghasilkan bilangan bulat

Silahkan coba sendiri dan berikan kesimpulanmu

Contoh 1.35

3
3
Diberikan 2 buah bilangan rasional yaitu
dan
. Apakah kedua bilangan itu
4
4
sama? Buktikanlah!

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

83

Alternatif
Penyelesaian

Akan dibuktikan

Bukti:

3
4

Ingat kembali bahwa jika suatu bilangan dikali dengan 1 maka hasil perkaliannya
adalah bilangan itu sendiri. Dapatkah kamu memberi contoh? Silahkan mencoba.
Jika 1 dikali dengan bilangan rasional

1
1

3 1

4 1

3
4

3
4

maka hasil perkaliannya adalah

(ingat bahwa

1
1

3
4

= 1)

Contoh 1.36
Perhatikan penjumlahan bilangan rasional berikut.

1
2

1 1
+ + + ...
4 8 16

+... bermakna menjumlahkan terus dengan pola tertentu hingga tak hingga kali.
Dapatkah kalian menaksir hasil penjumlahan dari bilangan-bilangan tersebut?
Alternatif
Penyelesaian
Pertama, kita misalkan jumlah bilangan pecahan tersebut adalah x, kemudian kita
tentukan pola penjumlahannya sebagai berikut:

X =

1
2

1 1
+ + + ...
4 8 16

Dengan memakai sifat distributif perkalian pada pecahan terhadap operasi


penjumlahan diperoleh

X =

11 1 1 1

+ + + + + ...
2 2 2 4 8 16

Perhatikan bahwa pola pertama berulang kembali

X = + + + + + ...
2 2
2 4 8 16

X
1

84

11

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

X =
1
2

1
2

X =

+
1
2

1
2

X (tambahkan 1 X di kedua ruas)


2
(Kalikan 2 di kedua ruas)

X=1
Maka diperoleh: X =

1
2

1 1
+ + + ... =1
4 8 16

Kita telah membahas bilangan-bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk

, dengan
b
a, b bilangan bulat dan b 0. Namun banyak bilangan yang tidak dapat dinyatakan
a
dalam bentuk
, dengan a, b bilangan bulat dan b 0. Seperti bilangan 3, 5, 7 ,
b
dan sebagainya. Bilangan-bilangan tersebut dinamakan bilangan irasional.
Ayo Kita
Bernalar
Apakah bilangan bulat negatif merupakan bilangan rasional?
Apakah bilangan rasional merupakan bilangan pecahan?
Apakah bilangan pecahan pasti merupakan bilangan rasional?
Buktikanlah bahwa

?!

43
2.013

sama dengan

43
2.013

Latihan 1.8

a
1. Ubahlah bilangan-bilangan berikut ke dalam bentuk , a, b bilangan bulat dan b 0.
b
a) 0, 25
b) 3, 50
c) 0, 75
d) -5, 2
e) 0, 47
2. Buktikanlah 7 bukan bilangan rasional!
3. Misal a bilangan bulat. Buktikan jika a genap maka a2 genap!
1
4. Tentukan nilai p = 1 1 1
+ +
+ +
3 9 27 81
5. Tentukan nilai y = x + 13 + x + 23 + x + 33 + + x + 1.003!
6. Bilangan 23a23b habis dibagi 8 dan 9. Tentukan nilai dari a + b
x
7. Jika 0, 201020102010.... = , dengan x,y bilangan asli, maka nilai terkecil dari x + y
y
adalah
1 3 5
2007
1
<
8. Buktikan bahwa , , ........................
2 4 6
2008
2009
Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

85

Tahukah kamu?
Pecahan Mesir Kuno
Bilangan pecahan pertama kali ditemukan oleh bangsa mesir kuno. Pecahan
yang ditemukan oleh bangsa mesir kuno berbeda dengan bilangan pecahan yang
kita gunakan saat ini. Pecahan Mesir (Egyptian Fraction) adalah penjumlahan
dari beberapa pecahan yang berbeda di mana setiap pecahan tersebut memiliki
pembilang 1 dan penyebut berupa bilangan bulat positif yang berbeda satu sama
lain (yang disebut sebagai pecahan satuan atau unit fraction). Penjumlahan ini
a
a
menghasilkan suatu bilangan pecahan , di mana 0 <
< 1. Penjumlahan pecahan
b
b
semacam ini berperan penting dalam matematika Mesir Kuno, karena notasi dalam
matematika Mesir kuno hanya mengenal pecahan berpembilang 1 dengan
perkecualian

2
.
3

Contoh:

5 1 1
=
+
6 2 3
13 2 1
= +
15 3 5

Simbol pecahan

Kegiatan 1.9

2
Mesir Kuno
3

Memahami Pola Bilangan

Ayo
Kita Amati
Contoh 1.38
Amati pola berikut

Pola ke-1
86

Pola ke-2

Pola ke-3

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Pola ke-4
Semester I

Jika susunan bola diteruskan dengan pola ke-n, dengan n adalah suatu bilangan bulat
positif, tentukan:
a.

Banyak bola berwarna biru pada pola ke-n (Un)

b.

Banyak bola berwarna biru pada pola ke-10 (U10)

c.

Banyak bola berwarna biru pada pola ke-1.000 (U1.000)


Alternatif
Penyelesaian

Untuk melihat banyak bola pada susunan ke-9 mari amati ilustrasi berikut. perhatikan
banyaknya lingkaran yang berwarna biru adalah sesetengah bagian dari bola yang disusun
menjadi persegi panjang.

Pola ke-1

Pola ke-2

Pola ke-3

Pola ke-4

1=

1
2

1 2

3=

1
2

2 3

6=

1
2

3 4

1
10 = 4 5
2

Dengan memperhatikan pola di atas kita bisa membuat pola ke-n adalah
..........
..........

Pola ke-n
n+1
..........
..........

Un =

1
2

n ( n +1)

Pola di samping dinamakan pola


bilangan segitiga.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

87

Dengan menggunakan rumus pola yang sudah ditemukan di atas, kita dapat
menentukan
1
b. Pola ke-10(U10) = 10 (11)
2
= 55
c. Pola ke-1.000(U1.000)=

1
2

1.000 (1.001)

= 500.500

Contoh 1.39

Pola ke-1

Pola ke-2

Pola ke-3

Pola ke-4

Dengan memperhatikan pola susunan bola di atas, tentukan:


a. Banyak bola pada pola ke-n (Un)
b. Jumlah bola hingga pola ke-n (Sn)
Alternatif
Penyelesaian
a. Pola ke-1

1=211

Pola ke-2

3=221

Pola ke-3

5=231

Pola ke-4

7=241

Dengan memperhatikan pola tersebut, kita bisa simpulkan bahwa

Pola ke-n Un 2 n 1

Pola di atas disebut pola bilangan ganjil

b. Perhatikan pola bola-bola yang dijumlahkan pada pola bilangan ganjil.


88

Bola-bola yang dijumlahkan tersebut dapat disusun ulang menjadi bentuk persegi
sebagai berikut.
Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

...........

.........

....

....

.............................

....

.............................

....

..

n
Pola susunan bilangan yang membentuk persegi tersebut dinamakan pola bilangan
persegi.
Dengan memperhatikan susunan bola tersebut dapat kita simpulkan bahwa
penjumlahan hingga pola ke-n adalah
Sn = n2
Dengan kata lain
1 + 3 + 5 + 7 + ... + (2 n 1) = n2

Contoh 1.40
Tentukan hasil penjumlahan pola bilangan persegi hingga pola ke-n.
12 + 22 + 32 + 42 + ... + n2 = ?
Sebelum menentukan jumlah pola bilangan persegi hingga pola ke-n, kita akan
melihat empat pola awal dari penjumlahan pola bilangan persegi. Sn bermakna jumlah
hingga pola ke-n, dengan n adalah suatu bilangan bulat positif.
1 = 12

31=13

3 = 2 1 + 1 3 S1 = (1) (2 1 + 1)

3 S1 = 1 2 ( 21+1)
2

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

89

5 = 12 + 22
3 5 = 5 3

5 = 2 2 + 1 3 S2 = (1 + 2) (2 2 1)

3 S2 = (3) (2 2 + 1)
3 S2 = 1

2 3 ( 21+1)
2

14 = 12 + 22 + 32
3 14 = 6 7
7 = 2 3 + 1

3 S3 = (1 + 2 + 3) (2 3 1)

3 S3 = (6) (2 3 + 1)
3 S3 = 1

3 4 ( 2 3 +1)
2

6 = 1+ 2+ 3

9 = 2 4+ 1

10 = 1 + 2 + 3 + 4
3 30 = 10 9
3 S4 = (1 + 2 + 3 + 4) (2 4 1)
3 S4 = (10) (2 4 + 1)

3 S4 = 4 5 ( 2 4 +1)
2

90

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Ayo
Kita Amati
Mari amati keempat pola yang sudah ditemukan

3 S1 = 1 2 ( 21+1)
2

3 S2 = 2 3 ( 21+1)
2

3 S3 = 3 4 ( 2 3 +1)
2

3 S4 = 4 5 ( 2 4 +1)
2

Dari empat pola di atas, kita bisa menggeneralisasi sebagai berikut

3 Sn = n ( n + 1) ( 2 n + 1)
2

1
3 Sn = n ( n + 1) ( 2 n + 1)
2
1
Sn = n ( n + 1) ( 2 n + 1)
6
Jadi dapat kita simpulkan
12 + 22 + 32 + 42 + ... + n2 =

1
6

n (n + 1) (2 n + 1)

Ayo Kita
Bernalar
1. Perhatikan pola berikut

Tentukan banyak bola pada pola ke-n, untuk n bilangan bulat positif.

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

91

2. Perhatikan pola berikut.

Tentukan banyak bola pada pola ke-n, untuk n bilangan bulat positif

3. Perhatikan susunan bilangan berikut. Susunan bilangan berikut dinamakan pola


bilangan pascal, karena ditemukan oleh Blaise Pascal. Bilangan di baris ke-2
adalah hasil penjumlahan dari dua bilangan pada baris ke-1. Tentukan jumlah
bilangan pada baris ke-n pada pola bilangan pascal berikut.
1
1
1
1

2
3

1
1

4
5

Baris ke-1
1

3
6

10

Baris ke-2
1

4
10

Baris ke-3
1

Baris ke-4
1

Baris ke-5

4. Perhatikan bilangan-bilangan yang dibatasi oleh garis merah berikut.


1 2 3 4 5 6
2 4 6 8 10 12

12 15 18

12 16 20 24

5 10 15 20 25 30
6

92

Jika pola bilangan tersebut diteruskan


hingga n, untuk n bilangan bulat positif,
tentukan:
a. Jumlah bilangan pada pola ke-n.
b. Jumlah bilangan hingga pola ke-n.

12 18 24 30 36

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Ayo Kita
Berbagi
Presentasikan jawaban kalian di depan kelas. Bandingkan dengan jawaban teman
kalian.

?!

Latihan 1.9

1. Tentukan banyak lingkaran pada pola ke-100 pada pola berikut.


2. Tentukan banyak lingkaran pada pola ke-10, 100, n pada pola berikut, untuk
sebarang n bilangan bulat positif.


3. Tentukan banyak lingkaran pada pola ke-10, 100, n pada pola berikut, untuk
sebarang n bilangan bulat positif.

4. Tentukan banyak lingkaran pada pola ke-10, 100, n pada pola berikut, untuk
sebarang n bilangan bulat positif..

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

93

5. Perhatikan pola bilangan berikut.

1 1 1
, , ,
2 6 12

a. Nyatakan ilustrasi dari pola tersebut

b. Tentukan pola ke-n, untuk sebarang n bilangan bulat positif.

6. Dengan memperhatikan bola-bola yang dibatasi garis merah, tentukan


a. Banyak bola pada pola ke-100

b. Jumlah bola hingga pola ke -100

7. Masing-masing segitiga berikut terbentuk dari 3 stik. Dengan memperhatikan


pola berikut, tentukan banyak stik pada pola ke-10, 100, dan ke-n, untuk sebarang
n bilangan bulat positif.

8. Dengan memperhatikan pola berikut, tentukan:



94

1
2

6 12

+ ... + (pola ke-n)

a. Tiga pola berikutnya


b. Pola bilangan ke-n. Untuk sebarang n bilangan bulat positif
c. Jumlah hingga bilangan ke-n. Untuk sebarang n bilangan bulat positif

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

Tugas
Projek

Lakukan permainan berikut bersama dengan teman sebangku kalian. Aturan


permainannya sebagai berikut
1. Dua siswa secara bergantian menyebutkan bilangan antara 1 sampai 6.
2. Bilangan yang disebutkan tersebut dijumlahkan terus hingga mendaptkan hasil
30.
3. Pemain yang mencapai hasil 30 lebih dulu dikatakan sebagai pemenang permainan
tersebut.
Carilah trik agar selalu menang saat memainkan permainan ini. Jelaskan dalam bentuk
laporan tertulis.

Merangkum

Setelah mengikuti rangkaian kegiatan 1 hingga 3, mari membuat rangkuman materi


yang telah kalian dapatkan. Untuk membantu kalian membuat rangkuman, jawablah
pertanyaan berikut.
1. Jika diketahui bilangan bulat a dan b, bagaimana kalian membandingkan bilangan
tersebut? (yang lebih besar dan yang lebih kecil)
2. Di antara operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, manakah
yang hasil operasinya tertutup (menghasilkan bilangan bulat juga)? Jelaskan.
3. Sebutkan ciri-ciri bilangan bulat a yang merupakan Kelipatan Persekutuan Terkecil
dari dua bilangan bulat atau lebih.
4. Sebutkan ciri-ciri bilangan bulat a yang merupakan Faktor Persekutuan Terbesar
dari dua bilangan bulat atau lebih.
5. Jika diketahui bilangan bulat a, b, c, dan d, dengan a, b, c, dan d 0, Bagaimana
cara kalian menentukan hasil dari:
a c d.
a c
a c c.
a. a + c b.
d
b
b
d
d
b
d
b

6. Apakah yang dimaksud bilangan rasional?

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

95

Uji
Kompetensi

=+

1. Tentukan operasi berikut menggunakan garis bilangan dan tentukan hasilnya


a. 9 + 6 5
b. 12 10 4
c. 9 + 8 7 + 6
2. Tentukan operasi berikut menggunakan garis bilangan dan tentukan hasilnya
a. (7) 9
b. 6 (7)
c. (3) (9)
3. Nyatakan operasi yang ditunjukkan pada garis bilangan berikut dan tentukan hasilnya.
a.

8 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

b.

8 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

c.
-9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
8 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10
4. Nyatakan operasi yang ditunjukkan pada garis bilangan berikut dan tentukan
hasilnya.
a.

-20 -19 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15


b.

-20 -19 -18 -17 -16 -15 -14 -13 -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

c.

15 -14 -13 -12 -11 -10 -9


-8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

5. Tentukan hasil dari


a. 15 + (5 (6))
b. 12 (7) + (16) (2)
c. 15 (3) 7 (4)
6. Tentukan hasil dari (tanpa menghitung satu persatu)
a. 2 + 4 + 6 + 8 + 10 + ... + 100
b. 1 + 2 3 + 4 5 + 6 7 + 8 ... + 100
c. 100 99 98 ... 2 1 0 + 1 + 2 + 3 + ... + 97 + 98 + 99

96

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I

7. Pak Amin mempunyai 20 ekor ayam, 16 ekor itik, dan 12 ekor angsa. Pak Amin akan
memasukkan ternak ini ke dalam beberapa kandang dengan jumlah masing-masing
ternak dalam tiap kandang sama. Berapa kandang yang harus dibuat Pak Amin?
8. Bu guru mempunyai 18 kue, 24 kerupuk dan 30 permen. Makanan itu akan dibagikan
kepada sejumlah anak dengan jumlah yang sama untuk masing-masing makanan
yang diterima tiap anak. Berapa maksimal anak yang dapat menerima ketiga jenis
makanan itu?
9. Toko buah Harum Manis menerima 3 peti buah. Peti pertama berisi 144 buah apel,
84 buah mangga, dan 72 buah jeruk. Buah itu akan disusun di dalam lemari buah
besar. Banyak buah dalam tiap susunan harus sama.
a. Berapa banyak susunan buah yang bisa masuk ke dalam lemari buah?
b. Berapa banyak buah dari ketiga jenis buah pada setiap susunan?
10. Ediaman akan memagari kebun bunganya. Untuk itu, ia memerlukan tiang-tiang
1
yang tingginya 1 m. Berapa banyak tiang yang bisa dibuat dari sebatang besi yang
2
panjangnya 12 m?
11. Pada akhir hidupnya, Pak Usman meninggalkan warisan harta emas batangan seberat

2 kg. Pak usman memiliki 3 orang anak, akan membagi warisan tersebut dengan
5

bagian yang sama. Berapa gram emas yang diperoleh masing-masing anak?

12. Seorang tukang ingin memasang plafon rumah dengan bahan triplek. Ukuran luas
satu triplek adalah 5 m2. Triplek besar dipotong-potong pengganti asbes berbentuk
1
persegi dengan panjang sisi m. Berapa banyak asbes yang dapat dibuat dari satu
2
triplek besar?
13. Untuk memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus, diadakan pertandingan lompat
jauh bagi anak-anak umur 12 tahun ke bawah. Dari hasil pertandingan

diperoleh juara I mampu melompat sejauh 1

mencapai jarak

1
m dan juara II hanya mampu
3

3
dari lompatan juara I. Berapa meter hasil lompatan juara II ?
4

14. Santi mempunyai 2 roti. Tiga perempat bagian dari dua roti itu di beri kepada
adiknya. Berapa bagian sisa roti pada Santi?
15. Terdapat enam buah gelas akan diisi air sampai penuh. Ternyata setiap gelas hanya
1
dapat memuat
liter air. Berapa liter air yang dibutuhkan untuk mengisi keenam
10
gelas tersebut?

Matematika

Di unduh dari : Bukupaket.com

97

16. Seorang penjahit menerima 7 m kain bakal untuk dijadikan tiga buah celana. Tiap
celana berukuran sama. Berapa meter kain yang dibutuhkan untuk satu kain celana ?
17. Bu Vera memiliki 5 potong roti. Roti tersebut akan dibagikan pada 3 orang anaknya
dan tiap anak mendapat bagian yang sama. Berapa potong yang diperoleh tiap anak ?
18. Robi mempunyai 27 kelereng. Sebanyak

5
dari kelereng itu diberikan kepada
9

Rudi. Berapa banyak kelereng yang diberikan kepada Rudi? Berapa sisa kelereng
Robi?
19. Dalam lomba tolak peluru, Andi melempar sejauh (10
melempar sejauh (10
jauh? Jelaskan.

1
) m, sedangkan Budi
3

2
) m. Siapakah antara kedua anak itu yang melempar lebih
5

20. Mana yang lebih banyak

3
5
dari 5 ton atau dari 5 ton? Jelaskan.
4
6

21. Hasil panen gandum Bu Broto adalah 15 ton per tahun. Bersamaan dengan musim
panen, Bu Broto harus membayar uang kuliah anaknya. Untuk Bu Broto harus
menjual

2
dari gandum miliknya. Berapa ton sisa gandum Bu Broto?
3

22. Bu guru mempunyai 18 kue, 24 kerupuk dan 30 permen. Makanan itu akan
dibagikan kepada sejumlah anak dengan jumlah yang sama untuk masing-masing
makanan yang diterima tiap anak. Berapa maksimal anak yang dapat menerima
ketiga jenis makanan itu?
23. Pada suatu hari Domu, Beny, dan Mangara bersamaan memotong rambutnya pada
seorang tukang cukur. Domu memotong rambutnya setiap 20 hari di tempat itu.
Beni mencukur rambutnya setiap 25 hari di tempat itu pula. Sedangkan Mangara
mencukur rambutnya setiap 30 hari. Setiap berapa bulan mereka bersamaan potong
rambut pada tukang cukur itu?.
24. Agung melakukan perjalanan mudik dari kota Semarang ke kota Yogyakarta. Di
8
7
perjalanan pengendara tersebut mengisi bensin tiga kali, yaitu
liter,
liter,
5
5
12
dan
liter. Berapa liter bensin yang telah diisi oleh pengendara tersebut selama
5
perjalanan mudik?
1
2
25. Seorang penggali sumur setiap 2
jam dapat menggali sedalam 2 m. Berapa
2
3
1
dalam sumur tergali, jika penggali bekerja
jam ?
2
26. Seorang Ibu hamil membeli 2 meter kain katun untuk dijadikan pakaian bayi. Satu
1
pakaian bayi membutuhkan
m kain katun. Berapa banyak pakaian bayi yang
4
dapat dibuat?
98

Kelas VII SMP/MTs Edisi Revisi

Di unduh dari : Bukupaket.com

Semester I