Anda di halaman 1dari 8

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

KONSULTAN PENYUSUNAN DED


SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM
REGIONAL 2 (PROVINSI KALIMANTAN SELATAN)

TAHUN ANGGARAN 2016

DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA


KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

KONSULTAN PENYUSUNAN DED SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM


REGIONAL 2 (PROV KALIMANTAN SELATAN)
1.

Latar Belakang

: Air minum merupakan salah satu kebutuhan pokok


manusia dan sangat diperlukan dalam meningkatkan
kualitas kehidupan manusia dan pertumbuhan ekonomi
suatu wilayah. Semangat otonomi dan desentralisasi
menegaskan kembali bahwa penyelenggaraan pelayanan
publik kepada masyarakat di daerah termasuk pelayanan
air minum merupakan tugas dan tanggung jawab
kabupaten dan kota. Namun demikian Pemerintah Pusat
dan Pemerintah Daerah Propinsi bertanggung jawab
untuk turut menjamin penyelenggaraan pelayanan air
minum yang memenuhi sasaran kuantitas, kualitas dan
kontinuitas.
Kewenangan
Pemerintah
Pusat
dalam
bidang
pengembangan air minum ditetapkan berdasarkan
Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah, yaitu berupa fasilitasi penyediaan
prasarana dan sarana air minum dalam rangka
kepentingan strategis nasional.
Di samping itu, Peraturan Presiden No 185 Tahun 2014
tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
menyatakan bahwa dalam rangka percepatan penyediaan
air minum untuk mencapai universal access pada akhir
tahun 2019, maka implementasi penyediaan air minum
dapat dilakukan oleh setiap orang atau kelompok
masyarakat, Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah
kabupaten/kota
sesuai
kewenangan
berdasarkan
peraturan perundang-undangan, serta badan usaha.
Implementasi penyediaan air minum dilakukan sesuai
dengan Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum
(RISPAM) yang disusun setiap kabupaten/kota yang
merupakan acuan pembangunan air minum yang disusun
dengan menyesuaikan peta jalan air minum provinsi dan
KSNP-SPAM.

2.

Maksud dan
Tujuan

: Maksud dari Konsultan Penyusunan DED SPAM ini


adalah:
1. Membantu Satker Pengembangan Sistem Penyediaan
Air Minum dalam menyiapkan pembangunan
infrastruktur SPAM dan mengevaluasi kesiapan
program pengembangan SPAM;
2. Memberikan
masukan
bagi
pemerintah
pusat/provinsi/kabupaten/kota dalam mengembangkan
prasarana dan sarana air minum di kabupaten/kota
melalui program yang terpadu dan berkelanjutan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyiapkan
Perencanaan Teknis terinci sistem penyediaan air minum
baik untuk TA 2016 ataupun TA 2017.

3.

Sasaran

: Menyiapkan Perencanaan Teknis SPAM di Kalimantan


Selatan dengan melibatkan Tenaga Ahli yang memiliki
pengalaman dan didukung oleh sumber daya yang
memadai yang mampu memberikan kontribusi dalam
implementasi
Pembangunan SPAM sesuai dengan
kriteria teknis.

4.

Lokasi Kegiatan

: Pelaksanaan kegiatan konsultan berkantor pusat di


lingkup Satker PSPAM Provinsi Kalimantan Selatan
dengan lokasi kegiatan sejumlah lokasi di Kab/Kota

5.

Sumber
Pendanaan

: Kegiatan ini dibiayai dengan sumber dana APBN Rupiah


murni TA 2016 dalam DIPA Satuan Kerja Pengembangan
Air Minum dan Sanitasi Provinsi Kalimantan Selatan
dengan nilai pagu sebesar Rp 800.000.000,00 (Delapan
Ratus Juta Rupiah) termasuk PPN 10%.

6.

Nama dan
Organisasi Pejabat
Pembuat
Komitmen

: Satuan Kerja Pengembangan Sistem Peneydiaa nAir


Minum Provinsi Kalimantan Selatan, Direktorat Jenderal
Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat.

7.

Data Dasar

: Kondisi eksisting SPAM kabupaten/kota

8.

Standar Teknis

: Berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) Penyusunan


Perencanaan Teknis Terinci (ex-Peraturan Menteri No 18
Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan
Sistem Penyediaan Air Minum)

9.

Studi-studi
Terdahulu
10. Referensi Hukum

11. Lingkup Pekerjaan

: RISPAM, FS, AMDAL, dan/atau DED ).


: Dasar Hukum :
a. UU No. 11 tahun 1974 tentang Pengairan
b. UU No. 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
c. Perpres No 185 Tahun 2014 tentang Percepatan
Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
: Secara garis besar metodologi pekerjaan ini adalah
sebagai berikut:
Koordinasi dan pengumpulan data yang diperlukan
Survey lokasi pekerjaan/lapangan untuk mendapatkan
gambaran umum daerah studi dan kondisi existing
dengan menggunakan Theodolit/GPS pada unit air
baku, unit produksi, transmisi, dan sistem distribusi air
minum
Analisa Resiko Kecelakaan RK3K.
Soil Test apabila diperlukan
Analisa dan penelahaan terhadap hasil studi
terdahulu
Menyajikan kondisi sistem dan perhitungan kebutuhan
air bersih, alternatif sumber air baku,
sistem/jenis pengolahan, kelengkapan unit dan daerah
pelayanan
Pembuatan standard, spesifikasi teknis pekerjaan sipil,
perpipaan, dan mekanikal/elektrikal

Melakukan analisa kebutuhan air minum domestik dan


non domestik
Melakukan analisa hidrolis dengan menggunakan
software yang telah dikenal sebelumnya (Epanet atau
program sejenis)
Melakukan perhitungan dan penggambaran teknis
sistem penyediaan air minum baik yang sifatnya
typical/standard maupun spesifik sesuai kondisi di
lapangan
Perhitungan rencana anggaran biaya sesuai analisis
harga satuan
Menyusun tahapan dan jadwal pelaksanaan
Lingkup pekerjaan untuk melakukan pembuatan DED
SPAM meliputi :
1. Persiapan
Pada tahapan persiapan, Konsultan akan melakukan
kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
Membuat program kerja (pola pikir) kegiatan secara
keseluruhan;
Menentukan sasaran;
Menetapkan metode survey;
Menggali sumber data yang terkait;
Melakukan studi literatur;
Menyusun format pendataan;
Menyusun kuisioner (apabila diperlukan);
Menyiapkan peralatan survey;
Menyusun jadwal kerja.
2. Pengumpulan Data
Selanjutnya berdasarkan atas rekomendasi dari pemberi
tugas yang didapatkan Konsultan selama tahap
persiapan, khususnya metode survey, akan dilakukan
kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Data Primer, melakukan survey lapangan tentang
kondisi sistem penyediaan air minum di
lokasi
studi, lokasi sumber air baku (kuantitas dan
kualitas), meliputi:
a. Survei geomorfologi dan geohidrologi
b. Survei hidrolika air permukaan
c. Survei topografi
d. Penyelidikan tanah
e. Survei lokasi sistem
f. Survei ketersediaan bahan konstruksi
g. Survei ketersediaan elektro mekanikal
h. Survei ketersediaan bahan kimia
i. Survei sumber daya energi
j. Survei ketersediaan dan kemampuan kontraktor
k. Survei harga satuan
2. Data Sekunder, melakukan survei ke instansi terkait
termasuk PDAM serta kelembagaan formal maupun
non formal, meliputi:
a. peta dasar, topografi, hidrologi, geohidrologi,
morfologi, tata guna lahan, foto udara atau citra

satelit
b. data cuaca dan iklim
c. data kependudukan, sosioekonomi, kepadatan
penduduk
d. kondisi eksisting sistem air minum
e. peraturan perundangan yang berlaku
3. Melakukan kajian Studi Literatur, Standar Norma,
Pedoman, Petunjuk Teknis, dan Lain-lain
3. Kompilasi dan Pemrosesan Data
Melakukan pengelompokkan data kuantitatif dan kualitatif
sebagai bahan analisis.
4. Analisis
Melakukan analisis data sehingga menghasilkan aspek
kuantitatif dan aspek kualitatif yang dapat dipakai
sebagai bahan untuk rnenyusun konsep dan penyusunan
Studi Perencanaan Teknis Sistem Penyediaan Air Minum
perkotaan IKK/ Desa/ MBR /PPI dalam upaya pemenuhan
pelayanan minimal kebutuhan air minum di perkotaan,
baik pada kawasan strategis nasional yang dapat
mendukung perekonomian di perkotaan dan perbatasan
maupun kebutuhan
perencanaan teknis dalam
penyediaan air minum bagi penduduk didaerah terpencil
maupun
rawan
air.
Analisis
dimulai
dengan
memperkirakan pertumbuhan penduduk sampai tahun
proyeksi 2023 serta kebutuhan air minumnya. Selain
kebutuhan air minum untuk pemakaian domestik, dihitung
juga perkiraan air minum untuk non-domestik
5. Penyusunan Perencanaan Teknis Terinci
Penyusunan Perencanaan Teknis sesuai dengan analisis
yang dilakukan pada setiap tahapan kegiatan mulai dari
survey
demand,
identifikasi,
Spesifikasi
Teknis,
merancang teknik bangunan/unit SPAM, termasuk
dimensi hidrolis dan denah (lay-out) yang paling efektif
dan efisien dan RAB pembangunan SPAM.

12. Keluaran

6. Pembahasan
Melakukan pembahasan pada setiap kegiatan dengan
pemberi tugas (Kepala Satker) dan Tim Teknis yang
akan ditunjuk oleh Kepala Satker, serta aparat yang
terkait. Konsultan melaksanakan pembahasan /diskusi
pada Laporan Pendahuluan, Laporan Antara dan
Konsep Laporan Akhir dimana masing-masing dilakukan
dengan mengundang instansi terkait (dilaksanakan
sebelum laporan tersebut dapat diterima oleh pemberi
tugas).
: Keluaran dari kegiatan Perencanaan Wilayah ini adalah
Sistem Penyediaan Air Minum Perkotaan/Khusus/
Regional ini berupa laporan-laporan yang memuat :
1. Analisa / Kajian SPAM eksisting.
2. Konsep perencanaan SPAM.
3. Perencanaan Teknis komponen SPAM meliputi:
a. perhitungan struktur bangunan dan pondasi,

4.

5.
6.
7.
8.
9.
13. Peralatan dan
Material dari
Penyedia Jasa
Konsultansi

14. Lingkup
Kewenangan
Penyedia Jasa

15. Jangka Waktu


Penyelesaian
Kegiatan
16. Personil

perhitungan dan gambar garis hidrolis SPAM


b. flow diagram dan diagram perpipaan dan
instrumentasi untuk sistem produksi
c. analisa jaringan untuk sistem distribusi
Gambar teknis meliputi:
a. gambar teknis rinci bangunan SPAM
b. gambar teknis rinci sistem pondasi
c. gambar teknis rinci sistem elektrikal dan mekanikal
Spesifikasi teknis
RAB SPAM (Bill of Quantity)
Jadwal rencana pelaksanaan pembangunan SPAM
Tingkat Resiko / RK3K
Status Lahan lokasi pekerjaan

: a. Akomodasi.
Akomodasi bagi tenaga profesional terutama Tiket
Perjalanan, Biaya Hotel dan Biaya Harian disediakan oleh
Penyedia Jasa.
b. Penyediaan oleh penyedia jasa.
Penyedia jasa harus menyediakan fasilitas menunjang
kelancaran
pelaksanaan
kegiatan
dan
harus
memperhitungkan semua biaya pengeluaran yang
akan dimasukkan dalam biaya penawaran yang terdiri
atas ;
1. Sewa Komputer PC 3 unit;
2. Sewa Laptop 3 unit;
3. Sewa Printer A3 colour dan A4 sebanyak 2 unit;
4. Sewa Alat bantu survey 2 Unit;
5. Biaya Komunikasi, internet dan Fax.
: Mengusulkan kepada
Satuan Kerja Pengembangan
Sistem Penyediaan Air Minum Provinsi Kalsel, Direktorat
Pengembangan
Sistem Penyediaan Air Minum,
Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan
Umum melalui Wakil Manajemen, untuk menetapkan/
merekomendasi Output yang dihasilkan berdasarkan
analisis dan pertimbangannya.
: Pelaksanaan pekerjan selama 6 (Enam) bulan kalender
terhitung sejak dikeluarkannya SPMK (Surat Perintah
Mulai Kerja)
: Tenaga Ahli
1. Pemimpin Tim (Team Leader), pendidikan minimal
Sarjana
Strata
1
(S1)
Jurusan
Teknik
Penyehatan/Lingkungan/Sipil
lulusan
Perguruan
Tinggi
Negeri
atau yang
disamakan yang
berpengalaman pada pekerjaan sejenis dan
mempunyai pengalaman kerja total minimal 7 tahun
serta memiliki SKA Ahli Madya Perencanaan Teknik
Lingkungan, akan bekerja selama 6 MM;
2. Ahli Air Minum sebanyak 1 (Satu) orang, dengan
pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (Sl) Jurusan
Teknik Penyehatan/Lingkungan lulusan Perguruan
Tinggi
Negeri
atau yang
disamakan yang
berpengalaman pada pekerjaan sejenis dan

17. Jadwal Tahapan


Pelaksanaan
Kegiatan
18. Laporan
Pendahuluan

19. Laporan Antara

mempunyai pengalaman kerja total minimal 3 tahun


serta memiliki SKA Ahli Muda Perencanaan Teknik
Lingkungan, akan bekerja selama 6 MM;
3. Ahli Teknik Sipil sebanyak 1 (Satu) orang, dengan
pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (S1) Jurusan
Teknik Sipil lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau
yang disamakan yang berpengalaman pada pekerjaan
sejenis dan mempunyai pengalaman kerja total
minimal 3 tahun serta memiliki SKA Ahli Muda
Perencanaan Teknik Sipil, akan bekerja selama 6 MM;
4. Ahli Air Baku, sebanyak 1 (satu) orang, pendidikan
minimal Sarjana Strata 1 (S1) Jurusan Teknik
Hydrogeologi/Geologi/Sipil lulusan Perguruan Tinggi
Negeri atau yang disamakan yang berpengalaman
pada pekerjaan sejenis dan mempunyai pengalaman
kerja total minimal 5 tahun, akan bekerja selama 6 MM
5. Ahli Mekanikal & Elektrikal sebanyak 1 (satu) orang,
pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (S1) Jurusan
Teknik Mesin/Elektro lulusan Perguruan Tinggi Negeri
atau yang disamakan yang berpengalaman pada
pekerjaan sejenis dan mempunyai pengalaman kerja
total minimal 5 tahun, akan bekerja selama 6 MM;
6. Ahli Estetika Tata Letak dan Lansekap sebanyak 1
(satu) orang, pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (S1)
Jurusan Teknik Arsitektur lulusan Perguruan Tinggi
Negeri atau yang disamakan yang berpengalaman
pada pekerjaan sejenis dan mempunyai pengalaman
kerja total 5 tahun, akan bekerja selama 6 MM
7. Ahli Cost Estimator, sebanyak 1 (satu) orang
pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (S1) Jurusan
Teknik Sipil/Teknik Lingkungan lulusan Perguruan
Tinggi Negeri atau yang
disamakan
yang
berpengalaman pada pekerjaan sejenis dan
mempunyai pengalaman kerja total minimal 3 tahun
serta memiliki SKA Ahli Muda Perencanaan, akan
bekerja selama 6 MM.
Tenaga pendukung:
1. Computer Operator 1 Orang (6 MM);
2. Computer CAD 1 orang (5 MM);
3. Sekretaris 1 orang (6 MM)
4. Surveyor 5 orang (6 MM)
: Pelaksanaan pekerjaan 6 (Enam) bulan kalender
terhitung sejak dikeluarkannya SPMK (Surat Perintah
Mulai Kerja).
: Laporan Pendahuluan sebanyak 5 (Lima) buku, yang
berisi sekurang-kurangnya mengenai rincian rencana
pelaksanaan kegiatan konsultan, gambaran umum
daerah perencanaan, dan hasil-hasil diskusi/koordinasi
dengan instansi terkait. Laporan pendahuluan (inception
report) harus diserahkan selambat-lambatnya 1,5 (Satu
Setengah) bulan kalender setelah SPMK diterbitkan.
: Laporan Interim (Antara) sebanyak 5 (Lima) buku, yang
berisi sekurang-kurangnya mengenai hasil kajian studi
terkait terdahulu, hasil survey dan penelitian mengenai

20. Konsep Laporan


Final

21. Laporan Akhir

22

Produksi Dalam
Negeri

23

Persyaratan
Kerjasama
Pedoman
Pengumpulan Data
Lapangan
Alih Pengetahuan

24

25

sumber air, kebutuhan air minum sampai dengan tahun


2023, daerah pelayanan, dan kriteria perencanaan.
Laporan interim harus diserahkan selambat-lambatnya 4
(empat) bulan kalender setelah SPMK diterbitkan.
: Konsep Akhir (Draft Final Report) sebanyak 5 (Lima)
buku berisi Draft DED Sistem Penyediaan Air
Minum yang sekurang-kurangnya memuat alternatif
sistem yang sesuai berdasarkan jumlah penduduk, kondisi
sosek, kondisi daerah pelayanan, kondisi sumber air baku
yang ada, sistem pola pelayanan dan pengelolaan air
minum sesuai dengan kondisi daerah pelayanan, skala
prioritas pembangunan sistem air minum berdasarkan
perkembangan sosial ekonomi/kebutuhan pelayanan air
minum dan kebutuhan biaya investasi pembangunan
sistem air minum sampai tahun proyeksi, spesifikasi
teknis, perencanaan teknis komponen SPAM, draft
gambar desain dan draft RAB, serta rencana jadwal
pelaksanaan pembangunan. Konsep Laporan Akhir
diserahkan paling lambat 5 (Lima) bulan kalender setelah
SPMK ditandatangani.
: Laporan Akhir (Final Report). Sebanyak 5 (Lima) buku,
berisi penyempurnaan Konsep Laporan Akhir hasil
pembahasan dengan pemberi tugas dan instansi terkait.
Laporan Akhir diserahkan pada akhir masa kontrak dan
terdiri atas:
Gambar desain sebanyak 5 (Lima) buku untuk masingmasing lokasi dalam format A3 dan RAB. Selain disusun
dalam
dokumen
gambar,
Konsultan
diminta
menyiapkannya ke dalam External Harddisk, dan
diserahkan paling lambat pada akhir kontrak.
Pada setiap tahapan laporan tersebut diatas harus
dilakukan pembahasan dengan Kepala Satker, Tim Teknis
dan Aparatur yang terkait.
: Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini
harus dilakukan di dalam wilayah Negara Republik
Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam KAK ini dengan
pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri.
: : -

: Pemakaian Tenaga Ahli pada kegiatan ini harus dapat


memberikan manfaat dalam alih pengetahuan secara
optimal melalui kemitraan dengan media pembahasan dan
diskusi.