Anda di halaman 1dari 25

Consept of Wound Management

&
Nurses Role
By
Arum R. Pratiwi, S.Kep,Ns., ETN
Siloam Hospitals

5/17/2016

Latar Belakang Sejarah


460 377 BC
: Hippocrates menggunakan asam cuka
untuk irirgasi luka terbuka
14-34 AD
: Cornelius Celcus menggambarkan 4
prinsip inflamasi dan menggunakan antiseptik.
130 200 AD
: Claudius Galen menemukan teori Pus
1818 1912 AD : Semmelweiss, Pasteur, Lister mengakui
teori kuman dan memperkenalkan antiseptik.
1894 AD
: Nightingale mengenalkan tentang
kebersihan dan sanitasi.
1985 AD
: Ayton mendefinisikan instilah luka
infeksi.
1994 AD
: Falanga menjelaskan konsep critical
colonization

Sebelum 1980, kasa merupakan balutan


dominan dan mempunyai fungsi pasif sebagai
penutup luka.
After 1980----Outdated traditional wound
treatment seperti antasida, balutan kering,
kompres iodine, lampu penghangat
Now--- dressing yang mampu memberikan
suasana lembab pada luka.

2016/5/17

Presented at Siloam Manado

Principles of Wound Management


1. Mengendalikan atau menghilangkan faktor
penyebab
2. Memberikan dukungan sistemik untuk
mengurangi ko-faktor yang ada atau potensial.
3. Mempertahankan kondisi fisiologis
lingkungan lokal luka

5/17/2016

TERMINOLOGI
WOUND MANAGEMENT

WOUND CARE

Adalah pelayanan
komprehensif/ perawatan
secara holistik kepada
pasien, sedemikian rupa
sehingga semua faktor yang
berkontribusi/ berdampak
pada luka pasien tersebut
diperhatikan.

Lebih fokus pada perawatan


lokal dan topikal luka itu
sendiri.

5/17/2016

Perawat
Ahli Gizi

Dokter

5/17/2016

Fisioterapi

Pasien

Podiatrist

WOUND CARE SPECIALIST ???

5/17/2016

PERAN
Wound Care Specialist

Perawat Umum

1. Memfasilitasi keberadaan dan


implementasi pedoman pengkajian
resiko luka tekan.

1. Melakukan pengkajian resiko sesuai


protokol

2. Membuat pedoman penanganan luka


minor

2. Melakukan perawatan luka minor sesuai


pedoman yang berlaku

3. Menciptakan formularium perawatan


luka

3. Menggunakan formularium perawatan


luka.

4. Melakukan pengkajian luka yang


komprehensif, membuat rencana
perawatan untuk luka komplek dan
melakukan evaluasi secara teratur.

4. Melakukan pengkajian luka terfokus

5. Memberikan edukasi rutin kepada staf

5. Menemukan dan membuat


rekomendasi topik edukasi yang
dibutuhkan

6. Melakukan kegiatan untuk


peningkatan kualitas mutu

6. Berpartisipasi dalam peningkatan


kualitas mutu

5/17/2016

HARAPAN akan PERAN


Keahlian Klinis (Konsultan)

Pendidikan

Penelitian

Kepemimpinan (Manajemen)

5/17/2016

Keahlian Klinis (Konsultan)

5/17/2016

10

Aplikasi di lapangan
Mengatur perawatan luka di ruang rawat
inap

Memberikan pelayanan perawatan luka


mandiri di rawat jalan
Memberikan layanan perawatan rumah
5/17/2016

11

5/17/2016

12

5/17/2016

13

PENDIDIKAN
Memberikan edukasi untuk
pasien, penjaga pasien/ keluarga,
staff, dokter.
Membantu staff untuk stay
update pada pengetahuan terkini

Terus meningkatkan skill dan


pengetahuan
5/17/2016

14

5/17/2016

15

Seminar/ conference
Pelatihan/ workshop
ETNEP
Menjadi anggota
perhimpunan seminat
(InETNA/ WCET)
Spesialisasi di
pendidikan formal (S2/
S3)
Practice
5/17/2016

16

The skill of doing, comes from doing

5/17/2016

17

PENELITIAN
Melakukan studi
prevalensi dan insiden
PU
SSI

Melakukan evaluasi
produk

Melakukan review dan


revisi prosedur yang
berlaku berdasar evidence
5/17/2016

18

LEADERSHIP/ MANAGEMENT
Membuat petunjuk pelaksanaan/ teknis
bagi staff untuk menjalankan protocol

Melakukan analisa inventaris dan


membuat rekomendasi yang dibutuhkan

Melakukan pencatatan, statistik, dan


pembuatan laporan.

5/17/2016

19

5/17/2016

20

FEB
0%
11%

0%

11%

11%

22%
PU
Post Op

12.50%

0.12

0.1

Post Trauma
Abses

34%
11%

0.14

Art. U

0.08

0.06

FEB

Ven. U
DFU
Fistula

0.04

0.02

0 0 0 0 0 0 0 0

5/17/2016

21

Keuntungan Memiliki Layanan


Perawatan Luka
Mencegah/ mengirangi kejadian nasokomial karena
terputusnya integritas kulit.

Penatalaksanaan support surface yang sesuai


Melakukan kontrol suplai
Melihat kebutuhan akan perlunya dokumentasi
Menfasilitasi terciptanya kepatuhan

5/17/2016

22

HASIL
Peningkatan
akuntabilitas
Peningkatan hasil secara
finansial:
- Efisiensi pemakaian
sumber daya.
- Revenue generation

50

46.7

45

41.7

40

35.7

35

30.3
27.4
26.5

30
25

27.3

21.7

20

23.7

Service
Alkes

18.2

15
10
5

17.5
16.9
16.9
14.2
16.1
15.2
18.3
13.6
12.3 11.8 13.1
10 13.1
14.7 14.6
13.1
13.1

2011

5/17/2016

Jan
Feb

Jan
Feb
Mar
Apr
May
Jun
Jul
Aug
Sep
Oct
Nov
Dec

2012

23

SO.......... ?

Make a Difference !

5/17/2016

24

5/17/2016

25