Anda di halaman 1dari 4

PERANGKAT PEMBELAJARAN

PROGRAM TAHUNAN
MATA PELAJARAN : FARMAKOGNOSI

Kelas XI
SEMESTER 1 & 2

SMK KES. BHAKTI KENCANA


SUBANG

PROGRAM TAHUNAN
Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas
Program Keahlian
Tahun pelajaran

: SMK Kes. BHAKTI KENCANA SUBANG


: FARMAKOGNOSI
: XI
: FARMASI
: 2014 / 2015

SEMESTER 1
KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan
mengamalkan ajaran
agama yang
dianutnya.

2. Menghayati dan
Mengamalkan
perilaku jujur, disiplin,
tanggung- jawab,
peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran,
damai), santun,
responsif dan pro-aktif
dan menunjukan
sikap sebagai bagian
dari solusi atas
berbagai
permasalahan dalam
berinteraksi secara
efektif dengan
lingkungan sosial dan
alam serta dalam
menempatkan diri
sebagai cerminan
bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Me m a h a m i ,
menerapkan
dan
menganalisis
pengetahuan
faktual,
konseptual,
dan
prosedural
berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu
pengetahuan,
teknologi, seni,
budaya, dan
humaniora dalam
wawasan
kemanusiaan,
kebangsaan,
kenegaraan, dan
peradaban terkait
penyebab fenomena
dan kejadian dalam
bidang kerja yang
spesifik untuk
memecahkan
masalah.

KOMPETENSI DASAR

MATERI POKOK

ALOKASI
WAKTU

1.1 Menunjukkan keimanan sebagai rasa


syukur
dan
keyakinan
terhadap
kebesaran Sang Pencipta melalui
pengembangan berbagai keterampilan
dasar-dasar
farmakognosi
sebagai
tindakan pengamalan menurut agama
yang dianutnya.
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang
menciptakan alam semesta dan semua
unsur di dalamnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki
rasa ingintahu, objektif, jujur, teliti,
cermat, tekun, hati-hati, bertanggungjawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif
dan peduli lingkungan) dalam aktivitas
sehari-hari
sebagai
wujud
implementasi sikap dalam melakukan
percobaan dan diskusi tentang dasardasar farmakognosi
2.2 Menghargai
kerja
individu
dan
kelompok dalam aktivitas sehari-hari
sebagai
wujud
implementasi
melaksanakan
percobaan
dan
melaporkan hasil percobaan dasardasar farmakognosi

3.1. Menjelaskan pengertian, sejarah, ruang Pengertian


lingkup, istilah yang berkaitan dengan
Farmakognosi
Farmakognosi, budidaya tanaman obat
baik asal, bagian tanaman obat yang Sejarah dan
mengandung zat berkhasiat dan
perkembangan
manfaat dari tanaman obat/simplisia
farmakognosi
Tata nama latin
tanaman dan
simplisia

2 JP

Budidaya tanaman
obat

3.2. Menguraikan sistematika, pembuatan


simplisia, manfaat dan zat berkhasiat
dari tanaman obat

Bagian tanaman
obat yang
mengandung zat
berkhasiat
Sistematika
tanaman obat
Pembuatan
simplisia

Manfaat dan zat


berkhasiat dari
tanaman obat
3.3.
Mengidentifikasi
simplisia
dan
Bentuk simplisia
tanaman obat
dan tanaman obat
3.4.
Menjelaskan tanaman berkhasiat obat
Rhizoma
yang berasal dari Rhizoma
3.5. Menjelaskan tanaman berkhasiat obat
Radix
yang berasal dari Radix
3.6. Menjelaskan tanaman berkhasiat obat
Cortex
yang berasal dari Cortex

2 JP

2 JP
2 JP
2 JP
2 JP

KOMPETENSI INTI

4.

Mengolah,
menalar, dan
menyaji
dalam ranah
konkret dan
ranah abstrak
terkait dengan
pengembanga
n dari yang
dipelajarinya di
sekolah
secara
mandiri, dan
mampu
melaksanakan
tugas spesifik
di bawah
pengawasan
langsung.

KOMPETENSI DASAR

MATERI POKOK

3.7. Menjelaskan tanaman berkhasiat obat


Bulbus, Cormus,
yang berasal dari Bulbus, Cormus,
Lignum, Caulis
Lignum, Caulis
4.1 Membuktikan pengertian, sejarah, Pengertian
ruang lingkup, istilah yang berkaitan
Farmakognosi
dengan
Farmakognosi,
budidaya
tanaman obat baik asal, bagian Sejarah dan
tanaman obat yang mengandung zat
perkembangan
berkhasiat dan manfaat dari tanaman
farmakognosi
obat/simplisia.
Tata nama latin
tanaman dan
simplisia

ALOKASI
WAKTU
2 JP

2 JP

Budidaya tanaman
obat
Bagian tanaman
obat yang
mengandung zat
berkhasiat
4.2 Membuktikan
sistematika, Sistematika
pembuatan simplisia, manfaat dan
tanaman obat
zat berkhasiat dari tanaman obat
Pembuatan
simplisia

4.3
4.4
4.5
4.6
4.7

Manfaat dan zat


berkhasiat dari
tanaman obat
Merinci
bentuk
simplisia
dan Bentuk simplisia
tanaman obat
dan tanaman obat
Mengkategorikan
tanaman Rhizoma
berkhasiat obat yang berasal dari
Rhizoma
Mengkategorikan
tanaman Radix
berkhasiat obat yang berasal dari
Radix
Mengkategorikan
tanaman Cortex
berkhasiat obat yang berasal dari
Cortex
Mengkategorikan
tanaman Bulbus,
Cormus,
berkhasiat obat yang berasal dari Lignum, Caulis
Bulbus, Cormus, Lignum, Caulis
Ulangan Harian
Remedial
Pengayaan
Jumlah

2 JP

2 JP
2 JP
2 JP
2 JP
2 JP
14 JP
7 JP
7 JP
52 JP

SEMESTER 2
KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan
mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan
Mengamalkan perilaku
jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama,
toleran, damai), santun,
responsif dan pro-aktif dan
menunjukan sikap
sebagai bagian dari solusi
atas berbagai
permasalahan dalam
berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta

KOMPETENSI DASAR
1.1 Menunjukkan keimanan sebagai
rasa
syukur
dan
keyakinan
terhadap kebesaran Sang Pencipta
melalui pengembangan berbagai
keterampilan
dasar-dasar
farmakognosi sebagai tindakan
pengamalan menurut agama yang
dianutnya.
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang
menciptakan alam semesta dan
semua unsur di dalamnya
2.1 Menunjukkan
perilaku
ilmiah
(memiliki rasa ingintahu, objektif,
jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati,
bertanggung-jawab, terbuka, kritis,
kreatif,
inovatif
dan
peduli
lingkungan) dalam aktivitas seharihari sebagai wujud implementasi
sikap dalam melakukan percobaan
dan diskusi tentang dasar-dasar
farmakognosi
2.2 Menghargai kerja individu dan
kelompok dalam aktivitas seharihari sebagai wujud implementasi
melaksanakan
percobaan
dan

MATERI POKOK

ALOKASI
WAKTU

KOMPETENSI INTI
dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3. Me m a h a m i ,
menerapkan dan
menganalisis
pengetahuan
faktual,
konseptual, dan
prosedural
berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan
humaniora dalam
wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang
kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah,
menalar, dan
menyaji dalam
ranah konkret
dan ranah abstrak
terkait dengan
pengembangan
dari yang
dipelajarinya di
sekolah secara
mandiri, dan
mampu
melaksanakan
tugas spesifik di
bawah
pengawasan
langsung.

KOMPETENSI DASAR

ALOKASI
WAKTU

Herba

1 JP

Folium

1 JP

Flos

1 JP

Fructus

1 JP

Semen

1 JP

Amylum

1 JP

Oleum

1 JP

Herba

2 JP

Folium

2 JP

Flos

2 JP

Fructus

2 JP

Semen

2 JP

Amylum

2 JP

Oleum

2 JP

melaporkan hasil percobaan dasardasar farmakognosi


3.8 Menjelaskan tanaman berkhasiat
obat yang berasal dari Herba
3.9 Menjelaskan tanaman berkhasiat
obat yang berasal dari Folium
3.10 Menjelaskan tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Flos
3.11 Menjelaskan tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Fructus
3.12 Menjelaskan tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Semen
3.13 Menjelaskan tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Amylum
3.14 Menjelaskan tanaman berkhasiat
obat yang berasal dari Oleum
4.8 Mengkategorikan
tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Herba
4.9 Mengkategorikan
tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Folium
4.10 Mengkategorikan
tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Flos
4.11 Mengkategorikan
tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Fructus
4.12 Mengkategorikan
tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Semen
4.13 Mengkategorikan
tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Amylum
4.14
Mengkategorikan tanaman
berkhasiat obat yang berasal dari
Oleum
Ulangan Harian
Remedial
Pengayaan
Minggu Cadangan
Latihan UKK
Jumlah

Kepala SMK Kes. Bhakti Kencana


Farmakognosi

Yogi Sugiyana, S.Pd.

MATERI POKOK

Subang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

Ai Istiklaliah, S.Farm.,Apt.

7 JP
7 JP
7 JP
6 JP
3 JP
51 JP