Anda di halaman 1dari 1

2.

1 Tinjauan Umum Pakan Bentuk Roti Kukus


Pada kegiatan pemeliharaan ikan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah
pemberian pakan. Pakan merupakan faktor penting dalam usaha budidaya ikan intensif dan
termasuk biaya variabel terbesar dalam proses produksi ikan intensif yaitu 30% - 60%
(Webster dan Liem 2002). Kebutuhan mutlak pertama adalah pakan, tentunya setiap makhluk
hidup membutuhkan pakan untuk tumbuh mulai dari lahir hingga akan mati. Kebutuhan
makan ikan berbeda menurut umurnya. Ikan yang baru menetas atau disebut juga dengan
larva, akan berbeda kebutuhan makannya dengan ikan dewasa. Setiap ikan pastinya
membutuhkan pakan yang sesuai dengan ukuran mulut mereka, selain itu pakan juga harus
mudah untuk dicerna dan memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ikan, terutama bagi larva ikan.
Dengan demikian pengetahuan atau keterampilan dalam pembuatan pakan ikan yang sesuai
dengan kebutuhan nutrisi ikan perlu diketahui oleh pembudidaya, terutama bagi ikan yang
masih larva atau benih yang merupakan fase kritis terhadap mortalitas, sehingga pakan harus
tepat sesuai kebutuhan, ukuran bukaan mulut ikan, salah satu pakan buatan untuk larva atau
benih ikan adalah pakan ikan bentuk roti kukus.
Pakan ikan bentuk roti kukus merupakan bentuk pakan ikan yang terbuat dari adonan
yang terdiri dari telur ayam, tepung ikan, tepung terigu, tepung susu dan air yang dilengkapi
vitamin. Pakan bentuk roti kukus yang sudah didinginkan dibentuk menjadi gumpalan kecilkecil, kemudian dioleskan vitamin, pada campuran sambil diremas-remas sampai merata.
Roti dapat disimpan dalam lemari es selama 3 hari. Sebelum digunakan, pakan ini sebaiknya
dibuat suspensi, yaitu dengan cara melarutkannya dalam air sehingga ukurannya sesuai
dengan ukuran bukaan mulut buarayak yang diberi makan.
DAPUS
Lim, C. E., and C. D. Webster. 2006. Nutrient Requirement. Pp 469-501. In: C. E. Lim and C.
D. Webster, editors. Tilapia: Biology, culture and nutrion. The Haworth Press, Inc.,
Binghamton, New York.