Anda di halaman 1dari 3

KASUS Gangguan Keseimbangan Asam dan Basa

(Dosen Amin Huda Nurarif, S.Kep.,Ns)


KASUS 1

Anda dipanggil untuk mengunjungi seorang pasien anak lakilaki berusia 4 tahun
yang ditemukan pingsan di rumahnya. Menurut penuturan ayahnya yang
menemukannya dalam kondisi pingsan, pasien mengeluh pusing (tension
headache) terus menerus sejak beberapa bulan terakhir. Selain itu tidak ada tanda
tanda lain yang menunjukkan anak itu dalam kondisi tidak sehat. Pemeriksaan fisik
menunjukkan tubuh pasien berkembang baik, tapi masih tidak sadar, suhu tubuh
37C, TD 141/88 mmHg, nadi 88 denyut/menit, kecepatan respirasi 34/menit, berat
59 kg dan tinggi 160 cm. Kecepatan denyut jantung reguler dan tidak ada suara lain
atau murmur. Tidak ditemukan suara ronkhi. Abdomen tidak ditemukan adanya
benjolan atau massa yang teraba. Terdengar suara usus. Tidak ada edema. Ada
beberapa memar akibat jatuh (ecchymoses) di badan dan anggota badan. Data
laboratorium menunjukkan natrium serum 140 mEq/L, klorida 108 mEq/L, kalium
3,8 mEq/L, HCO3 13 mEq/L, BUN 140 mg/dL, kreatinin 1,2 mg/dL, glukosa 96
mg/dL, keton darah 2+, kalsium 10,0 mg/dL, fosfat 3,5 mg/dL, magnesium 1,8
mg/dL, albumin 4,0 g/dL dan osmolitas plasma 284 mOsm/kg. Gas darah juga
diperiksa dan hasilnya adalah: pH 7,4, pCO 2 20 mmHg, HCO3 12 mEq/L dan pO2
105 mmHg.
Diagnosis asam basa pada kasus ini adalah : .. (BISA LEBIH DARI SATU)
A. Asidosis metabolik
B. Alkalosis metabolik
C. Asidosis respirasi
D. Alkalosis respirasi

KASUS 2

Seorang anak lakilaki usia 10 tahun dengan riwayat penyakit tuberkulosis yang
didiagnosis dua bulan lalu, kembali menjalani pemeriksaan untuk melihat
perkembangan kesehatannya. Pasien ini mengalami nafas pendek (SOB)
setelahmelakukan olah gerak, dan batuk kronik disertai sputum pada pagi hari.
Pasien ini mendapat terapi furosemid beberapa minggu lalu. Pada pemeriksaan
fisik, suhu tubuh 37C, TD 128/71 mmHg, nadi 84/menit, laju respirasi 22/menit,
berat badan 63 kg dan tinggi 157 cm. Bunyi jantung teratur dan tidak ada bunyi lain
ataupun murmur. Pernafasan dangkal, dan kadang berbunyi (wheezing). Abdomen
lunak, pada palpasi tidak ada massa. Terdengar bunyi usus. Terdapat edema 2+
pada ekstremitas bawah. Data laboratorium menunjukkan Hb 12,0 g/dL, WBC 6600
cells/mL, natrium 140 mEq/L, kalium 3,4 mEq/L, HCO3 42 mEq/L, kalsium 10,0
mg/dL, fosfat 3,5 mg/dL, magnesium 1,8 mg/dL, albumin 3,4 g/dL, keton darah 0,
glukosa 94 mg/L dan osmolalitas plasma 284 mOsm/kg. Gas darah arteri telah
diperiksa dan hasilnya pH 7,53; pCO2 20 mmHg; HCO3 16 mEq/L
dan pO2 105 mmHg.
Apakah diagnosis asambasa pada kasus ini (jawaban bisa lebih dari
satu)?
A. Alkalosis metabolik
B. Asidosis respirasi

C. Alkalosis respirasi
D. Asidosis metabolic

KASUS 3

Seorang gadis usia 16 tahun memutuskan melakukan diet mengurangi makan.


Untuk mempercepat penurunan berat badan, ia mengkonsumsi furosemid. Setelah
satu minggu, ia pengalami penurunan berat badan 5 kg, namun ia merasa tidak
nyaman dan memutuskan menemui dokternya. Setibanya di tempat pemeriksaan,
ia menjadi semakin gelisah dan merasa lemah. Hasil pemeriksaan fisik
menunjukkan TD 90/60 mmHg dan laju respirasi 20/menit. Juga ditemukan tanda
tanda Trousseau positif. Pemeriksaan fisik lainnya normal. Data laboratorium
menunjukkan Hb 13,5 g/dL, BUN 40 mg/dL, kreatinin 1,5 mg/dL, natrium 140 mEq/L,
klorida 98 mEq/L, kalium 3,0 mEq/L, HCO3 18 mEq/L, kalsium 10,0 mg/L, fosfat 3,5
mg/dL, magnesium 1,8 mEq/L, albumin 4,0 g/dL, keton darah 0, glukosa 99 mg/dL
dan osmolitas plasma 282 mOsm/kg. Hasil pemeriksaan gas darah telah diperoleh
dan menunjukkan pH 7,53, pCO2 20 mmHg, HCO3 16mEq/L dan pO2 105 mmHg.
Apakah diagnosis asambasa pada kasus ini (jawaban dapatlebih dari
satu)?
A. Alkalosis metabolik
B. Alkalosis respirasi
C. Asidosis metabolik
D. Asidosis respires

KASUS 4

Lakilaki 19 tahun ditemukan tak sadarkan diri di taman dan dibawa ke ruang gawat
darurat. Pemeriksaan fisik memperlihatkan TD 120/50 mmHg, kecepatan denyut
jantung 120 denyut/menit, suhu tubuh 30C, ada sedikit ikterus skleral dan
kebingungan (dullness) dan suara nafas bronchial pada paru kanan bawah. Uji
laboratorium menunjukkan kadar natrium 131 mEq/L; kalium 2,9 mEq/L, klorida 70
mEq/L, bikarbonat 21 mEq/L, BUN 34 mg/dL; kreatinin 1,4 mg/dL; glukosa 240
mg/dL, osmolalitas serum 320 mOsm/kg H2O; keton serum positif; pH 7,53; pCO2 25
mmHg, pO2 60 mmHg dan
albumin serum 3,8 g/dL.
Apakah jenis gangguan asam basa psien pada kasus di atas?
A. Asidosis metabolik
B. Asidosis respirasi
C. Asidosis metabolik dan alkalosis respirasi
D. Asidosis metabolik dan alkalosis metabolik
E. Asidosis metabolik, alkalosis metabolik dan alkalosis respirasi

KASUS 5

Anak perempuan 4 tahun dengan sindrom nefritis mengalami demam, menggigil


dan nyeri pada abdomen. Pemeriksaan fisik menunjukkan TD 85/50 mmHg, nadi
100denyut/ menit, respirasi 24/menit, suhu badan 39C, mata menunjukkan ikterus
sklera, dada bersih dan pada jantung tidak terdengar murmur, gallop maupun rub.
Ditemukan nyeri tekan pada abdomen kanan. Tidak ada edema ekstremitas. Hasil
uji laboratorium mencakup hemoglobin 12,8 g/dL, WBC 18000/mm3, platelet

90000/mm3, natrium serum 135, kalium 3,4, klor 107, HCO3 16 (semua dalam
mEq/L) dan albumin 0,8 g/dL. pH gas darah arteri 7,44, pCO 2 24mmHg dan pO2
88mmHg.
Apakah gangguan asam basa pasien di atas?
A. Asidosis respirasi
B. Asidosis metabolik dengan gap anion normal
C. Asidosis metabolik dengan gap anion yang tinggi
D. Asidosis gap anion normal dan alkalosis respirasi
E. Asidosis metabolik dengan anion gap yang tinggi dan alkalosis respirasi
KASUS 6
Buat Asuhan dan penatalaksanaan keperawatan pada pasisen dengan kasus
gangguan keseimbangan asam basa?

Anda mungkin juga menyukai