Anda di halaman 1dari 44

EVALUASI HASIL KEGIATAN

PROGRAM HIV-AIDS
TAHUN 2014
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO.

INDIKATOR

1.

Distribusi
kondom

2.

TARGET
2014
JUMLA
%
H

PENCAPAIAN
2014
JUMLA
%
H

KESENJANGA
N
JUMLA
%
H

MASALAH

1.584

100
%

1068

67%

516

33% Distribusi kondom belum mencapai target.

IMS

142

100
%

14

10%

128

90% Penemuan kasus IMS masih sangat kurang.

3.

VCT

376

100
%

263

70%

113

30% Cakupan VCT belum mencapai target.

4.

ODHA yang
dirujuk ke
LSM

18

100
%

6%

17

28

100
%

5.

TB-HIV

6%

27

94% Jumlah ODHA yang di rujuk ke LSM masih sedikit.

94% Penemuan kasus TB-HIV masih kurang.

ANALISA
MASALAH

PROGRAM HIV-AIDS
TAHUN 2014
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO
.
1.

INDIKAT
OR

MASALA
H

Distribusi
kondom

Distribusi
kondom
belum
mencapai
target.

PRIORITAS
MASALAH
Distribusi
kondom belum
mencapai
target.

PRIORITAS
PENYEBAB
MASALAH

PENYEBAB
MASALAH
-

Masyarakat
umum masih
merasa
bahwa
kondom
hanya
digunakan
untuk alat
kontrasepsi
KPA memiliki
tugas untuk
membuat
Bank kondom
di kelompok
beresiko dan
hanya
digunakan
oleh kelompok
beresiko.

Masyarakat
umum masih
merasa
bahwa
kondom
hanya
digunakan
untuk alat
kontrasepsi
KPA memiliki
tugas untuk
membuat
Bank
kondom di
kelompok
beresiko dan
hanya
digunakan
oleh
kelompok
beresiko.

UPAYA
PEMECAHAN
MASALAH
-

Meningkatkan
pengetahuan
bahwa kondom
selain
digunakan
sebagai alat
kontrasepsi,
tetapi juga
dapat
mengurangi
penularan HIVAIDS, bukan
hanya
digunakan oleh
kelompok
beresiko.
Meningkatkan
koordinasi
dengan KPA
dalam
pencatatan

RENCANA TINDAK
LANJUT
1. Memberikan
pengetahuan setiap
kali melakukan
konseling HIV bahwa
kondom selain
digunakan sebagai
alat kontrasepsi,
tetapi juga dapat
mengurangi
penularan HIV-AIDS,
bukan hanya
digunakan oleh
kelompok beresiko.
2. Koordinasi dengan
KPA dalam pencatatan
dan pendistribusian
kondom pada
kelompok beresiko
3. Konseling tentang
kondom pada saat
VCT.

pendistribusian
kondom pada
kelompok
beresiko.

2.

IMS

Penemuan
kasus IMS
masih
sangat
kurang.

Penemuan
kasus IMS
masih sangat
kurang.

Pengetahuan dan
kepatuhan
petugas dalam
mendiagnosis
dan pengisian
formulir IMS
masih kurang.

Pengetahuan
dan kepatuhan
petugas dalam
mendiagnosis
dan pengisian
formulir IMS
masih kurang.

3.

VCT

Cakupan
VCT belum
mencapai
target.

Cakupan VCT
belum
mencapai
target.

Masih ada
sebagian yang
takut karena
jarum suntik,
dan juga takut
akan hasil nya
jika
melakukan tes
HIV.
Masih
kurangnya
pengetahuan
masyarakat
tentang
pemeriksaan

Masih ada
sebagian
yang takut
karena jarum
suntik, dan
juga takut
akan hasil
nya jika
melakukan
tes HIV.
Masih
kurangnya
pengetahuan
masyarakat
tentang

Meningkatkan
pengetahuan
dalam
mendiagnosis IMS
di ruang BP dan
melakukan
pengisian formulir
setiap pasien IMS.
- Melakukan
sosialisasi
kembali
tentang HIVAIDS, dan
memberikan
pemahaman
deteksi secara
dini itu sangat
penting.
- Meningkatkan
pengetahuan
kader dan
masyarakat
tentang

4. Refreshing petugas di
ruang BP mengenai
penemuan kasus IMS
dan pengisian formulir
IMS (Refleksi kasus).

5. Sosialisasi dan
motivasi kepada
kader, masyarakat,
ibu hamil, pasien IMS,
pasien TB, dan
kelompok beresiko
tentang HIV-AIDS.

HIV.

4.

ODHA yang Jumlah


dirujuk ke
ODHA yang
LSM
di rujuk ke
LSM masih
sedikit.

Jumlah ODHA
yang di rujuk
ke LSM masih
sedikit.

Kurangnya
pengetahuan
ODHA tentang
pentingnya
rujukan ke LSM
guna
mendapatkan
dampingan dan
dukungan
psikososial.

pemeriksaan
HIV.

Kurangnya
pengetahuan
ODHA tentang
pentingnya
rujukan ke LSM
guna
mendapatkan
dampingan dan
dukungan
psikososial.

pemeriksaan
HIV.

Meningkatkan
konseling terhadap
ODHA mengenai
rujukan ke LSM.

6. Menganjurkan dan
memperkenalkan LSM
kepada ODHA sebagai
dampingan.

5.

TB-HIV

Penemuan
kasus TBHIV masih
kurang.

Penemuan
kasus TB-HIV
masih kurang.

ODHA yang
ditemukan belum
disertai dengan
penyakit TB.

ODHA yang
ditemukan
belum disertai
dengan
penyakit TB.

Melakukan skrining 7. Melakukan skrining TB


TB pada setiap
kepada ODHA yang
ODHA yang
ditemukan.
ditemukan.

RENCANA USULAN KEGIATAN PROGRAM HIV-AIDS


TAHUN 2016

PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG


SASARAN TARGET
NO.

JENIS
KEGIATAN

TUJUAN

JUMLAH

JUMLA
H

LOKASI

WAKTU

1.

Memberikan
pengetahuan
setiap kali
melakukan
konseling HIV
bahwa kondom
selain digunakan
sebagai alat
kontrasepsi,
tetapi juga dapat
mengurangi
penularan HIVAIDS, bukan
hanya digunakan
oleh kelompok
beresiko.

Agar pasien
mengetahui
adanya VCT
dan mau
melakukan
pemeriksaan
HIV di
puskesmas

80 orang

80
orang

Ruang
KIA
Puskesm
as

Setiap
hari
senin

2.

Koordinasi
dengan KPA
dalam
pencatatan dan

Agar jumlah
kondom yang
diberikan
tercatat

3 orang

3 orang

Puskesm
as
lembang

Januaridesemb
er 2016

BIAYA
BESAR
SUMBE
DLM
R
RINCIAN
-

JKN

PELAKSAN
A
Petugas
HIV
petugas
Lab
Bidan
koordinat
or
Bidan
desa

Petugas
HIV

pendistribusian
kondom pada
kelompok
beresiko

3.

Konseling
tentang kondom
pada saat VCT.

Agar pasien
mau
menggunaka
n kondom
khususnya
kelompok
beresiko

25 orang

25
orang

Tempat
koskosan/sa
lon
waria
Ds.
Lemban
g

3 kali
pertemu
an
(Setiap 3
bulan
sekali)

4.

Refreshing
petugas di ruang
BP mengenai
penemuan kasus
IMS dan
pengisian
formulir IMS
(Refleksi kasus).
Sosialisasi dan
motivasi kepada
kader,
masyarakat, ibu
hamil, pasien
IMS, pasien TB,

Agar petugas
dapat
mendiagnosis
pasien IMS
serta dapat
mengisi
formulir IMS

5 orang

5 orang

Agar mereka
mau
melakukan
pemeriksaan
HIV

25 orang

25
orang

5.

Rp.
25.000x
25 orang
x 3 kali x
1 tempat

Puskesm
as

Setiap
bulan

NFM
(New
Funding
Model)
hanya
untuk
transpor
t
petugas
JKN

Puskesm
as
lembang

3 kali
Anggara
pertemu
n Desa/
an
Kelas Ibu
(Setiap 3
Hamil
bulan
sekali)

Rp.
25.000x
25 orang
x 3 kali x
1 tempat

Petugas
HIV
petugas
Lab

ptugas
ruang BP
petugas
HIV
petugas
IMS

petugas
HIV
petugas
IMS
petugas
TB

dan kelompok
beresiko tentang
HIV-AIDS.

Bidan
Koordinat
or
Petugas
Lab

6.

Menganjurkan
dan
memperkenalkan
LSM kepada
ODHA sebagai
dampingan.

Agar semua
ODHA mau
dirujuk ke
LSM

Semua
pasien
ODHA
yang
ditemuk
an

Semua
pasien
ODHA
yang
ditemuk
an

Puskesm
as

Setiap
hari

Petugas
HIV
LSM

7.

Melakukan
skrining TB
kepada ODHA
yang ditemukan.

Agar semua
pasien HIV
dilakukan
pemeriksaan
TB

Semua
ODHA
yang
ditemuk
an

Semua
ODHA
yang
ditemuk
an

Puskesm
as
lembang

Setiap
hari

Petugas
HIV
Petugas
TB

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM HIV-AIDS


TAHUN 2016
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG
SASARAN TARGET
NO.
1.

JENIS
KEGIATAN
Memberikan
pengetahuan
setiap kali
melakukan

TUJUAN
Agar pasien
mengetahui
adanya VCT
dan mau

JUMLAH
80 orang

JUMLA
H
80
orang

LOKASI

WAKTU

Ruang
KIA
Puskesm
as

Setiap
hari
senin

BIAYA
BESAR
SUMBE
DLM
R
RINCIAN
-

PELAKSAN
A
Petugas
HIV
petugas
Lab

konseling HIV
bahwa kondom
selain digunakan
sebagai alat
kontrasepsi,
tetapi juga dapat
mengurangi
penularan HIVAIDS, bukan
hanya digunakan
oleh kelompok
beresiko.

melakukan
pemeriksaan
HIV di
puskesmas

Bidan
koordinat
or
Bidan
desa

2.

Konseling
tentang kondom
pada saat VCT.

Agar pasien
mau
menggunaka
n kondom
khususnya
kelompok
beresiko

25 orang

3.

Sosialisasi dan
motivasi kepada
kader,
masyarakat, ibu
hamil, pasien
IMS, pasien TB,

Agar mereka
mau
melakukan
pemeriksaan
HIV

25 orang

25
orang

25
orang

Tempat
koskosan/sa
lon
waria
Ds.
Lemban
g
Puskesm
as
lembang

3 kali
pertemu
an
(Setiap 3
bulan
sekali)

NFM
(New
Funding
Model)
hanya
untuk
transpor
t
petugas
3 kali
Anggara
pertemu
n Desa/
an
Kelas Ibu
(Setiap 3
Hamil
bulan
sekali)

Rp.
25.000x
25 orang
x 3 kali x
1 tempat

Petugas
HIV
petugas
Lab

Rp.
25.000x
25 orang
x 3 kali x
1 tempat

petugas
HIV
petugas
IMS
petugas
TB

dan kelompok
beresiko tentang
HIV-AIDS.

Bidan
Koordinat
or
Petugas
Lab

4.

Menganjurkan
dan
memperkenalkan
LSM kepada
ODHA sebagai
dampingan.

Agar semua
ODHA mau
dirujuk ke
LSM

Semua
pasien
ODHA
yang
ditemuk
an

Semua
pasien
ODHA
yang
ditemuk
an

Puskesm
as

Setiap
hari

Petugas
HIV
LSM

5.

Melakukan
skrining TB
kepada ODHA
yang ditemukan.

Agar semua
pasien HIV
dilakukan
pemeriksaan
TB

Semua
ODHA
yang
ditemuk
an

Semua
ODHA
yang
ditemuk
an

Puskesm
as
lembang

Setiap
hari

Petugas
HIV
Petugas
TB

EVALUASI HASIL KEGIATAN


PROGRAM KESEHATAN INDERA
TAHUN 2014
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO.

1.

2.
3.
4.
5.

INDIKATOR
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah
Penanganan
kasus kelainan
refraksi
Skrining
katarak
Penanganan
penyakit
katarak
Rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke RS

TARGET
2014
JUMLA
%
H

PENCAPAIAN
2014
JUMLA
%
H

KESENJANGA
N
JUMLA
%
H

MASALAH

Skrining kelainan gangguan refraksi pada anak


sekolah belum dilaksanakan.

113

Penanganan kasus kelainan refraksi masih sedikit.

117

Penjaringan/skrining katarak masih kurang.

95

Belum semua
operasi.

pasien

katarak

mau

melakukan

Belum adanya rujukan gangguan penglihatan pada


kasus Diabetes Melitus ke RS.

6.

7.

Kegiatan
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI
Kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI yang
ditangani

Kegiatan penjaringan penemuan kasus gangguan


pendengaran di SD/MI belum dilaksanakan.

Kasus gangguan pendengaran di SD/MI belum


dilaksanakan.

ANALISA MASALAH
PROGRAM KESEHATAN INDERA
TAHUN 2014
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO
.
1.

INDIKAT
OR
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi
pada anak
sekolah

MASALAH
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah
belum
dilaksanakan

PRIORITAS
MASALAH
Skrining kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah
belum
dilaksanakan

PENYEBAB
MASALAH
-

Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada

PRIORITAS
PENYEBAB
MASALAH
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada

UPAYA
PEMECAHA
N
MASALAH
Melakukan
kerjasama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

RENCANA
TINDAK
LANJUT
1. Koordinasi
dengan
petugas UKS
untuk
melaksanaka
n skrining
dan
penjaringan
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

anak sekolah

2.

Penangana
n kasus
kelainan
refraksi

Penanganan
kasus kelainan
refraksi masih
sedikit.

Penanganan
kasus kelainan
refraksi masih
sedikit.

Kurangnya
ketersediaan
waktu petugas
untuk melakukan
penanganan ke
luar gedung

3.

Skrining
katarak

Penjaringan/skri
ning katarak
masih kurang.

Penjaringan/skrin Ketersediaan
ing katarak
petugas di BP
masih kurang.
dan waktu yang
kurang, sehingga
petugas
kes.indera kurang
melakukan
penjaringan ke
luar gedung

anak sekolah

Kurangnya
ketersediaan
waktu petugas
untuk melakukan
penanganan ke
luar gedung

Ketersediaan
petugas di BP dan
waktu yang
kurang, sehingga
petugas
kes.indera kurang
melakukan
penjaringan ke
luar gedung

2. Koordinasi
dengan
petugas UKS
kecamatan.

Melakukan
kerjasama
dengan
petugas
posbindu dan
UKS untuk
melakukan
penanganan
kasus kelainan
refraksi di luar
gedung
Melakukan
kerjasama
dengan
petugas
posbindu dan
UKS untuk
melakukan
penjaringan
katarak di luar
gedung

3. Koordinasi
dengan
petugas BP,
UKS dan
posbindu
dalam
penanganan
kasus
kelainan
refraksi.
4. melakukan
penjaringan
katarak ke
luar gedung
5. melakukan
sosialisasi
katarak

4.

Penangana
n penyakit
katarak

Belum semua
pasien katarak
mau melakukan
operasi.

Belum semua
pasien katarak
mau melakukan
operasi.

Ketidak
percayaan pasien
dan keluarga
terhadap
kegiatan operasi
katarak.

Ketidak percayaan
pasien dan
keluarga terhadap
kegiatan operasi
katarak.

5.

Rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke
RS

Belum adanya
rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes Melitus
ke RS.

Belum adanya
rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes Melitus
ke RS.

6.

Kegiatan
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengara

Kegiatan
penjaringan
penemuan
kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI belum

Kegiatan
penjaringan
penemuan kasus
gangguan
pendengaran di
SD/MI belum

Belum
diberikan
keterangan
DM atau tidak
pada pasien
gangguan
penglihatan
yang di rujuk
Belum ada
rujukan yang
mengalami
gangguan
penglihatan
pada kasus
DM.
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas

Belum
diberikan
keterangan DM
atau tidak
pada pasien
gangguan
penglihatan
yang di rujuk
Belum ada
rujukan yang
mengalami
gangguan
penglihatan
pada kasus
DM.
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas

Meningkatkan
kepercayaan
pasien dan
keluarga
terhadap
kegiatan
operasi
katarak.

6. Konseling
pasien dan
keluarga
terhadap
kegiatan
operasi
katarak.

Membuat
tambahan
kolom pada
buku register
rujukan untuk
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke RS.

7. Membuat
tambahan
kolom pada
buku register
rujukan untuk
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke
RS.

Melakukan
kerjasama
dengan
petugas UKS
dalam
penjaringan

8. Melakukan
koordinasi
dengan
petugas UKS
dalam
menjaring

7.

n di SD/MI

dilaksanakan.

dilaksanakan.

Kasus
gangguan
pendengara
n di SD/MI
yang
ditangani

Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI belum
dilaksanakan.

Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI belum
dilaksanakan.

sector dan
lintas program
dalam
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
penanganan
gangguan
pendengaran
di SD/MI

sector dan
lintas program
dalam
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
penanganan
gangguan
pendengaran
di SD/MI

penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI

kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI

Melakukan
kerjasama
dengan
petugas UKS
dalam
penanganan
gangguan
pendengaran
di SD/MI

9. Melakukan
koordinasi
dengan
petugas UKS
dalam
menangani
Kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI

RENCANA USULAN KEGIATAN PROGRAM KESEHATAN INDERA


TAHUN 2016
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

SASARAN TARGET
NO.

1.

2.

JENIS
KEGIATAN

LOKASI

WAKT
U

PELAKSAN
A

BIAYA

Koordinasi
dengan petugas
UKS untuk
melaksanakan
skrining dan
penjaringan
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

Agar dapat
menjaring
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

50
orang

50 orang

puskesma
s

Setiap
bulan

BESAR
DLM
RINCIAN
-

Koordinasi
dengan petugas
UKS kecamatan.

Agar dapat
melaksanakan
penjaringan
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

50
orang

50 orang

kecamata
n

Setiap
bulan

TUJUAN

JUMLA
H

JUMLAH

SUMBE
R

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS
kecamat
an

3.

Koordinasi
dengan petugas
BP, UKS dan
posbindu dalam
penanganan
kasus kelainan
refraksi.
Melakukan
penjaringan
katarak ke luar
gedung

Agar semua
pasien kasus
kelainan refraksi
tercatat dan
terlaporkan

Melakukan
sosialisasi
katarak

4.

5.

Agar pasien
penderita
katarak di luar
gedung
ditemukan

30
orang

30 orang

Agar penderita
katarak dan
keluarga
mengerti dan
memahami

30
orang

30 orang

Puskesma
s Lembang

Desa
lembang,
kayu
ambon,
wangunsa
ri,
pagerwan
gi dan
mekarwan
gi
Desa
lembang,
kayu
ambon,
wangunsa

Setiap
hari
kerja

petugas
kes.
Indera

Setiap
hari
kamis
(Jansept
2016)

JKN

petugas
kes.
Indera
petugas
posbind
u

Setiap
hari
kamis
(Jansept

JKN

petugas
kes.
Indera
petugas
posbind

tentang penyakit
katarak

6.

7.

8.

Konseling
pasien dan
keluarga
terhadap
kegiatan operasi
katarak.

Membuat
tambahan
kolom pada
buku register
rujukan untuk
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes Melitus
ke RS.
Melakukan
koordinasi
dengan petugas
UKS dalam
menjaring kasus
gangguan

Agar penderita
dan keluarga
memahami
tentang operasi
katarak, dan
mau melakukan
operasi katarak
Agar penderita
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes yang di
rujuk ker RS
tercatat dan
terlaporkan
Agar dapat
melakukan
penjaringan
kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI

ri,
pagerwan
gi dan
mekarwan
gi

30
orang

30 orang

Puskesma
s lembang

Puskesma
s lembang

Puskesma
s dan SD
wilayah
puskesma
s lembang

2016)

Setiap
hari
kamis
(Jansept
2016)

Setiap
hari
kerja

Setiap
bulan

JKN

petugas
kes.
Indera
dokter di
puskesm
as

petugas
kes.
Indera
-

JKN

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS

9.

pendengaran di
SD/MI
Melakukan
koordinasi
dengan petugas
UKS dalam
menangani
Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI

Agar dapat
menangani
Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI

Puskesma
s dan SD
wilayah
puskesma
s lembang

Setiap
bulan

JKN

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM KESEHATAN INDERA


TAHUN 2016

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS

PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

SASARAN TARGET
NO.

1.

2.

JENIS
KEGIATAN

TUJUAN

Koordinasi
dengan petugas
UKS untuk
melaksanakan
skrining dan
penjaringan
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

Agar dapat
menjaring
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah

Koordinasi
dengan petugas
BP, UKS dan
posbindu dalam
penanganan
kasus kelainan
refraksi.

Agar semua
pasien kasus
kelainan refraksi
tercatat dan
terlaporkan

JUMLA
H

JUMLAH

LOKASI

WAKT
U

BIAYA
SUMBE
R

50
orang

50 orang

puskesma
s

Setiap
bulan

Puskesma
s Lembang

Setiap
hari
kerja

BESAR
DLM
RINCIAN
-

PELAKSAN
A

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS

petugas
kes.
Indera

Melakukan
penjaringan
katarak ke luar
gedung

Agar pasien
penderita
katarak di luar
gedung
ditemukan

Melakukan
sosialisasi
katarak

Agar penderita
katarak dan
keluarga
mengerti dan
memahami
tentang penyakit
katarak

3.

4.

5.

Konseling
pasien dan
keluarga
terhadap
kegiatan operasi
katarak.

Agar penderita
dan keluarga
memahami
tentang operasi
katarak, dan
mau melakukan
operasi katarak

30
orang

30
orang

30
orang

30 orang

30 orang

30 orang

Desa
lembang,
kayu
ambon,
wangunsa
ri,
pagerwan
gi dan
mekarwan
gi
Desa
lembang,
kayu
ambon,
wangunsa
ri,
pagerwan
gi dan
mekarwan
gi
Puskesma
s lembang

Setiap
hari
kamis
(Jansept
2016)

Setiap
hari
kamis
(Jansept
2016)

Setiap
hari
kamis
(Jansept
2016)

JKN

JKN

JKN

petugas
kes.
Indera
petugas
posbind
u

petugas
kes.
Indera
petugas
posbind
u

petugas
kes.
Indera
dokter di
puskesm
as

6.

7.

8.

Membuat
tambahan
kolom pada
buku register
rujukan untuk
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes Melitus
ke RS.
Melakukan
koordinasi
dengan petugas
UKS dalam
menjaring kasus
gangguan
pendengaran di
SD/MI
Melakukan
koordinasi
dengan petugas
UKS dalam
menangani
Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI

Agar penderita
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes yang di
rujuk ker RS
tercatat dan
terlaporkan
Agar dapat
melakukan
penjaringan
kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI

Agar dapat
menangani
Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI

Puskesma
s lembang

Puskesma
s dan SD
wilayah
puskesma
s lembang

Puskesma
s dan SD
wilayah
puskesma
s lembang

Setiap
hari
kerja

Setiap
bulan

Setiap
bulan

petugas
kes.
Indera
-

JKN

JKN

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS

petugas
kes.
Indera
petugas
UKS

NO.

INDIKATOR

1.

Distribusi
kondom

2.

TARGET
2015
JUMLA
%
H

PENCAPAIAN
2015
JUMLA
%
H

KESENJANGA
N
JUMLA
%
H

MASALAH

1.584

100
%

234

15%

1.350

85% Distribusi kondom belum mencapai target.

IMS

142

100
%

37

26%

105

74% Penemuan kasus IMS masih sangat kurang.

3.

VCT

376

100
%

339

90%

37

10% Cakupan VCT belum mencapai target.

4.

ODHA yang
dirujuk ke
LSM

18

100
%

17%

15

83% Jumlah ODHA yang di rujuk ke LSM masih sedikit.

5.

TB-HIV

28

100
%

0%

28

100
%

Penemuan kasus TB-HIV masih kurang.

EVALUASI
HASIL
KEGIATAN
PROGRAM
HIV-AIDS
TAHUN 2015
PUSKESMAS
LEMBANG
KECAMATAN
LEMBANG

ANALISA MASALAH
PROGRAM HIV-AIDS
TAHUN 2015
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO
.
1.

INDIKAT
OR

MASALA
H

Distribusi
kondom

Distribusi
kondom
belum

PRIORITAS
MASALAH

PENYEBAB
MASALAH

PRIORITAS
PENYEBAB
MASALAH

UPAYA
PEMECAHAN
MASALAH

Distribusi
kondom belum
mencapai

8. Masyarakat
umum masih
merasa bahwa

10. Masyarak
at umum
masih

12. Meningkatka
n pengetahuan
bahwa kondom

RENCANA TINDAK
LANJUT
a. Memberikan
pengetahuan
setiap kali

2.

IMS

mencapai
target.

target.

kondom hanya
merasa
digunakan
bahwa
untuk alat
kondom
kontrasepsi
hanya
9. KPA memiliki
digunakan
tugas untuk
untuk alat
membuat
kontrasepsi
Bank kondom
11. KPA
di kelompok
memiliki
beresiko dan
tugas untuk
hanya
membuat
digunakan
Bank
oleh kelompok
kondom di
beresiko.
kelompok
beresiko dan
hanya
digunakan
oleh
kelompok
beresiko.

selain
digunakan
sebagai alat
kontrasepsi,
tetapi juga
dapat
mengurangi
penularan HIVAIDS, bukan
hanya
digunakan oleh
kelompok
beresiko.
13. Meningkatka
n koordinasi
dengan KPA
dalam
pencatatan
pendistribusian
kondom pada
kelompok
beresiko.

Penemuan
kasus IMS

Penemuan
kasus IMS

Pengetahuan dan
kepatuhan

Meningkatkan
pengetahuan

Pengetahuan
dan kepatuhan

melakukan
konseling HIV
bahwa kondom
selain
digunakan
sebagai alat
kontrasepsi,
tetapi juga
dapat
mengurangi
penularan HIVAIDS, bukan
hanya
digunakan oleh
kelompok
beresiko.
b. Koordinasi
dengan KPA
dalam
pencatatan dan
pendistribusian
kondom pada
kelompok
beresiko
c. Konseling
tentang kondom
pada saat VCT.
14. Refreshing petugas
di ruang BP mengenai

3.

VCT

masih
sangat
kurang.

masih sangat
kurang.

petugas dalam
mendiagnosis
dan pengisian
formulir IMS
masih kurang.

petugas dalam
mendiagnosis
dan pengisian
formulir IMS
masih kurang.

Cakupan
VCT belum
mencapai
target.

Cakupan VCT
belum
mencapai
target.

4.

ODHA yang Jumlah


dirujuk ke
ODHA yang
LSM
di rujuk ke
LSM masih
sedikit.

Jumlah ODHA
yang di rujuk
ke LSM masih
sedikit.

Masih ada
sebagian yang
takut karena
jarum suntik,
dan juga takut
akan hasil nya
jika
melakukan tes
HIV.
Masih
kurangnya
pengetahuan
masyarakat
tentang
pemeriksaan
HIV.

Kurangnya
pengetahuan
ODHA tentang
pentingnya
rujukan ke LSM
guna

Masih ada
sebagian
yang takut
karena jarum
suntik, dan
juga takut
akan hasil
nya jika
melakukan
tes HIV.
- Masih
kurangnya
pengetahuan
masyarakat
tentang
pemeriksaan
HIV.
Kurangnya
pengetahuan
ODHA tentang
pentingnya
rujukan ke LSM
guna

dalam
mendiagnosis IMS
di ruang BP dan
melakukan
pengisian formulir
setiap pasien IMS.
15. Melakukan
sosialisasi
kembali tentang
HIV-AIDS, dan
memberikan
pemahaman
deteksi secara
dini itu sangat
penting.
16. Meningkatka
n pengetahuan
kader dan
masyarakat
tentang
pemeriksaan
HIV.

penemuan kasus IMS


dan pengisian formulir
IMS (Refleksi kasus).

Meningkatkan
konseling terhadap
ODHA mengenai
rujukan ke LSM.

17. Menganjurkan dan


memperkenalkan LSM
kepada ODHA sebagai
dampingan.

a. Sosialisasi dan
motivasi kepada
kader,
masyarakat, ibu
hamil, pasien
IMS, pasien TB,
dan kelompok
beresiko
tentang HIVAIDS.

5.

TB-HIV

Penemuan
kasus TBHIV masih
kurang.

Penemuan
kasus TB-HIV
masih kurang.

mendapatkan
dampingan dan
dukungan
psikososial.

mendapatkan
dampingan dan
dukungan
psikososial.

ODHA yang
ditemukan belum
disertai dengan
penyakit TB.

ODHA yang
ditemukan
belum disertai
dengan
penyakit TB.

Melakukan skrining Melakukan skrining TB


TB pada setiap
kepada ODHA yang
ODHA yang
ditemukan.
ditemukan.

RENCANA USULAN KEGIATAN PROGRAM HIV-AIDS


TAHUN 2017
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG
SASARAN TARGET
NO.

1.

2.

JENIS
KEGIATAN

TUJUAN

JUMLAH

Melakukan
sosialisasi HIV
AIDS sekaligus
mengadakan
pemeriksaan HIV

Agar pasien
mengetahui
adanya VCT
dan mau
melakukan
pemeriksaan
HIV di
puskesmas

80 orang

Penjaringan
kasus HIV dan
IMS kepada
masyarakat
umum di luar

Agar
masyarakat
mengetahui
HIV dan IMS
serta mau

100
orang
(5 desa)

JUMLA
H
80
orang

LOKASI

WAKTU

Ruang
KIA
Puskesma
s

Setiap
hari
senin

BIAYA
BESAR
SUMBE
DLM
R
RINCIAN

100
orang
(5
desa)

5 Desa
(Lembang
, Kayu
ambon,
wanguns

Januari- Anggara Rp.


desembe n Desa/ 25.000x
r 2017
Kelas
20 orang
Ibu
x 1 kali x
Hamil
5 tempat

PELAKSA
NA
Petugas
HIV
petugas
Lab
Bidan
koordina
tor
Bidan
desa

Petugas
HIV
petugas
Lab
Bidan

3.

4.

5.

gedung
puskesmas

melakukan
tes HIV

Melakukan
sosialisasi HIV
AIDS dan IMS
sekaligus
mengadakan
mobile VCT
kepada
kelompok
beresiko di luar
gedung
Melakukan
sosialisasi HIV
AIDS dan IMS
sekaligus
mengadakan
mobile VCT di
panti rehab

Agar pasien
mengetahui
HIV AIDS dan
IMS serta
mau
melakukan
tes HIV

25 orang

25
orang

Agar pasien
mengetahui
HIV AIDS dan
IMS serta
mau
melakukan
tes HIV

80 orang

80
orang

Melakukan
kolaborasi TBHIV

Agar semua
pasien Tb
dilakukan tes
HIV, dan
pasien ODHA

Semua
pasien
TB yang
diobati

Semua
pasien
TB yang
diobati

ari,
pagerwan
gi, dan
mekar
wangi)
Tempat
koskosan/sal
on waria
Ds.
Lembang

desa

1 kali
pertemu
an

NFM
(New
Funding
Model)
hanya
untuk
transpor
t
petugas

Rp.
25.000x
25 orang
x 1 kali x
1 tempat

Petugas
HIV
petugas
Lab

Panti
Rehab
BRSPP
Desa.
Kayu
Ambon

Septemb
er 2017

Rp.
25.000x
90 orang
x 1 kali x
1 tempat

Dokter
Petugas
HIV
petugas
Lab

Ruang TB

Setiap
hari TB
(kamis)

NFM
(New
Funding
Model)
hanya
untuk
transpor
t
petugas
-

Petugas
HIV
Petugas
TB
Petugas

6.

7.

Membuat
laporan bulanan

Melakukan
pengadaan
photocopy,
kertas, dan ATK

di periksa TB
Agar semua
pasien yang
di VCT
tercatat dan
terlaporkan

Semua
pasien
yang di
VCT, dan
pasien
IMS

Semua
pasien
yang di
VCT,
dan
pasien
IMS

Puskesma Setiap
s
tanggal
lembang
25

Sebagai arsip
laporan di
puskesmas
dan untuk di
kirim ke
Dinkes KBB

Puskesma
s
Lembang

JanuariDesemb
er 2017

JKN

Lab
Petugas
HIV

Petugas
HIV

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM HIV-AIDS


TAHUN 2017
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG
SASARAN TARGET
NO.
1.

JENIS
KEGIATAN
Melakukan
sosialisasi HIV
AIDS sekaligus

TUJUAN
Agar pasien
mengetahui
adanya VCT

JUMLAH
80
orang

JUMLA
H
80
orang

LOKASI

WAKTU

Ruang
Setiap
KIA
hari senin
Puskesma

BIAYA
BESAR
SUMBE
DLM
R
RINCIAN
Kelas
Ibu
Hamil

PELAKSA
NA
Petugas
HIV
petugas

mengadakan
pemeriksaan HIV

dan mau
melakukan
pemeriksaan
HIV di
puskesmas

2.

Penjaringan
kasus HIV dan
IMS kepada
masyarakat
umum di luar
gedung
puskesmas

Agar
masyarakat
mengetahui
HIV dan IMS
serta mau
melakukan
tes HIV

100
orang
(5 desa)

100
orang
(5
desa)

5 Desa
(Lembang
, Kayu
ambon,
wanguns
ari,
pagerwan
gi, dan
mekar
wangi)

Januaridesember
2017

Anggara
n Desa/
Kelas
Ibu
Hamil

Rp.
25.000x
20 orang
x 1 kali x
5 tempat

Petugas
HIV
petugas
Lab
Bidan
desa

3.

Melakukan
sosialisasi HIV
AIDS dan IMS
sekaligus
mengadakan
mobile VCT

Agar pasien
mengetahui
HIV AIDS dan
IMS serta
mau
melakukan

25
orang

25
orang

Tempat
koskosan/sal
on waria
Ds.
Lembang

1 kali
pertemua
n

NFM
(New
Funding
Model)
hanya
untuk

Rp.
25.000x
25 orang
x 1 kali x
1 tempat

Petugas
HIV
petugas
Lab

Lab
Bidan
koordina
tor
Bidan
desa

4.

5.

6.

kepada
kelompok
beresiko di luar
gedung
Melakukan
sosialisasi HIV
AIDS dan IMS
sekaligus
mengadakan
mobile VCT di
panti rehab

tes HIV

transpor
t
petugas

Agar pasien
mengetahui
HIV AIDS dan
IMS serta
mau
melakukan
tes HIV

80
orang

80
orang

Melakukan
kolaborasi TBHIV

Agar semua
pasien Tb
dilakukan tes
HIV, dan
pasien ODHA
di periksa TB

Semua
pasien
TB yang
diobati

Semua
pasien
TB
yang
diobati

Melakukan
pengadaan
photocopy,
kertas, dan ATK

Sebagai arsip
laporan di
puskesmas
dan untuk di
kirim ke
Dinkes KBB

Panti
Rehab
BRSPP
Desa.
Kayu
Ambon

Septembe
r 2017

Ruang TB

Setiap
hari TB
(kamis)

Puskesma
s
Lembang

JanuariDesember
2017

NFM
(New
Funding
Model)
hanya
untuk
transpor
t
petugas
JKN

JKN

Rp.
25.000x
90 orang
x 1 kali x
1 tempat

JKN

JKN

Dokter
Petugas
HIV
petugas
Lab

Petugas
HIV
Petugas
TB
Petugas
Lab

Petugas
HIV

EVALUASI HASIL KEGIATAN


PROGRAM KESEHATAN INDERA
TAHUN 2015
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO.

1.

2.
3.
4.
5.

INDIKATOR
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah
Penanganan
kasus kelainan
refraksi
Skrining
katarak
Penanganan
penyakit
katarak
Rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes

TARGET
2015
JUMLA
%
H

PENCAPAIAN
2015
JUMLA
%
H

KESENJANGA
N
JUMLA
%
H

MASALAH

Skrining kelainan gangguan refraksi pada anak


sekolah belum dilaksanakan.

113

Penanganan kasus kelainan refraksi masih sedikit.

117

Penjaringan/skrining katarak masih kurang.

95

Belum semua
operasi.

pasien

katarak

mau

melakukan

Belum adanya rujukan gangguan penglihatan pada


kasus Diabetes Melitus ke RS.

Melitus ke RS

6.

7.

Kegiatan
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI
Kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI yang
ditangani

Kegiatan penjaringan penemuan kasus gangguan


pendengaran di SD/MI belum dilaksanakan.

Kasus gangguan pendengaran di SD/MI belum


dilaksanakan.

ANALISA MASALAH
PROGRAM KESEHATAN INDERA
TAHUN 2014
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

NO
.
1.

INDIKAT
OR
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi
pada anak
sekolah

MASALAH
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah
belum
dilaksanakan

PRIORITAS
MASALAH
Skrining kelainan
gangguan
refraksi pada
anak sekolah
belum
dilaksanakan

PENYEBAB
MASALAH
-

Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam Skrining
kelainan

PRIORITAS
PENYEBAB
MASALAH
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam Skrining
kelainan

UPAYA
PEMECAHA
N
MASALAH

RENCANA
TINDAK
LANJUT

Melakukan
kerjasama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
Skrining
kelainan
gangguan
refraksi pada

10. Koordinasi
dengan
petugas UKS
untuk
melaksanaka
n skrining
dan
penjaringan
kelainan
gangguan

gangguan
refraksi pada
anak sekolah

2.

Penangana
n kasus
kelainan
refraksi

Penanganan
kasus kelainan
refraksi masih
sedikit.

Penanganan
kasus kelainan
refraksi masih
sedikit.

Kurangnya
ketersediaan
waktu petugas
untuk melakukan
penanganan ke
luar gedung

3.

Skrining
katarak

Penjaringan/skri
ning katarak
masih kurang.

Penjaringan/skrin Ketersediaan
ing katarak
petugas di BP
masih kurang.
dan waktu yang
kurang, sehingga
petugas
kes.indera kurang
melakukan
penjaringan ke
luar gedung

gangguan
refraksi pada
anak sekolah

Kurangnya
ketersediaan
waktu petugas
untuk melakukan
penanganan ke
luar gedung

Ketersediaan
petugas di BP dan
waktu yang
kurang, sehingga
petugas
kes.indera kurang
melakukan
penjaringan ke
luar gedung

anak sekolah

refraksi pada
anak sekolah
11. Koordinasi
dengan
petugas UKS
kecamatan.

Melakukan
kerjasama
dengan
petugas
posbindu dan
UKS untuk
melakukan
penanganan
kasus kelainan
refraksi di luar
gedung
Melakukan
kerjasama
dengan
petugas
posbindu dan
UKS untuk
melakukan
penjaringan
katarak di luar
gedung

12. Koordinasi
dengan
petugas BP,
UKS dan
posbindu
dalam
penanganan
kasus
kelainan
refraksi.

13. melakukan
penjaringan
ke luar
gedung
14. melakukan
sosialisasi
katarak

4.

Penangana
n penyakit
katarak

Belum semua
pasien katarak
mau melakukan
operasi.

Belum semua
pasien katarak
mau melakukan
operasi.

Ketidak
percayaan pasien
dan keluarga
terhadap
kegiatan operasi
katarak.

Ketidak percayaan
pasien dan
keluarga terhadap
kegiatan operasi
katarak.

5.

Rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke
RS

Belum adanya
rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes Melitus
ke RS.

Belum adanya
rujukan
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes Melitus
ke RS.

Belum
diberikan
keterangan
DM atau tidak
pada pasien
gangguan
penglihatan
yang di rujuk
Belum ada
rujukan yang
mengalami
gangguan
penglihatan
pada kasus
DM.

Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya

6.

Kegiatan
penjaringan
penemuan
kasus

Kegiatan
penjaringan
penemuan
kasus gangguan

Kegiatan
penjaringan
penemuan kasus
gangguan

Belum
diberikan
keterangan DM
atau tidak
pada pasien
gangguan
penglihatan
yang di rujuk
Belum ada
rujukan yang
mengalami
gangguan
penglihatan
pada kasus
DM.

Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya

Meningkatkan
kepercayaan
pasien dan
keluarga
terhadap
kegiatan
operasi
katarak.
Membuat
tambahan
kolom pada
buku register
rujukan untuk
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke RS.

Melakukan
kerjasama
dengan
petugas UKS

15. Koseling
pasien dan
keluarga
terhadap
kegiatan
operasi
katarak.
16. Membuat
tambahan
kolom pada
buku register
rujukan untuk
gangguan
penglihatan
pada kasus
Diabetes
Melitus ke
RS.

17. Melakukan
koordinasi
dengan
petugas UKS

7.

gangguan
pendengara
n di SD/MI

pendengaran di
SD/MI belum
dilaksanakan.

pendengaran di
SD/MI belum
dilaksanakan.

Kasus
gangguan
pendengara
n di SD/MI
yang
ditangani

Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI belum
dilaksanakan.

Kasus gangguan
pendengaran di
SD/MI belum
dilaksanakan.

kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
penanganan
gangguan
pendengaran
di SD/MI

kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI
Adanya
pergantian
petugas
Belum adanya
kerja sama
dengan lintas
sector dan
lintas program
dalam
penanganan
gangguan
pendengaran
di SD/MI

dalam
penjaringan
penemuan
kasus
gangguan
pendengaran
di SD/MI

Melakukan
kerjasama
dengan
petugas UKS
dalam
penanganan
gangguan
pendengaran
di SD/MI

18. Melakukan
koordinasi
dengan
petugas UKS

RENCANA USULAN KEGIATAN PROGRAM KESEHATAN INDERA


TAHUN 2017
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG

SASARAN TARGET
NO.

JENIS
KEGIATAN

1.

Melakukan
penjaringan
katarak

2.

Melakukan
penjaringan
kelainan refrak

TUJUAN

JUMLA
%
H

JUML
AH

LOKASI

WAKTU

SUMBE
R

PELAKSAN
A

BIAYA

Agar diketahui
jumlah pasien
yang menderita
katarak

Posbindu,
R.BP, dan
R.Lansia

Setiap
hari kerja

JKN

Agar diketahui
jumlah pasien
yang menderita
kelainan refraksi

Posbindu,
R.BP, dan
R.Lansia

Setiap
hari kerja

JKN

BESAR
DLM
RINCIAN
JKN
petugas
kes.
Indera
petugas
BP
Petugas
lansia &
posbind
u
JKN

petugas
kes.
Indera
petugas
BP
Petugas
lansia &
posbind

3.

Membuat
laporan bulanan

Agar semua
pasien yang
sakit mata dan
hasil
penjaringan
katarak tercatat
dan terlaporkan

4.

Melakukan
kerjasama lintas
sector dengan
petugas UKS

Agar dapat
melakukan
skrining kelainan
refraksi dan
kasus
pendengaran di
SD/MI
Sebagai arsip
laporan di
puskesmas dan
untuk di kirim ke
Dinkes KBB

5.

Melakukan
pengadaan
photocopy
untuk laporan
bulanan

Puskesmas
Lembang

Setiap
hari kerja

Puskesmas
Lembang

Setiap
hari kerja

Puskesmas
Lembang

JanuariDesembe
r 2017

JKN

1 lembar x
Rp. 150 x
12 bulan

u
petugas
kes.
Indera

petugas
kes.
Indera

petugas
kes.
Indera

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PROGRAM KESEHATAN INDERA


TAHUN 2017
PUSKESMAS LEMBANG KECAMATAN LEMBANG
SASARAN TARGET
NO.

1.

JENIS
KEGIATAN
Melakukan
penjaringan
katarak

TUJUAN

Agar diketahui
jumlah pasien
yang menderita
katarak

JUMLA
H

JUMLA
%
H

LOKASI

WAKTU

Posbindu,
R.BP, dan
R.Lansia

Setiap
hari kerja

BIAYA
BESAR
SUMBE
DLM
R
RINCIA
N
JKN
(Hanya
di
dalam
gedung
)

PELAKSAN
A
19. petug
as kes.
Indera
20. petug
as BP
21. Petug
as lansia
&

posbindu

2.

3.

Melakukan
penjaringan
kelainan
refraksi

Agar diketahui
jumlah pasien
yang menderita
kelainan refraksi

Posbindu,
R.BP, dan
R.Lansia

Setiap
hari kerja

JKN
(Hanya
di
dalam
gedung
)

Melakukan
pengadaan
photocopy
untuk laporan
bulanan

Sebagai arsip
laporan di
puskesmas dan
untuk di kirim
ke Dinkes KBB

Puskesma
s
Lembang

JanuariDesembe
r 2017

JKN

1 lembar x
Rp. 150 x
12 bulan

22. petug
as kes.
Indera
23. petug
as BP
24. Petug
as lansia
&
posbindu
petugas kes.
Indera