Anda di halaman 1dari 22

MAKALAH FISIKA

RADIASI BENDA HITAM

Disusun Oleh :
Kelompok 1
Jelita Helianisa

(13.59.07537)

Karna Wijaya

(13.59.07542)

M. Ryandi Ramdhani

(13.59.07575)

Yolanda Asterina

(13.59.07678)

KELAS XII-2
TAHUN AJARAN 2015/2016
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SMAK BOGOR

RADIASI BENDA HITAM

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan segala
kemudahan dan kekuatan, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Fisika. Makalah ini berjudul Radiasi
Benda Hitam. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat,
khususnya kepada guru mata pelajaran Fisika yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan
makalah ini. Makalah ini ditujukan juga untuk masa yang akan datang dan juga untuk memahami
lebih mendalam lagi mengenai materi radiasi benda hitam.
Kami menyadari akan keterbatasan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Oleh
karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang berguna bagi perbaikan makalah ini. Akhirnya
semoga karya tulis ini dapat bermanfaat untuk masa yang akan ating dan berguna bagi kita semua.
Aamiin.

Bogor, Maret 2016.

Penulis.

RADIASI BENDA HITAM

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................................................i
DAFTAR ISI........................................................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR...........................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................................1
A.LATAR BELAKANG MASALAH................................................................................................1
B.RUMUSAN MASALAH................................................................................................................1
C.TUJUAN PENULISAN..................................................................................................................1
BAB II TINJAUAN PUSTAKA..........................................................................................................2
A.STEFAN-BOLTZMAN..................................................................................................................2
B.WILLY WIEN.................................................................................................................................2
C.MAX PLANCK..............................................................................................................................3
BAB III PEMBAHASAN....................................................................................................................5
A.RADIASI PANAS..........................................................................................................................5
B.INTENSITAS RADIASI................................................................................................................6
a. Hukum Stefan-Boltzman............................................................................................................6
b.Hukum Pergeseran Wien.............................................................................................................8
c.Teori Klasik dan Teori Kuantum Planck......................................................................................9
C.APLIKASI RADIASI BENDA HITAM.......................................................................................11
a.Gejala Pemanasan Global..........................................................................................................11
b. Mengukur Sinar Matahari.........................................................................................................12
D.SOAL DAN PEMBAHASAN......................................................................................................13
BAB IV PENUTUP............................................................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................................17

ii

RADIASI BENDA HITAM

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1: Stefan-Boltzman................................................................................................................2
Gambar 2: Willy Wien.........................................................................................................................2
Gambar 3: Max Karl............................................................................................................................4
Gambar 4: Warna pijar suatu benda panas terhadap suhu...................................................................5
Gambar 5: Percobaan..........................................................................................................................6
Gambar 6: Model benda hitam sempurna yang menyerap radiasi melalui pemantulan berulang.......8
Gambar 7: Pergeseran Wien untuk Spektrum radiasi benda hitam.....................................................8
Gambar 8: Tingkat energi atom-atom................................................................................................10

iii

RADIASI BENDA HITAM

BAB I PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG MASALAH


Telah diketahui bahwa perpindahan kalor (panas) dari Matahari ke Bumi melalui
gelombang elektromagnetik terjadi secara radiasi (pancaran). Dalam Materi ini akan dijelaskan
intensitas radiasi benda hitam yang melibatkan : Gustav Kirchhoff, Stefan dan Boltzmann,
Wilhelm Wien, Rayleigh dan Jeans, dan Max Planck.
Pertanda pertama yang menunjukkan bahwa gambaran gelombang klasik tentang radiasi
electromagnet (yang berhasil baik menerangkan perobaan Young dan Hertz pada abad ke-19
dan yang dapat dianalisis secara tepat dengan persamaan Maxwell) tidak seluruhnya benar,
tersimpulkan dari kegagalan teori gelombang untuk menerangkan spectrum radiasi termal
yang diamati jenis radiasi electromagnet yang dipancarkan berbagai benda semata-mata
karena suhunya. Teori gelombang juga ternyata gagal menerangkan hasil percobaan lain yang
segera menyusul, seperti percobaan yang memepelajari pemancaran electron dari permukaan
logam yang disinari cahaya (efek fotolistrik), dan hamburan cahaya oleh electron-elektron
(efek Compton).

B.

C.

RUMUSAN MASALAH
1.

Apakah yang dimaksud dengan Radiasi Benda Hitam?

2.

Bagaimana penjelasan Hukum Stefan-Boltzmann mengenai Radiasi Benda Hitam?

3.

Bagaimana penjelasan Hukum Pergeseran Wien mengenai Radiasi Benda Hitam?

4.

Bagaimana penjelasan Teori Planck mengenai Radiasi Benda Hitam?

5.

Bagaimana penjelasan Hukum Rayleigh-Jeans mengenai Radiasi Benda Hitam?

TUJUAN PENULISAN
1.

Mendeskripsikan Radiasi Benda Hitam.

2.

Menjelaskan Hukum Stefan-Boltzmann mengenai Radiasi Benda Hitam.

3.

Menjelaskan Hukum Pergeseran Wien mengenai Radiasi Benda Hitam.

4.

Menjelaskan Teori Planck mengenai Radiasi Benda Hitam.

5.

Menjelaskan Hukum Rayleigh-Jeans menegnai Radiasi Benda Hitam

RADIASI BENDA HITAM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


A.

STEFAN-BOLTZMAN
Biografi
Stefan lahir di sebuah desa pinggiran St Peter (Slovenia
Sveti Peter) dekat Ebenthal (Slovenia relec) (sekarang
merupakan sebuah distrik Klagenfurt) (Celovec) di Kekaisaran
Austria (sekarang di Austria ) pada 24 Maret 1835. Ayahnya
bernama Ale (Aleksander) tefan, lahir pada tahun 1805 dan ibu
Marija Startinik, lahir tahun 1815. Keluarga Stefans hidup
sederhana. Ayahnya adalah seorang asisten penggilingan dan
ibunya pembantu. Ayah Stefan meninggal pada tahun 1872,
sementara ibunya meninggal hampir sepuluh tahun sebelumnya
pada tahun 1863. Stefan mengenyam pendidikan sekolah dasar di
Gambar 1: StefanKlagenfurt. Pada tahun 1845 ia pergi ke Klagenfurt gymnasium.
Boltzman
Ia mengalami tahun revolusioner tahun 1848.Pada tahun 1853
dia meninggalkan Wina untuk belajar matematika dan fisika . Profesor fisika di gimnasium
adalah Karel Robida yang menulis buku pertama fisika Slovenia. Stefan lulus dalam
matematika dan fisika di University of Vienna pada tahun 1857. Selama menjadi murid ia juga
menulis dan menerbitkan sejumlah puisi di Slovenia. Dia mengajar fisika di University of
Vienna, Direktur Institut Fisika dari 1866, Wakil Presiden Vienna Academy of Sciences dan
anggota dari beberapa lembaga ilmiah di Eropa .

B.

WILLY WIEN
Biografi
Willy wien merupakan nama kecil dari Wilhelm Carl Werner
Otto Franz Wien.Ia merupakan ilmuwan hebat yang mengemukakan
hukum pergeseran radiasi.Ia dilahirkan di Gaffken,Prusia Timur
(sekarang Primorsk Kaliningrad Oblast Russia).Ayah Willy
merupakan seorang pemilik pertanian bernama Carl Wien.Ibunya
adalah seorang penyuka sejarah bernama Caroline Gertz. Willy
memiliki sifat yang tertutup dan pemalu sama seperti
ayahnya.Karena sifatnya itu ia sangat sulit untuk bergaul.
Gambar 2: Willy Wien
2

RADIASI BENDA HITAM


Di sekolah pun willy merupakan anak yang agak bermasalah,seperti pada tahun 1875 ia
dikirim ke Gymnasium(sekelas sekolah menengah)di Rastenburg.Di sana ia jadi enggan
belajar karena sulit bergaul sehingga berakibat buruk pada nilai mata pelajarannya,ia mendapat
nilai buruk pada pelajaran matematika. Pada tahun 1880,ia pulang ke rumahnya dan belajar
bertani.Ibunya berusaha untuk mencarikan giru privat dan terus menyemangatinya untuk
belajar. Berkat guru privatnya yang bernama Switalski,nilai matematikanya bertambah pesat.
Akhirnya pada tahun 1882,ia dikirim ke Gymnasium Konigsberg Altsadtisches dan kali ini
Willy berhasil lulus dengan nilai baik.Pada tahun yang sama,setelah kelulusan ibunya
menyuruhnya untuk melanjutkan studinya ke universitas Gottingen,untuk belajar ilmu
matematika dan alam,sayangnya ia merasa bosan belajar disana,setelah ia melewatkan satu
semester, ia malah pergi ke Rhineland and Thuringen,lalu pulang ke pertanian. Setelah pulang
ke pertanian,ia baru menyadari bahwa ia juga nggak betah bertani,kali ini ia melanjutkan ke
universitas berlin.Di sini ia diajar oleh Herman Von Helmholtz,seorang fisikawan hebat yang
juga merumuskan hukum kekekalan energi.Sejak saat itu Willy mulai menyukai fisika. Lalu
pada tahun 1884,Willy mengambil kelas musim panas di universitas Heidelberg.Di sana ia
diajar oleh George Herman Quincke Pada tahun 1886,Willy berhasil mendapatkan gelar
doktornyadengan merampungkan disertasi cahaya,namun sayangnya hasilnya biasa biasa
saja.Ketika itu,willy berpikir ia mungkin tidak cocok menjadi seorang ilmuwan. Pada tahun
yang sama bangunan pertanian. Beberapa profesor di Berlin meminta Willy untuk meneruskan
penelitian fisikanya. Pada tahun 1890 terjadi musim kering yang dahsyat,sehingga kedua
orang tua Willy terpaksa menjual tanah pertanian tersebut.Sejak saat itu kiprah Willy sebagai
ilmuwan terus melesat,dan ia mulai melan jutkan penelitiannya tentang radiasi.
Willy pun menjadi asisten Helmholtz di universitas Berlin.Dan pada tahun 1893 ia
mengemukakan hukum pergeseran radiasi.Dari hukum Wien itu dapat diketahui berapa besar
suhu dan panjang gelombang radiasi sebuah bintang. Akhirnya,pada tahun 1911 hukum wien
berhasil memenangi nobelfisika Willy sempat mengajar di beberapa universitas,seperti :
1. Mengajar fisika pada tahun 1890-1896 di Berlin
2. Menjadi profesor fisika di universitas Aachen pada tahun 1896-1899
3. Menjadi profesor fisika di universitas Giessen pada tahun 1899-1900
4. Menjadi profesor fisika di universiyas Wurzsburg pada tahun 1900-1920
5. Menjadi profesor fisika di universitas munich 1920-1928.
Selain hukum pergeseran radiasi,Willy wien juga menyumbangkan penemuan lain
seperti hukum distribusi dann kontribusi dalam studi sinar katoda,sinar x.Willy wien menikah
dengan seseorang yang ditemuinya di universitas Aachen bernama Luise Mehler dan
dikaruniai 2 orang anak laki laki bernama Waltraut dan Karl,serta dua orang anak perempuan
bernama Gerda dan Hildegard

C.

MAX PLANCK
Max Karl Ernst Ludwig Planck, adalah seorang fisikawan Jerman yang banyak dilihat
sebagai penemu teori kuantum, yang membuatnya memenangkan Penghargaan Nobel dalam
Fisika pada tahun1918. Planck membuat banyak kontribusi untuk teori fisika, tetapi terkenal
pada perannya sebagai pencetus teori kuantum. Teori ini merevolusi pemahaman manusia dari
proses atom dan subatom, seperti teori relativitas Albert Einstein merevolusi pemahaman
3

RADIASI BENDA HITAM


ruang dan waktu. Mereka merupakan ilmuwan teori-teori dasar fisika abad ke-20.
Biografi
Max Karl Ernst Ludwig Planck lahir di Kiel, Schleswig-Holstein, Jerman, 23 April1858, ia
berasal dari keluarga intelektual. Ayah buyut dan kakeknya adalah profesor teologi di
Gttingen ; ayahnya, Johann Julius Wilhelm Planck adalah seorang profesor hukum di Kiel
dan Munich. Ibunya (istri kedua ayahnya), Emma Patzig. Max Planck adalah anak ke-6 dalam
keluarga. Pada tahun 1867 keluarganya pindah ke Munich, dan Planck terdaftar di sekolah
Maximilians gimnasium, di sana ia diasuha oleh Hermann Mller, seorang ahli matematika
yang mengajarinya astronomi dan mekanik serta matematika. Dari Mllerlah Planck pertama
kali belajar prinsip konservasi energi. Planck lulus awal, pada usia 17. Planck memulai karier
fisikanya di Universitas Mnchen pada tahun 1874, lulus pada tahun 1879 di Berlin. Dia
kembali ke Mnchen pada tahun 1880 untuk mengajar di universitas itu, dan pindah ke Kiel
pada 1885. Di sana ia menikahi Marie Mack pada tahun 1886. Pada tahun 1889, dia pindah ke
Berlin, di mana sejak 1892 dia menduduki jabatan teori fisika.
Pada 1899, dia menemukan sebuah konstanta dasar, yang dinamakan konstanta Planck,
dan, sebagai contoh, digunakan untuk menghitung energi foton. Juga pada tahun itu, dia
menjelaskan unit Planck yang merupakan unit pengukuran berdasarkan konstanta fisika dasar.
Satu tahun kemudian, dia menemukan hukum radiasi panas, yang dinamakan Hukum radiasi
badan hitam Planck. Hukum ini menjadi dasar teori kuantum, yang muncul sepuluh tahun
kemudian dalam kerja samanya dengan Albert Einstein dan Niels Bohr.Dari tahun 1905
sampai 1909, Planck menjabat sebagai kepala Perkumpulan Fisikawan Jerman (Deutsche
Physikalische Gesellschaft).
Istrinya meninggal pada tahun 1909, dan satu tahun
kemudian dia menikahi Marga von Hoesslin. Pada tahun
1913, dia menjadi kepala Universitas Berlin. Untuk dasar dari
fisika kuantum, dia diberikan penghargaan Nobel bidan fisika
pada tahun 1918. Sejak tahun 1930 sampai 1937, Planck
adalah kepala Kaiser-Wilhelm-Gesellschaft zur Frderung der
Wissenschaften (KWG, Persatuan-Kaisar-Wilhelm untuk
peningkatan dalam sains). Selama Perang Dunia II, Planck
mencoba meyakinkan Adolf Hitler untuk mengampuni
ilmuwan Yahudi. Anak Planck, Erwin, dihukum mati pada 20
Juli, 1944, karena pengkhianatan dalam hubungan dengan
pencobaan pembunuhan Hitler. Setelah kematian Planck pada
Gambar 3: Max Karl
4 Oktober 1947 di Gttingen, KWG diubah namanya menjadi
Max-Planck-Gesellschaft zur Frderung der Wissenschaften (MPG, Persatuan-Max-Planck
untuk Peningkatan dalam Sains)
4

RADIASI BENDA HITAM

BAB III PEMBAHASAN


A.

RADIASI PANAS
Panas (kalor) dari matahari sampai ke bumi melallui gelombang elektromagnetik.
Perpindahan ini disebut radiasi, yang dapat berlangsung dalam ruang hampa. Radiasi yang
dipancarkan oleh sebuah benda sebagai akibat suhunya disebut radiasi panas (thermal
radiation).
Setiap benda secara kontinu memancarkan radiasi panas dalam bentuk gelombang
elektromagnetik. Bahkan sebuah kubus es pun memancarkan radiasi panas, sebagian kecil dari
radiasi panas ini ada dalam daerah cahaya tampak. Walaupun demikian kubus es ini tak dapat
dilihat dalam ruang gelap. Serupa dengan kubus es, badan manusia pun memancarkan radiasi
panas dalam daerah cahaya tampak, tetapi intensitasnya tidak
cukup kuat untuk dapat dilihat dalam ruang gelap.
Setiap benda memancarkan radiasi panas, tetapi umunya
benda terlihat oleh kita karena benda itu memantulkan cahaya
yang dating padanya, bukan karena ia memacarkan radiasi
panas. Benda baru terlihat karena meradiasikan panas jika
suhunya melebihi 1000 K. Pada suhu ini benda mulai berpijar
merah sepeti kumparan pemanas sebuah kompor listrik. Pada
suhu diatas 2000 K benda berpijar kuning atau keputih-putihan,
seperti besi berpijar putihatau pijar putih dari filamen lampu
pijar. Begitu suhu benda terus ditingkatkan, intensitas relatif
dari spectrum cahaya yang dipancarkannya berubah. Ini
menyebabkan pergeseran dalam warna-warna spektrum yang
diamati, yang dapat digunakan untuk menaksir suhu suatu
benda

Gambar 4: Warna pijar


suatu benda panas
terhadap suhu

Secara umum bentuk terinci dari spectrum radiasi panas


yang dipancarkan oleh suatu benda panas bergantung pada
komposisi benda itu. Meskipun demikian hasil eksperimen menunjukkan bahwa ada satu
kelas benda panas yang memancarkan spectra panas dengan kalor yang universal. Benda ini
disebut benda hitam (black body). Benda hitam adalah suatu benda yang permukannnya
sedemikian sehingga menyerap semua radiasi yang dactang padanya (tidak ada radiasi yang
dipantulkan keluar dari benda hitam). Dari pengamatan diperoleh bahwa semua benda hitam
pada suhu yang sama memancarkan radiasi dengan spektrum yang sama.

RADIASI BENDA HITAM

Gambar 5: Percobaan
Tidak ada benda yang hitam sempurna. Kita hanya dapat membuat benda yang
mendekati benda hitam. Seperti ditunjukkan pada Gambar 2, walaupun permukaan dalam
kotak dicat putih (Gambar 2a) tetapi ketika kotak ditutup, lubang kotak tampak hitam pada
siang hari (Gambar 2b). Mengapa demikian?
Ketika radiasi dari cahaya matahari memasuki lubang kotak, radiasi dipantulkan
berulangulang (beberapa kali) oleh dinding kotak dan setelah pemantulan ini hampir dapat
dikatakan tidak ada lagi radiasi yang tersisa (semua radiasi telah diserap di dalam kotak)
dengan kata lain , lubang telah berfungsi menyerap semua radiasi yang datang padanya.
Akibatnya benda tampak hitam.
B.

INTENSITAS RADIASI
a.

Hukum Stefan-Boltzman
Pada tahun 1859, Gustav Kirchoff membuktikan suatu teorema yang sama
pentingnya dengan teorema rangkaian listrik tertutupnya ketika ia menunjukkan
argumen berdasarkan pada termodinamika bahwa setiap benda dalam keadaan
kesetimbangan termal dengan radiasi daya yang dipancarkan adalah sebanding dengan
daya yang diserapnya. Untuk benda hitam, teorema kirchoff dinyatakan oleh :
(Persamaan 1)

Rf = J(f,T)

Dengan J(f,T) adalah suatu fungsi universal (sama untuk semua benda) yang
bergantung hanya pada f , frekuensi cahaya, dan T, suhu mutlak benda. Persaman 1
menunjukkan bahwa daya yang dipancarkan persatuan luas persatuan frekuensi oleh
suatu benda hitam bergantung hanya pada suhu dan frekuensi cahaya dan tidak
bergantung pada sifat fisika dan kimia yang menyusun benda hitam, dan ini sesuai
dengan hasil pengamatan.
6

RADIASI BENDA HITAM


Perkembangan selanjutnya untuk memahami karakter universal dari radiasi benda
hitam datang dari ahli fisika Austria, Josef Stefan (1835-1893) pada tahun 1879. Ia
mendapatkan secara eksperimen bahwa daya total persatuan luas yang dipancarkan pada
semua frekuensi oleh suatu benda hitam panas, Itotal (intensitas radiasi total), adalah
sebanding dengan pangkat empat dari suhu mutlaknya. Karena itu, bentuk persamaan
empiris hukum Stefan ditulis sebagai
(Persamaan 2)

Itotal = Rf df = T4

dengan Itotal adalah intensitas (daya persatuan luas) radiasi pada permukaan benda
hitam pada esmua frekuensi, Rf adalah intensitas radiasi persatuan frekuensi yang
dipancarkan oleh benda hitam, T adalah suhu mutalak benda, dan adalah tetapan
Stefan-Boltzmann, yaitu = 5,67 10-8 W m -2 K-4. untuk benda panas yang bukan
benda hitam akan memenuhi hukum yang sama hanya diberi tambahan koefisien
emisivitas, e, yang lebih kecil dari 1:

Itotal = eT4
Karena Itotal = W/A, sehingga dapat diperoleh kesimpulan yang dinyatakan dalam
rumus :

W = e A T4
dengan:
W = intensitas radiasi kalor yang dipancarkan benda tiap detiknya (watt)
e = emisivitas benda

= kontanteStefans Boltzmann (5,670 x 10-8 Wm-2K-4)

= luas permukaan benda (m2)

= suhu benda (K)

Persamaan ini disebut dengan Hukum Stefan Boltzmann. Emisivitas adalah


konstanta yang besarnya tergantung pada sifat permukaan benda yang mempunyai nilai
antara 0 hingga 1. Untuk benda yang mempunyai emisivitas 1 dinamakan bendahitam,
yaitu suatu benda yang mempunyai sifat menyerap semua kalor.

RADIASI BENDA HITAM

Gambar 6: Model benda hitam


sempurna yang menyerap
radiasi melalui pemantulan
berulang
Contoh Soal
Tentukan energi radiasi yang dipancarkan oleh sebuah benda yang memiliki luas 400
cm2 yang suhunya 127oC, jika diketahui emisivitas benda itu 0,5!
Penyelesaian :
Diketahui :
A = 400 cm2 = 4 . 10-2 m2
T = 127oC = 273 + 127 K = 400 K
e = 0,5
= 5,67 x 10-8 W m-2K-4
Ditanyakan : W = ....?
Jawab : W = e AT4 = 0,5 . 5,67 . 10-8 . 4. 10-2 . (400)4 = 29,0304 W/m2

b.

Hukum Pergeseran Wien


Jika sebuah benda hitam dipanaskan,
maka benda itu suhunya akan naik dan
warnanya akan berubah dari merah tua bergeser
ke arah sinar putih. Pergeseran warna benda
tersebut menunjukkan bahwa pancaran energi
radiasi semakin tinggi suhunya semakin besar
frekuensi gelombang elektromagnetik yang

Gambar 7: Pergeseran Wien untuk


Spektrum radiasi benda hitam
8

RADIASI BENDA HITAM


dipancarkan benda tersebut dan semakin lengkap gelombang elektromagnetik yang
dipancarkan. Spektrum radiasi benda hitam (lihat Gambar 4) merupakan gambaran dari
gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh benda hitam. Seorang fisikawan dari
bangsa Jerman, berhasil menemukan suatu hubungan empiris sederhana bahwa radiasi
benda hitam selalu terdapat panjang gelombang yang membawa energi paling besar
(intensitas maksimum), dan panjang gelombang yang membawa intensitas paling besar
(maksimum) selalu bergeser terus ke arah panjang gelombang lebih kecil ketika suhu
benda tersebut bertambah. Pernyataan ini dikenal dengan hukum pergeseran Wien yang
dirumuskan:

C = max . T
Dengan :
max = panjang gelombang yang membawa energi maksimum
T
= suhu benda (K)
C

= konstanta Wien = 2,89810-3 mK

Contoh Soal
Suatu benda memancarkan radiasi pada suhu 727oC. Tentukan berapa panjang
gelombang yang membawa energi radiasi maksimum?(C = 2,898 .10-3 mK)
Penyelesaian :
Diketahui :
T = 727oC = 727 + 273 K = 1000 K
C = 2,898 x 10-3 mK
Ditanyakan : = ...?
Jawab :
.T=C
= C/T = 2,898 x 10-3 /1000 = 2,898.10-6 m

c.

Teori Klasik dan Teori Kuantum Planck


Beberapa teori yang mencoba untuk menjelaskan tentang radiasi benda hitam,
yaitu teori yang dikemukaan oleh Wilhelm Wien dan teori yang dikemukakan oleh Lord
Rayleigh serta James Jeans pada akhir abad 19 yang menerangkan radiasi benda hitam
mengunakan teori gelombang klasik. Hal tersebut dikarenakan pada saat itu telah
mengenal bahwa energi radiasi benda hitam diperoleh dari energi getaran atom yang
9

RADIASI BENDA HITAM


dipancarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Akan tetapi pada saat itu
mengganggap bahwa energi yang dipancarkan secara kontinu. Teori yang dikemukakan
Wien hanya cocok untuk menjelaskan radiasi benda hitam pada daerah panjang
gelombang pendek, tetapi tidak cocok untuk daerah panjang gelombang panjang.
Sebaliknya teori Rayleigh Jeans ternyata dapat menjelaskan radiasi benda hitam pada
daerah panjang gelombang panjang tetapi gagal untuk menjelaskan pada panjang
gelombang pendek. Akhirnya penjelasan yang dikemukakan oleh Max Planck yang
sesuai dengan hasil spektrum radiasi benda hitam. Pada akhir tahun 1900 Max Planck
mengemukakan pendapatnya yang sangat radikal karena apa yang dikemukakan Planck
sangat bertentangan dengan pendapat saat itu. Menurut Max Planck bahwa energi radiasi
benda hitam dipancarkan tidak secara kontinu tetapi secara diskontinu, yaitu pancaran
radiasi benda hitam dipancarkan dalam bentuk paket-paket energi yang disebut kuanta
atau kemudian lebih dikenal dengan sebutan foton.
Selanjutnya Max Planck mengemukakan rumus emperisnya untuk mendukung
pendapatnya dengan mengemukakan asumsi yang menyatakan bahwa :
a)

Energi radiasi yang dipancarkan oleh getaran atom-atom benda hitam


berbentuk diskret (diskontinu) yaitu berupa paket energi yang besarnya :

E=nhf
Dengan n adalah bilangan kuantum dan f adalah frekuensi getaran atom, dan
h adalah konstanta Planck yang besarnya 6,625 x 10-34 Joule sekon. Karena
energinya diskret maka dikatakan energinya terkuantisasi atau tereksitasi, di
mana energi yang boleh diperkenankan adalah untuk n = 1, 2, 3, ... yang
kemudian dikenal sebagai tingkat-tingkat energi atom.

b)

Molekul-molekul atau atom-atom akan


memancarkan atau menyerap energi dalam
bentuk paket-paket energi (diskret) yang
disebut kuantum atau foton. Setiap foton
memiliki energi sebesar hf. Jika suatu atom
menyerap 1 foton, energinya bertambah
sebesar hf dan sebaliknya jika memancarkan
satu foton energinya akan berkurang sebesar
hf. Gambar 5 menggambarkan tingkat-tingkat
Gambar 8: Tingkat energi
energi atom atau molekul. Gagasan Max
atom-atom
Planck baru menyangkut permukaan benda
hitam saja. Kemudian Albert Einstein memperluasnya menjadi lebih luas
10

RADIASI BENDA HITAM


yang dengan menggunakan teori kuantum, bahwa cahaya merupakan
pancaran paket-paket energi yang disebut foton.
Teori-teori yang dikemukakan sebelum tahun 1900 sering disebut dengan fisika
klasik, sedang teori setelah tahun 1900 yang dengan diawali teori kuantum Planck ini
disebut fisika modern.
Contoh Soal

Hitunglah energi foton dari gelombang cahaya yang memiliki frekuensi 5.10 14 Hz (h =
6,62.10-34 Js , 1 eV = 1,6 .10-19 Joule dan 1 Joule = eV)
Penyelesaian :
Diketahui :
h = 6,62 x 10-34 Js
f = 5 x 1014 Hz
Ditanyakan : E = ...?
Jawab :
E = hf = 6,62 x 10-34 x 5 x 1014
= 33,1 x 10-19 Joule
C.

APLIKASI RADIASI BENDA HITAM


a.

Gejala Pemanasan Global


Seandainya tidak ada atmosfer, energi sinar matahari yang sampai ke bumi akan
mampu memanaskan bumi hingga mencapai 80C di daerah khatulistiwa. Untungnya,
lapisan atmosfer bumi mampu memantulkan sekitar 34% energi matahari yang menuju
bumi sehingga kembali ke angkasa luar. Sekitar 19% diserap oleh awan dan debu - debu
yang terdapat pada lapisan atmosfer sekitar 47% energinya mencapi permukaan bumi.
Di dekat khatulistiwa, bumi menyerap radiasi kalor yang lebih besar dibandingkan di
dekat daerah kutub. Berkat pola aliran energi kalor yang diserap. Dari 47% energi radiasi
matahari yang diserap permukaan bumi, sekitar 23% digunakan untuk menguapkan air
yang terdapat di permukaan bumi, sekitar 10% kembali dialirkan ke angkasa dalam
bentuk konduksi dan konveksi, serta sekitar 14% dipancarkan dalam bentuk gelombang
elektromagnetik ke angkasa.
Sinar matahari yang memasuki bumi memiliki berbagai panjang gelombang. Sinar
tampak memiliki panjang gelombang antara 400-700 nm, sinar infra merah memiliki
panjang gelombang >700 nm, dan sinar ultaviolet memiliki panjang <400nm.
11

RADIASI BENDA HITAM

Sinar matahari dengan panjang gelombang pendek, seperti sinar ultraviolet dan
sinar tampak, dengan mudah menembus lapisan atmosfer bumi. Ketika energi sinar
matahari memanaskan bumi, sebagian besar dipancarkan kembali ke angkasa sebagai
gelombang panjang, yakni berupa sinar inframerah. Energi sinar inframerah tersebut
tidak dapat menembus lapisan karbondioksida sehingga terpantul kembali ke permukaan
bumi. Jadi, gas karbondioksida yang terdapat di atmosfer bumi dapat menyebabkan efek
rumah kaca yang berakibat naiknya temperatur bumi atau terjadi pemanasan global.

b. Mengukur Sinar Matahari

Pada temperatur yang tinggi, secara ilmiah di dalam bintang - bintang akan terjadi
reaksi fusi, yakni inti - inti ringan akan bergabung membentuk inti yang lebih berat.
Melalui serangkaian tahapan reaksi fusi, inti - inti atom hidrogen bergabung membentuk
inti helium. Proses penggabungan itu digunakan untuk membangkitkan energi di dalam
bintang - bintang tersebut.
12

RADIASI BENDA HITAM


Energi yang dihasilkan oleh matahari atau bintang tersebut terdiri atas berbagai
bentuk radiasi gelombang elektromagnetik yang dapat diketahui melalui frekuensi atau
panjang gelombang. Semua radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan akan
merambat dalam ruang angkasa dengan kecepatan yang sama, yakni dengan kecepatan
spektrum cahaya. Dengan meneliti spektrum sebuah bintang, seorang astronom dapat
akan dapat mengetahui suhu bintang.
Tujuan pengukuran suhu matahari:

D.

Mempelajari sistem transformasi energi di dalam sitem bumi-atmosfer dan


ragamnya dalam waktu dan ruang.

Mempelajari distribusi dan ragam dari radiasi datang, radiasi keluar, dan radiasi
netto.

Menganalisis atmosfer mengenai kekeruhan, kandungan uap air, debu, dsb.

Penerapan praktis dalam bidang pertanian, biologi, pengobatan, arsitektur, dan


industri.

SOAL DAN PEMBAHASAN


1. Dua buah bola sejenis tapi berbeda ukuran memancarkan energi radiasi yang sama besar ke
sekitarnya. Jika bola A berjari-jari r bersuhu T, maka bola B yang berjari-jari 2 r akan
bersuhu .
a. 0,3 T
b. 0,5 T
c. 0,7 T
d. 0,9 T
e. 1,1 T
Pembahasan :

13

RADIASI BENDA HITAM

Jawaban : C
2. Kemampuan sebuah benda untuk melepas radiasi sangat berdekatan dengan kemampuannya
untuk menyerap radiasi. Pernyataan tersebut menggambarkan gejala fisis yang cocok dengan
salah satu peristiwa berikutnya yaitu......
a. efek fotolistrik
b. efek Compton
c. produksi pasangan
d. produksi sinar-X
e. radiasi benda hitam
Jawaban : E
3. Sebuah benda memiliki suhu minimum 27oC dan suhu maksimum 227oC. Tentukan nilai
perbandingan daya radiasi yang dipancarkan benda pada suhu maksimum dan minimumnya!
Pembahasan
Data :
T1 = 27oC = 300 K
T2 = 227oC = 500 K
P2/P1 = (T2/T1)4
P2/P1 = (500/300)4 = (5/3)4 = 625 : 81
4. Sebuah benda dengan luas permukaan 100 cm2 bersuhu 727oC. Jika koefisien StefanBoltzman 5,67 x 108 W/mK4 dan emisivitas benda adalah 0,6 tentukan laju rata-rata energi
radiasi benda tersebut!
Pembahasan
Data :
=5,67 x 108 W/mK4
T = 727oC = 1000 K
e =0,6
A = 100 cm2 = 100 x 104 = 102
Laju energi rata-rata :
P = e T 4A
P = (0,6)(5,67 x 108 )(1000)4(102)
P = 340,2 joule/s

14

RADIASI BENDA HITAM


5. Daya radiasi yang dipancarkan suatu benda pada suhu 227oC adalah 1200 J/s. Jika suhu
benda naik hingga menjadi 727oC, tentukan daya radiasi yang dipancarkan sekarang!
Pembahasan
Data :
T1 = 227oC = 500 K
T2 = 727oC = 1000 K
P1 = 1200 watt
Daya radiasi yang dipancarkan sekarang :
P2/P1 = (T2/T1)4
P2/P1 = (1000/500)4
P2 = (1000/500)4 x P1
P2 = (2)4 x 1200 = 16 x 1200 = 19200 watt
6. Permukaan benda pada suhu 37oC meradiasikan gelombang elektromagnetik. Bila konstanta
Wien = 2,898 x 103 m.K maka panjang gelombang maksimum radiasi permukaan
adalah..
A. 8,898 x 106 m
B. 9,348 x 106 m
C. 9,752 x 106 m
D. 10,222 x 106 m
E. 11,212 x 106 m
Pembahasan
Data :
T = 37oC = 310 K
C = 2,898 x 103 m.K
maks = .?
maks T = C
maks (310) = 2,898 x 103
maks = 9,348 x 106 m
Jawaban : B
7. Panjang gelombang radiasi maksimum suatu benda pada suhu T Kelvin adalah 6000 . Jika
suhu benda naik hingga menjadi 3/2 T Kelvin , tentukan panjang gelombang radiasi
maksimum benda!
Pembahasan
Data :
T1 = T Kelvin
T2 = 3/2 T Kelvin

15

RADIASI BENDA HITAM


maks 1 = 6000
maks 2 = .?
maks 2 T2 = maks 1 T1
maks 2 (3/2 T) = 6000 (T)
maks 2 = (2/3) x 6000 = 4000

16

RADIASI BENDA HITAM

BAB IV PENUTUP
Benda hitam adalah suatu benda yang permukaannya sedemikian sehingga menyerap semua radiasi
yang datang padanya ( tidak ada radiasi yang dipantulkan keluar dari benda hitam).
Hukum yang bersangkutan dengan radiasi benda hitam :
1.
Hukum Stefan-Boltzmann
2.
Hukum Pergeseran Wien
3.
Teori Planck
4.
Hukum Rayleigh-Jeans

17

RADIASI BENDA HITAM

DAFTAR PUSTAKA
Beiser, Arthur. 2004 .Konsep Fisika Modern. Jakarta:Erlangga
Krane,Kenneth. 2006. Fisika Modern. Jakarta :Universitas Indonesia
Tipler. 2001. Fisika Untuk Sains dan teknik. Jakarta: Erlangga
http://ilhamstalker.multiply.com/journal/item/7
http://faktailmiah2010

18